Banner 1

Parah! Pedestrian Belum Bersih dari PKL

BOGOR – Pemkot Bogor terus berbenah menjelang akan diresmikannya fasilitas pedestrian (pejalan kaki) Kebun Raya Bogor (KRB). Sejumlah SKPD dikumpulkan dalam rapat di Paseban Surawisesa Balaikota, Kamis (05/01/2017). Salah satu masalah yang menjadi sorotan Walikota Bogor Bima Arya adalah jalur pedestrian yang belum steril......

Menang di #WeLoveCities, Bogor Dinobatkan Sebagai Kota Paling Dicintai di Seluruh Dunia

BOGOR- BOGOR - Setelah melewati proses panjang, akhirnya Kota Bogor meraih kemenangan di ajang #WeLoveCities dan dinobatkan sebagai kota paling dicintai di seluruh dunia dalam ajang yang digelar World Wide Fund for Nature....

PSB Bogor Sukses Gulung Persima Majalengka

BOGOR - PSB Bogor berhasil meraih poin penuh dalam lanjutan Liga Nusantara 2016. Tidak tanggung-tanggung anak-anak Laskar Pakuan menggulung tim asal Jawa Barat lainnya, Persima Majalengka enam gol tanpa balas....

Hadapi Liga Nusantara, PSB Matangkan Persiapan

BOGOR–Skuat PSB terus mengasah kemampuannya dalam rangka persiapan menghadapi Liga Nusantara (Linus) di Depok pada 8-11 Agustus nanti. Bertempat di Stadion Padjajaran, kemarin tim kebanggaan warga Kota Bogor ini melakoni uji tanding melawan kesebelasan Ciomas....

Mantap! Atasi Pemotor Nekat, Walikota Instruksikan Patroli di Jalur Sepeda Otista

BOGOR – Aksi Mahesa Jenar (13) dan Wildan Pratama Putra (13) yang nekat memalang sepedanya di jalur sepeda Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista) yang dilewati pengguna sepeda motor jelas menampar telak Pemkot Bogor.Walikota Bima Arya bahkan mengaku greget jika melewati Jalan Otista. Jalur yang dibangun khusus untuk sepeda seringkali dikuasai sepeda motor, berbeda dengan.......

Showing posts with label cianjur. Show all posts
Showing posts with label cianjur. Show all posts

Wednesday, 12 April 2017

Tugu Mamaos Cianjur Dibongkar, Mau Diganti Apa?


CIANJUR – Tugu Mamaos ikonik khas Cianjur kini tinggal kenangan. Tugu yang bertakhtakan Alquran itu menghilang rata dengan tanah.

Kabid Gakda Trantibum, Sulaeman Madna mengawasi proses pembongkaran mengatakan hingga Selasa (11/4/2017) dini hari, Tugu Mamaos harus sudah rata dengan tanah agar rencana pembangunan tugu baru bisa dilakukan secepatnya. Terlebih, agar arus lalu lintas tidak mengalami kemacetan parah lantaran ada pembongkaran.

“Ini rencananya akan diganti dengan Tugu Lampu Gentur. Kami di sini hanya mengawasi saja, yang lebih mengetahui soal teknis dan segala macamnya ada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Kami juga disini hanya membantu petugas kepolisian,” kata Sulaeman kepada Radar Cianjur (GRup Pojokjabar.com).

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Cianjur, Dedi Supriadi mengatakan, Dinas PUPR hanya menggarap areal sekitar yang mengalami pelebaran jalan. Pembangunan tugu, masih kata Dedi, berada dibawah garapan Dinas Perukiman, Kawasan Perumahan dan Pertanahan.

“Kami hanya mengawasi saja, yang melaksanakan itu ada pihak ketiga. Soal teknis, anggaran dan segala macamnya yang lebih lengkap ke Barjas,” kata Dedi saat dihubungi Radar Cianjur, kemarin disela-sela giat Cianjur Ngawangun Lembur (CNL).
(radar cianjur/lan)

sumber:POJOKJABAR.com

Sedih Deh… Tugu Mamaos Ikon Cianjur Dibongkar


CIANJUR – Tugu Mamaos ikonik khas Cianjur yang dibangun di pusat kota, akhirnya dibongkar Pemkab Cianjur, Senin (10/4/2017) malam, pukul 23.00 WIB.

Pembongkaran tugu simbol Kabupaten Cianjur sebagai kabupaten santri yang berakhlak baik itu dilakukan malam hari agar tak terjadi kemacetan lalu lintas. Tak tanggung-tanggung, pembongkaran di bawah pengawasan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur itu sampai mengerahkan satu unit alat berat.

Kabar yang beredar, tugu berusia puluhan tahun yang sering jadi lokasi berkumpul favorit para demonstran mahasiswa itu bakal disulap menjadi Tugu Lampu Gentur. Kabar lainnya menyebut bakal dibangun Tugu Ayam Jago.

Kabid Gakda Trantibum, Sulaeman Madna yang menyebut, pihaknya kala itu hanya mengawasi proses pembongkaran, membantu aparat kepolisian yang juga bertugas melakukan upaya rekayasa lalu lintas.

Sulaeman menyebut, bukan hanya tugu saja, kawasan sekitar tugu juga akan dirapikan guna kepentingan pelebaran jalan pusat kota. Seperti diketahui, Pemkab Cianjur sudah lama mewacanakan pelebaran jalan pusat kota untuk mengurai kemacetan. Pelebaran jalan berdampak pada areal parkir Hypermart. Selain itu, beberapa pekan sebelumnya, Pos Polisi Cepu Delapan juga kena imbas. Alhasil, pos tersebut kini harus berpindah tempat.

“Yang dibongkar bukan hanya tugu, tapi juga areal sekitar tugu. Ini, papan billboard juga kena. Tiang listrik juga akan kena nantinya. Yang jelas, kami akan terus mengawasi prosesnya sampai selesai. Lebih detailnya, sekali lagi, ke Dinas PUPR,” tegas Sulaeman.
(radar cianjur/lan)

sumber:POJOKJABAR.com

Sedih Deh… Tugu Mamaos Ikon Cianjur Dibongkar




CIANJUR – Tugu Mamaos ikonik khas Cianjur yang dibangun di pusat kota, akhirnya dibongkar Pemkab Cianjur, Senin (10/4/2017) malam, pukul 23.00 WIB.

Pembongkaran tugu simbol Kabupaten Cianjur sebagai kabupaten santri yang berakhlak baik itu dilakukan malam hari agar tak terjadi kemacetan lalu lintas. Tak tanggung-tanggung, pembongkaran di bawah pengawasan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur itu sampai mengerahkan satu unit alat berat.

Kabar yang beredar, tugu berusia puluhan tahun yang sering jadi lokasi berkumpul favorit para demonstran mahasiswa itu bakal disulap menjadi Tugu Lampu Gentur. Kabar lainnya menyebut bakal dibangun Tugu Ayam Jago.

Kabid Gakda Trantibum, Sulaeman Madna yang menyebut, pihaknya kala itu hanya mengawasi proses pembongkaran, membantu aparat kepolisian yang juga bertugas melakukan upaya rekayasa lalu lintas.

Sulaeman menyebut, bukan hanya tugu saja, kawasan sekitar tugu juga akan dirapikan guna kepentingan pelebaran jalan pusat kota. Seperti diketahui, Pemkab Cianjur sudah lama mewacanakan pelebaran jalan pusat kota untuk mengurai kemacetan. Pelebaran jalan berdampak pada areal parkir Hypermart. Selain itu, beberapa pekan sebelumnya, Pos Polisi Cepu Delapan juga kena imbas. Alhasil, pos tersebut kini harus berpindah tempat.

“Yang dibongkar bukan hanya tugu, tapi juga areal sekitar tugu. Ini, papan billboard juga kena. Tiang listrik juga akan kena nantinya. Yang jelas, kami akan terus mengawasi prosesnya sampai selesai. Lebih detailnya, sekali lagi, ke Dinas PUPR,” tegas Sulaeman.

ent.sumber:(pojok jabar)

Tuesday, 11 April 2017

Marak Pencurian di Cianjur, Sekolah Dihimbau Tambah Keamanan dan Pasang CCTV



POJOKJABAR.com, CIANJUR – Aksi pencurian puluhan komputer di SMA Negeri 1, Senin (10/4/2017) Mande harus menjadi pelajaran bersama. Keamanan di tiap sekolah harus lebih ditingkatkan.

Reskrim Polsek Mande, Ipda Wawan mengatakan, kejadian pencurian ini sudah dilimpahkan sekaligus diserahkan Polsek Mande. Akan terus dilakukan penyelidikan dan ditelusuri lebih lanjut, berharap bisa secepatnya kawanan pencuri bisa dibekuk.

“Kawanan pencuri menjual puluhan unit komputer itu ke luar daerah Cianjur. Seperti halnya, Jakarta atau Bandung, tidak mungkin dijual di kota yang sama,” tandasnya.

Baca Juga : Mau UNBK, Eh Puluhan Komputer di SMAN 1 Mande Cianjur Dicuri

Menanggapi hal itu, Kriminolog Kuswandi menjelaskan, kalau dilihat dari segi motif, jelas kejadian pencurian tersebut dikarenakan motif ekonomi karena keuntungan ekonomi yang bisa didapat cukup besar.

“Dengan terjadinya kasus pencurian tersebut, harus menjadi tugas bersama stackholder yang ada, baik pemerintah daerah maupun ahli hukum seperti halnya kepolisian karena jelas kepolisian sangat berperan,” ujarnya.

sumber:POJOKJABAR.com,

Monday, 10 April 2017

Innalillahi… Kakak Ipar Bupati Cianjur Wafat




CIANJUR – Masyarakat Cianjur kembali dirudung kabar duka. Bertempat di kawasan Belka Desa Sawahgede, Kecamatan Cianjur, upacara pemakaman wafatnya Kolonel Inf. H. Budi Permana berlangsung khidmat.

Almarhum merupakan kakak kandung dari Yeni Nuraeni yang kini menjabat sebagai Ibu Bupati Cianjur atau istri dari Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar. Kolonel Budi sempat mengalami sakit dan menjalani perawatan di RS Boromius, Bandung.

Setelah menjalani sesi upacara, almarhum segera disemayamkan di pemakaman keluarga Desa Ciherang, Kecamatan Karangtengah. Perasaan duka turut dirasakan segenap anggota keluarga termasuk sejumlah pejabat di Kabupaten Cianjur.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman mengucapkan, belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Ia mendoakan, agar segenap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan.

”Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin ya Rabbal’alamin,” tutur Herman, kemarin.

ent.sumber:(pojokjabar)

Thursday, 6 April 2017

Gelap! 35 KK di Cibanteng Cianjur Belum Menikmati Listrik




CIANJUR – Meskipun sudah memasuki era modern hingga saat ini sekitar 35 kepala keluarga di Kampung Simpangsari Desa Cibanteng Kecamatan Sukaresmi belum menikmati aliran listrik. Mereka sejauh ini hanya menumpang kepada tetangganya.

Kepala Desa Cibanteng Ani Muryani mengaku masih ada masyarakat di daerahnya yang belum bisa sepenuhnya menikmati pelayanan dari Perusahaan Listrik Negara (PLN). Padahal berbagai pengajuan sudah dilakukannya agar masyarakat menikmati aliran listrik.

”Selama ini jika tidak menggunakan alat penerang, mereka menarik kabel (nyolok) dari salah satu rumah warga di lain kampung yang terdekat. Jelas ini harus menjadi perhatian serius pemerintah,” ungkapnya.

Diakuinya jarak kampung terdekat dengan sini sekitar 1,5 kilometer. Jadi, harus narik kabel sejauh itu untuk disalurkan ke rumah-rumah warga yang lainnya. Tentunya dengan cara seperti ini membahayakan warga, sehingga diharapkan pemerintah bisa menyikapi masalah ini.

”Meski sudah bisa menikmati penerangan dengan cara menarik kabel dari kampung tetangga terdekat, warga masih tidak dapat merasakan kelegaan sama sekali. Pasalnya, kerap kali, listrik mengalami byar-pet berulang-ulang tanpa diketahui penyebabnya,” paparnya.

Sebenarnya pihaknya sudah mengajukan ke PLN agar memasang tiang listrik dan mengalirinya ke warga. Namun hingga saat ini belum ada realisasi.

”Kalau pengukungan sudah ada oleh tim PLN tetapi realisasi belum ada sampai sekarang jadi kami tunggu kejelasan,” ujarnya.

Manager teknik PLN UPJ Cipanas Hendra mengaku wilayah Cibanteng Sukaresmi ini masuk ke wilayah kerja PLN Mande. Akan tetapi pihaknya akan menyampaikan temuan ini.

”Sebenarnya PLN Jabar tengah menggejot program percepatan lisdes. Makanya temuan seperti ini jelas harus ditindak lanjuti, dan saya akan melaporkan ke PLN di Mande serta ditindak lanjuti PLN Kabupaten Cianjur,” paparnya.

Diakuinya saat ini tim PLN terus berupaya untuk jemput bola. Sehingga diharapkan warga seperti yang ada di Cibanteng inu bisa menikmati aliran listrik.



Sumber:(pojokjabar)

Friday, 31 March 2017


CIANJUR – Tak hentinya Toserba Yogya Cabang Cianjur yang beralamat di Jalan Arief Rahman Hakim Cianjur, memberikan beragam program menarik bagi para konsumen, salah satunya program diskon harga khusus harga telur.

Supervisior Toserba Yogya Cianjur, Bagus Grahana Ismail mengatakan, program diskon harga khusus untuk harga telur tersebut merupakan salah satu program yang tersedia di Toserba Yogya cabang Cianjur.

“Sebelumnya harga telur ayam Rp18 ribu perkilonya, dengan adanya diskon tersebut harganya pun menjadi Rp16.700 saja,”ujarnya.

Ia menuturkan, beragam kebutuhan pokok bagi manusia baik makanan maupun bukan makanan tersedia disini. Selain mempunyai tempat yang strategis Toserba Yogya pun merupakan tempat pembelanjaan yang lengkap di Kabupaten Cianjur.

Tak hanya itu, Toserba Yogya pun memberikan diskon 10 hingga 70 persen, baik untuk supermarket, fashion dan elektronik.

“Beragam program diberikan terhadap konsumen, hal tersebut merupakan sebuah langkah dalam menjalankan komitmen sebuah perusahaan untuk memanjakan para pelanggan,”pungkasnya.
(radar cianjur/ndk)

sumber:POJOKJABAR.com,

Wednesday, 29 March 2017

Kios Jujur, Cara Fakultas Hukum Universitas Suryakancana Cianjur Berantas Korupsi


CIANJUR – Sesuatu yang besar bermula dari hal yang kecil. Ungkapan itulah yang nampaknya cocok melekat pada salah satu kios andalan Fakultas Hukum (FH) Universitas Suryakancana (Unsur).

Kios andalan bernama Kios Jujur resmi kembali diaktifkan oleh Pusat Studi Anti Korupsi (PUSAK) pada Jumat (24/3/2017). Peresmian kios dihadiri seluruh jajaran anggota PUSAK termasuk pembimbing PUSAK, Dedi Mulyadi dan Dekan FH Henny Nuraeni. Prosesi acara diisi dengan doa bersama dan pemotongan pita sebagai simbol peresmian.

Tak sekedar kios biasa. Ternyata Kios Jujur pun terbilang unik. Dalam sistem pembayarannya, pembeli dapat memilih dan membeli barang sesuai keinginan. Nah, setelah mengambil barang, maka pembeli harus membayar sendiri dan menyerahkan nominal uang di tempat yang sudah disediakan.

Pembimbing Kios Jujur, Dedi Mulyadi mengatakan, Kios Jujur merupakan salah satu program andalan PUSAK. Ia berharap, keberadaan dan manfaat Kios Jujur dapat berlanjut dan mendapat respon serta dampak positif bagi mahasiswa FH.

“Sebagai upaya dalam memberantas perilaku korupsi, karena kejujuran itu sesuatu yang sederhana namun pelaksanaannya tidak mudah. Dengan Kios Jujur dan hal-hal kecil seperti ini semoga mampu memotivasi rekan mahasiswa untuk berlaku jujur bebas korupsi,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pusak, Ari menambahkan, sistem bayar sendiri menjadi ujian tersendiri bagi mahasiswa apakah jujur atau tidak.

“Daripada kita ngomongin soal berantas korupsi melulu jauh-jauh, mari berdayakan kejujuran dari hal terkecil seperti ini,” ungkapnya.
(radar cianjur/yaz)

sumber:POJOKJABAR.com,

Wednesday, 22 March 2017

Tutup Operasi Simpatik, Polisi Cianjur Sumbang Pakaian buat Petaniv



Cianjur - Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur, Jawa Barat menyambangi masyarakat di Nagrak, Cianjur. Kedatangan para anggota Polantas tersebut untuk memberikan pakaian baru kepada para petani yang berada di tempat tersebut. Aksi sosial tersebut sekaligus menutup gelar operasi simpatik yang resmi berakhir pada Selasa (21/3) kemarin.

"Moda transportasi yang digunakan petani untuk mengangkut hasil panennya kerap memakai motor yang sudah dimodifikasi. Kami mengingatkan mereka untuk selalu melengkapi surat-surat kendaraan dan kelengkapan standar keselamatan berlalu lintas, kalau kita kumpulin terus beri pengarahan kan mengganggu waktu aktivitas mereka jadi kami yang datang ke sana dan memberikan kaos baru," ujar Aipda Ijang Purnama Bakti anggota Unit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Polres Cianjur kepada detikcom, sekira pukul 07.46 WIB, Rabu (22/3).

Usai memberikan pakaian baru, aksi kemudian berlanjut dengan membagi-bagikan buku tulis baru kepada anak-anak di Kampung Dangdeur, Desa Jamali Kecamatan Mande. Di tempat itu Polisi juga menyambangi pemilik Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).


"Kita mendatangi kediaman Pak Egim pria berusia 50 tahun yang tinggal bersama kedua anaknya di rumah berukuran kurang lebih 2 x 2 meter persegi. Ia ditinggal istri, penghasilannya juga tidak menentu karena kerjanya serabutan rencananya kita akan rehab rumahnya kemudian kita beri sarana untuk penunjang ekonominya ke depan," lanjutnya.

Tutup Operasi Simpatik, Polisi Cianjur Sumbang Pakaian buat PetaniFoto: Syahdan Alamsyah


Dihubungi terpisah, Kasatlantas Polres Cianjur AKP Erik Bangun Prakasa membenarkan aksi sosial dilakukan anggotanya sebagai bentuk rasa syukur operasi simpatik berjalan dengan baik. Selama operasi itu digalakan pihaknya mengeluarkan surat tilang sebanyak 2.678 dan surat teguran sebanyak 8.215.

"Operasi simpatik tahun ini Alhamdulillah berjalan dengan baik, tak hanya di jalanan anggota juga mendatangi sekolah-sekolah dan memberikan teguran kepada sekolah yang tidak mengingatkan siswanya untuk mematuhi aturan keselamatan berlalu lintas, untuk menutup giat simpatik kami menyasar kalangan petani, siswa SD yang kurang mampu dan warga yang butuh sentuhan aksi sosial," beber Erik. 
sumber:(detik.com)

Friday, 10 March 2017

Teater SMAN 1 Ciranjang Cianjur Pasang Target Juara Nasional

 CIANJUR – Terus mengasah kemampuan dan kualitas dalam teater, SMAN 1 Ciranjang rutin melakukan latihan. Bukan tanpa tujuan, pelatihan setiap pekan ini dilakukan sebagai rangka persiapan yang akan diikuti.

Teater SMAN 1 Ciranjang terbilang aktif mengikuti lomba setiap tahun. Yang terakhir, mereka berhasil menjadi perwakilan dari Cianjur dan berhasil meraih juara tiga tingkat provinsi pada 2016 yang berlokasi di Bandung Lembang Teater Monolog.

Pembimbing Teater SMAN 1 Ciranjang, Indra Hermawan mengatakan, seni teater di Cianjur perlu lebih diperhatikan segenap pihak. Khusus untuk SMAN 1 Ciranjang, pihaknya pun menargetkan untuk menjadi juara dalam ajang nasional.
Ia mengaku, kerap kali terkendala dengan pendanaan. Kendati ikatan alumni dengan sekolah sangat kuat, namun kendala dana sering menjadi hambatan saat hendak mengikuti ragam event.

“masih terkendala dana. Untuk itu, kalau ada event terpaksa kita satukan dua tahun sekali,” paparnya kepada Radar Cianjur.
pojokjabar.com(radar cianjur/yaz/*)

Wednesday, 30 November 2016

Rumah Mewah tapi Harga Murah di Cianjur, Mau?



POJOKJABAR.com, CIANJUR – Ingin memiliki rumah mewah, tetapi murah ? Bumi Marhamah bisa jadi alternatif pilihan. Bumi Marhamah adalah perumahan yang menyediakan rumah subsidi, di desain dengan model mewah.

Administrasi Perumahan Bumi Marhamah, Habibi Malik mengatakan, Perumahan Bumi Marhamah didesain dengan konsep modern, dengan menerapkan konsep perumahan modern dan mewah, sehingga menghadirkan keindahan bagi keluarga.

“Beberapa tipe rumah subsidi yang tersedia, diantaranya tipe 60/36 dibandrol dengan harga Rp116 jutaan, sedangkan untuk tipe komersil, diantaranya tipe 90/36 dibandrol mulai dari harga Rp180 jutaan, dan untuk tipe 90/68 dibandrol dengan harga Rp290 jutaan,”ujarnya.


Demi memanjakan para konsumen, kali ini Bumi Marhamah tengah mengadakan program pembagian hadiah langsung kitchen set, khusus bagi konsumen yang telah membeli rumah tipe 90/68.

“Makanya tunggu apalagi, ingin memiliki rumah mewah dengan harga terjangkau, segera kemari, mumpung persedian masih ada,”pungkasnya.

(radar cianjur/ndk)

sumber: pojok jabar

Monday, 28 November 2016

Banyak Proyek di Kawasan Bencana, Bupuncur Butuh Undang-undang


POJOKJABAR.com, CIANJUR – Kondisi Kawasan Bogor, Puncak, dan Cianjur (Bopuncur) memprihatinkan dengan dibangunnya proyek di kawasan bencana. Pihaknya menilai perlunya dibentuk Undang-undang terkait kawasan tersebut.

Saat ini banyak bangunan vila yang berdiri diperbukitan Cipanas, Pacet, dan Sukaresmi, yang masih tidak sesuai dengan Perpres Nomor 54 tahun 2008 tentang Penataan Ruang Kawasan Bopunjur (Bogor-Puncak-Cianjur), namun bangunan yang diduga melanggar tersebut tetap bertahan malahan bertambah.

Pemerharti Lingkungan Cipanas Ade Kosasih menjelaskan melihat keberadaan berbagai Vila dan Perumahan yang berada di kawasan terlarang Bopuncur ini perlu segera adanya penanganan dengan penegasan Perpres Nomor 54 tahun 2008 tentang Penataan Ruang Kawasan Bopunjur.


Akan tetapi dinilainya payung hukum tersebut dinilai tidak relevan, sehingga saat ini perlu revisi. Sehingga peraturan yang ada lebih kuat dan sesuai dengan kondisi saat ini.
 
“Saya menilai seluruh pemerintah pusat dan daerah harus bisa konsisten terhadap aturan yang sudah ada mengenai Bopuncur,” tuturnya.

sumber: pojok jabar

Thursday, 24 November 2016

Rawabelut Cianjur Siaga Pergerakan Tanah


POJOKJABAR.com, CIANJUR – Bencana alam pergerakan kerap terjadi di Kampung Cipari Desa Rawabelut, Kecamatan Sukaresmi, Cianjur saat ini warga di daerah tersebut waspada.

Cecep (36) warga Kampung Cipari menjelaskan dirinya bersama keluarga tinggal di areal rawan bencana. Bahkan hampir setiap tahun pergerakan tanah terjadi.
“Puluhan rumah terancam, satu tahun lalu sempat ada rumah dan 10 hektar sawah yang terbawa retakan tanah,” terangnya.



Terlebih saat ini curah hujan di wilayah Sukaresmi terbilang tinggi, jelas ini membuatnya ketakutan serta was – was.

“Hampir setiap hujan di malam hari kami tak bisa tidur karena khawatir menjadi korban jika terjadi pergeseran tanah serta longsor,” paparnya.

Meskipun demikian dirinya hanya bisa parsah karena tak memiliki rumah lain. Meskipun demikian jika hujan begitu deras dirinya kerap mengungsi sementara ke rumah tetangganya yang aman.

sumber: pojok jabar

Wednesday, 23 November 2016

Ternyata Ini Penyebab Mahalnya Harga Sayuran di Cianjur



POJOKJABAR.com, CIANJUR – Oknum tengkulak disinyalir menjadi penyebab mahalnya beberapa komoditas kebutuhan pangan seperti sayuran, salah satunya dengan cara mempermainkan harga di pasaran.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Kabupaten Cianjur, Himam Haris saat ditanya wartawan Radar Cianjur (Grup Pojokjabar.com).

“Dampaknya, harga kebutuhan pangan seperti sayur-sayuran dan rempah-rempah jadi tidak terkendali,” katanya.

Menurutnya, para petani sebenarnya sudah memberikan harga yang murah kepada para bandar (tengkulak, red). Sementara bandar sendiri memberikan harga yang tinggi bila dipasarkan. Untuk itu, pihaknya mendukung didirikannya BUMD berupa PD Pasar yang nantinya akan mengakomodir antara petani dan pedagang.

sumber:   pojok jabar

Monday, 21 November 2016

Ribuan Peserta Meriahkan Jalan Sehat Paguyuban Pasundan Cianjur



POJOKJABAR.com, CIANJUR – Ribuan masa penuhi Pendopo Cianjur, mengikuti kegiatan jalan sehat yang digelar Paguyuban Pasundan Kabupaten Cianjur, Minggu (20/11/2016).

Jalan sehat yang digelar Paguyuban Pasundan tersebut dalam rangka memperingati hari pahlawan dan hari guru nasional ke-71.

Berbagai hiburan disediakan panitia. Lebih menarik lagi yakni adanya doorprize spesial dua unit sepedah motor dan umroh untuk satu orang, serta puluhan hadiah menarik lainnya.

Ketua Paguyuban Pasundan Cianjur, Emir Hakim Jamil mengatakan, suksesnya acara tersebut tidak lepas dari kerja keras panitia selama ini, serta kerjasama dari semua pihak.

“Alhamdulillah walau banyak agend kegiatan yang sudah dijalani, dengan waktu yang singkat, tapi acara berjalan lancar dan sukses,” ujanrya.

Suksesnya acara besar tersebut selain jadi kebanggaan, juga memberikan motivasi tersendiri kepada Paguyuban Pasundan Cianjur untuk menggelar kegiatan serupa lain waktu.

sumber: pojok jabar

Cara Puskesmas Cijedil Cianjur Berantas Miras Oplosan


POJOKJABAR.com, CIANJUR – Puskesmas Cijedil melakukan sosialisasi terhadap pemuda, dan kepada para bidan yang bertugas di Kecamatan Cugenang untuk mengantisipasi peredaran maupun konsumsi minuman keras (miras) oplosan.

Kepala Puskesmas Cijedil, H Ajud Maulana mengatakan, meski pihaknya belum mendapati pasien yang sakit akibat miras oplosan di puskesmas. Namun tindakan antisipasi menurutnya dirasa perlu.

“Walaupun belum ada, tapi melihat kondisi saat ini tidak menutup kemungkinan, sehingga langkah ini bertujuan untuk mengantisipasi,” ucapnya.

Arahan tersebut, kata H Ajud, akan disampaikan melalui kader-kader posyandu di semua titik Kecamatan Cugenang. Di posyandu sendiri menurutnya efektif untuk menyosialisasikan hal tersebut, lantaran selalu menjadi tempat berkumpulnya warga.

“Ya, tindakannya berupa sosialisasi ke setiap desa, dengan memberikan mereka arahan mengenai bahaya miras oplosan,” ujarnya.

sumber: pojok jabar

Friday, 18 November 2016

Bakal Ditertibkan, Puluhan PKL Datangi Kantor Kecamatan



POJOKJABAR.com, CIANJUR – Puluhan pedagang kaki lima (PKL) Cipanas mendatangi Kantor Kecamatan Cipanas. Kedatangan mereka dalam rangka membuat pernyataan siap untuk ditata guna mendukung program penataan trotoar Kota Cipanas.

Kasi Satpol PP Kecamatan Cipanas Suryana Prawira mengatakan, tahapan sosialisasi terhadap seluruh PKL sudah dilakukan, dan hasilnya mereka dengan penuh kesadaran sanggup untuk ditata.

“Jumlah PKL yang berada di atas trotoar dan badan Jalan Raya Cipanas sekitar 45 orang,” katanya.

Menurutnya, penataan dan penertiban para PKL yang berada dibahu jalan dan trototar merupakan nilai mutlak yang harus dilakukan karena keberadaan PKL selama ini melanggar perda.

“Kami harapkan para pedagang kaki lima bisa terus kooperatif. Selanjutnya para PKL akan dipindahkan ke trotoar lama dan food court,” tuturnya.

Sumber: pojok jabar

Tuesday, 15 November 2016

Ini Dia Kapolres Baru Cianjur


 
POJOKJABAR.com, CIANJUR – Mabes Polri menetapkan beberapa nama perwira menengah yang bertugas di sejumlah Kepolisian Daerah untuk dirotasi, Senin (14/11/2016).

Di antara 165 perwira berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), tercatat nama Kapolres Cianjur, AKBP Asep Guntur Rahayu yang rencananya bakal bertugas di Mapolres Metro Jakarta Pusat sebagai Wakapolres.

Posisi Asep Guntur di Cianjur digantikan oleh rekannya, AKBP Arif Budiman yang kini masih menjabat sebagai Kapolres Garut.

Asep Guntur menuturkan, seremoni pisah sambut jabatan Kapolres Cianjur baru akan digelar satu hingga dua pekan mendatang dengan turut melibatkan seluruh elemen masyarakat Cianjur.

Bukan hanya itu, Asep yang dikenal dekat dengan masyarakat ini juga rencananya akan memberikan sejumlah penghargaan secara langsung kepada masyarakat.

”Nanti kita akan berikan penghargaan untuk masyarakat yang tertib menjaga kondusifitas. Rencananya satu sampai dua minggu lagi ada upacara pisah sambut jabatan,” papar Asep Guntur kepada Radar Cianjur (Grup Pojokjabar.com), Senin (14/11/2016).

sumber: pojok jabar 

Monday, 14 November 2016

Jalan Penghubung Cianjur dan Bogor Terbelah


POJOKJABAR.com, CIANJUR – Kabupaten Cianjur lagi-lagi diterjang bencana. Ruas jalan penghubung Kabupaten Cianjur dan Bogor amblas, setelah diguyur hujan seharian, Kamis (10/11/2016).

Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Loaksi yang persis berada di Kampung Ciobed RT 2 /14 Desa Batulawang mengakibatkan, sekitar 4. 000 warga terisolir.

”Sejak malam begitu deras di daerah Batulawang, sehingga luapan air tak tertampung dan jalan amblas,” kata warga sekitar tempat kejadian Baehaki (31) kepada Radar Cianjur, Kamis (10/11/2016).

Semakin lama, amblasan jalan semakin besar. Hingga akhirnya, jalan penghubung Cianjur ke Bogor itu terputus.

”Air tak tertampung di gorong – gorong dan kali kecil, ini membuat jalan terputus,” jelasnya.

Kini, warga dari Cipanas ke Batulawang dan Bogor, atau sebaliknya tak bisa melintas. Warga meminta segera adanya perbaikan.

”Kami pun kaget, setelah mendapat laporan warga jalan terputus. Langsung kami mendatangi lokasi, dan melaporkannya ke Pemkab Cianjur,” jelas Sekdes Batulawang, Cevi Zakaria.

Pihaknya kini terus waspada, karena curah hujan masih tinggi. Khawatirkan bencana susulan terjadi.

”Untuk roda dua dan roda empat sementara belum bisa melintas serta tak ada jalur alternatif, karena akses jalan putus total. Kami harapkan bencana ini bisa segera ditangani pemerintah,” tukasnya.

Komplek Armed Kebanjiran Tak hanya tragedi tanah longsor, dan jalan amblas, tetapi banjir setinggi 50 cm melanda Komplek Armed Villa Permata Desa Cikanyere Kecamatan Sukaresmi, dini hari (9/11). 

Kondisi tersebut diduga akibat pembuangan air yang tak berfungsi.
Hendra (37) warga Kampung Jukut Siil mengaku, saat hujan deras memang banjir kerap merendam perumahan BTN anggota Yon Armed-5 Cipanas di kawasan villa Permata di Kampung Jukut Siil RT 03/RW 04, Desa Cikanyere, Kecamatan Sukaresmi. Seperti yang terjadi akhir – akhir ini.

“Puluhan rumah terendam banjir sekitar 50 cm, ini dikarenakan pembuangan air yang kurang berfungsi. Sedangkan debit air dari areal pesawahan dan curah hujan tinggi,” terangnya.

Menurutnya, banjir tersebut mengakibatkan aktivitas masyarakat terhambat. Serta rusaknya beberapa perabot rumah tangga akibat terendam air.

Ya, betul terjadi banjir sekitar 50 cm di BTN anggota Yon Armed-5 Cipanas di kawasan villa Permata di Kampung Jukut Siil. Saat ini kami tengah berupaya agar banjir tak terus terjadi,” tambah Camat Sukaresmi Badru.

Diakuinya, saat curah hujan tinggi seperti saat ini sudah seharusnya kewaspadaan ditingkatkan, mengingat wilayah Sukaresmi rawan longsor, dan banjir.

“Kami akan terus pantau dan meningkatkan kewaspadaan, jangan sampai bencana alam menyebabkan korban jiwa ataupun kerugian materil lebih banyak. Makanya diharapkan warga bisa waspada,” tandasnya.

sumber : jabar.pojoksatu.id

Monday, 31 October 2016

Fakultas Hukum Univesitas Suryakancana Cianjur Punya Taman Baca

 DIBANGUN: Salah satu sarana baru di FH Unsur yang tengah dalam tahap pembangunan siap manjakan mahasiswa.
POJOKJABAR.com, CIANJUR – Tak hentinya, Fakultas Hukum Universitas Suryakancana (FH Unsur) melakukan berbagai pembangunan guna memperindah kampus agar mahasiswa betah mengikuti berbagai proses transformasi ilmu di kampus.

Salah satunya melalui pembangunan sarana penunjang, yakni taman baca favorit berbentuk gazebo.

Usut punya usut, ternyata beberapa mahasiswa yang turut serta berpartisipasi, membantu dalam hal material antara lain, Franky Tanuwijaya, Sahli Saidi, dan Afnan Sofa Safitri.

Salah seorang mahasiswa lainnya, Muhammad Ridhwan Taufiq mengaku sangat menantikan sarana tersebut guna pengembangan minat dan bakat mahasiswa sambil berdiskusi, menghangatkan suasana di kampus.

Sumber : pojok jabar

Uploader : Ariesta.S.S