BOGOR – Galian tambang emas di Bogor kembali memakan korban. Tujuh orang pekerja dari PT Antam UBPE, Gunung Pongkor, Kabupaten Bogor tertimbun tanah Rabu (8/3/2017).
Namun, ketujuhnya baru berhasil dievakuasi hari ini Kamis (9/2/2017).
Diketahui, perseroan sedang melakukan pembongkaran akses penambangan emas tanpa izin (PETI). Kegiatan tersebut dilakukan di sekitar prasarana ventilasi di salah satu lokasi pengembangan tambang.
Naas, saat membongkar ketujuhnya malah tertimbun akibat adanya longsor stapling kepunyaan PETI.
“Evakuasi dilakukan hampir tujuh jam lamanya,” kata General Manager Antam Pongkor, I Gede Gunawan.
Evakuasi tersebut dilakukan oleh tim rescue yang ada. Beruntungnya, ketujuhnya dapat diselamatkan.
Akibat hal tersebut tiga orang harus dilarikan ke RS Medika Dramaga. Sementara empat lainnya langsung dipulangkan.
Dalam hal ini, I Gede katakan menutup lubang PETI merupakan upaya preventif guna menjaga keselamatan pertambangan. Sebab, penambangan ilegal berbahaya baik bagi pihak Antam maupun PETI nya sendiri.
“Pembongkaran lubang PETI sudah melewati prosedur yang berlaku,” pungkasnya.
Namun, ketujuhnya baru berhasil dievakuasi hari ini Kamis (9/2/2017).
Diketahui, perseroan sedang melakukan pembongkaran akses penambangan emas tanpa izin (PETI). Kegiatan tersebut dilakukan di sekitar prasarana ventilasi di salah satu lokasi pengembangan tambang.
Naas, saat membongkar ketujuhnya malah tertimbun akibat adanya longsor stapling kepunyaan PETI.
“Evakuasi dilakukan hampir tujuh jam lamanya,” kata General Manager Antam Pongkor, I Gede Gunawan.
Evakuasi tersebut dilakukan oleh tim rescue yang ada. Beruntungnya, ketujuhnya dapat diselamatkan.
Akibat hal tersebut tiga orang harus dilarikan ke RS Medika Dramaga. Sementara empat lainnya langsung dipulangkan.
Dalam hal ini, I Gede katakan menutup lubang PETI merupakan upaya preventif guna menjaga keselamatan pertambangan. Sebab, penambangan ilegal berbahaya baik bagi pihak Antam maupun PETI nya sendiri.
“Pembongkaran lubang PETI sudah melewati prosedur yang berlaku,” pungkasnya.
(ant) sumber:pojok jabar







0 komentar:
Post a Comment