Banner 1

Parah! Pedestrian Belum Bersih dari PKL

BOGOR – Pemkot Bogor terus berbenah menjelang akan diresmikannya fasilitas pedestrian (pejalan kaki) Kebun Raya Bogor (KRB). Sejumlah SKPD dikumpulkan dalam rapat di Paseban Surawisesa Balaikota, Kamis (05/01/2017). Salah satu masalah yang menjadi sorotan Walikota Bogor Bima Arya adalah jalur pedestrian yang belum steril......

Menang di #WeLoveCities, Bogor Dinobatkan Sebagai Kota Paling Dicintai di Seluruh Dunia

BOGOR- BOGOR - Setelah melewati proses panjang, akhirnya Kota Bogor meraih kemenangan di ajang #WeLoveCities dan dinobatkan sebagai kota paling dicintai di seluruh dunia dalam ajang yang digelar World Wide Fund for Nature....

PSB Bogor Sukses Gulung Persima Majalengka

BOGOR - PSB Bogor berhasil meraih poin penuh dalam lanjutan Liga Nusantara 2016. Tidak tanggung-tanggung anak-anak Laskar Pakuan menggulung tim asal Jawa Barat lainnya, Persima Majalengka enam gol tanpa balas....

Hadapi Liga Nusantara, PSB Matangkan Persiapan

BOGOR–Skuat PSB terus mengasah kemampuannya dalam rangka persiapan menghadapi Liga Nusantara (Linus) di Depok pada 8-11 Agustus nanti. Bertempat di Stadion Padjajaran, kemarin tim kebanggaan warga Kota Bogor ini melakoni uji tanding melawan kesebelasan Ciomas....

Mantap! Atasi Pemotor Nekat, Walikota Instruksikan Patroli di Jalur Sepeda Otista

BOGOR – Aksi Mahesa Jenar (13) dan Wildan Pratama Putra (13) yang nekat memalang sepedanya di jalur sepeda Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista) yang dilewati pengguna sepeda motor jelas menampar telak Pemkot Bogor.Walikota Bima Arya bahkan mengaku greget jika melewati Jalan Otista. Jalur yang dibangun khusus untuk sepeda seringkali dikuasai sepeda motor, berbeda dengan.......

Showing posts with label nasional. Show all posts
Showing posts with label nasional. Show all posts

Tuesday, 13 June 2017

Penting Nih! Lagu Indonesia Raya Wajib Dinyanyikan di Sekolah Juli Mendatang


BEKASIWacana wajib menyanyikan lagu Indonesia Raya di sekolah pada Juli mendatang mendapat antusias Dinas Pendidikan Kota Bekasi. Hanya saja, dibutuhkan instruktur dan pelatihan untuk menyanyikan lagu kebangsaan tersebut.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Innayatulah mengatakan, pihaknya sudah mengetahui hal itu. Namun, baru melalui pemberitaan. Selama ini, baru satu stansa lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan dan banyak diketahui masyarakat atau pun peserta didik. Sehingga, jika pada tahun ajaran baru akan dilakukan, maka perlu ada pelatihan untuk murid di sekolah.


“Saya juga belum detail bacanya, tapi kan kita harus persiapkan dahulu infrastrukturnya dulu, harus ada pelatihan dulu,” sambungnya.

Pihaknya akan mendukung hal tersebut jika memang sudah menjadi aturan dan untuk kebaikan bangsa Indonesia dalam bidang pendidikan. Karena, berdasarkan pengamatannya, masih banyak penerus bangsa yang kurang tahu lagu – lagu nasional.

Dengan dinyanyikannya lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan lengkap, juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa nasionalisme para penerus bangsa.

“Jangan sampai sekarang anak – anak kita kurang (hafal lagu kebangsaan dan nasional). Sekarang lagu – lagu wajib dan nasional saja anak – anak jarang, kalau pop saja, anak tujuh tahun pop sudah paham, coba kalau Indonesia Raya atau Maju Tak Gentar, nggak hafal, jadi itu tugas kita bersama,” tutupnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemerintah berencana untuk membuat peraturan dinyanyikannya lagu kebangsaan Indonesia Raya dalam tiga stansa di seluruh sekolah se – Indonesia pada bulan Juli mendatang.


Sumber : POJOKJABAR.com

Friday, 9 June 2017

Jelang Putaran Nasional Piala Suratin, Seleksi Tim Jangan Formalitas


BEKASISeleksi terbuka yang dilakukan oleh manajemen klub Patriot Candrabhaga menghadapi putaran nasional Piala Suratin U-17 ditanggapi beragam.

Perwakilan Sekolah Sepak Bola (SSB) berharap, seleksi tersebut tidak hanya formalitas, mengingat materi pemain juara sudah dimiliki klub yang baru terbentuk 2017 ini.


Pembina SSB Buaran Putra, Maksum Affandi, justru mengkritisi tahapan seleksi yang dilakukan. Karena langkah tersebut justru dapat menyinggung perasaan pemain yang sudah berjuang di regional Jabar.

Meskipun hanya penambahan pemain, terbatasnya kuota tim otomatis harus menyingkirkan pemain yang ada.

”Sebaiknya jangan seleksi terbuka, dipilih saja beberapa pemain potensial. Karena beberapa pemain yang akan ikut seleksi juga sudah tahu bahwa tim patriot ini sudah memiliki tim juara. Dan jika seleksi kembali pemain lama justru kecewa,”terangnya.

Dirinya menyebut untuk memperkuat tim tidak perlu ada seleksi terbuka. Tim pelatih bisa memanggil beberapa pemain potensial dan disandingkan dengan pemain yang sudah ada.

”Tinggal dimaksimalkan latihan, benahi kekurangan yang ada. Kalaupun ada penambahan pemain sesuai kebutuhan tim saja tidak perlu ada seleksi terbuka,”tambahnya.

Jika seleksi terbuka dilakukan, seolah hanya formalitas karena tidak akan menampung mayoritas pemain hasil seleksi. ”Kalau seleksi terbuka tapi hanya beberapa pemain yang diambil lebih baik seleksi tertutup saja pelatih yang pilih. Jangan sampai seleksi justru nanti hanya sekedar formalitas,”tegasnya.

Buaran Putra sejah ini tidak mengirim pemain mereka untuk menjalani seleksi. Karena sebagian pemain sudah tahu adanya kerangka tim juara yang dimiliki Patriot.

”Pemain-pemain yang saling kenal dengan pemain patriot kebanyakan justru mempertanyakan ko ada seleksi lagi, karena mereka tahu teman mereka yang sudah berjuang hingga lolos ke putaran Jabar,”tandasnya.


Sumber : POJOKJABAR.com

Tuesday, 6 June 2017

Perjalanan Hidup Walikota Depok Dibukukan


DEPOKBedah Buku Mohammad Idris dengan judul Pengabdian Tiada Henti dilaksanakan di Masjid Assalam, Tapos, minggu (4/6).
 Dalam acara bedah buku tersebut, Walikota Depok, Mohammad Idris menjadi pembicara utama. Buku Pengabdian tiada henti ini ditulis Arief Muhajir, kata pengantar M. Yusuf Kalla dan Hidayat Nur Wahid.

Idris mengatakan, awalnya menolak untuk membuat buku tentang diri sendiri, karena dikhawatirkan takut terjebak pada subjektifitas diri sendiri.
Namun setelah melalui renungan yang dalam, akhirnya dia mau menerima Arief Muhajir untuk menulis buku tentang dirinya.

“Kalau menulis buku tentang diri sendiri khawatir subjektif,” ungkapnya kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Minggu (04/06/2017).

Dia mulai menuturkan kisah hidup dan kehidupan serta keluarganya. Diselingi dengan tawa yang lepas, ia bercerita tentang masa kecil dan masa mudanya.


Sumber : POJOKJABAR.com

Jokowi Bagikan Sembako dan Buku untuk Warga Bogor


BOGOR – Beberapa hari terakhir Presiden Joko Widodo (Jokowi) banyak melakukan kegiatan di Bogor. Setelah sebelumnya solat terawih di Masjid Al-Muslimun, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Kali ini, Presiden Jokowi membagi-bagikan sembako bagi warga Desa Cadas Ngampar, Kecamatan Sukaraja. Kegiatan dilakukan dengan cara membagikan sekitar 500 bingkisan yang berisi Sembako kepada masyarakat di kampung tersebut dan membagikan buku tulis kepada anak anak Desa Jampang yang berjumlah 4 buku untuk 1 anak.

Tampak Jokowi mengenakan kemeja putih, dengan semangat membagikan sembako kepada para warga. Bingkisan berwarna merah putih berisi sembako itu dibagikan kepada warga menjelang berbuka puasa.

Malam harinya, Jokowi melakukan Salat Tarawih di Masjid Jami Assa’Adah, Perumahan Mutiara Sentul.

Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky memimpin langsung pelaksanaan pengamanan Presiden Joko Widodo. “Alhamdulllah selama giat berlangsung situasi aman dan tertib,” ujar Andi.

Sumber : POJOKJABAR.com

Monday, 5 June 2017

Nah, Ini Lho Sosok Bupati Pertama di Bogor


BOGORBupati pertama Bogor, Ipik Gandamana, merupakan anak dari Raden Sumawinata. Pria dengan nama lengkap Raden Ipik Gandamana Sumawinata ini  lahir di Purwakarta dan lama menempuh pendidikan di Banten.

Mulai dari Europeesche Lagere School (ELS) atau Sekolah Rendah Eropa setingkat sekolah dasar, Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) atau Pendidikan Rendah setingkat
SMP, Opleiding School Voor Indische Ambtenaren (OSVIA) A dan B atau Sekolah Pendidikan Pegawai Pribumi.Pria kelahiran 30 November ini dikenal penyuka kuliner tutut.

Ipik menikah dengan Nyi Raden Endah Soe. Bersama perempuan kelahiran 1911 ini, Ipik dikaruniai empat orang putra-putri. Mereka adalah Dade Suparsih Gandamana, Uce Sukaesih Ganda mana, Adang Gandamana dan Hamini Gandamana.

Putri ipik menikah dengan Wisaca yang merupakan bupati Bogor kelima periode 1968-1973. Ipik menulis buku yang merupakan laporan pertanggungjawabannya pada publik tentang hasil lawatannya ke Amerika.

Dalam buku berjudul Melawat ke Negeri Dollar tersebut, Ipik menggambarkan paham demokrasi yang dipraktikkan dalam pemerintahan Amerika.

Dalam buku tersebut, Ipik menggambarkan juga masalah pelaksanaan demokrasi dalam berbagai bidang di Amerika Serikat. Buku tersebut terbit karena Ipik merupakan salah satu delegasi Pemerintah Indonesia yang ditugaskan mempelajari ketatanegaraan dan tata usaha pemerintahan.

Semasa tinggal di Desa Malasari, Ipik dikenal dekat dan akrab dengan warga sekitar. Sehingga warganya kini berjuang mati-matian mempertahankan pendopo bupati Bogor.

Tak dapat dimungkiri, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, kini menjadi salah satu objek wisata yang berada di Kawasan Gunung Halimun.

Selain pemandangan yang indah, Desa Malasari juga banyak terdapat tempat bersejarah dan dianggap penting yang telah menjadi simbol-simbol berartinya Malasari dalam sejarah peradaban
manusia.

Seperti halnya Pendopo Bupati Bogor, Ipik Gandamana yang menjadi cikal bakal pemerintahan Kabupaten Bogor dan beberapa benda peninggalan yang bersejarah. Pendopo tersebut kini jadi salah satu objek wisata yang kaya akan sejarah Bogor.

Ipik Gandamanah beserta keluarga memang sempat tinggal di sekitar kaki Gunung Halimun Salak dalam melaksanakan tugas pemerintahan, sampai terjadinya genjatan senjata antara pasukan tentara Republik Indonesia dengan tentara Belanda.


Sumber : POJOKJABAR.com

Monday, 29 May 2017

Rutan Kelas IIB Kota Depok Kerjasama Posbankum, Polda Beri Penyuluhan


DEPOKRutan Kelas IIB Kota Depok menggelar penandatangan kerjasama dengan pos bantuan hukum (Posbankum), jumát (26/5). Kerjasama tersebut nantinya dapat membantu persoalan hukum para narapidana yang ada di dalam tahanan.

Kepala Rutan Kelas IIB Kota Depok, Sohibur Rachman menyebutkan, selain penandatanganan kerjasama. Dalam rangka menyambut ramadan, Polda Metro Jaya bidang pembinaan masyarakat (binmas), juga melakukan penyuluhan kepada narapidana. Agar ketika keluar dari rutan bisa menjadi pribadi yang lebih baik.


“Kami menggelar dua kegiatan sekaligus berbarengan yaitu kerjasama pembentukan pos bantuan hukum dan juga penyuluhan kepada narapidana,” ujar Sohibur kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Jumát (26/05/2017).

Sementara, Ketua Pos Bantuan Hukum, Bambang mengungkapkan, pengacara yang tergabung disini berjumlah lebih dari sepuluh.

Disini kehadiran pos bantuan hukum dalam rangka menjalankan undang-undang, untuk membela hak asasi manusia (narapidana).


Sumber : POJOKJABAR.com

Thursday, 4 May 2017

Infrastruktur Nasional Dongkrak Pendapatan Daerah


BEKASIPertumbuhan properti di Kota Bekasi yang cukup pesat, dinilai tidak lepas dari pembangunan infrastruktur nasional sebagai penunjang, seperti Tol Becakayu, dan Light Rail Transit (LRT).

Hal tersebut diklaim turut mendongkrak pendapatan daerah dari sektor Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di wilayah Kota Bekasi.


Badan Pendapatan Daerah, Kota Bekasi, , menargetkan Rp 351 miliar dari pendapatan Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) pada 2017 ini.

“Baru terealisasi per akhir April sebesar 24 persen atau Rp 84 miliar lebih,” terang Kepala Bidang Administrasi, Konsultasi, dan Informasi pada Bapenda, Kota Bekasi, Wahyudin.

Menurut dia, target pajak BPHTB terus naik, karena bersamaan dengan pertumbuhan properti, serta ekonomi. Sehingga, daya beli masyarakat terhadap properti cukup tinggi.

“Tahun lalu target Rp 314 Miliar, realisasinya 95,5 persen,” tambah Wahyudin.

Wahyudin mengatakan, tahun ini pihaknya optimistis dapat mencapai target yang ditetapkan sebesar Rp 351 Miliar. Sebab, pertumbuhan properti di Kota Bekasi sangat pesat, menyusul pembangunan infrastruktur nasional sebagai penunjang, seperti Tol Becakayu, dan Light Rail Transit (LRT).

“Kita bisa melihat pembangunan apartemen yang semakin masif,” kata dia.


Sumber : POJOKJABAR.com

Thursday, 23 March 2017

AS-Inggris Larang Bawa Laptop ke Kabin Pesawat, Bagaimana RI?



Amerika Serikat (AS) dan Inggris melarang laptop dan tablet dibawa ke kabin pesawat untuk maskapai dari Timur Tengah dan Afrika Utara. Bagaima kebijakan Indonesia?

"Di Indonesia dalam 2 tahun terakhir sudah gencar dilakukan orang mau bawa laptop diperiksa di X-Ray, harus dikeluarin, umumnya sih dibawa ke kabin ya, laptop tidak dibawa di bagasi," jelas Pelaksana Tugas Kepala Biro Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) JA Barata.


Barata yang dihubungi detikcom pada Rabu (22/3/2017) malam menambahkan, Indonesia tidak memberlakukan kebijakan larangan laptop dan tablet dibawa ke kabin. Namun penumpang pesawat yang membawa laptop harus dikeluarkan untuk diperiksa, baik penumpang pesawat rute domestik atau internasional.

"Larangan yang dilakukan AS dilatarbelakangi adanya ancaman, terus Inggris ikut-ikut kan, itupun tertuju tidak semua rute, ada larangan itu hanya dari negara-negara tertentu saja," tuturnya.

(Baca juga: Ini Negara dan Bandara yang Terdampak Larangan Bawa Laptop ke Kabin)

Dicecar bagaimana penumpang pesawat dari Indonesia yang mesti menuju ke AS dan Inggris dengan maskapai Timur Tengah yang terkena larangan, imbas transit di negara asal pesawat, apakah mesti menaruh laptop dan tabletnya di bagasi sejak di Indonesia?

"Itu diserahkan kepada kebijakan maskapai masing-masing. Yang jelas larangan itu tidak diberlakukan di Indonesia," tandas Barata.

Larangan AS ini diberlakukan untuk penerbangan tujuan AS dari 10 bandara yang ada di 8 negara mayoritas muslim. Penerbangan internasional dari Yordania, Kuwait, Mesir, Turki, Arab Saudi, Maroko, Qatar, dan Uni Emirat Arab terkena dampak larangan ini. Sedikitnya 50 penerbangan tujuan AS untuk setiap harinya berasal dari negara-negara itu.

Sedangkan maskapai internasional yang terkena dampak larangan ini antara lain, Royal Jordanian, EgyptAir, Turkish Airlines, Saudi Arabian Airlines, Kuwait Airways, Royal Air Maroc, Qatar Airways, Emirates dan Etihad Airways. Maskapai AS tidak terkena dampaknya, namun setiap warga AS yang menumpang maskapai itu juga menghadapi larangan yang sama.

Inggris juga memberlakukan larangan yang sama. Alat elektronik seperti laptop dan lainnya yang berukuran lebih besar dari telepon genggam dilarang dibawa ke kabin pesawat tujuan Inggris dari enam negara tertentu.

Penumpang yang terbang ke Inggris dari Turki, Mesir, Tunisia, Arab Saudi, Libanon dan Yordania akan diwajibkan memasukkan alat elektronik yang berukuran lebih panjang dari 16 cm ke dalam bagasi pesawat. Maskapai Inggris, seperti British Airways dan EasyJet juga terkena larangan ini.

Insiden yang memicu larangan ini terjadi pada Februari 2016 lalu ketika terjadi ledakan yang menimbulkan lubang di bagian samping pesawat maskapai Daallo Airlines. Kelompok radikal Somalia, Al-Shabaab mengklaim ledakan bom tersebut.

Saat itu, seorang penumpang yang diduga sebagai pengebom tewas, namun pesawat berhasil mendarat dengan selamat. Hasil penyelidikan kemudian menunjukkan ledakan berasal dari sebuah laptop berisi bahan peledak.
sumber:(detik.com)

Wednesday, 22 March 2017

45 Pemohon Pembuatan Paspor di Depok Ditolak, Ini Sebabnya



DEPOK – Kebijakan deposit Rp25 juta yang diberlakukan kepada pemohon pembuatan paspor baru yang terindikasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) non prosedural, akhirnya dihapus Imigrasi.

Tidak hanya itu, kantor Imigrasi Kelas II Depok sejak Januari hingga Februari 2017 telah menolak 45 pemohon paspor baru. Penolakan tersebut, karena pemohon membuat keterangan yang dinilai tidak sesuai dengan maksud dan tujuan.

Kepala Imigrasi Kelas II Kota Depok, Dadan Gunawan menegaskan, penghapusan deposit Rp25 juta telah sesuai instruksi Direktorat Jendral Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM.

Pemberlakuan kebijakan itu menuai respon dari masyarakat agar dievaluasi.

“Kami sudah tidak memberlakukan (deposit, Red) sesuai arahan pimpinan pusat,” ujar Dadan kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Selasa (21/03/2017).

Dadan menjelaskan, pemberlakukan deposit Rp25 juta guna melindungi calon TKI yang tidak sesuai prosedur saat berada di luar negeri, dengan melihat kepentingan dan tujuan pemohon keluar negeri.

Hal itu sejalan dengan keinginan pemerintah dalam perlindungan WNI.

Sebelumnya, pihaknya telah mensosialisasikan kepada pemohon paspor baru tentang pemberlakukan deposit Rp25 juta, sehingga menghilangkan paradigma pembuat paspor baru harus mendepositkan uangnya.

Sebagai langkah pencegahan calon TKI non prosedural, pihaknya akan memperketat proses pengajuan dan pendataan permohonan paspor baru.

Namun, Dadan tidak dapat menyampaikan cara pencegahan secara detail karena proses tersebut merupakan internal imigrasi.

“Kami akan lebih selektif dalam permohonan pembuatan paspor,” terang Dadan.

Sementara itu, Kasi Informasi dan Sarana Komunikasi kantor Imigrasi Kelas II Kota Depok, Siti Halimah Daulay menuturkan, pihaknya sejak Januari hingga Februari 2017 telah menolak 45 pemohon paspor baru.

Permohonan tersebut ditolak, dikarenakan pemohon membuat keterangan yang dinilai tidak sesuai dengan maksud dan tujuan.

“Kami menolak 45 pemohon paspor karena dalam proses permohonan tak sesuai maksud dan tujuan,” ucap Halimah.

Halimah mengatakan, pada 2014 petugas kantor imigrasi menolak 327 pemohon dan secara sistem 3.669 pemohon,

2015 petugas menolak 168 pemohon dan sistem 1.670 pemohon, serta 2016 petugas menolak 110 pemohon dan sistem 830 pemohon.

Selain melakukan penolakan permohonan paspor, sambung Halimah Kantor Imigrasi Kelas II Kota Depok telah mendeportasikan lima Warga Negara Asing (WNA) pada awal tahun ini.

Kelima WNA telah melanggar ketentuan yang berlaku di Indonesia. Diantaranya, tidak memiliki izin tinggal, habis masa berlaku, menyalahi perizinan, dan beberapa hal lainnya.

“Pada 2016 kami telah mendeportasikan 36 WNA,” tutup Halimah.
(radar depok/dic)

sumber:POJOKJABAR.com,

Friday, 13 January 2017

Ini Tiga Poin Kesepakatan Tokoh Agama Pasca Wasekjen MUI Dihadang Suku Dayak

Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain dihadang di bandara
POJOKSATU.id, SINTANG – Aksi sekelompok massa menolak kedatangan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain di Bandara Susilo Sintang, kemarin pagi terjadi karena adanya kesalahpahaman.

Massa mengira tokoh yang datang ke Sintang tersebut adalah Sekjen Front Pembela Islam (FPI). Kejadian ini diharapkan tidak terulang di Sintang.

Pemerintah Kabupaten Sintang langsung mengambil langkah dengan mengumpulkan tokoh agama dan masyarakat untuk meredam situasi.

Bupati Sintang Jarot Winarno memimpin langsung pertemuan dengan didampingi Kapolres Sintang AKBP Suharjimantoro dan Kasdim 1205/Sintang Mayor Inf Syafendi. Rapat tertutup di pendopo Bupati itu dimulai pukul 14.00. Rapat berakhir satu jam kemudian.

Sekitar pukul 15.00 Wakil Bupati Askiman tiba di Pendopo Bupati. Di sana Bupati bersama Kapolres dan Kasdim masih menggelar pertemuan. 

Sementara tokoh agama dan masyarakat telah meninggalkan pendopo.

Tak lama berselang Wakil Bupati meninggalkan pendopo Bupati. Pukul 16.00 Wakil Bupati menggelar pertemuan dengan tokoh agama, masyarakat,dan pemuda di Balai Pegodai. Pertemuan menghasilkan kesepakatan bersama.

Tiga poin kesepakatan berbunyi, “Kami sangat mendambakan kehidupan di kabupaten Sintang yang sudah terjalin dengan baik dan harmonis untuk tetap dapat dipertahankan.”

Poin kedua berbunyi, “Kami menyadari bahwa kabupaten Sintang terdiri dari berbagai suku bangsa etnis budaya dan agama sangat menghormati dan menjunjung tinggi keberagaman. Oleh karena itu kami tidak ingin kehidupan yang sudah tentram, damai dan penuh kekeluargaan dirusak oleh pihak-pihak yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.”

Sementara bunyi kesepakatan ketiga, “Kami tidak menolak kehadiran lembaga atau kapasitas seseorang sebagai tokoh agama tetapi sesungguhnya yang kami tolak paham radikal seseorang atau kelompok tertentu yang dapat memecah belahkan hubungan antar umat beragama serta tidak menterjemahkan kitab suci agama lain yang akan menyesatkan kepercayaan orang lain.”

sumber : pojoksatu.id

10 Foto-foto Kerusuhan FPI dan Ormas GMBI, Ustaz Umar Berdarah-darah Dikeroyok

Laskar FPI dihajar dengan balok. (Twitter/FPI)
POJOKSATU.id, BANDUNG – Foto-foto kerusuhan antara laskar Front Pembela Islam (FPI) dengan anggota ormas GMBI menyebar di media sosial dan aplikasi WhatsApp (WA). Laskar FPI dan ormas GMBI bentrok usai pemeriksaan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab di Polda Jawa Barat, Kamis (12/1/2017).

Dalam foto yang beredar, puluhan anggota ormas GMBI siap siaga di jalan pinggir jalan. Mereka membawa balok. Foto lainnya menunjukkan laskar FPI bernama Ustaz Umar dikeroyok hingga berdarah-darah.

“Ustad Umar Laskar FPI DPP Pusat dikeroyok. Tangan kosong VS orang-orang dengan balok. Banci lu @lsm_gmbi_kota_bandung,” tulis akun @muhammad.saddam.ibrahim saat mengunggah foto Ustaz Umar.

Netizen lain menyebutkan, anggota ormas GMBI sejak awal sudah merencanakan kerusuhan. Hal itu terbukti dengan persiapan mereka membawa balok dan menghadang laskar FPI yang pulang mengawal pemeriksaan Habib Rizieq Shihab di Polda Jawa Barat.

“Ketahuankan emang sedari awal GMBI (gerakan masyarakat benci islam) ini emang berniat untuk ricuh dengan membawa bambu segala,” komentar akun @persatuan_pribumi.

Kerusuhan antara FPI dengan ormas GMBI pecah usai pemeriksaan Habib Rizieq Shihab sekitar pukul 16:30 WIB. Kericuhan itu membuat suasana di Jalan Soekarno Hatta depan Polda Jabar mencekam.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, bentrok tersebut tak terelakan karena dipicu adanya pemukulan dari salah satu anggota ormas yang hendak mengambil kendaraan. Pemukulan tersebut langsung dilaporkan ke Polda Jawa Barat.

“Tadi ada pelapor dari masyarakat Sunda dicegat kemudian dipukul saat ambil motor, itu yang dilaporkan,” kata Yusri di Mapolda Jawa Barat.

Berikut 10 foto-foto kerusuhan FPI dan ormas GMBI yang beredar di media sosial dan aplikasi WA : 
Laskar FPI masuk rumah sakit setelah dikeroyok anggota ormas GMBI. (Instagram)  
Laskar FPI dikejar pakai balok. Istimewa

Ormas GMBI siaga di pinggir jalan menunggu laskar FPI. (Instagram)
Ormas GMBI siaga di pinggir jalan menunggu laskar FPI. (Instagram)
Ormas GMBI siaga di pinggir jalan menunggu laskar FPI. (Instagram)
Laskar FPI Ustaz Umar babak belur dikeroyok anggota ormas GMBI. (Instagram)
Laskar FPI dikejar ormas GMBI. (Instagram)
Laskar FPI mengawal Habib Rizieq. (Instagram)


sumber : pojoksatu.id

Insiden Penghadangan Wasekjen MUI, Pimpinan Dewan Adat Dayak Minta Maaf

Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain dihadang di bandara
POJOKSATU.id, SINTANG – Banyak kalangan menyesalkan insiden pengadangan Wasekjen MUI, KH Tengku Zulkarnain oleh Forum Pemuda Dayak Sintang, saat mendarat dengan pesawat Garuda di Bandara Susilo Sintang, sekitar pukul 09.30, Kamis (12/1).

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sintang, Jefray Edward, terkejut mendengar kabar ada aksi tersebut. Menurut dia, itu aksi spontanitas warga.

“Bahkan Bupati dan Forkopimda juga kaget ketika mendapat kabar akan insiden yang terjadi dengan Wasekjen MUI itu,” kata Jefray, Kamis (12/1).
Diceritakan, begitu mendengar kabar tersebut, Jefray mengaku langsung berkoordinasi dengan DAD Kalbar untuk menyikapinya.

“Harapan saya, kepada masyarakat Dayak agar bisa menahan diri dan jangan terpancing isu yang provokatif. Pada prinsipnya, kita bukan menolak soal agama, tetapi kita tidak ingin penyusup-penyusup atau paham radikal yang mengatasnamakan agama. Kalau untuk lembaga, saya rasa tidak ada masalah seperti MUI, Muhammadiyah, NU. Itu sahabat-sahabat kita,” tambah Jefray.

Atas nama DAD, ia menyampaikan permohonan maaf jika ada hal yang kurang berkenan.

“DAD siap menjaga kesatuan dan persatuan masyarakat Sintang khususnya, dan NKRI adalah harga mati,” ujarnya.

Ketua Harian DAD Provinsi Kalbar, Yokobus Kumis, mengatakan bahwa masyarakat Dayak tidak mempunyai niat untuk melarang lembaga MUI ataupun NU untuk datang ke Sintang.

Hanya saja, masyarakat Dayak di Sintang telah tahu secara persis bagaimana pernyataan-pernyataan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnaen yang dilontarkannya di media social.

“Maka dari itu, masyarakat Dayak Sintang takut dengan kehadiran Wasekjen itu di Sintang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan yang telah terbangun sejak lama,” terangnya, seperti diberitakan Rakyat Kalbar.

Menurut dia, masyarakat Dayak Sintang sangat cinta situasi aman, damai, dan nyaman.

“Kalau untuk memberikan dakwah pencerahaan di Sintang, ulama banyak. Tapi mereka tidak melarang. Dan kita juga sudah ingatkan kepada mereka yang melaksanakan aksi bahwa MUI merupakan lembaga besar. Ke mana pun boleh dalam soal ibadah. Tidak ada yang membatasi ataupun menolak,” tambah Yakobus.

Hanya saja, lanjut dia, masyarakat dengan mengatasnamakan Forum Pemuda Dayak, yang melakukan aksi penolakan kedatangan Wasekjen MUI, itu mengantisipasi adanya penyusupan orang-orang FPI yang masuk di Sintang. “Secara tegas kita menolak kehadiran FPI di wilayah Sintang,” ujarnya.

Yokobus mengaku semua pihak, seperti Bupati, Wakil Bupati Sintang, Dandim, Kapolres dan sejumlah Forkopimda lainnya, termasuk dirinya terkejut akan adanya aksi penolakan tersebut. “Jadi ini aksi spontanitas,” tegasnya kembali.

sumber : pojoksatu.id

Thursday, 12 January 2017

Hindari Lalin di Kawasan Ini, Ribuan Massa FPI Kawal Habib Rizieq Diperiksa Polda Jabar

Lalin di sekitar Polda Jabar padat karena ada pemeriksaan Habib Rizieq
POJOKSATU.id, BANDUNG – Kondisi lalulintas di sekitar Mapolda Jabar dipenuhi massa FPI yang mengawal pemeriksaan Habib Rizieq atas kasus pelecehan pancasila.

Pantauan RTMC Polda Jabar kondisi lalin di Jl. Soekarno Hatta Bandung antara Gedebage-Bunderan Cibiru terpantau padat.

“Hindari Jl. Soekarno Hatta Bandung antara Gedebage-Bunderan Cibiru, lalin padat,” demikian cuit @RTMC_PoldaJabar, Kamis (12/1/2017).
 
Habib Rizieq menjalani pemeriksaan di Mapolda Jabar untuk kasus pelaporan yang dilakukan Sukmawati Soekarnoputri terkait pelecehan Pancasila.

Massa FPI yang sejak pagi sudah memenuhi gerbang depan Mapolda Jabar menyambut kedatangan Imam Besar FPI yang masuk ke halaman Mapolda dengan mengendari mobil Pajero Sport putih bernopol B 1 FPI.

Massa FPI pun langsung mengerubungi rombongan yang mengantar Habib Rizieq menjalani pemeriksaan.

Seperti diketahui sebelumnya FPI menyatakan kerahkan ribuan umat Islam untuk mengepung Polda Jabar untuk mengawal pemeriksaan terhadap Habib Rizieq.

FPI menyangkal Habib Rizieq akan mangkir dalam pemeriksaan Polda Jabar.

Dari hasil koordinasi DPW FPI Kota Bandung dengan dipimpin Ketua H. 

Nawawi di Kantor DPW FPI, sedikitnya sebanyak 3 ribu anggota FPI Jabar-

Banten yang akan mengawal pemeriksaan Habib Rizieq di Mapolda Jabar tersebut, dengan beberapa titik kumpul.

Nawawi mengungkapkan, selain FPI, beberapa Ormas Islam akan ikut melakukan aksi pengawalan.

Berikut titik kumpul massa Ormas FPI di Kota Bandung :

1. Kantor DPW FPI Kota Bandung Jl.Gedebage Selatan No.97 Kel.Cisaranten Kidul, Gedebage Kota Bandung.

2. Masjid Al-Ikhsan Pasar induk Gedebage Kec.Panyileukan Kota Bandung.

3. Masjid Al-Hasan Komp. Panyileukan.

sumber : pojoksatu.id

Tuesday, 10 January 2017

Jokowi Curigai Panglima TNI Punya Agenda Politik, Langsung Dipanggil ke Istana, Ini Fakta-Faktanya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Presiden Joko Widodo dikabarkan merasa kurang happy dengan manuver Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akhir-akhir ini. Jokowi bahkan merasa perlu memanggil Gatot dan menegurnya.

Sebagaimana diberitakan REUTERS, Presiden Jokowi pekan lalu memanggil Jenderal Gatot untuk bertemu di Istana Bogor. Dalam pertemuan itu, Jokowi memperingatkan Gatot yang terus menyuarakan pendapatnya bahwa Indonesia dikepung oleh proxy war.

Kalangan analis dan beberapa pembantu Presiden Jokowi memang merasa waswas dengan upaya Jenderal Gatot memperluas peran TNI dalam urusan sipil di Indonesia. Menurut sumber yang juga pejabat pemerintah, Presiden Jokowi pun merasa perlu bertindak untuk menunjukkan kewenangannya sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas TNI.

“Dengan Gatot, perasaan sepertinya dia sedikit di luar kontrol,” ujar sumber REUTERS itu dalam artikel berjudul Indonesia’s president moves to rein in “out of control” military chief.

Sumber lainnya di kalangan elite juga membenarkan adanya pertemuan antara Presiden Jokowi dan Jenderal Gatot di Istana Bogor. Sumber itu juga menyebut Presiden Jokowi secara tak resmi menegur Gatot dalam pertemuan itu.

Beberapa hari ini nama Jenderal Gatot memang kian kondang seiring keputusannya menghentikan kerja sama TNI dengan Australian Defence Force (ADF). Alasan Gatot menghentikan kerja sama itu karena ada materi pelatihan militer di Perth yang menyinggung TNI dan menghina Pancasila.

Namun, manuver itu tidak hanya menimbulkan spekulasi di Australia, tetapi juga memunculkan kecurigaan di elite pemerintahan. “Kami menduga Gatot mengeksploitasi insiden itu untuk agenda politiknya sendiri, ambisi politiknya sendiri,” ujar sumber yang juga pejabat teras di pemerintahan Jokowi itu.

Selain itu, Gatot akhir-akhir inu juga sering muncul dan berbicara di publik. “Terus terang, kami berpikir banyak di antara perang proxy dan ancaman terhadap Indonesia benar-benar konyol,” tegasnya.

Namun demikian, Presiden Jokowi tidak sampai pada keputusan memberhentikan Gatot dari posisi Panglima TNI. “Untuk saat ini, kami percaya bahwa dia tidak akan mengkhianati presiden atau pemerintahan sipil,” tutur sumber itu.

Seperti diketahui, beberapa pernyataan Jenderal Gatot memang menggegerkan. Contohnya soal prediksinya bahwa Tiongkok akan mengalami kekurangan bahan pangan sehingga memicu warganya mengungsi menggunakan perahu menuju Indonesia.

Gatot mengaku sudah siap mengantisipasi jika prediksinya tentang serbuan pengungsi Tiongkok benar-benar terjadi. Caranya adalah dengan memotong puluhan ekor sapi dan melemparkannya ke laut untuk menarik hiu yang akan melahap pengungsi Tiongkok.

?Tentara kelahiran Tegal, 13 Maret 1960 itu juga pernah membuat tulisan pada 2015 perihal kekuatan asing yang akan melemahkan Indonesia melalui media, sistem pendidikan, organisasi Islam, perusahaan dan partai politik dalam rangka melemahkan NKRI. Menurutnya, kekuatan asing itu juga akan memperkuat kontrol terhadap aparat keamanan dan insudtri-industri strategis.

Gatot juga curiga dengan membanjirnya narkoba dari mancanegara yang menurutnya merupakan bagian dari upaya melemahkan generasi muda Indonesia. Selain itu, dia juga menyebut ada upaya membuat generasi muda Indonesia menjadi semakin permisif.

Sedangkan yang masih hangat adalah pernyataan Gatot bahwa Australia mengincat perwira-perwira terbaik TNI untuk dijadikan mata-mata ataupun sumber informasi bagi Negeri Kanguru itu. Namun, Menteri Pertahanan Australia Marise Payne membantah tuduhan itu.

sumber : pojoksatu.id

Lihat, Bupati Katingan Tetap Santai dan Berkuasa Meski Ketangkap Tidur Bareng Istri Polisi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Bupati Katingan Ahmad Yantenglie rupanya tak risau kursi jabatannya terus diusik gara-gara perbuatannya yang dinilai tak pantas karena telah melakukan perzinahan dengan seorangan istri anggota polisi.

Skandal perselingkuhan itu membuat Ahmad Yantenglie harus berurusan dengan polisi. Namun polisi tidak menahannya sehingga Bupati Katingan itu tetap bisa beraktivitas seperti biasa seoalah tidak terjadi apa-apa.

Berbagai aksi unjuk rasa pun bergulir mendesak Ahmad Yantenglie mundur dari kursi Bupati Katingan.

Puluhan massa dari Aliansi Masyarakat Katingan Bersatu (AMKB) kemarin tegas menuntut Ahmad Yantenglie segera hengkang dari kursi bupati.

Namun, aksi damai tersebut ditanggapi biasa oleh Yantenglie.

“Itu (demo) hal lumrah saja. Dalam dunia demokrasi kan setiap orang boleh menyampaikan pendapat. Pendapatnya begini dan pendapatnya begitu, wajar saja.

 Bagi kita tidak menjadi masalah,” sebutnya kepada sejumlah awak media.
Dia meminta supaya semua menjunjung tinggi persoalan yang terjadi.


“Orang boleh menuduh siapapun, boleh. Tapi duduk masalahnya seperti apa? Inikan kita lihat saja nanti,” jelasnya.

Terkait tuntutan mundur dari jabatannya sebagai Bupati Katingan, ia menilai persoalan mundur atau maju itu harus dipertimbangkan secara matang.
 
Justru Yantenglie mempertanyakan dasar dan alasan mundur itu apa. Kemudian dampak politik seperti apa.

“Bagi saya secara pribadi urusan mundur atau maju itu adalah hal yang gampang dan lumrah saja. Tapi yang jelas kita lihat saja nanti seperti apa,” terangnya.

sumber : pojoksatu.id

Lihat, Bupati Katingan Tetap Santai dan Berkuasa Meski Ketangkap Tidur Bareng Istri Polisi

Bupati Katingan tetap pimpin rapat
POJOKSATU.id, JAKARTA – Bupati Katingan Ahmad Yantenglie rupanya tak risau kursi jabatannya terus diusik gara-gara perbuatannya yang dinilai tak pantas karena telah melakukan perzinahan dengan seorangan istri anggota polisi.

Skandal perselingkuhan itu membuat Ahmad Yantenglie harus berurusan dengan polisi. Namun polisi tidak menahannya sehingga Bupati Katingan itu tetap bisa beraktivitas seperti biasa seoalah tidak terjadi apa-apa.

Berbagai aksi unjuk rasa pun bergulir mendesak Ahmad Yantenglie mundur dari kursi Bupati Katingan.

Puluhan massa dari Aliansi Masyarakat Katingan Bersatu (AMKB) kemarin tegas menuntut Ahmad Yantenglie segera hengkang dari kursi bupati.

Namun, aksi damai tersebut ditanggapi biasa oleh Yantenglie.

“Itu (demo) hal lumrah saja. Dalam dunia demokrasi kan setiap orang boleh menyampaikan pendapat. Pendapatnya begini dan pendapatnya begitu, wajar saja. Bagi kita tidak menjadi masalah,” sebutnya kepada sejumlah awak media.

Dia meminta supaya semua menjunjung tinggi persoalan yang terjadi.

“Orang boleh menuduh siapapun, boleh. Tapi duduk masalahnya seperti apa? Inikan kita lihat saja nanti,” jelasnya.

Terkait tuntutan mundur dari jabatannya sebagai Bupati Katingan, ia menilai persoalan mundur atau maju itu harus dipertimbangkan secara matang.

Justru Yantenglie mempertanyakan dasar dan alasan mundur itu apa. 

Kemudian dampak politik seperti apa.

“Bagi saya secara pribadi urusan mundur atau maju itu adalah hal yang gampang dan lumrah saja. Tapi yang jelas kita lihat saja nanti seperti apa,” terangnya.

sumber : pojoksatu.id

Monday, 9 January 2017

Peredaran Uang Baru Masih Minim


POJOKSATU.id, BONTANG – Bank Indonesia sudah meluncurkan rupiah terbaru sejak 19 Desember lalu. Namun, hingga kini, uang terbaru itu belum beredar luas di Bontang, Kalimantan Timur.

Tak heran, BI terus menggencarkan sosialisasi bentuk uang rupiah baru tahun emisi 2016 tersebut.

Yaitu dengan mengedarkan beberapa lembar uang pecahan kertas dengan berbagai nominal ke bank-bank umum di Kota Taman, julukan Bontang.

Di Bankaltim Kantor Cabang Bontang, misalnya.

Sejumlah uang pecahan kertas baru sudah diterima pegawai.

Penyelia Layanan Nasabah Bankaltim Kantor Cabang Bontang Lusianah mengatakan, pihaknya sudah menerima beberapa lembar uang rupiah pecahan kertas yang baru.

“Masih terbatas untuk pengenalan kepada para pegawai bank. Agar kami mengetahui seperti apa bentuk dan tampilan uang yang baru,” kata Lusianah saat dihubungi Bontang Post, Sabtu (7/1).

Dia mengatakan, Kantor Kas Titipan BI yang ada di Sangatta mulai mendistribusikan contoh uang baru itu sejak akhir Desember tahun lalu.

Uang-uang baru itu diperkirakan masih beredar secara terbatas untuk kalangan internal bank umum yang ada di Bontang.

Meski begitu, yang diterima baru uang pecahan kertas. Sedangkan uang pecahan logam belum diedarkan.

“Mungkin karena sebelumnya uang pecahan kertas yang sering dipalsukan. Berbeda dengan uang logam yang sulit dipalsukan. Untuk uang logamnya kami belum terima,” tambahnya.

Saat ini, Bankaltim menunggu informasi dari BI terkait sosialisasi lanjutan maupun rencana peredaran uang itu.

“Kami hanya terima, belum dapat informasi apa pun mengenai uang baru ini. Untuk kapan akan segera disalurkan ke masyarakat juga belum tahu. Padahal, nasabah-nasabah kami sudah banyak yang bertanya-tanya kapan uang baru ini beredar. Karena belum beredar, uang yang lama masih berlaku,” tandasnya.

sumber : pojoksatu.id

5 Foto Jokowi Pakai Sarung, dari Dermaga ke Pesawat Kepresidenan

Foto-foto Presiden Jokowi memakai sarung. (Twitter dan Instagram)
POJOKSATU.id, JAKARTA – Fashion Presiden Joko Widodo (Jokowi) kerap menjadi perhatian publik, mulai dari jaket bomber, sandal fladeo, payung biru, hingga sarung.

Jaket bomber pernah menjadi tren di Indonesia setelah dipakai Presiden Jokowi dalam jumpa pers terkait demo 4 November 2016. Jaket bomber hijau army yang dikenakan Jokowi kala itu langsung menjadi perbincangan di media sosial hingga laris manis di pasaran.

Selain jaket, sandal Jokowi juga pernah menjadi perbincangan heboh. 

Awalnya, Jokowi memamerkan sandal baru berwarna biru yang ia beli dari brand Fladeo, merek buatan Indonesia.

“Mampir ke Balikpapan Superblock beli sandal. Lumayan dapat diskon 50% dan tambahan diskon 20 persen. Harga asal Rp. 299 ribu, setelah diskon jadi Rp. 119 ribu. Produk Indonesia bagus kualitasnya,” tulis Jokowi.

Kejadiran Jokowi di Monas saat aksi 212 juga menjadi perhatian netizn. 

Bukan karena keikutsertaan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (JK) mengikuti shalat Jumat bersama, melainkan payung biru yang dipakainya.

Payung biru itu digunakan Presiden Jokowi beserta rombongan yang berjalan kaki dari Istana Merdeka ke Monas yang dipakai sebagai tempat shalat Jumat berjemaah dengan peserta aksi 212.

Terbaru, sarung Jokowi lagi-lagi menjadi perbincangan. Foto Jokowi pakai sarung saat turun dari pesawat Kepresiden menjadi viral di media sosial. 

Foto Jokowi pakai sarung langsung menjadi bahasan tersendiri di kalangan netizen.

Berikut ini 5 momen Jokowi palai sarung yang heboh di medis sosial:

1. Jokowi Pakai Sarung Sambut Fajar Pertama 2016

Presiden Jokowi mengunggah foto sedang duduk di dermaga menyambut fajar pertama tahun 2016. Jokowi ke dermaga mengenakan kemeja lengan panjang warna putih dan sarung tanpa mengenakan alas kaki.
Sambil menyaksikan matahari terbit, Jokowi tampak duduk di dermaga. 

Aktivitas Jokowi tersebut diabadikan fotografer Istana, Agus Suparto lalu disebar ke media sosial. Foto itu diunggah di akun twitter dan Instagram Jokowi.

“Fajar perdana 2016, di dermaga Waiwo, Raja Ampat, tempat terbaik di dunia untuk snorkeling. Ayo ajak keluarga berwisata di dalam negeri!,” tulis Jokowi di keterangan foto.

2. Jokowi Pakai Sarung di Pantai

Presiden Jokowi mengunggah foto pakai sarung saat melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Utara (Sumut). Di sela-sela kunjungan tersebut, Jokowi menyempatkan diri menikmati pemandangan indah dan deburan ombak di salah satu pantai di Sumut.

Presiden Jokowi mengunggah foto pakai sarung di Instagram miliknya pada Sabtu pagi (20/8/2016). Foto itu diambil ketika Jokowi baru selesai menunaikan ibadah Shalat Subuh, kemudian jalan-jalan ke pantai. Suasana di pantai masih sepi. Hanya cahaya mentari pagi yang mengintip dari ufuk timur.
“Rehat sejenak sebelum ke Sibolga. Kemarin saya melihat progres PLTG Gunung Sitoli. Oktober tahun ini masyarakat Nias sudah dapat menikmati tambahan 25 MW dari yang sekarang 27 MW. Tahun depan tambah lagi 25 MW. Saya juga meletakkan batu pertama pembangunan transmisi yang akan membentang sepanjang 110 km dari Idanoi hingga Teluk Dalam. 

Perikanan dan pariwisata Nias harus maju,” tulis Jokowi sebagai keterangan foto di Instagram pribadinya, Sabtu (20/8).

3. Jokowi Pakai Sarung Saksikan Kembang Api di Malam Tahun Baru 2017

Foto Jokowi pakai sarung saat merayakan pergantian tahun baru dari 2016 ke 2017 di Istana Bogor, juga menjadi viral di media sosial. Dalam foto tersebut, Jokowi tampak duduk di taman Istana Bogor dengan mengenakan kemeja dan sarung kotak-kotak.
Di latar belakang foto tampak bangunan Istana Bogor yang diselimuti meriahnya kembang api. “00.00 Tahun 2017 di rumah saja SELAMAT TAHUN BARU -Jkw,” kicau Jokowi via akun twitter.

4. Jokowi Pakai Sarung Naik Pesawat Kepresidenan

Presiden Jokowi tampak mengenakan sarung saat naik pesawat kepresiden ke Semarang Jawa Tengah. Jokowi terlihat memakai sarung berwarna cokelat muda dengan atasan jas dan kemeja putih, juga menutupi kepalanya dengan peci.
Penampilan Jokowi terbilang ini menjadi obrolan banyak orang lantaran biasanya seorang Presiden naik atau turun dari pesawat kepresidenan menggunakan pakaian resmi seperti setelan jas dan celana kain, kemeja, dan dasi.

Penampilan Jokowi memakai sarung saat kunjungan kerja itu pun mendadak jadi perbincangan netizen. Beberapa pengguna media sosial pun membahas hal tersebut dengan berbagai pandangan termasuk guyonan. 

“Jas+sarung..itu keren pak @jokowi,” tulis @RDjayeng.

5. Jokowi Pakai Sarung di Acara Maulid Nabi

Jokowi tampak memakai sarung saat menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H bersama Habib M. Lutfi Bin Yahya di Gedung Kanzus Sholawat, Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu (7/1/2016).
“Silaturrahmi dengan kyai dan santri Ponpes At-Taufiqy Pekalongan. Generasi yang akan datang harus pandai mengaji dan berteknologi -Jkw,” cuit Jokowi di akun Twitter pribadinya.

sumber : pojoksatu.id








Bupati Katingan Kepergok Tidur Bareng Istri Polisi, tapi Tak Ada yang Berani Lengserkan? Ternyata….

Bupati Katingan Ahmad Yantenglie
POJOKSATU.id, KATINGAN – Bupati Katingan Ahmad Yantenglie kepergok sedang tidur bareng dengan seorang istri anggota polisi. Polisi pun segera mengamankan Bupati Katingan sesaat setelah suami Farida Yeni wanita yang ditiduri Bupati Katingan melaporkannya pada polisi.

Sontak saja kelakuan Bupati Katingan menjadi pembicaraan hangat di tengah-tengah publik.

Bukan itu saja, Bupati Katingan pun selain akan menghadapi sanksi pidana terkait tindakannya yang diduga melakukan perzinahan, Bupati Katingan juga bakal dimakzulkan dari kursi bupati.

Seberapa kuat kekuasaan Bupati Katingan menghadapi tekanan publik yang menuntutnya lengser dari kursi bupati?

Ketua DPD KNPI Kabupaten Katingan Edy Ruswandi berpendapat bahwa kasus perzinahan itu tidak bisa dijadikan dasar untuk pemakzulan terhadap Bupati Katingan.

Dia menilai pasal yang disangkakan oleh penyidik sudah jelas yakni pasal 284 KUHP tentang perzinahan.

“Penyidik sudah menetapkan pasal 284 dengan ancaman 9 bulan penjara dan tidak menahan yang bersangkutan dan mengenakan wajib lapor. 

Artinya beliau masih bisa menjalankan roda pemerintahan. Kecuali beliau tersangka kasus narkoba atau korupsi yang ancaman 4 tahun keatas beliau akan ditahan dan dapat dimakzulkan. Apalagi dasar pemakzulan hanya atas dasar demo sekelompok orang,” sebutnya.

“Marilah kita bijak menyikapi persoalan ini dan saat ini Polisi sudah bekerja . Namun roda pemerintahan harus tetap berjalan dan Bupati dapat bekerja kembali. Dan jadikan ini sebuah pelajaran untuk beliau dan kita semua. Dan kehilafan pribadi ini tidak ada hubungannya dengan prestasi beliau sebagai Bupati. Kami sebagai pemuda menyambut baik kebijakan beliau tentang pembangunan di bidang kepemudaan,” terangnya.

Sebelumnya menyikapi tuntutan massa, Ketua DPRD Kabupaten Katingan Ignatius Mantir L Nussa menegaskan, dewan pasti akan merespon apa yang disampaikan warga. Bahkan dia berjanji akan melakukan rapat internal di lembaga DPRD Kabupaten Katingan.

Namun dia meminta waktu selama dua hari untuk membahas masalah ini. 

“Sebab ada aturan, kita tidak bisa bekerja di hari libur. Kebetulan dua hari kedepan ini hari libur. Nanti pada hari Senin kita akan segera membahas masalah ini. Kita akan mengambil langkah, sesuai dengan peraturan perundang-undangan terkait hal ini,” janji Mantir.

Di depan massa pengunjuk rasa, politikus PDI Perjuangan ini menyampaikan bahwa dirinya juga sangat kecewa dan malu atas kejadian itu. Bahkan dia ingin, kejadian seperti ini tidak terulang.

“Biar ini menjadi yang pertama dan terakhir. Untuk itu saya juga mengajak kita semua mengawasi proses hukum yang sedang berjalan dan kami secara kelembagaan pasti memproses sesuai aturan yang berlaku,” ucapnya.

Sementara, anggota DPRD Kabupaten Katingan H Fahmi Fauzi Shut menambahkan, supaya seluruh masyarakat Katingan tenang dulu sambil mengawal proses hukum yang sedang berjalan.

Namun, lanjutnya, roda pemerintahan harus tetap berjalan. Dia ingatkan jangan sampai ada masyarakat membuat tindakan sendiri-sendiri dalam persoalan ini.

“Sebab apabila pada saat ini secara sah menurut hukum dan menyakinkan semua pihak, maka DPRD Katingan akan menggelar paripurna dalam rangka penyelesaian persoalan ini,” tandasnya.

sumber : pojoksatu.id

Di Rapat Akbar Gerindra, Rachmawati Dibawa Paksa Tim Medis Lantaran…

Rachmawati Soekarnoputri menggunakan kursi roda dikawal polisi.
POJOKSATU.id, JAKARTA – Rachmawati Soekarnoputri semakin populer pasca kesandung kasus dugaan makar.
 
Buktinya disela acara rapat akbar kader Partai Gerindra di Hall JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat,  Minggu (8/1), putri mantan Proklamator RI Soekarno itu diserbu kader dan simpatisan Partai Gerindra.

Suami Rachmawati dan tim medis pribadi pun dibuat kewalahan. Dia terpaksa menghentikan aksi selfie dengan membawa Rachmawati secara paksa keluar dari tempat acara.  Hal itu terpaksa dilakukan untuk mencegah terganggunya kesehatan Rachmawati.

“Penyerbuan” itu terjadi pada saat acara hiburan dibuka.  Sebelumnya, sekitar 8 ribu kader dan massa simpatisan partai besutan Prabowo Subianto ini dengan tertib mengikuti tahapan acara. Sedangkan tamu undangan, termasuk Rachmawati duduk di kursi tamu undangan VIP, di barisan depan.

Setelah Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menyampaikan pidato, acara hiburan dimulai.  Prabowo dan elit partai seperti Ketua DPD  Gerindra DKI Jakarta M Taufik di atas panggung bernyanyi.  Puluhan Satgas Partai Gerindra mendekati panggung dan kemudian membentuk format barikade.

Massa dan simpatisan kemudian berhamburan ke depan panggung. Selain bernyanyi mereka juga mengabadikan Prabowo dan elit Partai Gerindra dengan ponsel mereka masing-masing.

Momentum itu juga tak disia-siakan oleh ratusan kader dan simpatisan Partai Gerindra untuk mendekati Rachmawati. Mereka kemudian berebut untuk foto bersama dengan Rahmawati baik secara perorangan maupun beramai-ramai.

Rachmawati dengan senang hati memenuhi permintaan mereka dengan senyum.  Belasan kali foto bersama itu diladeninya. Sementara  puluhan lainnya masih antre.

Nah, ketika Ketua Yayasan Pendidikan Soekarno ini melayani permintaan foto beramai-ramai, seorang kader Partai Gerindra meminta kepada penggemar Rachmawati untuk tidak mengerubutinya secara beramai-ramai.

“Tolong Ibu Rahma dikasih space (ruang),” kata lelaki tersebut. Maksudnya sangat jelas, agar sirkulasi udara tidak menganggu Rachmawati yang dikhawatirkan mengurangi oksigen yang dibutuhnya.

Namun permintaan dia tidak digubris. Mereka tetap saja mengerubutinya. 

Dan yang minta foto bersama tidak kunjung berhenti membuat suami 
Rachmawati,  Beni dan perawat pribadi mulai was-was. Termasuk seorang jurnalis.

Melihat gelagat tak bagus terhadap kesehatan Rachmawati,  dia meminta kepada lelaki kekar berpakaian batik coklat yang memegang kursi roda untuk membawa Rachmawati keluar. Kader Partai Gerindra yang berkali-kali meminta agar Rachmawati diberi ruang pun meminta hal yang sama.

Suami Rachmawati, Beni sigap.  Dia langsung berdiri dari kursinya dan berdirk di depan Rachmawati sembari membentangkan kedua tangannya untuk menghadang sejumlah orang yang ingin foto bersama dengan Rachmawati.

“Maaf. Cukup ya,” kata Beni dan meminta kepada Rachmawati untuk duduk di kursi roda.  Seorang lelaki berpeci mengambil alih kursi roda.  Setelah Rachmawati duduk,  lelaki itu mendorong kursi  roda.  Beni berada di samping Rachmawati.

Dengan susah payah mereka berhasil menembus kerumunan massa yang kebetulan menumpuk di pintu keluar untuk menyaksikan secara dekat Prabowo Subianto.

sumber : pojoksatu.id