Monday, 9 October 2017
Kepala Puskesmas: Kalau Musim Hujan Cabangbungin Enggak Banjir, Itu Aneh Banget
CABANGBUNGIN – Memasuki musim penghujan, aparatur pemerintah kecamatan Cabangbungin mulai siaga. Pasalnya, setiap musim penghujan wilayah tersebut selalu menjadi langganan banjir.
Seperti yang dilakukan oleh Puskesmas Cabangbungin. Saat ini, puskesmas sedang melakukan berbagai persiapan untuk memasuki datangnya musim penghujan.
Kepala Puskesmas Cabangbungin, Karmo mengatakan persiapaan banjir memang dari sekarang di persiapkan. Karena setiap musim banjir pihak Puskesmas selalu memasang posko pengobatan gratis, karena banyak warga yang terserang penyakit.
“Kalau musim hujan Cabangbungin enggak banjir, itu aneh banget. Tapi kalau banjir sudah biasa, enggak ada yang heran lagi. Maka dari itu, saya sudah persiapkan dari sekarang apa saja yang di butuhkan saat musim banjir nanti,” ucapnya saat ditemui di kantor Kecamatan Cabangbungin, Jumat (6/10/2017).
Kata dia, persiapan yang paling penting ketersediaan obat-obatan. Karena pihak Puskesmas harus menyiapkan obat untuk banyak orang, dari beberapa penyakit yang beda, diantaranya penyakit gatal-gatal, demam, batuk pilek, dan beberapa penyakit lainnya, termasuk memilih Bidan yang siap bertugas di posko pengobatan.
“Jangan sampai kehabisan obat-obatan saat musim banjir, karena setiap harinya banyak warga yang butuh pengobatan. Untuk bidan puskesmas yang bertugas di posko pengobatan, harus siaga 24 jam. Hal ini penting untuk di siapkan dari sekarang, jangan sampai pas sudah banjir baru di siapkan,” tuturnya.
Dia menambahkan, warga harus berhati-hati dengan ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Menurutnya, penyakit itu sangat berbahaya, dan sering di alami warga saat musim banjir. Karena penyebarannya semakin meningkat, pihak Puskesmas dari sekarang harus memberikan penyuluhan kembali mengantisipasi adanya penyakit DBD.
“Saya sudah sampaikan saat rapat minggon kecamatan, agar pegawai desa bisa menyampaikan sama warganya masing-masing cara mengantisipasi penyakit DBD. Karena saat banjir sebelumnya ada warga yang terkena DBD, intinya jangan sampai telat membawa warga yang terkena DBD ke Puskesmas maupun ke klinik terdekat, agar bisa dapat penanganan secepatnya,” tutupnya.
(pra)
sumber:pojoksatu.id
Related Posts:
Bukan karena Blanko, Perekaman KTP-El di Kecamatan Babelan Kembali Tertunda BABELAN – Herman, warga Babelan ini tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya. Pasalnya, keinginanya untuk melakukan perekaman data Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik harus kembali tertunda karena jaringan error.Yang me… Read More
Pilka Kota Bekasi, Kapan Koalisi PKS-Gerindra Deklarasi Pasangan? BEKASI – Koalisi yang dibangun PKS dan Gerindra di Pilkada Kota Bekasi 2018 belum juga mendeklarasikan pasangan calon kepala daerah yang diusung. Padahal, kedua partai tersebut sudah sepakat berkoalisi sejak lama.Koalisi P… Read More
Pemkot Klaim PLTS Mampu Kurangi Volume Sampah di Bekasi BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi mengklaim mampu membakar sampah sebanyak 116 ton per jam bila teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS) sudah berjalan. Demikian hal tersebut disampaikan Wali Kota Bekasi, Rah… Read More
Serba Terbatas, BK Porda Paralayang Terkesan Dipaksakan SUMEDANG – Ketua Persatuan Gantole dan Paralayang Indonesia (PGPI) Jawa Barat, Dharmawan Sirin, mengakui masih banyak kendalan dijumpai pada tahapan Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XIII, Kab… Read More
Pembangunan Kios Kuliner di Duta Harapan Bisa Sebabkan Banjir BEKASI – Ketua Umum Kaukus Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Benny Tunggul menilai, pembangunan kios kuliner di Duta Harapan Telaga Mas telah menyalahi aturan.Benny menjelaskan, pembangunan kios Kuliner di Duta Harapan Telaga … Read More
0 komentar:
Post a Comment