BOGOR – ‘Virus’ berbahaya sedang mewabah di kalangan pelajar. Namanya, Skip Challenge.
Sebuah permainan yang dilakukan dengan menekan dada seseorang sebegitu kuat, hingga orang tersebut tak sadarkan diri. Kabarnya, dalam beberapa kasus, ada yang berakhir tragis hingga kematian.
SEPERTI pada tayangan video yang viral di media sosial, tantangan ini dilakukan dengan menekan dada dan menghambat pernapasan seseorang.
Terhambatnya pernapasan membuat si korban kehabisan napas dan akhirnya kejang serta pingsan seketika. Di situlah para pelaku tertawa kegirangan melihat rekan mereka kejang-kejang.
Kepada Radar Bogor (Pojoksatu.id Group), RF (15), remaja yang melakukan Skip Challenge dan mengunggah videonya di media sosial, mengaku menyesal dan sudah merasakan dampak negatif tantangan yang sedang viral di media sosial tersebut.
Remaja yang tinggal di Tangerang Selatan ini mengaku sudah empat kali melakukan aksi berbahaya tersebut.
Dia menjelaskan, saat akan melakukan Skip Challenge, dia mengambil napas dari hidung keluar dari mulut, lalu napas dalam, jongkok lalu dadanya ditekan oleh teman-temannya.
“Rasanya kayak ada saluran yang tersumbat lalu lemas. Ditekan sampai lemas lalu tiba-tiba jatuh sendiri. Saat saya bangun, rasanya pusing, teman-teman ketawa-ketawa aja,” kata dia, seperti dinukil dari laman suara surabaya.(ent)
Sebuah permainan yang dilakukan dengan menekan dada seseorang sebegitu kuat, hingga orang tersebut tak sadarkan diri. Kabarnya, dalam beberapa kasus, ada yang berakhir tragis hingga kematian.
SEPERTI pada tayangan video yang viral di media sosial, tantangan ini dilakukan dengan menekan dada dan menghambat pernapasan seseorang.
Terhambatnya pernapasan membuat si korban kehabisan napas dan akhirnya kejang serta pingsan seketika. Di situlah para pelaku tertawa kegirangan melihat rekan mereka kejang-kejang.
Kepada Radar Bogor (Pojoksatu.id Group), RF (15), remaja yang melakukan Skip Challenge dan mengunggah videonya di media sosial, mengaku menyesal dan sudah merasakan dampak negatif tantangan yang sedang viral di media sosial tersebut.
Remaja yang tinggal di Tangerang Selatan ini mengaku sudah empat kali melakukan aksi berbahaya tersebut.
Dia menjelaskan, saat akan melakukan Skip Challenge, dia mengambil napas dari hidung keluar dari mulut, lalu napas dalam, jongkok lalu dadanya ditekan oleh teman-temannya.
“Rasanya kayak ada saluran yang tersumbat lalu lemas. Ditekan sampai lemas lalu tiba-tiba jatuh sendiri. Saat saya bangun, rasanya pusing, teman-teman ketawa-ketawa aja,” kata dia, seperti dinukil dari laman suara surabaya.(ent)
0 komentar:
Post a Comment