Banner 1

Parah! Pedestrian Belum Bersih dari PKL

BOGOR – Pemkot Bogor terus berbenah menjelang akan diresmikannya fasilitas pedestrian (pejalan kaki) Kebun Raya Bogor (KRB). Sejumlah SKPD dikumpulkan dalam rapat di Paseban Surawisesa Balaikota, Kamis (05/01/2017). Salah satu masalah yang menjadi sorotan Walikota Bogor Bima Arya adalah jalur pedestrian yang belum steril......

Menang di #WeLoveCities, Bogor Dinobatkan Sebagai Kota Paling Dicintai di Seluruh Dunia

BOGOR- BOGOR - Setelah melewati proses panjang, akhirnya Kota Bogor meraih kemenangan di ajang #WeLoveCities dan dinobatkan sebagai kota paling dicintai di seluruh dunia dalam ajang yang digelar World Wide Fund for Nature....

PSB Bogor Sukses Gulung Persima Majalengka

BOGOR - PSB Bogor berhasil meraih poin penuh dalam lanjutan Liga Nusantara 2016. Tidak tanggung-tanggung anak-anak Laskar Pakuan menggulung tim asal Jawa Barat lainnya, Persima Majalengka enam gol tanpa balas....

Hadapi Liga Nusantara, PSB Matangkan Persiapan

BOGOR–Skuat PSB terus mengasah kemampuannya dalam rangka persiapan menghadapi Liga Nusantara (Linus) di Depok pada 8-11 Agustus nanti. Bertempat di Stadion Padjajaran, kemarin tim kebanggaan warga Kota Bogor ini melakoni uji tanding melawan kesebelasan Ciomas....

Mantap! Atasi Pemotor Nekat, Walikota Instruksikan Patroli di Jalur Sepeda Otista

BOGOR – Aksi Mahesa Jenar (13) dan Wildan Pratama Putra (13) yang nekat memalang sepedanya di jalur sepeda Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista) yang dilewati pengguna sepeda motor jelas menampar telak Pemkot Bogor.Walikota Bima Arya bahkan mengaku greget jika melewati Jalan Otista. Jalur yang dibangun khusus untuk sepeda seringkali dikuasai sepeda motor, berbeda dengan.......

Showing posts with label Destinasi. Show all posts
Showing posts with label Destinasi. Show all posts

Wednesday, 12 April 2017

Ayo Rayakan Paskah di Hotel Sahid Cianjur, Ada Paket Menariknya Lho


CIANJUR – Sahid Eminence Hotel menawarkan paket liburan Paskah yang menarik, untuk menjadi pilihan liburan akhir pekan yang menyenangkan.

Wisatawan bisa menikmati layanan dan fasilitas hotel mewah dengan harga promo.

Khusus dalam rangka menyambut libur panjang Paskah 2017, Sahid Eminece Hotel telah menyiapkan paket menarik liburan paskah yang dikemas dalam Easter Eggtravaganza Package dengan harga mulai dari Rp 1.400.000 per malam.

Untuk tipe kamar deluxe, Rp 1.650.000 per malam untuk tipe kamar Junior Suite, Rp 2.150.000 per malam Royal Suite dan Rp 3.700.000 per malam untuk tipe kamar president suite. Paket sudah dapat dipesan mulai saat ini sampai 16 April 2017.

”Dengan harga kamar mulai dari Rp1.400.000 per kamar per malam, tamu dapat mengikuti seluruh kegiatan seru di hotel kami diantaranya egg hunting, egg decoration, feeding rabbit dan horse riding, selain itu juga kami akan memberikan suasana kehangatan bagi keluarga melalui acara Kids Movie di Kids zone. Semua kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 15-16 April. Paket ini sudah termasuk sarapan untuk 2 orang dewasa dan 2 orang anak di Veranda Restaurant,” ujar Public Relation Sahid Eminence Hotel Rizki Sutrisna.

Selain itu juga tamu akan diberikan free acces ke Infinity Pool yang menjadi tempat utama yang berkesan di Sahid Eminence Hotel dengan pemandangan langsung gunung yang hijau, area pesawahan dan sungai yang memang disuguhkan secara alami sehinga akan memanjakan pikiran dan memberikan nuansa ketenangan bagi siapa saja.

“Infinity Pool Mountain View ini menjadi tempat favorite di hotel kami, banyak sekali tamu yang mengambil foto dan meng-uploadnya di sosial media mereka. Dengan pemandangan menakjubkan dan memberikan kesan relaksasi,” paparnya.
(radar cianjur/fhn)

sumber:POJOKJABAR.com,

Wednesday, 5 April 2017

Ini Dia Tempat Berselfie Ria di Kota Purwakarta


PURWAKARTA – Tempat-tempat eksotik yang selalu jadi buruan para Anak Baru Gede (ABG) dan juga muda mudi untuk dijadikan tempat berselvie ria di Kota Purwakarta, ada beberapa titik. Lokasi-lokasi untuk berselfie memiliki daya tarik sendiri, dengan keindahan latar belakang yang fastis membuat para muda mudi selalu ingin mengabadikan moment nya di lokasi-lokasi tersebut.

Tak terkecuali bagi para wisatawan dari luar kota, saat melihat lokasi yang di tuju dengan sigap mereka turut serta merogoh saku mengeluarkan handphone untuk berselvie mengabadikan momen-momen indah selama berada di kota Purwakarta.

Berikut tempat-tempat yang sering dijadikan berselfie ria di seputar kota, baik masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Purwakarta.

1. Seputar taman Sri Baduga (situ buled) diarea ini masyarakat bisa berselfie dengan latar belakang yang menawan, dari mulai di gerbang utama hingga ditaman-taman sekitar sri baduga. Karena lokasi ini banyak pilihan untuk dijadikan latar belakang, bahkan di gerbang utama ada beberapa latar yang disediakan untuk berselfie.

2. Taman maya datar, taman yang berada di lingkungan perkantoran pemkab ini tidak luput pula dari incaran para masyarakat untuk dijadikan moment berselfie. Terlebih lagi di area alun-alun Purwakarta, disana ada bundaran air mancur yang bisa dijadikan latar untuk berfoto ria.

3. Gedung kembar, dengan berlatarkan dua buah gedung yang sama tentu akan membuat foto selfie sangat indah. Untuk bisa mendapatkan gambar yang maksimal tentunya di lokasi ini kita harus pintar-pintar memilih posisi yang strategis untuk berselfie. Namun biasanya masyarakat melakukan selfie ditengah-tengah antara kedua gedung kembar, atau tepatnya di patung kiansantang.

4. Perempatan jalan baru, jangan lewatkan pula taman yang ada di jalan baru untuk berselfie ria. Disini ada patung proklamator negri kita, yang menjulang tinggi. Bila dijadikan latar foto tentu saja akan sangat menarik dan indah.

Itulah keempat lokasi tempat berselfie yang ada di kota purwakarta, bila anda berkunjung ke Purwakarta kemudian gemar berselfie ria jangan lewatkan untuk berfoto dilokasi-lokasi tersebut. (Adw)

sumber:POJOKJABAR.com,

Wednesday, 8 March 2017

Wakatobi Targetkan 40.000 Kunjungan Wisata tahun 2017



AMBON – Pemerintah Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, yang menjadi satu destinasi pariwisata unggulan Indonesia menargetkan 40.000 pengunjung tahun 2017.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Wakatobi, Nadar melalui telepon dari Wangiwangi, pusat Pemerintahan Kabupaten Wakatobi, Jumat mengatakan penetapan target itu mengacu pada kunjungan sepanjang tahun 2016 telah mencapai 22.000 orang. “Kami berani memasang target 40.000 kunjungan tahun 2017, terkait ditetapkan Wakatobi menjadi satu destinasi pariwisata unggulan Indonesia oleh Pemerintah Pusat,” katanya.

Kebijakan Pemerintah Pusat tersebut, kata dia konsekwensinya pengembangan dan pemasaran pariwisata Wakatobi ke depaannya juga menjadi urusan Pemerintah Pusat. “Kami optimistis ada peningkatan kunjungan wisatawan ke depannya,” katanya.

Wakanobi menawarkan dan mengandalkan obyek wisata alam bawah laut yang memiliki daya tarik tersendiri bagi penggemarnya bukan saja wisatawan nusantara juga mancanegara.

Selain dihuni sebanyak 750 jenis terumbu karang, kata dia alam bawah laut Wakatobi juga menjadi habitat bagi 942 jenis ikan dan biota laut lainnya.
Tumbuh dan berkembang obyek wisata itu, memberikan kontribusi cukup besar bagi kegiatan perekonomian masyarakat di kawasan pantai itu.

“Industri perhotelan dan restoran optimistis tumbuh dan berkembang ke depannya,” katanya dan menambahkan tak kalah pentingnya warga pesisir pantai juga ikut berkembang usahanya.

Wakatobi, kependekan dari nama empat pulau; Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko, tidak hanya indah di bawah laut dan mempesona di sekujur daratannya, tapi juga dihuni masyarakat kaya tradisi dan budaya. Di Pulau Wangi-wangi, misalnya, ada permukiman masyarakt gipsi laut Suku Bajo.

Sebagai destinasi prioritas, pemerintah terus membangun Wakatobi agar mudah diakses wisman. Saat ini Bandara Matahora telah didarati berbagai maskapai yang membawa wisatawan dari Makassar dan Kendari.

wonderful.radarbogor.id

Akses ke Danau Toba Semakin Mudah



SILANGIT– Bagi Anda yang ingin berwisata dan mudik di liburan Natal dan Tahun Baru ke Danau Toba,  sekarang akan semakin mudah. Itu setelah, Bandara Silangit di Siborong-borong – Tapanuli Utara, Sumatera Utara, menyediakan transportasi gratis menuju tiga tempat lokasi yang melalui akses Bandara Silangit.

”Seluruh penumpang yang mendarat di Bandara Silangit kini telah tersedia Bus Damri untuk tujuan Tarutung, Dolok Sanggul, dan Porsea. Bus tersebut tersedia dari tanggal 21 Desember 2016 hingga 10 Januari 2017, Armada ini tidak memungut biaya apapun alias gratis,”ujar Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, Arie Prasetyo.

Tentu saja, fasilitas ini akan mempermudah bagi wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara menikmati liburan natal dan tahun baru di danau Vulkanik terbesar di dunia itu. Lebih lanjut Arie mengatakan, saat ini memang Silangit terus berbenah. Bandara yang dekat dengan Danau Toba itu sedang menjalankan renovasi. Kata Arie, status pekerjaan Bandara Silangit  per 17 Desember 2016 yakni pembangunan terminal penumpang Tahap 1 seluas 1.706 m2 dengan target kapasitas 100.000 pax/tahun sudah mencapai 60%.

Selain itu, pekerjaan runway menjadi 2.650×45 m masih berlangsung diharapkan selesai sebelum akhir tahun 2016. ” Bukan itu saja, Apron akan diperluas untuk menampung 4 pesawat, target penyelesaian terminal dan runway Maret 2017,”ujar Arie. Seperti diketahui, semenjak ada Bandara Silangit, perjalanan menuju Danau Toba kini lebih singkat.

Setelah Garuda Indonesia, kini maskapai Wings Air, Batik Air dan Sriwijaya Air juga memastikan mendarat di Silangit. Saat ini, Bandara Silangit memiliki luas lahan 198 hektare dengan panjang landas pacu (runway) 2.250 meter dan lebar 30 meter. Luas terminal sekitar 650 meter persegi yang saat ini sedang terus direnovasi.

Bukan itun saja, untuk menyambut liburan Natal dan Tahun Baru, beberapa maspakai penerbangan juga menambah volume penerbangannya. Salah satunya yang dilakukan Garuda Indonesia. Guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada libur Natal dan Tahun Baru, Garuda Indonesia menambah hingga 26.260 kursi untuk penerbangan domestik dan internasional termasuk ke Silangit. “Ada penambahan untuk rute-rute penerbangan domestik yang ramai seperti Jakarta-Denpasar,

Jakarta-Silangit-Pinangsori, Jakarta-Medan, Manado-Sorong, Sorong-Timika, Sorong-Jayapura, Medan-Silangit, Denpasar-Surabaya, Biak-Nabire, Jayapura-Nabire, Timika-Nabire, dan Jakarta-Singapura,” kata Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia, Benny S. Butarbutar.

Benny mengatakan bahwa musim libur Natal dan Tahun Baru tahun 2016 mengalami peningkatan 15 persen dibanding tahun 2015 pada periode yang sama. Jumlah kapasitas kursi tambahan yang disiapkan Garuda Indonesia terdiri dari 22.204 kursi untuk 150 penerbangan esktra rute penerbangan domestik.
Sementara 40 penerbangan yang sebelumnya menggunakan pesawat Boeing 737-800 NG, diganti menggunakan pesawat berbadan lebar atau wide body untuk rute domestik maupun internasional.Pesawat berbadan lebar memberi tambahan hingga 4.056 kursi tambahan.

Kursi tambahan ini diberlakukan khusus untuk periode libur Natal dan Tahun Baru yang terhitung dari 9 Desember 2016 sampai 23 Januari 2017.Garuda Indonesia mengimbau para penumpang untuk datang lebih awal ke bandara pada libur Natal dan Tahun Baru serta memanfaatkan fasilitas Web Check In lewat situs resmi Garuda Indonesia atau City Check In lewat kantor penjualan tiket Garuda Indonesia.(*)

Danau Diatas dan Bukit Sileh Suguhkan Eksotisme Sumatera Barat


Sumatera Barat tidak hanya terkenal dengan kulinernya saja seperti rendang, gulai kepala kakap, dan sate Padang, namun provinsi yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jambi tersebut juga menyuguhkan pesona alam yang luar biasa, salah satunya Danau Diatas yang terdapat di Kabupaten Solok.
Kabupaten ini sendiri memang dikenal dengan banyaknya danau yang juga menjadi objek wisata andalan. Selain Danau Diatas terdapat pula dua Danau lainnya, yaitu Danau Di Bawah dan Danau Talang. Danau Diatas dan Danau Di Bawah bahkan dijuluki danau kembar.
Untuk sampai ke Danau Diatas, dari Bandara Internasional Minangkabau menempuh perjalanan sekitar dua jam setengah menggunakan mobil. Jalanan sempit yang berliku menjad tantangan sendiri untuk sampai ke lokasi. Namun terbayar dengan sawah, hutan, perkebunan sayur dan buah, serta beberapa Rumah Gadang yang masih terjaga keasliannya. Jika hujan turun, perlu ekstra hati-hati mengingat selain sempit, jalan juga licin dan terjal.
Danau Diatas yang menawarkan panorama yang menawan cocok untuk dijadikan tempat berfoto atau sekedar menghabiskan air pekan bersama keluarga. Tidak perlu khawatir lapar atau haus karena di pinggir danau ada beberapa penjaja makanan dan minuman tanpa mengurangi pesona danau tersebut. Puas menghabiskan waktu di Danau Diatas, Anda dapat melanjutkan perjalanan selanjutnya ke Danau di Bawah yang jaraknya hanya sekitar 300 meter.
Bagi pecinta bunga, anda dapat berkunjung ke Bukit Sileh. Warga setempat menjual beragam bibit bunga dengan harga terjangkau. Udaranya yang sejuk membuat anda ingin meluangkan waktu untuk sekedar menikmati keindahan Solok sambil meminum secangkir kopi dan ngemil buah Markisa khas Bukit Siteh (tal)

wonderful.radarbogor.id

Monday, 9 January 2017

Keren… Ini Dia Destinasi Wisata Alam Terbaru di Bogor

DESTINASI BARU: Pengunjung berfoto selfie dengan latar belakang Curug Ciparay yang indah, Jumat (06/01/2017). FOTO : Jaenal / Radar Bogor.
POJOKJABAR.com, BOGOR – Wilayah barat di Kabupaten Bogor menjadi salah satu primadona pariwisata bagi pengunjung Bogor maupun luar daerah.

Salah satu destinasi terbaru adalah Curug Ciparay yang berada di Kampung Menir, Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan.

Terletak di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun kawasan Curug Ciparay dan Gunung Menir jadi destinasi wisata.
Jarak menuju lokasi tersebut, sekitar satu kilometer dari pemukiman warga. 
Akses untuk menuju ke sana hanya dengan berjalan kaki.

Fasilitas yang tersedia saat ini baru ada satu tempat penginapan di kawasan Curug Ciparay dan Gunung Menir. Tempat itu diberi nama Bambu House.

Ada 13 kamar tersedia dengan tarif menginap Rp75 ribu untuk dua orang dan Rp50 ribu untuk satu orang per malam.

Lokasi tempat penginapan berada di antara pemukiman warga yang masih sedikit.  Untuk masuk area Curug Ciparay dipungut biaya Rp5.000 per orang oleh pengurus RW.

Uang yang terkumpul digunakan untuk memperbaiki infrastruktur.

Salah seorang pengunjung, Sandi Dasrulloh (28) mengatakan, dirinya memang sering berkunjung sekaligus tracking dengan teman-temannya.

Sebab, curug tersebut menjadi destinasi wisata yang bagus dengan harga murah meriah.

“Meskipun aksesnya harus jalan kaki, tapi sekitar perjalan pemandangan sangat bagus. Bahkan harga tiket masuk pun cukup murah meriah,”ujarnya.

Sementara itu, Pengurus Wisata Curug Ciparay, Suherman (47) menuturkan, setiap pengunjung hanya dikenai biaya sangat murah. 

Bahkan, pihaknya menyediakan penginapan dengan tarif relatif terjangkau.

“Uang yang terkumpul biasanya dipakai untuk perbaikan infrastruktur wisata. Kalau setiap hari tidak banyak yang datang, tapi kalau weekend dan hari libur panjang bisa membludak sekitar 50 sampai 100 orang,”katanya.

sumber : pojokjabar.com



Wednesday, 30 November 2016

Lombok Utara Punya Air Terjun Eksotik

JawaPos.com TANJUNG - Ingin lihat air terjun dengan pemdangan eksotik, datanglah ke Lombok Utara. Di daerah ini, jumlah  objek wisata alam air terjun melimpah ruah.

Tidak hanya Kecamatan Bayan yang memiliki air terjun Sendang Gile dan Tiu Kelep. Di Kecamatan Gangga juga ada objek wisata air terjun yakni, Kerta Gangga yang memiliki keunikannya sendiri. 


Bahkan sebelum memasuki kawasan air terjun Kerta Gangga pemandangan sawah yang hijau akan merelaksasikan mata wisatawan. 

Menurut salah seorang warga Amrul, dinamakan air terjun Kerta Gangga karena letaknya ada di dua dusun yakni Dusun Kerta dan Dusun Gangga.

Air terjun Kerta Gangga memiliki tiga air terjun. Dua air terjun berada di atas dan satu air terjun berada di bawah. 

Untuk dua air terjun di atas mudah dilalui karena sudah ada akses jalan setapak yang dibangun pemerintah. Bahkan perjalanan menuju air terjun pertama dan kedua akan dilalui menyusuri jalan setapak dinaungi pepohonan yang rimbun sehingga suasana sejuk sangat terasa.  

SUMBER : Jawapos.com

Tuesday, 29 November 2016

Bekas Bendungan Jadi Objek Wisata Dadakan, Digemari Kawula Muda

JawaPos.com PADANG - Bencana alam tidak selamanya menjadi petaka Di balik bencana buruknya tuhan kerap meninggalkan hikmah yang dapat dipetik Seperti halnya bencana galodo atau air bah yang pernah menerjang Bendungan Kotopulai Kecamatan Kototangah, Kota Padang beberapa waktu lalu. 


Kini bekas bendungan itu menjadi objek wisata dadakan warga dan selalu ramai dikunjungi. Terutama kalangan remaja. Keberadaannya pun cukup menarik perhatian netizen di Kota Padang.

Ramainya pengunjung pun dimanfaatkan warga untuk membuka lapak menjual makanan ringan dan menjadi petugas parkir dadakan.

Rahim, 24, warga Berok Koto Pulai, tukang parkir dadakan, menyebut bendungan Kotopulai mulai ramai beberapa minggu ini. “Pengunjung yang datang biasanya mandi-mandi dan ber-selfie,” kata Rahim dilansir Padang Ekspres (Jawa Pos Group), Selasa (29/11).

Dia mengatakan, batas kunjungan hingga pukul 18.00. ”Jika cuaca kurang bagus, saya mengingatkan pengunjung segera naik ke atas, karena setiap hujan deras di hulu, air bah bisa datang,” katanya yang dilansir Padang Ekspres (Jawa Pos Group), Selasa (29/11). 

jawapos.com 

Monday, 28 November 2016

Delia von Rueti dan Mimpi Taman Hutan Hujan Tropis di Indonesia

JawaPos.com – Designer kondang Delia von Rueti menggagas ide luar biasa untuk penyelamatan lingkungan, khususnya dalam pengembangan hutan tropis yang terus menerus terkikis akibat penebangan yang masif.

Mimpi yang diharapkan segera terwujud adalah membangun taman hujan hutan tropis  pertama di Indonesia. 


Tak main-main, untuk mewujudkan impiannya ini, ibu tiga anak ini telah mendonasikan lahan pribadinya seluas 2.500 hektar untuk pengembangan konservasi hutan tropis.

“Mimpi besar saya adalah membangun kita dapat membangun Taman Hutan Hujan Tropis pertama di Indonesia,” ucap Delia mengenai gagasan soal pelestarian lingkungan di Jakarta, Rabu (23/11).

Untuk mencapai itu, dia rela melepas lahan pribadinya seluas 2.500 hektar di wilayah Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara Provinsi Kalimantan Tengah untuk dibangun menjadi kawasan hutan hujan tropis.

Lahan yang siap dibangun meliputi area  11 desa dengan tiga kecamatan ini, kini dihuni oleh ratusan keluarga yang menggantungkan hidupnya dari alam sekitar. 

jawapos.com 

Thursday, 17 November 2016

Kunjungi Perkebunan Teh Culamega Majalengka

JawaPos.com – Wisata alam kawasan perkebunan teh Culamega di Desa Cipasung, Kecamatan Lemahsugih, Majalengka, semakin dimintasi wisatawan. Udara sejuk pegunungan dan pemandangan alam di sana menjadi daya tarik yang tak ada duanya.

Selain warga sekitar Majalengka, wisatawan yang datang juga dari luar daerah. Yakni, Sumedang, Garut, Ciamis, Tasikmalaya, Indramayu, Kuningan, dan Kabupaten Cirebon.

Lilis Lisnawati, warga Indramayu mengaku datang jauh-jauh untuk melihat keindahan panorama alam di perkebunan teh Culamega. Lilis dan rombongan mendapat informasi dari teman yang pernah berkunjung ke perkebunan teh Culamega.

 


“Kami penasaran ingin membuktikan keindahan alam di sini, dan ternyata memang benar. Kawasan ini memiliki pemandangan alam yang luar biasa, serta bisa membuat tenang. Kami seperti tengah berada di kawasan puncak,” tuturnya.

Komarudin, warga Kabupaten Sumedang, juga merasakan hal sama. Dia nyaman menikmati pemandangan alam yang masih alami. Pemandangan alam yang indah, kata dia, sangat cocok dijadikan tempat beristirahat. “Apalagi kalau ditunjang sarana dan prasarana penunjang, pasti akan banyak diburu para wisatawan,” ungkapnya.

Kepala Desa Cipasung Kecamatan Lemahsugih Cecep Koswara mengatakan, setiap hari libur banyak wisatawan datang ke perkebunan teh Culamega. Baik menggunakan kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat, bahkan ketika hujan pengunjung yang datang masih cukup banyak.

“Kami ingin sekali menjadikan kawasan perkebunan teh Culamega sebagai tempat tujuan wisata alam di Kabupaten Majalengka. Bahkan kami sangat mengharapkan sarana dan prasarana penunjang diantaranya infrastruktur, sarana parkir kendaraan yang memadai, dan pembangunan rest area kuliner. Kami yakin kunjungan akan meningkat tajam bila sarananya dilengkapi,” pungkasnya. (har/yuz/JPG)

jawapos.com 

Monday, 14 November 2016

Perpaduan Blok Sawiah dan Curug Remis Jadi Wisata Baru Majalengka

Posisi curug Genclang berada di tengah-tengah jalur pendekian Gunung Ciremai via Apuy dan via Palutungan. Bahkan menurut informasi jika diteruskan mengikuti aliran sungai hingga ke hulu akan bertemu dengan jalur pendakian Ciremai via Apuy. Sebagai objek wisata yang baru dikenal, masih banyak yang harus dibenahi di area curug Remis.

Curug Remis ada di ketinggian sekitar 1.400 mdpl, sehingga udara akan terasa lebih sejuk dan berkabut. Udara yang sejuk serta kondisi di sekitar Curug Remis yang masih rimbun dan alami akan membayar rasa lelah perjalanan jauh. 



Ketinggian rangkaian air terjun di aliran ini bervariasi, dan ketinggian curug Remis yang merupakan air terjun tertinggi di aliran sungai sekitar 80 meter. Ketinggian air terjun lainnya ada yang 20 meter, 30 meter, dengan karakter dinding air terjun serta aliran jatuh yang berbeda-beda.

Camat Banjaran Wahyuddin menuturkan, untuk sampai di lokasi Curug Remis, dari arah alun-alun Majalengka menuju ke arah Kecamatan Maja lanjut ke arah Desa Girimulya-Desa Sangiang Kecamatan Banjaran. Sebelum memasuki balai Desa Sangiang belok kiri dan langsung lurus menuju ke blok Sawiah Desa Sangiang.

"Ada jalur lain dari Kecamatan Maja belok ke kiri melewati Desa Sagara dan Desa Cibunut Kecamatan Argapura. Lanjut menuju ke jalan pertigaan blok Sawiah,” ujarnya.

Pengunjung disarankan menggunakan kendaraan roda dua, karena medan jalan yang dilalui merupakan jalan tanjakan yang cukup panjang. Jika para pengunjung menggunakan kendaraan roda empat akan menyulitkan jika di tengah perjalanan saat berpapasan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan.

“Setiap hari libur dan hari Minggu banyak masyarakat yang datang ke lokasi tersebut. Baik menggunakan sepeda motor maupun sambil berolahraga sepeda,” pungkasnya. (har/yuz/JPG)