BOGOR- Berlokasi di pusat kuliner Kota Bogor,
Mangalomang yang berada di Jalan Pandu Raya tidak akan sulit ditemukan
bagi pencinta kuliner nusantara. Ditemui wartawan koran ini,
ownerMangalomang, Muhammad Azhar Haslian mengatakan, ide membuka kafe
makanan tradisional bergaya high class, lantaran belum ada yang menjual
lemang di Kota Bogor. Dia juga ingin membuktikan bahwa makanan
tradisional (lemang, red) bisa terlihat mewah dan berkelas.
“Setahu saya belum ada yang menjual lemang di Bogor, dan belum banyak
orang yang mengenal lemang. Hal itu bagi saya adalah sebuah potensi,”
ujarnya.
Untuk diketahui, lemang adalah kudapan tradisional khas Padang
berbahan dasar ketan yang dibakar dengan daun pisang dan dilapisi oleh
batang bambu yang dipadatkan. Sejatinya kuliner ini juga banyak di
kawasan Indonesia bagian timur, namun dengan sebutan yang berbeda.
Jika lemang biasanya disajikan dengan daun pisang, warga Cimanggu,
Bogor Barat, ini membuat inovasi baru dalam menyajikan lemang yang
berbeda. Jebolan Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung itu, menyulap
lemang dengan memadukannya dengan Ovomaltine, Nuttela, keju mozarella,
mangga, rumput laut, hingga dada ayam dengan bumbu pedas.
“Saya memilih makanan tradisional yang menjadi menu kafe saya ini,
karena saya ingin melestarikan makanan khas Indonesia. Makanan
tradisional pun bisa mewah kalau kita bisa mengolahnya dengan
kreativitas,” paparnya.
Pria asal Sumatera Utara ini dulunya adalah seorang karyawan di
sebuah perusahaan tambang terkenal. Setelah bekerja selama empat tahun,
dia memilih banting setir dan membuka kafe yang dinamakannya
Mangalomang.
Target pasarnya sendiri adalah mahasiswa dan para orang dewasa. Ian
-biasa Muhammad Azhar Haslian disapa- menuturkan, dengan adanya makanan
tradisional yang dimodifikasi, diharapkan kawula muda mempunyai
pandangan yang berbeda. Bahwa, bukan hanya makanan dari luar negeri saja
yang berkelas, namun makanan tradisional khas Indonesia juga bisa
terlihat mewah.
“Saya berharap dengan adanya Mangalomang ini bisa mengubah image
makanan tradisional yang terlihat kuno dan tidak mewah menjadi suatu
kudapan yang bisa dibilang mewah dan berkelas, tak kalah dari makanan
luar negeri,” tandasnya.
Dari sekian kudapan, menu mangolemang adalah menu favorit kafe khas
lemang tersebut. Ketika mencoba memesannya, wartawan koran ini dibuat
ngiler. Tiga potong lemang padat yang disiram saus susu santan dengan
wijen membuat lemang terlihat menggiurkan. Ditambah dengan potongan buah
mangga berwarna oranye kekuningan, kudapan ini begitu menggoda mata..
Kafe ini biasanya buka pada pukul 13.00-22.00 WIB saat weekday dan
pukul 11.00-22.00 WIB saat weekend. Range harga sendiri berkisar Rp18-35
ribu, tergantung dari pendamping lemang tersebut.(nadia/radar bogor)
wonderful.radarbogor.id







0 komentar:
Post a Comment