Monday, 9 October 2017
Investasi Swasta Percepat Pembangunan di Kota Bandung
BANDUNG – Jajaran Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polrestabes Bandung menggerebek warung kelontong di Jalan Ciroyom, Jumat (6/10/2017). Warung yang menjajakan cemilan anak-anak tersebut memiliki motif lain, yaitu menjual obat-obatan keras yang secara aturan konsumsinya harus melalui resep dokter.
Nampak tak berkutik penjual di warung tersebut saat penggerebekan yang dipimpin Kasatnarkoba Polrestabes Bandung AKBP Haryo Tejo. Informasi yang dihimpun, ada 20 butir excimer dan 18 butir tramadol yang ditemukan usai menggeledah serta meminta penjual menunjukan obat-obatan terlarang yang disembunyikan.
Diketahui obat eximer termasuk dalam golongan obat anti-psikopatik. Penggunaan obat eximer lebih banyak digunakan untuk penderita gangguan mental. Sementara tramadol merupakan obat dari golongan alagesik opiate. Obat ini bermanfaat untuk dapat mengatasi nyeri dengan tingkat yang sedang dan berat. Penggunaan kedua jenis obat ini harus berdasarkan resep dokter.
Haryo mengatakan, penggerebekan tersebut berawal dari adanya informasi penjualan obat-obatan keras secara bebas. Tim Satresnarkoba Polrestabes Bandung kemudian melakukan penyelidikan dan menggerebek tempat tersebut.
“Jadi warung ini warung biasa, ada juga jual obatnya. Tetapi saat kami lakukan pengecekan ternyata ada juga obat-obatan keras,” tuturnya.
Selain menyita puluhan butir obat keras, polisi juga mengamankan dua orang penjual obat tersebut inisial BM (37) dan DM (21). Keduanya langsung dibawa ke Mako Satnarkoba Polrestabes Bandung untuk diperiksa.
Haryo menambahkan pemberantasan penjualan obat keras ini merupakan komitmen dari Polrestabes Bandung di bawah pimpinan Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo.
Sementara penjual obat BM mengaku tidak tahu menahu soal obat tersebut. Hanya saja, selama ini obat tersebut memang laku.
“Memang banyak yang beli. Sehari banyak yang bolak balik. Saya enggak tahu itu obat apa, tapi kalau nanya ke yang beli, katanya penghilang nyeri,” katanya.
(nda)
sumber:pojoksatu.id
Related Posts:
Investasi Swasta Percepat Pembangunan di Kota Bandung BANDUNG – Kota Bandung dan Swedia telah memiliki hubungan yang amat baik sejak kunjungan Raja Swedia ke Kota Bandung pada bulan Mei lalu.Bahkan, Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial telah melakukan kunjungan balasan ke n… Read More
Investasi Swasta Percepat Pembangunan di Kota Bandung BANDUNG – Jajaran Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polrestabes Bandung menggerebek warung kelontong di Jalan Ciroyom, Jumat (6/10/2017). Warung yang menjajakan cemilan anak-anak tersebut memiliki motif lain, yaitu menjual obat-… Read More
Kepala Puskesmas: Kalau Musim Hujan Cabangbungin Enggak Banjir, Itu Aneh Banget CABANGBUNGIN – Memasuki musim penghujan, aparatur pemerintah kecamatan Cabangbungin mulai siaga. Pasalnya, setiap musim penghujan wilayah tersebut selalu menjadi langganan banjir.Seperti yang dilakukan oleh Puskesmas Caba… Read More
Puluhan Ribu Kader Partai Hanura Jabar Hadiri Pelantik Kepengurusan Baru BANDUNG – Sedikitnya 30 ribuan kader Partai Hanura Jawa Barat mulai dari DPC sampai tingkat anak ranting akan menghadiri acara pelantikan kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Hanura Jabar yang baru terbentuk di bawah … Read More
Pasal Pelarangan THM Hilang di Perda Pariwisata, Bupati Bekasi Salahkan Anak Buahnya CIKARANG PUSAT – Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2016 tentang Kepariwisataan tidak dicantumkan Pasal 47 ayat 1 di Bab II, padahal pada pasal ini ada larangan jenis usaha Tempat Hiburan Malam (THM) di Kabupaten Bekas… Read More
0 komentar:
Post a Comment