BOGOR – Pertumbuhan hunian di Kecamatan Cisarua cukup tinggi per tahunnya. Namun angka itu berjalan seiringin dengan meningkatnya jumlah rumah tidak layak huni.
Di Desa Tugu Selatan saja, angkanya kini mencapai 197 unit, yang tersebar di pinggiran sungai, pedalaman, kawasan perkebunan, hingga gang-gang sempit.
“Ada ratusan warga yang tinggal di rumah tidak layak huni,” ujar staf desa Tugu Selatan, Yayat, kepada Radar Bogor (Pojoksatu.id Group).
Kondisi itu diakui Camat Cisarua, Bayu Rahmawanto. Secara keseluruhan, ada 1.660 rumah tidak layak huni di wilayahnya. Sementara program perbaikan rumah tidak layak huni hingga kini masih belum cukup membantu.(ent)
Di Desa Tugu Selatan saja, angkanya kini mencapai 197 unit, yang tersebar di pinggiran sungai, pedalaman, kawasan perkebunan, hingga gang-gang sempit.
“Ada ratusan warga yang tinggal di rumah tidak layak huni,” ujar staf desa Tugu Selatan, Yayat, kepada Radar Bogor (Pojoksatu.id Group).
Kondisi itu diakui Camat Cisarua, Bayu Rahmawanto. Secara keseluruhan, ada 1.660 rumah tidak layak huni di wilayahnya. Sementara program perbaikan rumah tidak layak huni hingga kini masih belum cukup membantu.(ent)
0 komentar:
Post a Comment