Banner 1

Parah! Pedestrian Belum Bersih dari PKL

BOGOR – Pemkot Bogor terus berbenah menjelang akan diresmikannya fasilitas pedestrian (pejalan kaki) Kebun Raya Bogor (KRB). Sejumlah SKPD dikumpulkan dalam rapat di Paseban Surawisesa Balaikota, Kamis (05/01/2017). Salah satu masalah yang menjadi sorotan Walikota Bogor Bima Arya adalah jalur pedestrian yang belum steril......

Menang di #WeLoveCities, Bogor Dinobatkan Sebagai Kota Paling Dicintai di Seluruh Dunia

BOGOR- BOGOR - Setelah melewati proses panjang, akhirnya Kota Bogor meraih kemenangan di ajang #WeLoveCities dan dinobatkan sebagai kota paling dicintai di seluruh dunia dalam ajang yang digelar World Wide Fund for Nature....

PSB Bogor Sukses Gulung Persima Majalengka

BOGOR - PSB Bogor berhasil meraih poin penuh dalam lanjutan Liga Nusantara 2016. Tidak tanggung-tanggung anak-anak Laskar Pakuan menggulung tim asal Jawa Barat lainnya, Persima Majalengka enam gol tanpa balas....

Hadapi Liga Nusantara, PSB Matangkan Persiapan

BOGOR–Skuat PSB terus mengasah kemampuannya dalam rangka persiapan menghadapi Liga Nusantara (Linus) di Depok pada 8-11 Agustus nanti. Bertempat di Stadion Padjajaran, kemarin tim kebanggaan warga Kota Bogor ini melakoni uji tanding melawan kesebelasan Ciomas....

Mantap! Atasi Pemotor Nekat, Walikota Instruksikan Patroli di Jalur Sepeda Otista

BOGOR – Aksi Mahesa Jenar (13) dan Wildan Pratama Putra (13) yang nekat memalang sepedanya di jalur sepeda Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista) yang dilewati pengguna sepeda motor jelas menampar telak Pemkot Bogor.Walikota Bima Arya bahkan mengaku greget jika melewati Jalan Otista. Jalur yang dibangun khusus untuk sepeda seringkali dikuasai sepeda motor, berbeda dengan.......

Showing posts with label cibinong. Show all posts
Showing posts with label cibinong. Show all posts

Friday, 2 March 2018

Hingga 2017, 12 Penciri Kabupaten Termaju Lampaui Target


Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menutup Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Kabupaten Bogor di Gedung Tegar Beriman, kemarin (28/2). Bupati Bogor Nurhayanti mengatakan, 2019 merupakan tahun awal periode perencanaan pembangunan jangka menengah 2019-2023.

Untuk itu, hasil pem bangun tahun 2018 merupakan pijakan untuk menindaklanjuti hal-hal yang masih perlu ditingkatkan, dipertahankan, maupun yang harus diperbaiki.

”Berdasarkan hasil perhitungan sementara, pencapaian target penciri termaju tahun 2017 adalah 12 penciri melampaui target, 9 penciri sesuai target, 4 penciri belum mencapai target dan semoga dapat diselesaikan pada tahun 2018,” ujarnya.

Nurhayanti memaparkan 12 penciri yang melampaui target antara lain, pelayanan perizinan berstandar ISO, PDRB, kunjungan wisatawan, produksi benih ikan hias dan benih ikan konsumsi air tawar, tercapainya swasembada benih padi unggul bersertifikat, pelayanan penyediaan listrik pedesaan tertinggi di Indonesia.

”Bebas rumah tidak layak huni, dari target 74.876 unit, terealisasi sebanyak 75.504 unit atau terlampaui sebesar 0,84 persen. Tercapainya rata-rata lama sekolah 7,82 tahun dari target sebesar 7,80 tahun, terealisasi dengan capaian 7,85 tahun atau terlampaui sebesar 0,05 poin,” ungkapnya.

Lebih lanjut Nurhayanti menjelas kan, di sisi lain masih ada empat penciri yang belum tercapai. Antara lain, terbangunnya poros barat-utara-tengah-timur dan
infra struktur.

”Dari target 12,8 km poros tengahtimur, baru terealisasi sepanjang 0,5 km. Untuk poros utara, dari target 6 km, belum terealisasi, dan poros barat, tidak ada target,” ungkapnya.

Pun kata dia, tidak ada daerah terisolir, dari target penuntasan 13 kampung, hanya terealisasi 10 kampung atau baru mencapai. Angka harapan hidup baru mencapai
99,6 persen.

”Jaminan kesehatan, masih membutuhkan 0,4 persen untuk mencapai target. Saya berharap agar di akhir tahun 2018 ini, seluruh penciri termaju yang belum mencapai target terealisasi meskipun hal tersebut tidak mudah,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Bappeda litbang Syarifah Sofiah mengatakan, khu sus untuk pengembangan wilayah yang berbasis geopark, Pemkab Bogor menargetkan Geopark Pongkor menjadi geopark nasio nal menuju Unesco Global Geopark (UGG).

”Dalam upaya mengimple mentasikan program nawacita di Kabupaten Bogor, salah satu konsep potensial yang diusung adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan geopark,” tuturnya.

Secara umum, kata Ipah, biasa dirinya disapa geopark merupakan cara pengembangan kawasan dengan melibatkan peran multi stakeholders sehingga memberikan dampak kemajuan wilayah melalui kegiatan-kegiatan konservasi, edukasi dan kepariwisataan yang berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

”Berdasarkan hasil deliniasi kawasan Geopark Pongkor, Kabupaten Bogor dengan wilayah seluas ±298.838,304 ha, merencanakan lokasi geopark di 15 kecamatan dengan total kawasan seluas ±132.545,83 ha, meliputi 172 desa,” pungkasnya.

Artinya, kawasan peruntukan geopark meliputi 44,35 persen dari total luas wilayah Kabupaten Bogor, atau hampir mencapai setengah dari luas wilayah Kabupaten Bogor.

”Dari aspek geodiversity potensi yang akan dikembangkan seperti curug, air panas, puncak tebing, goa, gunung dan bukit, situ, sungai, karst, bukit pasir dan bentang alam,” cetusnya.

Sedangkan dari aspek biodiversity potensi yang akan dikembangkan seperti persawahan, peternakan sapi, cagar alam, perkebunan teh, waduk, agropolitan dan dari aspek culture diversity potensinya seperti prasasti, situs, makam keramat pura dan budaya yang sampai saat ini masih terjaga.


Sumber : radarbogor.id

Ibu Buang Anak ke Keranjang Sampah


Pergaulan bebas di kalangan generasi muda makin memprihatinkan. Akibatnya, banyak yang hamil di luar nikah hingga kecan­duan narkoba. Seperti dilakukan IR (21). Ia tega mem­buang bayi hasil hubungan dengan kekasihnya.

Kapolsek Sukaraja, Kompol Lusi Saptiningsih menjelas­­kan, pelaku ditangkap Se­nin (26/2), beberapa jam sete­lah dia mem­buang bayi yang baru dilahir­kan sehari sebelumnya.

Bayi berjenis kelamin laki-la­ki itu, ditemukan tak ber­nya­wa dalam keranjang sam­pah ber­warna hijau, dibung­kus kain biru-ungu, bermotif bunga. ”Ibu bayi masih menja­lani pemeriksaan,” kata Lusi.

Dia juga menegaskan, sudah mengamankan bibi pelaku, DD (26) yang menyarankan sekaligus membantu pelaku membuang bayi. ”Pelaku IR bekerja sebagai karyawan optik di Kampung Kalong Karees, Kecamatan Nanggung,” katanya.

Dalam pemeriksaan, IR mengaku bayi tersebut dibuang karena malu dan takut. Pelaku terancam pasal 80 ayat (3) Undang Undang No 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU. No. 23  Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 338 dan atau Pasal 55 KUHP.


Sumber : radarbogor.id

Piutang PBB Rp1,29 Triliun


Pemerintah (Pemkab) Bogor berencana menghapus denda piutang pajak bumi dan bangunan (PBB) P2 yang mencapai Rp400 miliar.

Penghapusan akan diatur dalam peraturan bupati (perbup) yang masih disusun Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bogor.

Penghapusan denda piut­ang PBB itu dianggap bisa menggugah wajib pajak (WP) untuk memenuhi kewaji­ban­nya. Kepala Bapenda Kabupa­ten Bogor Dedi Ade Bachtiar mengungkapkan, piutang PBB P2 masih berada pada ang­ka Rp1,29 triliun belum terma­­­suk denda.

”Perbupnya sedang kami ka­ji. Penghapusan juga dipilah-pilah, nanti tidak bisa semua WP dihapuskan dendanya. Mereka harus berikan alasan,” katanya ditemui di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, kemarin (28/2).

Biasanya, kata dia, WP baru membayar PBB setelah surat pemberitahuan pajak terhu­tang (SPPT) diterbikan. Menurut Dedi, ada 13 juta SPPT milik WP yang yang belum membayar PBB P2.

”Sekarang sedang pen­distribusian SPPT. Nah, denda keterlambatan kami hitung setelah SPPT diterima WP. Kalau ternyata SPPT ti­dak sampai, maka WP bisa me­ngajukan keringan denda ke­ter­lambatan yang diatur lewat perbup itu nanti,” ujar Dedi.

Dikatakan Dedi, piutang PBB membengkak dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,1 triliun.

Terpisah, Kepala Bidang PBB Bappenda Kabupaten Bogor Lestiana Irmawati menjelaskan, pihaknya masih verifikasi objek dan subjek pajak dalam penagihan piutang ini.

”Kebanyakan objek pajak yang ada sudah berganti nama dan fungsi, tapi terdaftar pemilik atau wajib pajak yang lama,” kata Irma.

Menurutnya, lebih dari 40 ribu bidang lahan milik WP, telah dibangun menjadi kompleks perumahan dan tidak di­daftarkan pengembang, se­hingga Dispenda belum bisa menagih PBB dan bea pero­lehan hak tanah dan bangunan (BPHTB).

”Untuk yang nilainya Rp100 ribu ke bawah, ada di masyarakat pedesaan,” tandasnya.


Sumber : radarbogor.id

Tuesday, 4 October 2016

Pemuda Bogor Ini SMS Bupati Purwakarta Minta Bantuan Operasi Adiknya, Jawabannya Mengejutkan



POJOKJABAR.com, BOGOR – Saripudin (20) pemuda asal Kampung Cigaracak Desa Cariu Kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor nekat menghubungi Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi melalui layanan SMS Center 08121297775.

Kenekatan yang dia lakukan ini dilatarbelakangi oleh rasa bingung karena adik Saripudin, Feri Wijaya (14) harus dioperasi karena penyakit usus buntu di Rumah Sakit Permata Jonggol.

Saat dikonformasi, Sarip begitu dia disapa, mengetahui nomor SMS Center milik Bupati yang selalu mengenakan pakaian khas Sunda tersebut dari halaman resmi Fanpage Facebook ‘Kang Dedi Mulyadi’ miliknya. Isi sms yang berisi permintaan tolong pelunasan biaya operasi untuk adiknya tersebut akhirnya dia kirimkan malam tadi Minggu (2/10).

“Saya dapat nomor Pak Dedi dari Fanpage-nya. Mau minta tolong saja untuk biaya operasi adik saya. BPJS tidak bisa menanggung seluruh biaya operasi, ada selisih yang tidak mampu saya bayar,” ungkap Sarip saat ditemui.

Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai buruh tani tersebut telah lama menjadi tulang punggung keluarga, dia membiayai kebutuhan ibu dan kedua adiknya setelah ayahnya meninggal dunia beberapa waktu yang lalu. Keluh kesah kehidupannya sehari-hari ini pun sempat dia kemukakan dalam pertemuan dengan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi malam itu juga.

“Iya cuma bisa jadi buruh tani untuk bisa hidup sehari-hari. Kakak saya kan sudah berkeluarga, jadi saya jadi tulang punggung untuk mereka, biaya hidup kedua adik dan ibu saya ditanggung oleh saya karena bapak sudah lama meninggal,” keluh Sarip.

 Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi kemudian merespon keluhan Sarip tersebut tak lama setelah menerima SMS Center yang sekaligus terkoneksi langsung dengan Handphone pribadinya. Dedi pun sempat mengungkapkan isi obrolannya dengan pemuda tersebut.

“Tadi memang ada keluhan, biaya operasi Rp11 Juta hanya bisa ditangani oleh BPJS sebesar Rp 7 Juta. Ada selisih Rp4 Juta yang harus dibayarkan. Siap kami bantu plus bekal Rp2 Juta untuk Sarip selama menemani adiknya di Rumah Sakit”. Kata Dedi.

Selain diberi bantuan berupa uang tunai, Sarip pun akan diberi bantuan berupa hewan ternak domba oleh Dedi. Meski bukan warga Purwakarta, Dedi mengaku tidak mempersoalkan keluhan Sarip karena hal tersebut dilakukannya dalam rangka memikul tanggul jawab sebagai keluarga.

“Saya tambahin tiga ekor domba dan dua ekor ayam. Gak jadi soal, yang penting kita niat membantu meskipun Sarip bukan warga Purwakarta. Meminta tolong itu salah satu bentuk tanggung jawab sebagai keluarga kalau kita tidak mampu. Gak ada salahnya. Kasihan kan sehari-hari jadi buruh tani, kuli di penggilingan padi dan kuli memanggung batu,” pungkas Bupati yang akrab disapa Kang Dedi tersebut.
(kan/pojokjabar.com).

sumber: pojok jabar

Demi Mempromosikan Kopi Asli Bogor, Ini yang Bakal Dilakukan Bima Arya



POJOKJABAR.com, BOGOR – Walikota Bogor Bima Arya menyatakan bahwa perkembangan bisnis kopi di Kota Bogor luar biasa. Di Kota Bogor, sedikitnya ada 50 kedai kopi dan 100 barista.

“Ya, ini menurut saya satu tanda yang sangat baik untuk memproduksi kopi-kopi lokal seperti dari parahyangan dan kopi bulao. Dinas UMKM akan melakukan pendataan, pembinaan, dan akan membantu untuk promosi,” ujar Bima.

Promosi yang dijanjikan Bima adalah semacam kemudahan iklan pajak dan perizinan. Alasannya, Bima melihat ada kemauan keras dan daya saing yang tinggi. Soal minimnya lahan atau kebun kopi yang ada di Kota Bogor tadi Bima membenarkan.

“Kota Bogor memang terbatas karena ada di kabupaten. Yang penting diolah di sini dan dipasarkan di sini. Kopi ini bukan sekadar bisa dinikmati tapi mengandung nilai yang sangat luar biasa. Dan demand-nya terbuka sangat luas sekali. Karena Bogor sendiri masih potensial untuk nasional hingga internasional,” tandasnya.
(radar bogor/dka/pkl3).

sumber: pojok jabar

Monday, 3 October 2016

CUACA BOGOR : Tetap Waspada dengan Prakiraan Cuaca Bogor!


POJOKJABAR.com, BOGOR – Hujan dengan intensitas sedang diperkirakan akan terjadi hari ini di Bogor, Senin (03/10/2016).


Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan sedang akan terjadi di Kota Bogor dan Cibinong.
Sedangkan suhu udara di Kota Bogor diperkirakan 22 – 25 °C dengan kelembaban 80 – 90 % dengan kecepatan angin 18.52 (km/jam).

Sementara di Cibinong suhu diperkirakan akan mencapai 24 – 26 °C dengan kelembaban 82 – 90 % dengan kecepatan angin 9.26 (km/jam).

Prakiraan Cuaca Bogor ini berlaku mulai Senin (03/10/2016) pukul 07.00 . Untuk info selengkapnya bisa dilihat di www.bmkg.co.id.
(pojokjabar/ayu)

sumber: pojok jabar


Wednesday, 29 June 2016

Anggota Ormas di Bogor Tewas Ditembak di Kost


BOGOR – Diduga akibat rebutan jatah THR, seorang anggota ormas di Bogor Jawa Barat tewas tertembak di bagian pelipis kepala hingga tembus ke belakang. Korban yang diketahui bernama Erwin sempat melakukan aksi sweeping bersama rekan rekannya sebelum mendatangi sebuah tempat hiburan.
Jasad korban ditemukan di sebuah rumah kontrak yang diubah menjadi lokasi hiburan malam di Kampung Tunggilis, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Sukaraja, semalam. Menurut rekan korban, Erwin ditembak setelah sempat cekcok dengan sang pemilik tempat hiburan.
Petugas reskrim Polres Bogor langsung mengadakan penyidikan dengan memeriksa saksi-saksi, polisi juga melakukan pengejaran terhadap pelaku. (ent)

Friday, 24 June 2016

Plat Mobil Dinas di Bogor Berubah Warna

BOGOR – Jelang liburan Idul Fitri sejumlah mobil dinas dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berubah warna plat mobil dari merah menjadi hitam. 
 
Mobil dinas berplat hitam pun mulai terlihat di area parkir Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bogor hingga parkiran Gedung DPRD Kabupaten Bogor.

“Saya gak tahu itu mobil siapa, yang pasti itu memang mobil dinas DPRD Kabuaten Bogor yang awalnya berplat merah,” tutur salah seorang office boy yang tak mau namanya di tulis di Gedung dewan.

Sedikitnya empat mobil dinas merk Kijang Inova terparkir di area parkir Gedung DPRD Kabupaten Bogor, sudah berganti plat dari warna merah menjadi hitam.

Sementara itu ketua LSM Pemerhati Bogor, Rohan Sutisna, mengatakan bupati Bogor, Nurhayati dan ketua DPRD Kabupaten Bogor, Ade Jaro, harus tegas kepada bawahan yang tidak amanah dan bertangung jawab itu.

“Jangan biarkan itu terjadi terus menerus, karena itu merupakan bagian dari korupsi. Korupsi itu kan memakan barang milik negara tanpa ijin itu juga korupsi,” tambah Rohan.(ent)

Wednesday, 22 June 2016

Muda-Mudi Kreatif Luber di Stadion Pakansari Kabupaten Bogor

BOGOR – Area Stadion Pakansari sepanjang hari hingga pagi kemarin dipadati muda-mudi kreatif Bumi Tegar Beriman. Mereka berkumpul mengikuti aneka ragam kegiatan Sahur On The Road yang digagas djarumcoklat.com (DCDC) bersama Atap Promotion.

Salah satu yang menarik perhatian adalah pasar murah midnight market. Agenda ini mengenalkan industri kreatif anak muda, khususnya di bidang musik dan fesyen produk lokal. Belasan tenant produk-produk karya anak bangsa dipamerkan di lokasi ini.

Panitia acara, Gio, menjelaskan acara yang dihelat hingga dini hari tersebut untuk menimbulkan kebersamaan berbagai komunitas melalui kegiatan yang positif.

Menurutnya, para penggagas kegiatan ini sengaja berkolaborasi dengan industri kreatif untuk menampilkan produk kreatif anak muda di berbagai bidang.

“Bogor merupakan kota keenam dari 11 kota yang akan mengadakan kegiatan serupa,” ujarnya.

Sahur On The Road kian semarak ketika Atap Promotion menampilkan sejumlah seniman dan musisi ke atas panggung. Di antaranya band Rosemary, Steven Jam, Pidi Baiq, Man Jasad, serta diskusi bersama penabuh drum Abah dan Gebeg yang berkolaborasi dengan DJ E-One Chronik.

“Kami ingin memberikan dampak positif dengan terlibat dalam kegiatan sosial,” tukasnya.(ent)

Bupati Bogor Telusuri Adanya Pungli di Pasar Cikema

BOGOR – Kabar adanya pungutan liar kepada pedagang Pasar Cikema yang mencatut nama pejabat Pemkab, sampai di telinga Bupati Nurhayanti. Yanti -sapaan Nurhayanti- mengaku telah menitah anak buahnya untuk menelusuri kebenaran kabar tersebut.

“Itu yang sedang ditelusuri. Kalau benar (ada pungli), itu tak seharusnya terjadi,” ujar Yanti kepada Radar Bogor, Senin (20/06/2016).

Tak hanya itu, Yanti juga menyesalkan jika kabar adanya aksi premanisme yang memaksa pedagang membayar pungli benar terjadi. Bila benar, kasus tersebut selayaknya masuk ranah hukum dan diusut oleh aparat berwenang.
“Saya minta untuk dibuka seterang-terangya,” cetusnya.

Terlebih, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian, UMKM dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bogor, Dace Supriadi membenarkan adanya aksi pungli tersebut. Tak hanya itu, pungli tersebut juga berdampak pada pengelolaan pasar yang tidak tertib sehingga berimbas pada krisis keuangan.

“Akibatnya, pemilik tanah dan bangunan kesulitan untuk membayar gaji karyawan lantaran pemasukan dan pengeluaran yang tak berimbang. Yang mengelola itu semacam paguyuban, setiap bulan tekor tidak benar, karena ingin berkembang diputuskan pengurangan karyawan,” ungkapnya. (ent)

Kecamatan di Kabupaten Bogor Siaga Bencana

BOGOR – Cuaca makin tak menentu belakangan ini. Tak ingin kecolongan, pekan ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menetapkan status siaga bencana.

“Sejauh ini masih relatif aman. Tapi kewaspadaan tetap kami galakan,” ujar Kepala bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Makmur, kepada Radar Bogor Senin (20/06/2016).

Dia menjelaskan, sejumlah titik di Bumi Tegar Beriman termasuk rawan longsor dan banjir. Pihaknya khawatir bencana bisa datang kapan saja mengingat hujan deras disertai angin kencang kerap muncul tiba-tiba. 
Karenanya BPBD pun menggandeng Lanud Atang Sandjadja (ATS) untuk memantau kondisi geografis wilayah.

“Saya sudah kirimkan surat. Beberapa hari ini kami akan lakukan pengecekan dari udara,” kata makmur.

Dia juga memastikan, berbagai unit-unit penanggulangan bencana, seperti Pemadam Kebakaran dan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang berjejaring dengan tim SAR, PMI, Satgana dan berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya, terus siaga dan berkoordinasi. Sehingga diharapkan Bogor memiliki tim yang kuat dalam upaya penanggulangan bencana.(ent)

Tuesday, 21 June 2016

Lintas Agama Peduli Lingkungan Tanam Pohon di Bogor

BOGOR – Ada yang berbeda di Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor, kemarin. Memperingati Hari Lingkungan Sedunia pada 5 Juni lalu, para uskup seluruh Jawa beserta Badan Sosial Lintas Agama (Basolia) berkumpul melakukan penanaman pohon. 

Turut hadir tokoh perwakilan agama Islam, Katolik, Hindu dan Budha yang ikut menghijaukan area TSI Bogor. Beberapa jenis tanaman keras yang ditanam diantaranya nangka, rambutan, dukuh, durian serta rasamala. ( Valingia exelsa ) serta tanaman keras lainnya.

Selain menjaga lingkungan sekitar agar tetap asri, penghijuan ini juga dimaksudkan agar lingkungan lebih sejuk, dan tanamanpun mampu menyerap karbondioksida dan kemudian dilepas kembali menjadi oksigen.

“Pohon dan binatang-binatang adalah saudara. Dapat tumbuh dengan baik, sehingga generasi mendatang kita masih bisa melihatnya”, ujar  Uskup Bogor, Mgr. Pakalis Bruno Syukur.(ent)

bakti sosial Korps Bhayangkara mengisi Ramadan.

BOGOR – Jumat (17/6/2016) pagi kemarin, puluhan personel Polres Bogor menggelar operasi khusus ke lingkungan sekitar Mapolres, di bilangan Tegar Beriman, Cibinong.

Operasi ini sedikit berbeda. Seluruh pejabat Polres turut serta. Dipimpin langsung Kapolres Bogor AKBP Suyudi Ario Seto, mereka berkeliling dengan mengayuh sepeda.

Target pertama dari operasi ini adalah sejumlah lansia yang tinggal di rumah-rumah sederhana dalam perkampungan. Setiba di lokasi.

Kapolres langsung menyapa ramah para warga, dan memberi santunan kepada para lansia tersebut. Ya, operasi ini adalah bakti sosial Korps Bhayangkara mengisi Ramadan.

“Selain menjamin keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat, polisi juga dituntut memiliki jiwa kepedulian,” kata AKBP Suyudi kepada Radar Bogor, Minggu (19/06/2016).

Suyudi mengaku sengaja memimpin langsung bakti sosial tersebut, agar menjadi teladan bagi para personel Polres Bogor lainnya. Polisi, ungkapnya harus peduli kepada warga-warga yang kurang mampu.(ent)

Lambatnya Perbaikan Jalan di Kabupaten Bogor

BOGOR – Sejumlah kalangan menyarankan Bupati Bogor Nurhayanti kembali ‘mengokang bedil’ mutasi dan rotasi kepala dinas. Sasarannya Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Edi Wardhani.

Musababnya masih sama, lambannya perbaikan jalan rusak di Kabupaten Bogor. Pengamat Politik Yusftriadi menilai, DBMP di bawah kepemimpinan Edy Wardani tak mampu menangani persoalan krusial di lapangan.

Terutama meminimalisasi jalan rusak di ruas protokol dan wilayah perbatasan. DBMP terkesan lambat dan tidak tepat sasaran dalam pembangunan.

“Masalah seperti itu biasanya karena perencanaan program kerja dan penganggarannya tidak berbasis hasil riset atau penelitian yang ilmiah,” ujar Ketua STKIP Muhammadiyah itu kepada Radar Bogor, Jumat (17/06/2016).

Yus, sapaan Yusfitriadi juga menyayangkan pembahasan hasil Musrembang yang terkesan sekadar formalitas. Selain itu, kesalahan yang kemungkinan dilakukan DBMP adalah perencanaan program tidak partisipatif.(ent)

Friday, 17 June 2016

Jalan di Kabupaten Bogor Rusak, Netizen : Nunggu Jokowi Jadi Bupati


BOGOR – Bupati Bogor Nurhayanti lagi-lagi kena bully netizen gara-gara jalan rusak. Netizen mem-bully Bupati Bogor lantaran kesal masih ada jalan rusak di Kabupaten Bogor yang hingga saat ini belum diperbaiki, salah satunya jalan Kaum Pandak, Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong. 

Kondis jalan tersebut memang sangat memprihatinkan. Hampir sepanjang jalan terdapat kubangan besar berdiameter sekitar 4 meter dan kedalalam sekitar 20 sentimeter.

Warga bahkan sempat melakukan aksi dengan menanam beberapa ikan lele sebagai bentuk sindiran kepada Bupati Bogor Nurhayanti hingga kritikan pedas di media sosial, Facebook

“nggu jokowi jd bupati bogor..hehee,” tulis pemilik akun Facebook, Yeye Adam Sahdan.

Sementara pemilik akun bernama Dini Priyatni menulis ‘ Ntar aja tagihnya di akherat,habis nagih di dunia susahnya minta ampun,klo di akherat kan ga bakal bs ngeles lg tuh org….!!!!!,”

Sabar aja sampe bupati bogor di ganti, mungkin yg sekarang lagi sibuk berbenah jalan ke akhirat. Sampe lupa jalan yg didunia,” sindir pemilik akun Ali Imron Surbakti.

Sindiran pedas juga ditulis pemilik akun Jellu Roring. “ Biasanya klo da enak diposisinya lupa pada janji2 kampanye padahal yg bkin mrk diposisi itu rakyat. Di Gadog byk yg rusak!!!!!!@@@😈😈😈😈,”.

Kudu d ganti bupatina,,,,,selama ini ga kedengran halll kerjanya,,,,,,Payahhhh!!!!!!!!,” tulis Nha Rose.
Payahhhhh!!!!!!!!,”.

Ceuk bupati ceunah salabar, da masa jabat na oge lila keneh, saeutik2 di beresan teu bisa langsung rapih kabeh. Trus ceuk aing naha sia jadi bupati teu sanggup rarapih bogor mah,” sindir Oky Septiawan.

Pemilik akun Rachmat ThoLe juga menulis “ Kya ny berita tntang jalan rusak dikabupaten bogor udah bnyak ya?tpi ko gada gerakn sma sekali??bupati ny gk pnya fb kya nya,”.(ent)

Tuesday, 14 June 2016

Geng Motor Serang Bilangan Tegar Beriman Kabupaten Bogor


BOGOR – Bilangan Tegar Beriman, Minggu (12/6) dini hari kemarin, mencekam. Gerombolan pemuda mengendari motor menyerang titik-titik keramaian. 

Pengunjung sebuah restoran cepat saji di simpang Tegar Beriman, warga yang sedang asyik nongkrong di kawasan depan Dinas Binamarga dan Pengairan, kawasan BPJS, ruko CCM, hingga Stadion Pakansari, menjadi korban. Dua warga dikabarkan terluka akibat aksi brutal geng motor.

Informasi yang dihimpun, pelaku penyerangan itu membawa berbagai benda yang dijadikan senjata. Ada yang terlihat membawa stik golf, ada juga yang terang-terangan mengacungkan parang.

Selain menyerang arga, sejumlah kendaraan bermotor yang terparkir dirusak gerombolan. Sebuah kendaraan roda dua juga dirampas.

“Kami masih mendalami (penyerangan, red) ini,” ujar  Kapolsek Cibinong, Kompol Hida Tjahyono, saat dikonfirmasi, Minggu (12/06/2016).

Kompol Hida, mengatakan pihaknya sudah mengamankan dua orang berinisial A dan L dalam kasus ini. Keduanya merupakan saksi atas kejadian brutal tersebut. Namun ia enggan merinci terkait kemungkinan tersangka.(ent)

Friday, 27 May 2016

Akibat Kecelakaan, Sebagian Sampah di Kabupaten Bogor Tak Terangkut


BOGOR – Kecelakaan yang melibatkan truk pengangkut sampah milik Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), Selasa lalu (24/05/2016), berimbas pada pengangkutan sampah di wilayah Citeureup, Sentul, dan Babakanmadang.

Sejak kemarin (25/5/2016), sampah-sampah di wilayah tersebut terbengkalai.

“Namanya juga (armada) berkurang. Jadi wajar kalau tak terangkut,” kata Sodri sopir truk sampah DKP.


Kondisi itu dibenarkan Kepala UPT Kebersihan dan Sanitasi wilayah I Cibinong, Usep Supriatna. Usep mengatakan, mobil pengangkut sampah menjadi instrumen penting dalam pengangkutan sampah.

“Kalau tidak ada mobilnya, ya, pasti tidak akan maksimal,” kata Usep.

Meski demikian, Usep menyiasatinya dengan mengatur lalu lintas pengangkutan menjadi dua kali lipat per unit. Namun diakuinya, kondisi itu tetap membuat pengangkutan tak maksimal.

“Personel ada 20 dan armada truk ada 60. Armada masih kurang karena Kabupaten Bogor ini cukup luas. Harus ditambah hingga 10 unit lagi biar maksimal,” tandasnya.(ent)

Thursday, 19 May 2016

Lawan Arah, Satu Tewas di Jalan Stadion Pakansari Bogor


BOGOR – Satu orang tewas pada kecelakaan yagn terjadi di ruas Jalan Raya Stadion Pakansari, Kampung Cikempong Rt. 02/05 Kelurahan Pakansari Kecamatan Cibinong Cibinong, Kamis (19/5/2016) pagi. Ini setelah mobil Toyota New Avanza, F-1770-LY yang dikendaraai Deka Wandi (38) menabrak motor Yamaha Jupiter MX F-4741-NK hingga pengendara motor yang belum diketahui identitasnya tewas di tempat. 

Peristiwa kecelakaan ini berawal ketika mobil yang dikendarai Deka bergerak dari arah Simpang Sentul menuju arah Stadion Pakansari dengan cara melawan arus. Saat bersamaan datang motor Yamaha Jupiter MX yang bergerak dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi  sehingga kecelakaan tidak bisa dihindarkan.

“Akibat kejadian kerugian yang dialami kedua kendaraan kurang lebih Rp 25 juta, ”jelas Kanit Lantas Polres Bogor, Iptu Asep Saipudin.

Sementara terkait kejadian itu Polres Bogor masih dalam melakukan pemeriksaan saksi-saksi yang merupakan penumpang mobil yakni Rini Nuryadi (224), Erson Kornelis (19) dan Ayu Febrina (23).  Sedangkan jenazah korban tewas dibawa ke RSUD Cibinong (ent)