Banner 1

Parah! Pedestrian Belum Bersih dari PKL

BOGOR – Pemkot Bogor terus berbenah menjelang akan diresmikannya fasilitas pedestrian (pejalan kaki) Kebun Raya Bogor (KRB). Sejumlah SKPD dikumpulkan dalam rapat di Paseban Surawisesa Balaikota, Kamis (05/01/2017). Salah satu masalah yang menjadi sorotan Walikota Bogor Bima Arya adalah jalur pedestrian yang belum steril......

Menang di #WeLoveCities, Bogor Dinobatkan Sebagai Kota Paling Dicintai di Seluruh Dunia

BOGOR- BOGOR - Setelah melewati proses panjang, akhirnya Kota Bogor meraih kemenangan di ajang #WeLoveCities dan dinobatkan sebagai kota paling dicintai di seluruh dunia dalam ajang yang digelar World Wide Fund for Nature....

PSB Bogor Sukses Gulung Persima Majalengka

BOGOR - PSB Bogor berhasil meraih poin penuh dalam lanjutan Liga Nusantara 2016. Tidak tanggung-tanggung anak-anak Laskar Pakuan menggulung tim asal Jawa Barat lainnya, Persima Majalengka enam gol tanpa balas....

Hadapi Liga Nusantara, PSB Matangkan Persiapan

BOGOR–Skuat PSB terus mengasah kemampuannya dalam rangka persiapan menghadapi Liga Nusantara (Linus) di Depok pada 8-11 Agustus nanti. Bertempat di Stadion Padjajaran, kemarin tim kebanggaan warga Kota Bogor ini melakoni uji tanding melawan kesebelasan Ciomas....

Mantap! Atasi Pemotor Nekat, Walikota Instruksikan Patroli di Jalur Sepeda Otista

BOGOR – Aksi Mahesa Jenar (13) dan Wildan Pratama Putra (13) yang nekat memalang sepedanya di jalur sepeda Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista) yang dilewati pengguna sepeda motor jelas menampar telak Pemkot Bogor.Walikota Bima Arya bahkan mengaku greget jika melewati Jalan Otista. Jalur yang dibangun khusus untuk sepeda seringkali dikuasai sepeda motor, berbeda dengan.......

Showing posts with label Berita Utama. Show all posts
Showing posts with label Berita Utama. Show all posts

Monday, 30 April 2018

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Bogor Cerah Berawan Sepanjang Hari


Kondisi cuaca di wilayah Bogor dan sekitarnya diprediksi akan cerah berawan sepanjang hari ini, Senin (30/4/2018).

Ya, berdasarkan prakiraan cuaca Bogor menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di siang hari akan mengalami cerah berawan. Begitu pun di malam hari Bogor akan mengalami cerah berawan.

Sedangkan suhu udara di Bogor diperkirakan 22 – 33°C dengan kelembaban 60 – 95%. Prakiraan Cuaca ini berlaku mulai Senin (30/04/2018) pukul 07.00 .

Untuk info selengkapnya mengenai cuaca hari ini bisa dilihat di www.bmkg.co.id.



Sumber : radarbogor.id

Puasa Sebentar Lagi, Ini 5 Tips Cerdas Agar Dompet Tak Jebol


Bulan suci Ramadan sudah ada di depan mata, bulan yang dinanti bagi umat Muslim di penjuru dunia. Ada baiknya, kita mulai mempersiapkan anggaran karena pengelolaannya tentu akan berbeda dari biasanya.

Mengutip situs resmi halomoney.co.id, ada lima tips cerdas yang bisa diikuti dalam mengelola keuangan menyambut bulan Ramadhan, berikut agar arus kas kamu tidak sampai jebol:

    Pengaturan anggaran belanja

Jika kamu sudah terbiasa membuat anggaran belanja bulanan, maka kemungkinan besar kamu perlu mengubah susunan anggaranmu selama bulan puasa tergantung pola kegiatanmu.

Sebagai contoh, kamu biasa menganggarkan Rp 400 ribu untuk makan di hari biasa dan Rp 200 ribu di akhir pekan. Buatlah anggaran makan di hari biasa menjadi sekitar Rp 500 ribu (berjaga-jaga untuk seringnya acara buka bersama, sahur bersama, dan sebagainya) dan kurangi makan di akhir pekan menjadi Rp 100 ribu.

Bahkan, Kalau kamu bisa lebih hemat, kamu bisa mengalokasikan kelebihan anggaran bulanan kamu untuk ditabung atau dialokasikan untuk pengeluaran Ramadhan lain

    Persiapan untuk belanja bahan makanan belanja bahan makanan

Ketika memasuki bulan puasa, harga-harga bahan makanan cenderung naik tinggi. Salah satu cara untuk mengakalinya adalah dengan mencicil berbagai bahan makanan tersebut. Untuk bumbu dan bahan dasar yang memang awet lama seperti gula, garam, tepung terigu, dan beras sebaiknya dibeli sebelum memasuki bulan puasa. Pastikan berbagai bahan makanan disimpan dalam tempat yang baik agar kualitasnya tetap terjaga.

Kamu bisa juga menggunakan makanan kering seperti kering tempe atau abon yang juga tahan disimpan lama sekaligus praktis. Lumayan untuk variasi lauk saat sahur.

    Persiapan untuk pengeluaran zakat

Untuk zakat Fitrah, sebaiknya sudah mulai dialokasikan sebelum memasuki bulan puasa agar budget bulanan yang kamu siapkan sebelumnya tidak terganggu. Pisahkan pengeluaran zakat di rekening yang berbeda dari sehari-hari atau simpan secara tunai di rumah di tempat yang aman. Kamu bisa menyalurkan ke badan amal zakat atau masjid segera saat memasuki bulan Ramadan untuk mencegah kemungkinan terpakainya uang tersebut.

Hal ini juga berlaku jika kamu ingin menyalurkan zakat Maal. Persiapan dilakukan sebelum memasuki bulan puasa agar budget bulan puasa kamu tidak terganggu.

4. Belanja bingkisan Lebaran

Bagi kamu yang terbiasa memberikan bingkisan Lebaran kepada keluarga atau saudara, sebaiknya belilah bingkisan tersebut dari jauh. Semakin mendekati hari Lebaran, semakin tinggi pula harga bingkisan Lebaran yang ditetapkan oleh toko dan penjual bingkisan. Hal ini juga berlaku jika kamu seorang atasan di kantor atau bisnis milikmu. Belanjalah dari jauh hari untuk menghemat pengeluaranmu.

Keuntungan lain belanja bingkisan Lebaran sejak awal adalah lebih leluasa dalam berbelanja, karena pusat perbelanjaan cenderung penuh menjelang Lebaran.

    Persiapan mudik

Mudik juga perlu dipersiapkan sebelum memasuki bulan Ramadan. Sebagai langkah awal, rencanakan jalur mudik yang akan kamu gunakan. Jika kamu menggunakan jalur udara, bersiaplah dengan harga tiket yang tinggi. Jika kamu menggunakan jalur darat dan laut, kamu perlu menghitung berbagai biaya persiapan sepanjang perjalanan.

Mulailah menabung sejak dini agar arus kas kamu tidak kacau dan terpaksa berhutang demi bisa mudik.


Sumber : radarbogor.id

Balita Dicabuli Teman–Guru Ngaji


Kasus kekerasan seksual terhadap anak kembali terjadi di Bogor. Kali ini menimpa, sebut saja Bunga, di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Balita berusia 4,5 tahun ini diperlakukan tidak senonoh oleh teman juga guru ngaji di tempatnya biasa mengaji.

Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kabupaten Bogor, Fachry A mengatakan, orang tua korban awalnya datang untuk melaporkan kejadian yang menimpa anaknya yang terjadi April lalu. “Orang tuanya baru datang hari ini (kemarin),” kata Fachry.

Dia melanjutkan, kekerasan seksual yang menimpa korban diduga dilakukan lima orang sekaligus. Mereka berusia 8 sampai 17 tahun yang tak lain teman korban. Bahkan, salah satunya adalah guru mengaji korban yang masih berusia 17 tahun.

Korban, sambung Fachry, baru dua minggu mengaji dengan guru ngajinya yang juga masih memiliki hubungan kekerabatan. Selain diperlakukan tidak senonoh, kata Fachry, korban juga pernah menjadi korban kekerasan fisik. “Korban ini juga bicara bahwa ada anak lain diperlakukan sama, masuk ke ruangan terus ngejerit-jerit,” jelasnya.

Masih kata Fachry, ada dugaan kalau aksi yang dilakukan guru juga teman korban merupakan perpeloncoan, lantaran baru saja masuk menjadi murid di pengajian tersebut.

“Berarti anak-anak di sana pun sama diperlakukan seperti itu. Makanya, polisi harus mengurai kasus ini, karena sepertinya ada penyimpangan,” bebernya. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Bogor.

“Kondisi psikologis korban, kemarin-kemarin setiap kali ketemu orang jadi takut. Tapi sekarang, alhamdulillah bisa ceria,” jelasnya. Untuk sementara, sambung Fachry, korban sedang diamankan, karena sempat mendapatkan ancaman dari pihak pelaku.

Di tempat terpisah, psikolog Retno Lelyani Dewi mengatakan, kekerasan seksual pada anak kini berada pada tahap kritis. “Anak dengan mudahnya menjadi korban,” ujar wanita yang juga kepala Biro Psikologi Rumah Cinta itu.

Retno melanjutkan, orang dewasa baik itu orang tua, kakek, guru, uztaz, tetangga berisiko menjadi pelaku kekerasan seksual. Dengan internet di tangan, banyak tontonan tidak sehat yang menstimulasi mereka untuk mencari korban.

“Perlu gerak cepat, serentak, terkoordinasi untuk memberi edukasi pada anak dan para ibu untuk mengondisikan lingkungan yang aman dan nyaman buat anak,” ujarnya.


Sumber : radarbogor.id

Hari Buruh 1 Mei 2018 Besok, Kebun Raya Bogor Ditutup


Bertepatan dengan Hari Buruh besok, Selasa (1/5/2018) Kebun Raya Bogor akan ditutup bagi umum.

Informasi penutupan Kebun Raya Bogor pada 1 Mei 2018 ini diumumkan secara resmi oleh manajemen PKT Kebun Raya Bogor-LIPI melalui akun media sosialnya.

Kepala Subbagian Kerja Sama dan Informasi PKT Kebun Raya Bogor-LIPI Rosniati Apriani Risna membenarkan informasi penutupan tersebut.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, bagi pengguna yang telah melakukan pemesanan untuk acara di hari tersebut, dapat menghubungi visitor center kami,” kata Risna, Minggu (29/4/2018).

Dia mengatakan, pihaknya diminta menutup Kebun Raya Bogor dari aktivitas publik pada tanggal 1 Mei sehubungan karena adanya kegiatan kunjungan tamu negara.

Menurut Risna, pihaknya merasa perlu untuk mengumumkan adanya penutupan tersebut karena pada tanggal tersebut ada sejumlah pengunjung yang sudah melakukan pemesanan.

Selain itu, karena tanggal 1 Mei bertepatan dengan hari libur Mayday, biasanya pengunjung banyak yang datang tanpa memesan tiket terlebih dahulu. “Kami mengantisipasi pengunjung yang datang tanpa proses booking,” katanya.

Untuk pengunjung yang sudah melakukan pemesanan pada tanggal tersebut, lanjut Risna, dapat menghubungi visitor center di nomor 0251-8311362 pada pukul 08.00 sampai 15.00 WIB.

Tercatat sudah ada sekitar tujuh acara yang memesan untuk kegiatan tanggal 1 Mei, kebanyakan dari gereja, umum dan perusahaan.

Sedangkan pengunjung yang datang langsung jumlahnya juga cukup banyak, apalagi di tanggal merah, bisa mencapai 5.000 pengunjung.

Risna menambahkan, setelah hari tersebut (1 Mei) Kebun Raya Bogor dibuka seperti biasa mulai dari pukul 08.00 sampai 16.00 WIB.


Sumber : radarbogor.id

Polwan Ini Ijab Kabul Lewat Video Call, Begini Kisah Harunya



Seorang anggota polwan terpaksa menjalani prosesi ijab kabul lewat video call. Kisah haru ini dialami Briptu Nova yang merupakan anggota Polda Kalimantan Barat. Bagaimana ceritanya?

Nova tengah menjalani tes seleksi untuk bergabung sebagai United Nation Police (Polisi PBB) di Puslat Multi Fungsi Polri Cikeas, Jawa Barat. Pada Sabtu (28/4/2018), Nova mesti mengikuti tes mengemudi.

Kegiatan ini bertepatan dengan prosesi akad nikah dan resepsi pernikahan Nova di Pontianak, Kalbar. Kepala Biro Misi Internasional, Divisi Hubungan Internasional Polri, Brigjen Krishna Murti, mengatakan hal ini di luar prediksi Nova.

“Mungkin dia nggak expected, jadi sistemnya sistem gugur. Yang menguji kan langsung dari PBB. Mungkin dia nggak duga akan lolos-lolos terus. Ternyata dia lolos sampai hari ini,” kata Krishna saat dihubungi detikcom, Sabtu (28/4/2018) malam.

Dia mengatakan Nova sebetulnya sudah laporan akan menjalani prosesi pernikahan pada Sabtu (28/4) ini. Tapi di sisi lain, Nova ingin menjadi pasukan PBB seiring lolos dari tahap seleksi yang dilakukan.

“Kemarin itu dia sudah kita kabarkan, udah tinggalin (tes). Akad dulu. PBB kan bisa kapan saja. Dia tetap ‘nggak, saya ingin jadi pasukan PBB’. Jadi dia lanjut (tes),” ujar Khrisna.

Akhirnya, Nova pun mengikuti prosesi ijab kabul lewat video call. Prosesi ini berlangsung haru dengan disaksikan rekannya.
Setelah itu, Polri meminta izin kepada PBB agar Nova dapat ke Pontianak untuk mengikuti prosesi resepsi pernikahannya yang digelar pada pukul 17.00 WIB. Nova pun mendapatkan izin. Dia akan kembali ke Jakarta untuk mengikuti ujian menembak di Sepolwan Ciputat pada Minggu (29/4).

Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan istri, Tri Suswati, pun mengucapkan selamat atas pernikahan Nova. Nova sempat video call dengan Tri Suswati.

“Bu Tito sempat ucapkan selamat juga sebagai Ibu Asuh Polwan, teleconferencejuga sama dia,” ujar Khrisna.


Sumber : radarbogor.id

Friday, 27 April 2018

Polisi Ungkap Penjualan Miras Oplosan Impor via Medsos, Pabriknya di Bogor


Perang terhadap miras oplosan terus dilakukan pihak yang berwajib. Terbaru, Sat Narkoba Polres Bogor berhasil mengungkap kasus miras oplosan yang diproduksi dan diedarkan tanpa izin melalui media sosial (medsos).

Dari hasil pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan SM (30) pelaku pembuat dan penjual miras oplosan itu, di sebuah rumah kontrakan di Kedunghalang Mekar RT 1/1, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Sabtu (21/4/2018) lalu. Lokasi rumah kontrakan itu digunakan pelaku sebagai pabrik pembuatan miras oplosan tersebut.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan ratusan botol miras oplosan siap edar yang sudah dikemas menggunakan botol bekas dari beberapa merek impor. Mulai dari Black Label, Chivas Regal, Absolute Vodka, hingga Jamaica Rum. Selain itu, polisi juga mengankan barang bukti berupa peralatan yang digunakan pelaku untuk membuat miras oplosan.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari kecurigaan petugas terhadap transaksi miras bermerek impor di media sosial. Penyelidikan mendalam pun dilakukan, hasilnya diketahui bahwa miras bermerek impor yang diperjualbelikan via medsos itu adalah miras oplosan.

Petugas kemudian melacak keberadaan pelaku dan lokasi pembuatan miras tersebut. Dan didapatkan informasi bahwa pelaku berada di sebuah rumah kontrakan yang beralamat di Kampung Kedunghalang Mekar RT 01/01, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Tepat hari Sabtu (21/4/2018) pukul 03:00 WIB, tim melakukan penggerebekan lokasi dan berhasil penangkapan pelaku.

“Pada saat dilakukan pengeledahan di TKP, tim mengamankan seorang laki-laki bernama saudara SM. Di dalam rumahnya terdapat alat-alat dan hasil produksi minuman beralkohol (miras oplosan) dengan merek impor. Selanjutnya, tersangka berikut semua barang bukti diamankan guna dilakukan pengembangan serta pemeriksaan di kantor  Sat Narkoba Polres Bogor,” jelas Kapolres Bogor AKBP Andy Moch Dicky Pastika, dalam rilisnya yang diterima redaksi radarbogor.id.

Akibat perbuatannya, pelaku  terancam pidana dengan pasal 204 ayat (1) KUHP pasal 145 jo pasal 91 ayat (1) UU RI No. 18 thn 2012 tentang Pangan dan pasal 62 UU RI No. 8 thn 2009 tentang perlindungan konsumen, terkait dugaan melakukan produksi dan distribusi minuman beralkohol tanpa izin (Miras Import palsu) yang tidak memenuhi standar sehingga dapat membahayakan kesehatan dan nyawa orang lain. (ysp)

Berikut Barang Bukti yang Diamankan Petugas

– 99 (sembilan puluh sembilan) botol miras oplosan siap edar, dikemas mengguakan botol bekas jenis Black Label.

– 119 (seratus sembilan belas) botol miras oplosan siap edar  yg dikemas menggunakan botol bekas merk Chivas Regal.

– 1 (satu) botol miras oplosan yg dikemas Siap edar menggunakan botol bekas jenis Absolute Vodka.

– 149 (seratus empat puluh sembilan) botol kosong berbagai Merk.

– 42 (empat puluh dua) dus bekas kemasan botol miras berbagai merk.

– 1 (satu) buah drigen bekas kemasan alkohol metanol 96 %

– 1 (satu) buah galon Air mineral ukuran Kecil. 600 ml

– 2 (dua) botol soft drink Coca Cola.

– 1 (satu)  buah botol supelemen  ginseng Sting cairan berwarna kuning

– 1 (satu) buah botol You C1000

– 1 (satu) buah botol minuman Jamaica Rum.

– 1 (satu) buah teko plastik yang memiliki ukuran mili liter

– 2 (dua) buah corong plastik yang telah di modifikasi berbentuk saringan dan corong air

-2 (dua) buah semprotan obat nyamuk  baygon unt menyemprot (mengecat) tutup botol

-1 (satu) buah alat pemanas plastik berbentuk hairdryer warna kuning.

-1 (satu) lembar stiker botol chivas regal diduga palsu.

-1 (satu) lembar label stiker cukai diduga palsu.



Sumber : radarbogor.id

Nilai Penyebar Soal UN Dibatalkan


Aksi membocorkan soal ujian nasional berbasis komputer (UNBK) ditanggapi serius oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Dia menegaskan jika hasil UN pelaku akan dibatalkan. Tahun depan pun tak diberi kesempatan ujian.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) masih mengusut kasus tersebarnya soal ujian nasional di media sosial Line. Muhadjir menjelaskan jika pihaknya bisa dengan mudah menemukan. ”Dari sekian banyak peserta ujian, pelakunya hanya tiga,” tuturnya kemarin (25/4).

Muhadjir mengaku jika dia sudah mengetahui siapa tiga orang tersebut. Bahkan, kini Kemendikbud dalam pengejaran pelaku pembocoran soal. ”Sudah diketahui termasuk dilakukan (pengiriman foto soal UN) setelah ujian atau pas ujian. Nanti kita lihat jejak digital di handphone-nya,” ungkap Muhadjir.

Ketika sudah tertangkap, Muhadjir meyakinkan jika pelaku akan dibatalkan hasil ujiannya. ”Tahun depan juga tidak boleh ikut,” bebernya.

Dalam UNBK kali ini masalah lain yang dipersoalkan adalah penerapan higher order thinking skills (HOTS). Walaupun Kemendikbud mendapat banyak protes atas penggunaan HOTS, Muhadjir bersikukuh akan menerapkan soal dengan bobot yang sama di tahun depan. ”Kalau kritik HOTS belum bisa diterapkan karena fasilitas belum maju dan sebagainya, ya nunggu siap maka akan lebih lama,” tutur Muhadjir.

Asal mula Indonesia menggunakan HOTS sendiri dimulai ketika bergabung dengan program for international student assessment (PISA) pada 2001. Pisa merupakan organisasi untuk melakukan pengujian secara internasional kualitas murid. ”Itu yang diributkan merupakan hasil dari 2015,” tuturnya. Pada tahun itu, menurut hasil penilaian Pisa kualitas murid di Indonesia rendah. Sebab soal ujian di bawah standar Pisa.

Dia juga berdalih jika ujian nasional memang lebih pantas menggunakan soal. Sebab dalam ujian sekolah sudah berstandar nasional. ”UN pakai standar internasional. Agar sesuai dengan negara yang maju dan besar,” ungkap pria kelahiran Madiun itu.

Muhadjir juga mengakui jika tenaga pendidik belum semua mumpuni menerapkan HOTS. Begitu juga bimbingan belajar. ”Sitem evaluasinya dengan drill. Makanya ini kita update. Kami sangat paham makanya diberi porsi 10 persen untuk soal HOTS,” tuturnya.

Hari ini (26/4) merupakan pelaksanaan terakhir ujian nasional (UN) di tingkat sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah tsana­­wiyah (MTs). Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemerintah enggan kecolongan atas peri­laku vandalisme usai UN.

Untuk itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor menyiagakan seluruh Satgas Pelajar. Kepala Disdik Kota Bogor, Fakhrudin mengaku, sejak jauh-jauh hari sudah mengantisipasi tindakan-tindakan kenakalan remaja.

Menurutnya, momen hari terakhir ujian kerap kali diisi dengan berbagai macam selebrasi.

“Besok (hari ini) terakhir akan diinstruksikan agar siswa tidak melakukan corat-coret dan lain-lain yang melanggar nilai-nilai pendidikan maupun aturan yang berlaku,” jelasnya kepada Radar Bogor, kemarin (25/4).

Tak tanggung-tanggung, setiap sekolah minimal wajib menyiagakan satu orang Satgas. “Akan diturunkan Satgas Pelajar untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Yang mobile kira-kira 50 orang,” terangnya.

Sementara itu, pelaksanaan UNBK pada hari ketiga kemarin, menu­rutnya berlangsung lebih lancar. Hal itu memang sudah ia prediksi sebelumnya. Karena berdasarkan pengalamannya dari tahun ke tahun, beberapa permasalahan hanya ada pada hari-hari pertama UNBK dilaksanakan. “Alhamdulillah hari ini lancar jaya,” kata Fahmi.

Serupa, palaksanaan UN hari ketiga di Kabupaten Bogor juga berlangusng tanpa hambatan. Meski begitu, Kepala Disdik Kabupaten Bogor, TB Luthfie Syam enggan bicara banyak terkait antisipasi kenakalan usai pelaksanaan UN. Menurutnya, ia punya cara tersendiri yakni memberikan nasihat bagi para siswa. “Memberikan pendidikan dan nasihat yang baik secara ikhlas,” ujarnya.


Sumber : radarbogor.id

Pria Penghina Nabi Muhammad SAW Diciduk Petugas, Begini Nasibnya


Rendra Hadi Kurniawan pria asal Sidoarjo yang telah menghina Nabi Muhammad SAW melalui sebuah video yang viral di media sosial, akhirnya diciduk petugas.

Rendra ditangkap di kediamannya Dusun Jara’an RT 03 RW 03, Desa/Kecamatan Trawas, Mojokerto sekitar pukul 12:00 WIB, Kamis (26/4/2018). Tersangka juga mempunyai rumah di Perumahan Taman Paris Blok B3 No 33 RT 002 RW 011, Desa/Kecamatan Gedangan, Sidoarjo.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Solikhin Fery mengatakan, pemilik akun tersebut mempunyai nama asli Rendra Hadikurniawan. Pelaku lahir di Banyuwangi 7 Desember 1979.

“Pelaku saat ini menjalani pemeriksaan di Polda Jatim. Belum kami periksa, langsung kami limpahkan ke Polda karena ini menjadi atensi publik,” kata Fery saat dihubungi detikcom, Kamis (26/4/2018).

Astagfirullah! Pria Asal Sidoarjo Ini Hina Nabi Muhammad SAW, Lihat Videonya

Fery menegaskan, saat ini pelaku sudah berada di Polda Jatim. “Sampai Polda jam setengah tiga (14.30 WIB) tadi,” tandasnya.

Pria Penghina Nabi Muhammad Diburu dan Dipolisikan GP Anshor

Sebelumnya, GP Ansor Sidoarjo melaporkan Rendra ke Polresta Sidoarjo terkait penghinaan kepada Nabi Muhammad SAW. Dalam unggahannya, Rendra bicara sendiri menghadap kamera.

Usai Hina Nabi Muhammad, Pria Ini Posting Identitasnya. Nantang?

Dia berada di dalam mobil. Pria berkumis dan jenggot tipis itu menghina Nabi Muhammad dan Habib Rizieq dengan menggunakan logat Jawa Timuran.


Sumber : radarbogor.id

Thursday, 26 April 2018

Sumur Terbakar, 18 Tewas


Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD Aceh Timur, Henny Nurmayani mengung­­kapkan, korban tewas akibat keba­karan ini telah mencapai 18 orang.

Sementara korban yang menderita luka bakar men­capai 41 orang. Kebakaran juga menghanguskan 5 rumah.

”Di antara korban tewas, 10 di antaranya meninggal di tempat, sementara 8 orang sisanya meninggal di rumah sakit,” kata Henny pada Jawa Pos (Grup Radar Bogor) kemarin (25/4).

Selain itu, Henny mengatakan kebakaran juga menghanguskan lima unit rumah milik warga sekitar. Yakni milik Siti Hafizah, Zainabah, Ridwan Hutabarat, Maryani, dan Muhammad Yanis.

Henny menuturkan, warga yang tinggal di sekitar sumur yang terbakar mengalami kepanikan. Sumur tersebut memang berada di wilayah permukiman.

“Petugas Damkar dari Aceh Timur menyiramkan air dan bahan pemadam lain agar api tidak menyebar,” jelas Henny.

Berdasarkan keterangan dari Saiful, camat Rantau Peureulak, sumur minyak tersebut berada di Jalan Pendidikan, Dusun Kamar Dingin, Desa Pasi Putih.


Sumber : radarbogor.id

Facebook tak Kooperatif


Facebook masih belum memberikan balasan terkait surat peringatan (SP) kedua yang dilayangkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Hal ini terkait dengan kasus skandal kebocoran data Facebook yang hingga kini masih terkatung-katung. Padahal, tenggat waktu yang diberikan Kemenkominfo jatuh hari ini (26/4).

Menkominfo Rudiantara mengatakan, sampai kemarin Facebook belum mengirimkan data tambahan sesuai yang diperintahkan dalam Surat Peringatan II.

“Saya sih belum dapat, saya baru pulang kemarin. Kemarin saya tanya belum ada jawaban­nya,” jelasnya, Rabu (25/4).

Ia menyatakan dalam laporan Facebook yang dikirimkan beberapa waktu lalu, ada dua hal yang perlu diperhatikan me­dia sosial tersebut. Pertama, bagai­­mana platform itu meres­pons Surat Peringatan I yang dikirimkan oleh Kominfo.

Selain itu, Kominfo menekankan semua pihak yang menangani masalah penyalahgunaan data pengguna Facebook harus berdiri pada garis yang sama.


Sumber : radarbogor.id

KPK Segel Ruangan Bupati Mojokerto


Komisi Pem­berantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan kegiatan penindakan di Jawa Timur. Kali ini, dugaan rasuah di Kabupaten Mojokerto yang tengah diusut penyidik lembaga superbodi itu. KPK pun telah menetapkan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa sebagai salah satu tersangka dalam perkara korupsi tersebut.

Penetapan orang nomor satu di Kabupaten Mojokerto itu kemarin (24/4) ditindaklanjuti dengan kegiatan penyegelan dan penggeledahan sejumlah tempat. Penyegelan dilakukan di ruang kerja Mustofa, ruang kerja Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, dan ruang sekre­taris daerah (sekda) Herry Suwito. Semua ruangan itu disegel menggunakan garis KPK (KPK line).

”Iya benar kegiatan penyi­dikan kasus lama,” kata sumber internal KPK kepada Jawa Pos. ”Kada (kepala daerah) yang tersangka,” imbuh sum­ber yang bertugas di bidang penindakan KPK tersebut.

Selain tiga ruangan pejabat tinggi, tim satuan tugas (satgas) penyidikan KPK kemarin juga menggeledah sejumlah ruangan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Mojokerto. Yaitu kantor bagian pembangunan, kantor Dinas Pendidikan (Dispendik), dan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Ada pula showroom milik sahabat bupati Mustofa yang digeledah oleh KPK.



Sumber : radarbogor.id

Wednesday, 25 April 2018

Tak Berhenti di setnov


Setya Novanto (Setnov) mencatat sejarah. Dia menjadi mantan ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pertama yang divonis bersalah melakukan korupsi di pengadilan tipikor.

Itu setelah majelis hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat ke­marin (24/4) memvonis Setnov ber­salah dalam perkara rasuah proyek e-KTP tahun anggaran 2011-2012.

Pada 2002 silam, Akbar Tandjung selaku ketua DPR juga pernah divonis bersalah dan dihukum empat tahun penjara atas kasus dana nonbujeter Bulog Rp40 miliar.

Namun, dua tahun kemudian, tepatnya pada 2 Februari 2004, majelis hakim kasasi menganulir putusan tersebut. Akbar akhirnya dinyatakan bebas.

Dalam kasus e-KTP, majelis hakim yang diketuai Yanto menjatuhkan hukuman penjara 15 tahun dan denda Rp500 juta subsider tiga bulan kurungan.

Serta membayar uang pengganti USD 7,3 juta atau sekitar Rp101 miliar dikurangi Rp5 miliar (uang yang dikembalikan ke KPK) yang harus dibayarkan satu bulan setelah putusan tersebut berkekuatan hukum tetap (inkracht).

Apabila uang pengganti itu tidak dibayar, aset Setnov akan disita dan dilelang oleh negara sebagai gantinya.


Sumber : radarbogor.id

Cerita Riska Dwi N, Pramugari Pesawat Kepresidenan RI dari Bogor


Menjadi pramugari di pesawat Kepresidenan RI bukan hal mudah. Serangkaian seleksi dan tes harus dijalani. Di antara para pramugari pesawat orang nomor satu di Indonesia itu, Sersan Satu Riska Dwi Nugrahani salah satunya. Wanita angkatan udara (wara) ini menjadi orang pertama dan satu-satunya pramugari TNI Angkatan Udara dari Pangkalan Udara Atang Sendjaja (Ats) Bogor.

Laporan: Fikri Habibullah Muharram

Wanita kelahiran Surabaya itu saat kecilnya tak pernah berpikir akan menjadi wara atau wanita tentara. Bermula dari hobinya di dunia Paskibraka semasa sekolah dulu, jiwa kesamaptaan menghantarkan dirinya menjadi TNI Angkatan Udara. Kini, pangkat sersan satu atau sertu melekat di pundak Riska, panggilan akrabnya.

“Tahun 2009 saya daftar pertama kali masuk wara di Lanud Abdurrahman Saleh Malang. Dari ribuan pendaftar, hanya ada 10 wara yang lulus. Saya salah satunya. Kemudian saya ikut ujian tingkat nasional di Solo. Alhamdulillah lulus lagi,” kisah Riska saat ditanya awal mula dirinya masuk tentara.

Dari berbagai penugasan dan pendidikan yang pernah ia tempuh di Bandung, Bogor, dan Jakarta semasa kariernya di dunia militer, tibalah saat dirinya mendapat panggilan untuk mengikuti tes masuk menjadi pramugari TNI AU.

“Saya ikut tes lagi persis seperti tes saat masuk jadi tentara. Ada banyak yang tidak lolos. Alhamdulillah, nama saya lolos menjadi pramugari TNI AU,” jelasnya.

Riska kemudian mengikuti pendidikan pramugari di Garuda Indonesia. Kelimuannya terus dipertajam dari sudut ketentaraan sebagai pramugari di Skadron 17 Halim Perdanakusuma. “Akhir­nya saya resmi menyan­dang tugas sebagai pramugari TNI AU,” lanjut wanita yang juga terampil di dunia public speaking itu.

Riska menuturkan, berbagai pelayanan dari mulai very important person (VIP) seperti Panglima TNI dan bawahannya sampai dengan very-very important person (VVIP) sekelas presiden dan wakil presiden pernah ia layani dalam tugasnya sebagai pramugari saat mengudara.

“Harus ada pelayanan ekstra yang kita berikan. SOP-nya pun tidak sembarangan dan sangat ketat. Saya harus tampil seprofesional mungkin selama mengawal RI 1 di udara,” kisah wanita kelahiran 6 Desember 1989 itu.

Sebagai wanita pertama di Bogor yang mampu menyandang tugas Pramugari Kepresidenan, tentu ada perasaan bangga. Belum lagi dengan statusnya sebagai tentara. Kedisiplinan dalam membagi waktu antara tugas dan keluarga, kata Riska, adalah hal mutlak yang harus ia lakukan.

“Selama saya di rumah dan tidak sedang masa tugas, saya benar-benar memanfaatkan waktu untuk keluarga. Quality time itu pasti saya lakukan. Saya tidak ingin karena tugas terbang, kasih sayang kepada anak serta perhatian kepada suami hilang,” ujarnya.

Keluarga, menurut Riska, tetap menjadi nomor satu dalam kesuksesan kariernya. Meski begitu, ia tak menampik harus ada perjuangan ekstra dalam membagi waktu saat melepas almamater kemiliteran di rumah.

“Jangan sampai karena suatu tugas, kasih sayang keluarga hilang. Saya sangat hindari itu. Bagaimanapun, saya adalah wanita,” kata ibu dari Kim Ibrahim Faid (2).
Bagi Riska, menjadi pengawal VVIP tentu ada perasaan berbeda. Perasaan itu, katanya, mungkin tidak dimiliki oleh kebanyakan pramugari lainnya.

Segudang jam terbang pernah ia lalui bersama orang nomor 1 dan orang nomor 2 di Indonesia. Tak hanya itu, pengalaman lainnya, dia bisa foto bersama presiden dan sejumlah petinggi di Indonesia yang naik pesawat tersebut.

Duka selama bertugas tentu saja pernah ia lalui. Misalnya saja, saat orang lain libur di hari weekend, ia tetap harus bertugas jika ada panggilan. Mau tidak mau harus ia lakukan. Jika ada rentang waktu tugas yang cukup lama, kadang perasaan rindu kepada keluarga berkecambah dengan derasnya.

“Apalagi ke anak saya yang masih kecil,” ujarnya.

Derai air mata yang pernah ia teteskan dalam perjuangan kariernya, membuahkan rangkaian pesan manis kepada seluruh wanita Indonesia. “Jadilah wanita tangguh untuk keluarga, untuk suami, untuk anak, untuk orang tua, untuk nusa, bangsa, dan agama,” katanya.


Sumber : radarbogor.id

Villa Ilegal di Megamendung Diratakan dengan Tanah, Lihat Videonya!


Belasan bangunan villa ilegal di kawasan hutan resort pemangkuan hutan (RPH) Cipayung, Desa Megamendung, Kabupaten Bogor, dibongkar petugas, Selasa (24/4/2018).

Pembongkaran melibatkan 166 personil gabungan dari Ditjen Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Perum Perhutani, POM TNI, Polres Bogor, Kodim Bogor, Brimob Kelapa Dua, Satpol PP Kabupaten Bogor serta tokoh masyarakat dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan Kecamatan Megamendung.

Pembongkaran berjalan lancar dan aman. Satu unit alat berat dikerahkan untuk merobohkan bangunan villa liar itu. Dari 14 bangunan yang akan dibongkar, baru lima villa yang dieksekusi.

Penertiban bangunan villa tersebut sebagai tindak lanjut Putusan Pengadilan Negeri Cibinong No.133/Pdt.G/2009/PN.Cbn juncto Putusan Pengadilan Tinggi Bandung No.396/Pdt/2010 juncto Putusan Mahkamah Agung RI No.1635 K/Pdt yang telah berkekuatan hukum tetap.

Putusan tersebut menyatakan bahwa kawasan blok Cisadon merupakan kawasan hutan negara yang pengelolaannya diberikan kepada Perum Perhutani. Kegiatan penertiban itu sebagai bentuk operasi pemulihan keamanan kawasan hutan, yang bertujuan mengembalikan hutan sebagai kawasan lindung untuk daerah resapan air dan penyangga kehidupan di sekitar wilayah Bopunjur.


Sumber : radarbogor.id

Tuesday, 24 April 2018

UNBK Bisa Diulang


Hari pertama Ujian Nasional Berbasil Komputer (UNBK) tingkat SMP/MTs kemarin (23/4) kacau. Para pelajar di Bogor dibuat menunggu lantaran server di pusat sempat offline. UNBK bahkan harus selesai hingga malam hari.

Pantauan Radar Bogor, di seluruh Kota Bogor siswa harus menunggu kurang lebih 2 jam dari jadwal pelaksanaan UNBK. Itu lantaran token untuk masuk ke soal-soal ujian dari pemerintah pusat molor.

Kekecewaan semrawutnya UNBK SMP ini diutarakan orang tua murid, Rini. ”Fira (putrinya) mendapatkan sesi dua. Jam 12.00,” ujarnya. Dia mendapatkan informasi dari Fira melalui pesan di WhatsApp. Karena server yang bermasalah akhirnya siswi SMPN 4 Bogor itu mendapatkan imbasnya, yakni mundur satu jam.

”Secara mental ini bisa mengganggu. Melihat teman-temannya sesi pertama yang harus mundur, pasti akan mengganggu psikisnya,” katanya. Rini pun sampai tak nafsu makan karena hal tersebut. ”Ini bapaknya milih kerja sore. Mau nunggu Fira,” imbuhnya.

Kekecewaan juga dialami Tina. Keponakannya di SMPN 7 Bogor bahkan harus pulang hingga malam hari.

“Keponakan saya mendapat jadwal sesi 3, baru pulang malam,” kata Tina kepada Radar Bogor.

Di tempat terpisah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 5 Kota Bogor, Yayuk Arnawati mengatakan server offline sejak pagi sehingga anak didiknya terpaksa menunggu di ruang kelasnya masing-masing.


Sumber : radarbogor.id

Server Offline, Siswa Kecewa Panik hingga Gelar Solat Duha


Offlinenya sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di hari pertama juga dirasakan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota Bogor. Sejumlah siswa yang panik lantaran terlambat ujian memilih mengelar solat duha berjamaah.

Ketua Panitia UNBK Ida Tutik Udiana, mengatakan, salat dilaksanakan agar siswa tetap fokus dan tidak panik. Hal ini lantaran tertundanya sistem ujian berbasis komputer ini.

MTs dibagi tiga sesi. Kelas IX A, B, C sesi pertama dimulai pukul 07.30-09.30WIB. Kelas IX D, E,F sesi kedua dimulai pukul 10.30-12.30 WIB. Sedangkan, siswa Kelas IX G, H, I sesi ketiga dimulai pukul 14.00-16.00 WIB.

“Seharusnya jadwal UNBK pada sesi pertama dimulai pukul 07.30-09.30 WIB. Tapi karena offline sesi satu dilaksanakan pada seksi kedua,” ujarnya kepada radarbogor.id, Senin (23/04/2018).

Meski bergeser, pengerjaan waktu pada siswa tidak dikurangi yakni 120 menit. Akibat terganggunya sistem UNBK, siswa diperkirakan akan pulang lebih petang. Untuk mengakalinya, panitia memotong waktu istirahat dari setiap jeda sesi.

“Jadi siswa sesi satu dimulai pukul 09.30 dan selesai pukul 11.30. Langsung dimulai sesi dua pukul 12.00 sampai 14.00. Dan dilajut sesi tiga,” terangnya.

Panitia memperkirakan siswa pulang lebih petang dari jadwal semula pukul 16.00 menjadi pukul 17.00. Atas kejadian ini, panitia berharap ujian dihari selanjutnya tidak terjadi kesalahan sistem.

Bunyamin Kepala Sekolah MTsN Kota Bogor, mengatakan, insiden sistem yang terkendala sangat menghambat siswa dalam ujian. Siswa yang sudah siap ujian, kata dia, seketika harus terganggu mentalnya. Tampak wajah siswa ada yang kecewa dan panik.

Namun begitu, pihak sekolah tetap memberikan semangat dengan motifasi dan salat berjamaah.

“Anak ada yang kecewa karena siswa enggak masuk (server UNBK) tidak konek. Istilahnya sudah siap mereka. Apa lagi tadi dibuka oleh Kanwil Kemendag Jawa Barat,” katanya.

Bunyamin menilai ujian yang terlalu siang tidak baik bagi anak. Oleh karenanya, fasilitas yang menunjang perlu menjadi perbaikan bersama. Sehingga siswa tenang dalam mengerjakan ujian. “Mudah-mudahan besok tidak terulang lagi hal-hal begini apa lagi ini nasional ya,” ungkapnya.

Sebanyak 368 siswanya mengikuti UNBK dibagi tiga sesi dengan 120 komputer ujian mata pelajaran Bahasa Indonesia. UNBK tahun 2018 ini, peserta sekolah MTs mengalami kenaikan dari 2017 yang hanya empat MTs dan satu MTs Negeri.

“Sekarang seluruhnya MTs di Kota Bogor, walaupun ada yang melaksanakan UNBK yang bergabung di MAN 1, UIKA, di Pakuan,” pungkasnya.

Salah seorang siswi, Ashiva Awalia mengungkapkan, keterlambatan dimulainya pelaksaan ujian membuatnya panik. Meski begitu, dirinya mengaku lebih leluasa untuk menghafal pelajaran yang akan di ujian. “Iya telat ujiannya tapi tadi bisa mengal lagi,” ucapnya.


Sumber : radarbogor.id

Melestarikan Ritual Adat Seba Badui yang Bersahaja Kaya Makna, Jalan Kaki Bawa Laksa


Suku Badui Dalam tetap mempertahankan tradisi yang sudah berlangsung beberapa generasi. Salah satunya ritual Seba yang khusus untuk kaum lelaki.Menjaga tradisi dengan pelibatan anak-anak muda Badui.

Tak tergurat keletihan pada wajah Ayah Karmain. Lelaki suku Badui Dalam itu sedang duduk di Gedung Olahraga (GOR) Maulana Yusuf, Serang, Banten, Sabtu (21/4). Sesekali dia mengipas-ngipaskan tangan untuk mengusir gerah di gedung yang terasa panas itu. Dua kotak berisi nasi dan snack di sampingnya siap untuk santap siang.

”Baru sampai jam 10.30 tadi. Setengah jam lalu,” kata pria yang tinggal di Kampung Cibeo, Badui Dalam.

Dia bersama 46 warga suku Badui Dalam baru saja berjalan kaki dari Pendapa Kabupaten Lebak menuju GOR di alun-alun sebelah timur Serang, Banten, itu. Jaraknya sekitar 33,7 kilo­­meter.

Bila ditempuh jalan kaki tanpa berhenti, perjalanan makan waktu sekitar 7 jam. Di dalam dan luar GOR itu ribuan masyarakat Badui Luar juga sudah tiba. Bedanya, mereka naik kendaraan.

”Berhentinya tidak bisa lama-lama. Karena harus menyesuaikan rangkaian Seba Badui. Beda kalau pergi sendiri,” kata pria yang punya nama lahir Sarta itu.
Bersama kelompok tersebut juga ada anak-anak muda yang berumur belasan. Wajah mereka tak memperlihatkan lelah.

Ritual Seba Badui merupakan acara tahunan yang wajib digelar setelah masyarakat yang mendiami kaki Pegunungan Kendeng di Desa Kanekes itu melakukan tradisi Kawalu dan Ngalaksa. Salah satu ritual Kawalu selama tiga bulan itu adalah berpuasa serta berdoa meminta keselamatan bangsa dan negara.

Sedangkan Ngalaksa adalah membuat laksa, sejenis makanan olahan berbentuk seperti mi dari tepung beras. Laksa itu pula yang menjadi salah satu oleh-oleh yang diberikan kepada kepala daerah yang mereka sebut Bapa Gede saat Seba.

Seba yang secara mudah diartikan sebagai silaturahmi atau bertamu sebenarnya bukan hanya bertemu kepala daerah. Tapi, termasuk camat Leuwidamar dan anggota musyawarah pimpinan kecamatan dari unsur TNI dan Polri juga ditemui.

Ketua Pelaksana Seba Badui Ari Kuncoro yang juga menjabat kepala urusan umum Desa Kanekes menuturkan, yang mendatangi camat Leuwidamar memang hanya perwakilan tokoh masyarakat. Mulai Jaro Pamarintah Saija hingga Baris Kolot (tetua adat). ”Yang dibawa mulai beras, pisang, gula aren, dan laksa. Kalau durian tidak termasuk karena tidak selalu musim,” ujarnya.

Sebagian besar warga Badui yang turut dalam ritual Seba berangkat langsung ke Lebak. Jumlah peserta Seba Badui mencapai 1.388 orang dari 12 ribu total warga Kanekes. Semua­nya lelaki.

Sebab, perem­puan tidak diperkenankan untuk turut dalam ritual adat itu. ”Kami berangkat setelah Jumatan supaya tidak mengganggu warga muslim. Untuk saling menghor­mati,” ujar Ari. Pertim­bangannya, jumlah kendaraan yang cukup banyak.

Sedangkan warga Badui Dalam yang berjumlah 47 orang memang berangkat Kamis sore untuk bermalam terlebih dahulu di rumah kepala desa. Jumat pagi mereka melanjutkan perjalanan menembus hutan dan kebun menuju Lebak.

Merekalah yang membawa laksa. Karena sesuai adat, laksa harus dibawa dengan berjalan kaki. Tidak boleh dinaikkan ke kendaraan. Meski, yang membuat laksa itu adalah orang Badui Luar. ”Laksa itu harus dibawa jalan kaki. Amanah leluhurnya begitu,” ujar Ayah Karmain.

Jumat malam (20/4) mereka sudah di Pendapa Kabupaten Lebak. Acara itu juga dihadiri mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Setelah dari Lebak, Sabtu malam (21/4) ada Seba di Museum Negeri Banten bersama Gubernur Banten Wahidin Halim yang dihadiri pejabat musyawarah pimpinan daerah. Pagi kemarin (22/4) ada pula Seba dengan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.

Ritual utama Seba sebenarnya cukup singkat. Dimulai dengan pembukaan yang disampaikan Jaro Tanggungan 12 Saidi Putra. Dia mengucapkan sambutan dalam bahasa Sunda lama. Isinya adalah ucapan rasa syukur atas hasil panen yang baik. Selain itu, disampaikan harapan-harapan agar pemerintah ikut menjaga alam.

Selanjutnya, Jaro Pamarintah atau yang dikenal pula sebagai Kepala Desa Kanekes Saija lantas memberikan sambutan berbahasa Indonesia bercampur Sunda.

Sambutan itu diperlukan untuk memperjelas maksud dan tujuan warga Badui melakukan Seba itu. Saat bertemu Gubernur Banten Wahidin Halim itu, dia menyampaikan Desa Kanekes punya tanah di Perda Hak Ulayat Tanah Adat seluas 5.368 hektare. Tiga ribu hektare di antaranya adalah tanah pelindung alam yang harus dijaga dan dilestarikan.

”Gunung tidak boleh dilebur, Lebak tidak boleh dirusak, sesaka (pusaka) tak boleh diubah,” kata Jaro Saija. Bila tiga hal itu dilanggar, dikhawatirkan bisa memicu terjadi bencana alam seperti tanah longsor, gempa bumi, topan, dan tsunami.

Wahidin Halim memberikan apresiasinya terhadap ritual Seba Badui sebagai bentuk kearifan lokal yang harus dilestarikan. Dia berjanji tidak akan mengubah kawasan tempat tinggal warga Badui.

”Cara Bapak dalam hidup, membangun ekonomi, beradat istiadat, dan mempertahankan tradisi itu suatu yang sangat dihargai oleh pemerintah,” ungkap dia. Ritual itu diakhiri dengan doa dan penyerahan gunungan wayang. Malam itu ada hiburan wayang golek semalam suntuk.


Sumber : radarbogor.id

Monday, 23 April 2018

Ini Penyebab Bus IPB Kecelakaan,Terguling dan Masuk Parit


Bus milik Institut Pertanian Bogor (IPB) yang mengalami kecelakaan dan terguling di Kampung Cekdam, Kecamatan Lengkong, Wangun Sukabumi pada Minggu (22/4), terjadi pukul 12.30 WIB. Bus diketahui sedang dalam perjalanan kembali ke Bogor dari Ciletuh.

Berdasarkan rilis dari Biro Komunikasi IPB yang diterima redaksi, kecelakaan itu terjadi karena pengemudi bus membanting setir untuk menghindari seorang pejalan kaki yang menyeberang jalan. Kejadian ini menyebabkan bus masuk ke parit atau gili-gili.

Jumlah penumpang sebanyak empat orang, termasuk sopir dan kernet. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Semua penumpang selamat.

Bus IPB Kecelakaan di Sukabumi, Begini Kondisinya

Beruntung seluruh penumpang selamat dan tidak mengalami luka berarti.

Dua alumni IPB yang menjadi penumpang bus itu pun sudah dievakuasi dan akan diantarkan menuju Bogor.


Sumber : radarbogor.id

Kapal Pengangkut Anak Sekolah Meledak di Kepulauan Seribu, Begini Kronologisnya


Sebuah kapal pengangkut anak sekolah tiba-tiba mengalami kerusakan mesin dan meledak di Dermaga Utama Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, Minggu (22/4/2018).

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Victor Siagian menyampaikan, awalnya kapal milik Sudin Perhubungan Kepulauan Seribu itu digunakan untuk mengangkut penumpang acara Grebek Sampah di Pulau Pramuka.

Kegiatan itu sendiri berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB sampai dengan 09.00 WIB pagi.
“Pukul 09.30 WIB, acara selesai. Peserta dari Pulau Panggang kembali ke Pulau Panggang dengan menggunakan kapal sekolah,” tutur Victor dalam keterangan tertulisnya kepada Liputan6.com.

Penumpang pun tiba di Pulau Panggang sekitar pukul 10.20 WIB. Namun ketika hendak kembali ke Pulau Pramuka, tepatnya masih di Dermaga Utama Pulau Panggang, bagian mesin kapal langsung meledak.

“Nakhoda kapal atas nama Abdullah warga Pulau Kelapa selamat. Sementara korban luka sebanyak sembilan orang,” jelas dia.

Sembilan korban luka-luka itu memang duduk berada dekat dengan bagian mesin kapal. Mereka sudah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara setelah sebelumnya mendapat perawatan di RSUD Pulau Pramuka.

“Kapal akan dilakukan pengecekan lebih lanjut oleh penyidik Polres untuk mengetahui penyebab kebakaran mesin,” tandasnya.


Sumber : radarbogor.id

Prabowo Diprediksi Bakal Digantikan Gatot, Wapresnya TGB


Mantan Ketua Konstitusi (MK) Mahfud MD memperkirakan Prabowo Subianto batal mencalonkan diri sebagai calon presiden (capres) di pemilihan presiden (pilpres) 2019. Mantan Panglima TNI, Jenderal (purn) TNI Gatot Nurmantyo yang bakal menggantikannya.

Dugaan itu muncul sebab jika dilihat dari pernyataan di publik, Prabowo dan dan beberapa penopang utamanya seperti Hashim Djojohadikusumo terkesan belum mantap 100 persen terhadap pencalonan mantan menantu Presiden Soeharto itu.

“Pernyataan-pernyataan di pers itu Pak Prabowo dan orang yang penopang paling kuat Pak Prabowo, Pak Hasyim mengatakan belum tentu nyalon,” ungkap Mahfud di DPP PSI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (22/4).

Sementara, di sisi lain Gatot selalu menunjukan hasratnya terjun di pesta demokrasi 2019 kerap kali mengeluarkan statemen bahwa dia siap menjadi capres. Meski demikian, Mahfud menyakini situasi politik saat ini masih sangat cair sehingga dapat berubah sewaktu-waktu.

“Saya pribadi cuma ngukur gitu aja, terus timbul dugaan akan ke sana, mungkin. Tapi segala sesuatu bisa saja terjadi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Mahfud mengatakan jika Gatot maju sebagai capres, untuk posisi cawapres paling potensial dipegang oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) di urutan berikutnya.

“Kalau membaca dari opini publik, di medsos, di koran-koran, nampaknya Anies pertama baru yang kedua TGB,” pungkas Mahfud.


Sumber : radarbogor.id