Banner 1

Parah! Pedestrian Belum Bersih dari PKL

BOGOR – Pemkot Bogor terus berbenah menjelang akan diresmikannya fasilitas pedestrian (pejalan kaki) Kebun Raya Bogor (KRB). Sejumlah SKPD dikumpulkan dalam rapat di Paseban Surawisesa Balaikota, Kamis (05/01/2017). Salah satu masalah yang menjadi sorotan Walikota Bogor Bima Arya adalah jalur pedestrian yang belum steril......

Menang di #WeLoveCities, Bogor Dinobatkan Sebagai Kota Paling Dicintai di Seluruh Dunia

BOGOR- BOGOR - Setelah melewati proses panjang, akhirnya Kota Bogor meraih kemenangan di ajang #WeLoveCities dan dinobatkan sebagai kota paling dicintai di seluruh dunia dalam ajang yang digelar World Wide Fund for Nature....

PSB Bogor Sukses Gulung Persima Majalengka

BOGOR - PSB Bogor berhasil meraih poin penuh dalam lanjutan Liga Nusantara 2016. Tidak tanggung-tanggung anak-anak Laskar Pakuan menggulung tim asal Jawa Barat lainnya, Persima Majalengka enam gol tanpa balas....

Hadapi Liga Nusantara, PSB Matangkan Persiapan

BOGOR–Skuat PSB terus mengasah kemampuannya dalam rangka persiapan menghadapi Liga Nusantara (Linus) di Depok pada 8-11 Agustus nanti. Bertempat di Stadion Padjajaran, kemarin tim kebanggaan warga Kota Bogor ini melakoni uji tanding melawan kesebelasan Ciomas....

Mantap! Atasi Pemotor Nekat, Walikota Instruksikan Patroli di Jalur Sepeda Otista

BOGOR – Aksi Mahesa Jenar (13) dan Wildan Pratama Putra (13) yang nekat memalang sepedanya di jalur sepeda Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista) yang dilewati pengguna sepeda motor jelas menampar telak Pemkot Bogor.Walikota Bima Arya bahkan mengaku greget jika melewati Jalan Otista. Jalur yang dibangun khusus untuk sepeda seringkali dikuasai sepeda motor, berbeda dengan.......

Showing posts with label kecelakaan. Show all posts
Showing posts with label kecelakaan. Show all posts

Friday, 16 June 2017

Akibat Truk Gak Kuat Nanjak di Jalan Raya Sawangan Depok, Dua Mobil Ringsek


DEPOK – Dua mobil jenis city car dan minibus mengalami kerusakan, akibat truk bermuatan material tidak kuat menanjak di SMA Cakrabuana Jalan Raya Sawangan, Pancoranmas selasa malam (13/6).

Kuat dugaan pasca hujan yang menguyur Kota Depok menjadi salah satu peneybabnya. Beruntung, dalam kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa.
Salah seorang warga Sawangan, Ace Haerudin mengatakan, sekitar pukul 23:30 WIB Jalan Raya Sawangan tepatnya didekat SMA Cakrabuana sempat mengalami kemacetan hingga beberapa ratus meter.

Setelah motor yang dia kendarakan mendekat, ternyata sumber kemacetan ada sebuah truk, dan dua kendaraan berjenis city car dan minibus berada dibelakang truk rusak parah.

“Ternyata ada kejadian kecelakaan sebuah truk yang tidak mampu menanjak di tanjakan dengan SMA Cakrabuana,” ujar Ace kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Selasa (13/6).

Ace mengungkapkan, kecelakaan tersebut berawal dari sebuah truk dari arah Depok tengah melaju ke arah Sawangan. Namun, saat menanjak truk tersebut tidak mampu meneruskan lajunya, bahkan terdengar suara gerungan mesin yang seolah dipaksakan.

Sumber : POJOKJABAR.com

Diduga Nyebrang Sambil Main HP, Pemuda di Bogor Tewas Tersambar Kereta


BOGORUsai shalat tarawih, warga Pondok Rumput, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor dihebohkan dengan penemuan jasad pemuda yang tertabrak kereta. Hal tersebut diketahui manakala warga melihat satpam berjalan di pinggir jalan kereta sembari membawa senter.

Salah satu warga, Enting (35) mengaku terkejut dengan kedatangan satpam di wilayah rumahnya Kamis (15/6/2017).


“Tadi ada satpam dan beberapa orang bawa senter di pinggir jalan kereta. Katanya ada yang ketabrak kereta,” ucapnya.
Dari keterangan dihimpun Pojokjabar, korban  tewas tersebut berjenis kelamin laki-laki. Usianya diperkirakan masih sekitar 20 tahunan.

Salah satu warga setempat, Vani (18) mengatakan sebelum pemuda tersebut tertabrak warga melihat sang pemuda tengah melintas sambil main handphone.

“Dia (korban) lagi main terus nyebrang sambil main HP. Nggak tahu deh dia tahu ada kereta atau nggak,” tuturnya.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Kini, jasad korban masih dievakuasi dan hingga berita diturunkan belum diketahui identitas dari korban.


Sumber : POJOKJABAR.com

Wednesday, 14 June 2017

2 Orang Jadi Korban Tabrakan Beruntun di Bogor, Salah Satunya Pedagang Tahu


BOGORTabrakan beruntun yang melibatkan 11 kendaraan di Jalan Raya Sholeh Iskandar Bogor menyisakan duka. Bukan hanya seorang pengemudi mobil pick up yang jadi korbannya. Tapi, seorang pedagang tahu pun turut diseruduk.

Akibat hal tersebut, pedagang tahu itu harus dilarikan ke Rumah Sakit Islam yang berada di Perumahan Budi Agung. Pedagang tahu tersebut terluka akibat tergencat truk pengangkut ayam.
“Korban dibawa ke Rumah Sakit Islam untuk mendapat perawatan,” kata Kasat Lanatas Polresta Bogor Kota, Kompol Bramastyo Priadji.

Meski demikian, lanjut Bramastyo, tabrakan yang terjadi tidak menimbulkan korban jiwa.

Ia menuturkan, kecelakaan berawal saat truk bernopol B 9607 SFU yang bermuatan semen melintas. Saat itu, truk dikemduikan oleh Kelana Jaya (34). Namun, saat di lokasi jalan mulai menurun dan truk alami rem blong.

“Truk hilang kendali dan menabrak kendaraan di depannya,” terangnya.

Akibatnya, sejumlah kendaraan yang ada di depannya tertabrak hingga terjadi tabrakan beruntun. Pihak kepolisian kini mengamankan sejumlah barang bukti yakni tiga mobil yang alami rusak parah. Selain itu, polisi juga mengamankan pengemudi truk semen tersebut.


Sumber : POJOKJABAR.com

Pasca Kecelakaan Beruntun di Bogor, Jalan Ini Macet Panjang


BOGORKemacetan panjang terjadi di sepanjang jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor. Hal tersebut lantaran kecelakaan beruntun yang terjadi di lokasi tersebut Selasa (13/6/2017) sore.

Dalam peristiwa tersebut setidaknya delapan mobil terlibat dalam kecelakaan dekat jalan fly over. Diduga, kecelakaan terjadi akibat rem kendaraan blong. Salah satu saksi yang sempat melintas, Encum mengatakan dirinya mengaku mendengar ada suara keras di lokasi.


“Kirain ada alat kontruksi jatuh. Tahunya ada mobil kecelakaan kayaknya remnya blong,” katanya.

Kini, sejumlah kendaraan yang terlibat tengah dievakuasi di jalan tersebut. Hingga berita diturunkan belum dapat dipastikan penyebab kecelakaan tersebut. Belum diketahui juga terkait korban jiwa maupun korban luka yang ada.


Sumber : POJOKJABAR.com

Tuesday, 13 June 2017

Hindari Motor, Mobil Kijang di Bogor Ini Masuk Jurang


BOGORKecelakaan tunggal nyaris saja merenggut nyawa Edi Wahyudi (54). Warga Kampung Ciburuy RT 05/07, Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong itu tak bisa mengendalikan laju kendaraannya sehingga masuk ke dalam jurang setinggi 20 meter di Jalan Raya Ciburuy, Jumat (9/6) akhir pekan lalu.

Korban hanya mengalami luka ringan meski mengalami kecelakaan fatal. Sementara kendaraan jenis Toyota Kijang bernopol F 3212 AW rusak. Kejadian berawal saat Ketua RT 05 Desa Ciburuy, Subagya mengeluhkan mesin kendaraan miliknya.


Ia pun langsung membawa ke Edi yang merupakan montir langganannya, Rabu (7/6). Setibanya di bengkel, korban langsung mengecek mobil. Dua hari berselang langsung dites dengan mengendarainya di jalan.

Saat melintasi Jalan Raya  Ciburuy, dari arah berlawanan datang motor dengan kecepatan tinggi. Edi reflek membanting setir ke arah kiri, sehingga kendaraan meluncur ke jurang. “Mobilnya tidak terbalik, cuma meluncur saja ke bawah,” ujar saksi mata, Suryadi (34).

Akibat kecelakaan tersebut, korban juga mengalami trauma. Saat ini berada di rumahnya dan sulit memberikan keterangan.

Kanit Laka Polres Bogor Iptu Asep Saepudin membenarkan hal tersebut.  Kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal. “Supir menghindar saat ada sepeda motor melaju ke arahnya dengan kecepatan tinggi,” singkatnya.
(radar bogor/all/c)

Kronologis
-Edi Wahyudi membawa Toyota Kijang bernopol F 3212 AW melintasi Jalan Raya  Ciburuy, Jumat (9/6) malam.
-Dari arah berlawanan datang motor dengan kecepatan tinggi.
-Edi reflek membanting setir ke arah kiri untuk menghindari tabrakan.
-Kendaraan meluncur ke jurang sedalam 20 meter karena tak dilengkapi pagar pengaman.


Sumber : POJOKJABAR.com

Monday, 12 June 2017

Akibat Ngantuk, Truk di Depok Ini Seruduk Toko


DEPOKTruk bernopol B 9380 BCC menabrak sebuah toko bangunan di Jalan Raya Bojongsari, Kelurahan Bojongsari Baru, Kecamatan Bojongsari (depan kantor kecamatan bojongsari), pada Jumat (9/6) sekitar pukul 15.30 WIB.

Truk tersebut masuk kedalam toko bangunan tersebut, setelah sebelumnya menabrak trotoar dan sebuah mobil sedan yang sedang melintas.


Salah seorang saksi mata, Herman (38) mengatakan, truk tersebut dalam keadaan kecepatan melaju dari Bogor menuju Tangerang. Tiba tiba, saat melintasi depan toko bangunan Kurnia Jaya, truk mulai oleng. “Mobil yang lagi ngebut, tau-tau oleng kekanan dan nabrak torotoar,” katanya.

Pengemudi yang mulai kehilangan kendali, lanjut Herman, langsung banting stir ke kiri dan menabrak mobil sedan yang sedang melaju disampingnya. Mobil terus melaju, dan baru berhenti setelah menabrak toko bangunan.

“Mungkin supir dalam keadaan mengantuk, dan nggak bisa ngendaliin mobilnya,” katanya.


Sumber : POJOKJABAR.com

Tuesday, 9 May 2017

Innalillahi.. Seorang Pria Tewas Tabrakan di Bogor, Begini Kronologisnya


BOGORKecelakaan kembali terjadi di Bogor Senin (8/5/2017). Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Cileungsi-Bekasi. Tepatnya di depan Sate Wong Solo Pak Min, Kampung Cikrewis RT 02/07, Desa Lismununggal, Kecamatan Cileungsi.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB tersebut berawal saat sepeda motor Honda Vario Techno nopol B 3128 KHR melaju dari arah Bekasi. Saat itu, sepeda motor melaju ke arah Cileungsi. 


Pengendara sepeda motor Vario, Bachrul Ulum (39) mencoba menyalip kendaraan lain ke sebelah kanan.
“Kendaraan yang didahului yakni Yamaha Vega ZR nopol B 3368 FFA,” kata Kasubag Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena.

Bersamaan dengan itu, sepeda motor Yamaha Jupiter Z nopol F 5269 HS datang. Akibatnya, keduanya tabrakan dan sepeda motor Yahama Jupiter terjatuh hingga membentur sepeda motor Yamaha Vega ZR yang melaju dari arah Bekasi ke Cileungsi.

Peristiwa tersebut menyebabkan pengendara Honda Vario tewas ditempat akibat luka di bagian kepala. Korban merupakan warga Taman Rahayu Blok A 11/218, Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.

Kecelakaan tersebut juga menimbulkan kerugian dari tiga motor tersebut. Kerugian ditaksir mencapai 4 juta rupiah. “Korban dibawa ke Rumah Sakit Sismadi Cileungsi,” pungkasnya.


Sumber :  POJOKJABAR.com

Friday, 5 May 2017

Tragis! Guru SMP di Bogor Terlindas Truk sampai Begini Keadaannya


BOGORNasib malang menimpasalah satu guru SMP di Kecamatan Cigudeg, Bogor. Wanita yang bernama Waway Munawaroh (48) tersebut menjerit kesakitan usai alami kecelakaan.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Lebak Wangi, Kampung Pasir Sereh, RT 02/03, Desa Rengasjajar, Kecamatan Cigudeg. Akibat hal itu, ia kehilangan kedua kakinya setelah terlindas truk Fusso bernomor polisi B 9453 FYU.
Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung membawa warga Kampung Toge, RT 01/06, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cigudeg tersebut ke RSUD Leuwiliang.

Kecelakaan tragis tersebut bermula saat sepeda motor Yamaha Mio B 3405 SFY yang ditumpangi Waway melaju ke arah Desa Bunar menuju Desa Lebakwangi. Di tengah perjalanan korban bermaksud menyalip truk yang berada di depannya.

“Korban terpeleset, setengah badan korban terlindas truk,” ujar Kanit Laka Polres Bogor Asep Saepudin kepada pojokjabar, Kamis (04/5/2017).

Asep mengatakan, kecelakaan tersebut sudah ditangani Kanit Lantas Polsek Cigudeg, Ipda Tateng Wijaya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pengemudi beserta truk diamankan ke Pos Polisi Polsek Cigudeg.

Sementara itu, korban yang masih dalam keadaan hidup dilarikan ke RSUD Leuwiliang dengan menggunakan mobil kendaraan pick up milik warga.

“Rumah sakit terkait tidak menyanggupi dirujuk ke Rumah Sakit PMI Kota Bogor,” pungkasnya.


Sumber : POJOKJABAR.com

Thursday, 4 May 2017

Pohon Tumbang Tewaskan Sepupu Wakapolresta Depok


DEPOKHujan deras disertai angin kencang, Selasa sore (02/05/2017), menghadirkan nestapa. Pohon besar yang berdiri di sekitaran Jalan Margonda Raya, dekat lingkar Universitas Indonesia (UI) tak mampu menahan kuatnya tiupan angin dan akhirnya tumbang.

Nahas, bersamaan dengan tumbangnya pohon tersebut, melintas mobil Honda Jazz bernopol D 1618 AAU warna merah. Mobil sedang berjalan pelan dari arah Depok menuju Lenteng Agung.


Diameter pohon yang cukup besar, membuat mobil langsung ringsek begitu tertimpa dahan. Diduga pohon tersebut berjenis Sengon Buto. Pengemudinya adalah seorang anggota Polri, Bripda Dani Tugas Pangestu (21). Lalu duduk didamping Dani, Muhammad Rizki (20), sementara satu orang lagi duduk di belakang, Hussin.

Dari insiden ini, nyawa Rizki tidak bisa tertolong. Dia mengalami cedera hebat di bagian kepala dan leher. Sementara dua orang sisanya masih bisa selamat, dengan mengalami luka patah tulang di tubuhnya. Yang selamat kemudian mendapat perawatan di Rumah Sakit Zahira, Jakarta Selatan.


Sumber : POJOKJABAR.com

Dampak Kecelakaan di Puncak Bogor, Pengendara Lebih Memilih Jalur Alternatif


BOGORRentetan kecelakaan yang terjadi di jalur Puncak, Kabupaten Bogor, ternyata berdampak pada psikologis sejumlah warga dan pengendara. Beberapa di antara mereka khawatir saat melintasi jalur tersebut.

Mereka terpaksa mencari jalur alternatif untuk menuju Ciawi atau Kota Bogor, meski jarak tempuh dan waktu lumayan cukup panjang. “ saya aja ngeri kalau lewat jalur itu (jalur utama Puncak,red),” kata Muhammad Yusuf (32), warga Desa Tugu Selatan RT 02/01, Kecamatan Cisarua.


Senada dikatakan Nanik Andriani (29), warga Desa Leuwimalang, RT 01/01, Kecamatan Cisarua. Ia bahkan sudah jarang melintasi jalan utama Puncak. “ Saya suka takut kalau bawa motor,” ucapnya.

Sementara, pantauan Radar Bogor  (Pojoksatu.id Group), beberapa hari ke belakang, jalur Puncak terlihat lenggang. Begitupun di titik-titik kemacetan, seperti Simpang Gadong, Pasar Cisarua, dan simpang Pasirangin.

Sebelumnya, Kepala Bidang Keselamatan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor Muslim Akbar mengatakan, kecelakaan yang terjadi di jalur Puncak, disebabkan beberapa faktor. Yakni, pengemudi, kondisi kendaraan, sarana dan prasarana jalan serta lingkungan sekitar.

Menurutnya, dugaan rem blong pun tidak bisa dikatakan sebagai penyebabnya saja. Sebab, kondisi jalan yang licin dan menurun, serta ukuran kendaraan seperti bis bisa menjadi faktor.

“Kan bis ukurannya besar, kapasitasnya besar, kalau turunan dalam kecepatan tinggi, bisa jadi supir kaget melihat volume kendaraan di depannya banyak, dia tidak bisa mengerem karena ukurannya besar, sehingga dikatakan rem blong, padahal tidak bisa begitu, harus dievaluasi lagi,” katan pria yang juga menjabat sebagai ketua umum Ikatan Pengujian Kendaraan Bermotor Seluruh Indonesia ini.

Ia pun menghimbau pengendara harus mengerti medan jalanan yang ia lalui. Ikuti rambu lalu lintas yang berlaku dan selalu mengecek berbagai kesiapan kendaraan.


Sumber : POJOKJABAR.com

Wednesday, 3 May 2017

Dua Sepeda Motor di Depok Beradu Satu Tewas, Satu Kritis


DEPOK Motor Suzuki B 6929 ZHS dengan sepeda motor Honda Verza B 3797 CBV, beradu alias adu banteng di Jalan Abdul Wahab, Kecamatan Sawangan sekitar pukul 10:00 WIB, Jumát (28/04/2017). Akibat kecelakaan tersebut Muhtiar (19) warga Sawangan meninggal saat dilarikan ke RSUD Depok.

Sementara korban lainnya, Sumarno (40) warga Jalan Persada Raya, Tangerang masih kritis dan dua korban lainnya, Hadrami Mandala (20) pengemudi sepeda motor Suzuki B 6929 ZHS dan Muhammad Jabir (24) yang menumpang sepeda motor Honda Verza, mengalami luka-luka sedang.
Kanit Laka Lantas Polresta Depok, Iptu Joko menjelaskan, dari informasi yang dihimpun, peristiwa berawal saat sepeda motor Suzuki B 6929 ZHS yang dikemudikan Hadrami Mandala berboncengan dengan Muhtiar, melintas di Jalan Abdul Wahab dari arah selatan ke utara.

“Di dekat mushola Al-Hikmah, sepeda motor yang dikendarai Hadrami, disenggol dengan sepeda motor Suzuki lain dari belakang yang melintas ke arah yang sama,” beber Joko, kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Jumát (28/04/2017).


Sumber : POJOKJABAR.com

Monday, 10 April 2017

Jalan Raya Cianjur – Sukabumi Minta Korban, Satu Tewas Tiga Luka


CIANJUR – Kecelakaan lalulintas terjadi di Jalan Raya Cianjur Sukabumi tepatnya di Kampung Cibinong, Desa Ciwalen, Kecamatan Warungkondang, Minggu (9/4/2017) sekitar pukul 12:00. Kejadian itu mengakibatkan satu orang tewas dan tiga orang lainnya mengalami luka.

Informasi yang berhasil dihimpun Radar Cianjur (Grup Pojokjabar.com) di lokasi kejadian, kecelakaan berawal dari kecerobohan Muhamad Ramdan (15) warga Pakalongan, Desa Ciwalen, Kecamatan Warungkondang, pengendara sepeda motor Suzuki Satria FU tanpa plat nomor yang bergerak dari arah Cianjur menuju Sukabumi dengan kecepatan tinggi.

Dari arah yang berlawanan, datang sepeda motor Yamaha Jupiter MX F 5721 VW yang dikendarai Ahmad Juanedi (34) warga Desa Mekarjaya, Kecamatan Mande.

Di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Muhamad Ramdan mendadak berbelok ke kanan, hingga keduanya bertabrakan. Akibat kejadian tersebut, Muhamad Ramdan meninggal di tempat, sementara Ahmad Juanedi beserta penumpangnya, Siti Aisyah (25) dan Abdul Aziz (2) mengalami luka-luka.

Panit 2 lantas Warungkondang, Aiptu Acep Willy mengatakan, penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Saksi dan pengguna sepeda motor sudah dimintai keterangan.

“Dua unit sepeda motor kami amankan sementara,” katanya.

Lanjut Acep, kecelakaan yangg melibatkan sepeda motor juga terjadi di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi tepatnya di Kampung Jati, Desa Gekbrong Kecamatan Gekbrong, Sabtu (8/4) sekira pukul 23.00, akibatnya dua orang pengedaranya mengalami kritis.

Sepeda motor Honda Beat nomor polisi F 2247 YU yang dikemudikan Arifin Hermawan melaju dari arah Sukabumi menuju Cianjur. Ketika menempuh jalan lurus menurun mengambil jalur kanan dan hendak mendahului truk yang ada di depannya, bertabrakan dengan sepeda motor Yamaha Scorpio nomor Polisi B 6731 CKW yang dikemudikan oleh Muhammad Yana Firdaus yang datang dari arah berlawanan.

”Akibatnya Arifin Hermawan dan Muhammad Yana Firdaus mengalami luka berat,” pungkasnya.
(radar cianjur/dil)

sumber:POJOKJABAR.com,

Akibat Nyalip Truk, Seorang Pengendara Motor Tewas, Ini Lokasinya




BOGOR – Kecelakaan lalulintas kembali terjadi di Jalan Pahlawan, Kampung Kambing, Desa Karangasem Timur, Kecamatan Citeureup, kemarin. Kecelakaan ini menewaskan pengendara motor bernama Komarudin (34), warga Kampung Cinangka, Desa Cipayunggirang, Kecamatan Megamendung.

Salah seorang saksi Asep Saepul Anwar (25) mengatakan, awalnya sepeda motor Yamaha dengan nopol F 2958 FAX yang dikendarai korban melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Babakanmadang menuju Citeureup.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), motor korban berusaha menyalip truk. Namun, motor korban menyenggol badan truk hingga akhirnya kehilangan keseimbangan.

“Seteleh menyenggol truk, motor jatuh dan menabrak kendaraan dari arah berlawanan,” ujarnya kepada Radar Bogor, kemarin. Korban pun terkapar di jalan dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Warga sekitar yang melihat kejadian, berusaha membantu korban. Namun, nyawa korban tak tertolong karena luka parah. Korban tewas di lokasi. “Saya juga membantu mengangkat korban ke tepi jalan,” terangnya.

Sementara itu, anggota Polantas Polsek Citeureup yang mendangi lokasi Brigadir Bagus menerangkan, jasad korban sudah dibawa ke RS Sentra Medika Cibinong. “Lakalantas ini ditangani Unit Lantas Polres Bogor,” terangnya.

BOGOR – Kecelakaan lalulintas kembali terjadi di Jalan Pahlawan, Kampung Kambing, Desa Karangasem Timur, Kecamatan Citeureup, kemarin. Kecelakaan ini menewaskan pengendara motor bernama Komarudin (34), warga Kampung Cinangka, Desa Cipayunggirang, Kecamatan Megamendung.

Salah seorang saksi Asep Saepul Anwar (25) mengatakan, awalnya sepeda motor Yamaha dengan nopol F 2958 FAX yang dikendarai korban melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Babakanmadang menuju Citeureup.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), motor korban berusaha menyalip truk. Namun, motor korban menyenggol badan truk hingga akhirnya kehilangan keseimbangan.

“Seteleh menyenggol truk, motor jatuh dan menabrak kendaraan dari arah berlawanan,” ujarnya kepada Radar Bogor, kemarin. Korban pun terkapar di jalan dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Warga sekitar yang melihat kejadian, berusaha membantu korban. Namun, nyawa korban tak tertolong karena luka parah. Korban tewas di lokasi. “Saya juga membantu mengangkat korban ke tepi jalan,” terangnya.

Sementara itu, anggota Polantas Polsek Citeureup yang mendangi lokasi Brigadir Bagus menerangkan, jasad korban sudah dibawa ke RS Sentra Medika Cibinong. “Lakalantas ini ditangani Unit Lantas Polres Bogor,” terangnya.

ent.sumber:(pojokjabar)

Friday, 7 April 2017

Kecelakaan Beruntun di Jalur Puncak Bogor Pengemudi Meninggal Dunia


BOGOR — Kecelakaan kembali terjadi di jalur Puncak. Satu orang tewas dan tiga luka-luka dalam tabrakan beruntun di Jalan Raya Puncak KM 78, Kampung Leuwimalang  RT 02/03, Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, kemarin (6/4). Kecelakaan melibatkan satu unit mini bus, satu unit bus dan dua unit sepeda motor, sempat membuat jalur Puncak tak bergerak selama satu jam.

Peristiwa nahas itu terjadi pukul 08.30 WIB. Berawal saat Toyota Avanza dengan nomor polisi H-8677-ZR yang dikemudikan Ade Junaedi melaju dari arah Puncak menuju arah Gadog. Ia membawa seorang penumpang bernama Ujang Herman (45) warga Kampung Sungapan Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong. Setibanya di lokasi kejadian, mobil berusaha mendahului tiga kendaraan di depannya.

Gagal menyalip, moncong Avanza menghantam bagian depan kanan bus pariwisata PO Blue Star dengan nomor polisi B-7099-MG yang dikemudikan Budi Johari Jalil (62), warga Jalan Budi Raya Nomor 54 A,  RT 01/05, Kelurahan Kebun Jeruk, Jakarta Barat yang bergerak dari arah Gadog menuju Puncak.

Kerasnya benturan membuat Avanza berputar searah jarum jam dan menghantam sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi B 6155 GVW yang dikemudikan oleh Apip Solehudin (22) warga Kampung Jati RT13/04, Desa Bumi Kasih, Kecamatan Warung Kondang, Kabupaten Cianjur. Tidak hanya itu, mobil yang memalang jalan membuat sepeda motor Yamaha Vega dengan nomor polisi F-2118-KA milik Eded Ruhiyat (44) hilang kendali.  Motor milik warga Kampung  Kadu Gede RT 05/01, Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua  itu terpelanting.

Akibat kecelakaan tersebut, Ade tewas di tempat karena tubuhnya terjepit di dalam mobil. Butuh waktu setengah jam mengeluarkannya dari kendaraan yang bagian depannya ringsek akibat terbentur hebat. Korban dibawa ke RSPAG Cisarua untuk diotopsi. Sedangkan tiga korban yakni Ujang, Apip dan Eded telah mendapat penanganan dari tim medis karena hanya mengalami luka ringan.

“Kecelakan terjadi karena sopir Avanza gagal menyalip sehingga menabrak bus. Mobil berputar dan menghantam dua kendaraan roda dua yang saat itu sedang melintas,” ujar Kanit Laka Polres Bogor AKP Asep Saepudin, kepada Radar Bogor, kemarin (6/4).

Pihaknya masih melakukan penyidikan dengan memintai keterangan sejumlah saksi  terkait penyebab kecelakaan maut tersebut. “Kami masih memintai keterangan saksi korban yang selamat dan dua orang saksi lainnya. Kendaraan sudah di evakuasi ke Unit Laka Lantas Ciawi. Dugaan sementara sopir Avanza tak mampu menguasai kendaraannya saat menyalip, karena kondisi jalan menurun dan tak sempat mengerem,” pungkasnya.

Sementara itu kecelakaan juga terjadi di Jalan Raya Ciseeng-Rumpin tepatnya di Jembatan Gerdong, Kampung Kedokan RT 01/01, Desa Putatnutug, Ciseeng, Kabupaten Bogor, kemarin (6/4). Sekitar pukul 11.40 WIB truk fuso yang dengan nopol B 9975 EA menabrak mobil Suzuki Carry pick ap dan motor Suzuki Smash.

Berawal saat truk yang dikemudikan Karyana (27) melaju dari arah Ciseeng menuju Rumpin. Setibanya di lokasi, tiba-tiba rem tidak berfungsi dan menabrak Suzuki Cary yang dikemudikan Dede (27) dari arah berlawanan. Mobil tersebut lalu terdorong ke belakang hingga menabrak motor Suzuki Smash yang berada di belakangnya. Akibatnya, pengendara motor Iwan (48) warga Kampung Ketapang RT 01/03, Desa Putatnutug, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor mengalami luka patah di kakinya. “Kecelakaan segera ditangani Unit Laka Polsek Parung,” kata Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspitalena.

Selain di Cisarua dan Rumpin, kata Ita kecelakaan juga terjadi di Jalan Raya Leuwisadeng Kampung Cibeber I RT01/06 Desa Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng. Seorang pengemudi kendaraan jenis minibus melarikan diri setelah menabrak motor Yamaha Jupiter MX F 5638 AV yang dikendarai Ata (23).

“Kendaraan sejenis minibus yang belum diketahui melaju dari arah Kampung Hambaro setibanya di lokasi memotong arus ke kanan jalan ke arah Leuwiliang,” jelasnya.

Pada waktu bersamaan muncul sepeda motor Yamaha Jupiter MX dari arah Leuwiliang menuju Cigudeg. Kecelakaan pun tak terhindarkan. Ata yang membonceng Yudi (21) dan Arsih (36) tak bisa mengendalikan sepeda motornya hingga terjatuh. Namun, pengemudi mobil melarikan diri. “Korban mengalami luka di kepala dan dibawa ke RSUD Leuwiliang,” imbuhnya.
(radar bogor/all/c)

sumber:POJOKJABAR.com,

Thursday, 6 April 2017

Innalillahi.. Kecelakaan Terjadi di Puncak Bogor, Begini Kronologisnya


BOGOR – Lalu lintas Bogor kembali menelan korban. Kali ini kecelakaan terjadi di Jalan Raya Puncak KM 78 Kamis (6/4/2017). Kecelakaan terjadi tepat di RM Cimori 1 sekitar pukul 08.15 WIB.

Peristiwa tersebut bermula saat kendaraan avanza bernopol H 8677 ZR datang dari Puncak menuju Gadog. Saat di lokasi, mobil tersebut menyalip kendaraan roda empat lain. Saat itu, mobil bergerak ke kanan jalan dan menabrak bagian depan kanan sebuah bus.

“Bus yang ditabrak merupakan bus pariwisata PO bluestar bernopol B 7099 MG,” kata Kanit Laka Polres Bogor, Asep Saepudin.

Bus tersebut diketahui bergerak dari gadog menuju puncak. Pada saat itu, mobil avanza berputar searah jarum jam. Ia mengatakan, bersamaan dengan itu, terjadi kecelakaan dengan sepeda motor Honda Beat bernopol B 6155 GVW dan motor Yamaha Vega bernopol F 2118 KA.

Hingga akhirnya kecelakaan terjadi dengan posisi akhir mobil avanza menyerong ke kiri ke arah Puncak.

“Motor tersbeut bergerak dari arah puncak menuju gadog,” ungkapnya.

Kini, kepolisian tengah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti kendaraan yang ada.
(ana/pojokjabar)

sumber:POJOKJABAR.com,

Monday, 3 April 2017

Tiga Mobil Hancur, Ini Identitas Korban Kecelakaan Maut di Subang



SUBANG – Identitas korban kecelakaan maut yang menewaskan seorang pengandara sepeda motor dan hancurnya tiga mobil di Subang terungkap. Seorang pengendara motor yang meninggal dunia bernama Mediansyah AK Pradana (30), warga Buah Batu Bandung.

Sementara itu, pengemudi mikrobus yang oleng bernama Tarmidi Darto (45) warga Kampung Rawabebek RT 05/08, Desa Kotabaru, Kecamatan Bekasi Barat, Kabupaten Bekasi.

“Pengemudi mikrobus alami luka berat pasca kejadian,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus.

Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Umum Subang-Bandung, Kampung Dawuan, Kecamatan Ciater Minggu (2/4/2017) sekitar pukul 09.45 WIB.

Peristiwa berawal saat pengemudi mikrobus bernopol B 7085 KDA berjalan melintas dari Bandung menuju Subang. Saat itu, jalan yang dilalui menurun dan menikung. Naasnya, mikrobus tersebut hilang kendali hingga menyebabkan oleng.

“Mikrobus oleng ke bahu jalan kanan dan masuk ke jalur yang berlawanan,” jelasnya.

Sumber:(pojok jabar)

Wednesday, 29 March 2017

Ini Penyebab Nissan X Trail Terbakar di Tol Cipularang


JawaPos.com – Polda Jabar menduga penyebab terbakarnya kendaraan Nissan X Trail di Tol Cipularang kemarin siang (28/3) lantaran faktor teknis.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, kendaran bernopol D 1096 IJ hangus karena ada masalah dalam kerusakan pada sistem pengapian mobil. "Masih diteliti lebih lanjut, dugaan awal seperti itu," ujar dia kemarin (28/3).  

Seperti diketahui, mobil Nissa X Trail terbakar hebat di tol Cipularang KM 107 jalur A Selasa (28/3) sekitar pukul 14.30 WIB. Saat kejadian, kendaraan dikemudikan oleh Prof Dr Joey Adi Wisastra (75).

Peristiwa bermula saat kendaraan tersebut melaju di ruas tol Cipularang jalur A. Namun, saat masuk di KM 107 jalur A mesin kendaraan konslet dan menyebabkan sistem pengapian terbakar.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” lanjut Yusri.

Dalam hal ini, kerugian materi belum bisa ditaksir. Namun, lanjutnya, kendaraan milik warga Margahayu Raya tersebut habis terbakar.“Barang bukti dibawa ke pol derek untuk diamankan,” pungkasnya.(ana/pojokjabar/mam/JPG)

sumber:JawaPos.com

Monday, 27 March 2017

Tabrak Separator Busway di Senayan, Truk Bermuatan Batu Terguling



Jakarta - Sebuah truk bermuatan batu kapur mengalami kecelakaan tunggal di Pintu Keluar Tol Senayan arah Kuningan, Jakarta Selatan. Berdasarkan informasi akun Twitter @TMCPoldaMetroJaya, peristiwa terjadi pukul 04.09 WIB.

"Jadi truk pelat nomornya B 9012 UYZ terguling di exit Tol Senayan mengarah ke Kuningan. Truknya bermuatan batu putih kayak batu kapur," ujar Petugas piket TMC Ditlantas Polda Metro Jaya Bripda Ardityo Bagus ketika dikonfirmasi detikcom, Senin (27/3/2017).

Ardityo menjelaskan, sebelum terguling, truk menghajar separator jalur bus TransJakarta. Polisi sementara ini menduga supir mengantuk hingga hilang kendali atas kemudi.

"Diduga supir mengantuk dan jadinya menabrak separator busway. Sampai saat ini kami belum dapat laporan kondisi (supir)-nya" kata Ardityo.

Evakuasi korban dan kendaraan ditangani oleh personel Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya.

(sumber:adetik.com)

Tuesday, 7 March 2017

Inalillahi..Pria tanpa Identitas Nekad Bunuh Diri dengan Hantam Kepala Kereta






BOGOR – Aksi nekad menghilangkan nyawa dengan cara menabrakan diri ke kereta kembali terjadi di Bogor. Pria tanpa identitas diketahui bunuh diri di rel kereta api di atas underpass Jalan Soleh Iskandar, Senin (6/3/2017).

Kepala Unit Satu Sabara Polsek Tanah Sareal, Aiptu P Setiyanto menuturkan bahwa pemuda berumur 20 tahun tersebut, melakukan aksi bunur diri dengan berjalan di atas rel dan diduga sengaja tubuhnya ditabrak kereta. Hal itu berdasarkan kesaksian beberapa saksi mata yang menyaksikan kejadian tersebut.

“Berdasarkan keterangan warga kejadian sekitar pukul 16.30 WIB. Dia berjalan ke arah Bogor dan kereta melaju kencang dari arah Bogor menuju Jakarta,” ujarnya pada pojokjabar.

Saat kejadian, kata Setiyanto, warga sekitar sudah berteriak mewanti-wanti pemuda tersebut. Namun pria berpakaian celana panjang putih itu tak mengubris.

“Tapi seperti tidak dengar sudah teriak-teriak oleh petugas pintu kereta,” terangnya.
Pemuda bunuh diri di rel kereta api underpass Bogor.

Pemuda bunuh diri di rel kereta api underpass Bogor.

Untuk mengedintifikasi jasad korban, kepolisian langsung menerjunkan tim identifikasi Polresta Bogor Kota. Hasil pemeriksaan sementara pemuda diperkirakan berusia 20-25 tahun.

Polisi juga menghimbau kepada warga bagi warga yang kehilangan sanak saudarannya. Jasad akan dibawa ke RS Bhayangkara Kota Bogor.

Seorang saksi mata, Herawati (34) yang saat kejadian tengah berjaga di warung mengaku melihat aksi dugaan bunuh diri tersebut di depan matanya.

“Kita sudah teriakin pak. Eh awas-awas kereta, tapi kayanya wajahnya nungduk kebawah,” akunya. Peristiwa tersebut sempat menyita perhatian pengandara yang melitas.
(ant) sumber: pojok jabar

Thursday, 12 January 2017

Naas! Petani Tewas Usai Tersambar Kereta Api di Indramayu

ilustrasi petani tewas tersambar Kereta Api
POJOKJABAR.com, INDRAMAYU – Naas, seorang petani tersambar Kereta Api Manoreh KA 157 di Blok Sukaraja, Desa Tempel Wetan. Petani yang tewas tersebut diketahui bernama Nurqolis (33).

Korban merupakan warga Desa Tempel Wetan, Blok Bojongsari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. Korban langsung dievakuasi dan dilakukan visum ke RS Bhayangkara Losarang.

Peristiwayang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB tersebut dibenarkan oleh Kasubag Humas Polres Indramayu, AKP Heriyadi Selasa (10/1/2017).  

Korban tewas tersebut juga mengalami luka batok kepala bolong dan patah pada kedua tangan dan kaki.

“Kami masih lakukan penyelidikan penyebab peristiwa terjadi dan meminta keterangan dari saksi di lokasi kejadian,” ucapnya.
 
Sementara itu, usai divisum korban akan segera dikembalikan ke pihak keluarga untuk dikebumikan.

sumber : pojoksatu.id