Banner 1

Friday, 7 April 2017

Misteri Kematian ABG Sukabumi Terungkap, Tewas setelah Dicekoki Miras


SUKABUMI – Misteri kematian seorang remaja asal Kampung Talaga Hilir Desa Cisande Kecamatan Cicantayan, Fit (15), akhirnya terungkap. Sebelum meninggal, korban terlebih dahulu dicekoki miras oleh pelaku.

Hal itu terungkap setelah petugas Unit Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polsek Cibadak mengamankan dua orang pemuda asal Kecamatan Cicantayan Kamis (06/4/2017).

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka atas meninggalnya Fit. Kini keduanya tengah ditahan di Polsek Cibadak.

Dua orang itu ialah RB alias Okem (24) warga Kampung Ciawi RT 18/06 Desa Cimahi Kecamatan Cicantayan dan URS (19) Kampung Paledang 09/03 Desa Cimahi Kecamatan Cantayan.

Keduanya ditangkap saat berada di kediamannya tanpa melakukan perlawanan.

LIHAT JUGA : Terkait Misteri Tewasnya ABG di Sukabumi, Polisi Garap Saksi dan Pacar Korban

Penetapan kedua orang ini sebagai tersangka setelah pihak kepolisian mengumpulkan barang bukti dan memeriksa sembilan orang saksi.

Kapolsek Cibadak, AKP Jerry Said mengatakan, dari hasil pemeriksaan kedua tersangka, korban yang meninggal dunia itu dicekoki minuman keras oplosan oleh pelaku.

Saat itu, kondisi korban tengah tidak sehat dan langsung tidak sadarkan diri usai menenggak Miras.

“Ada dua orang wanita saat itu, korban dan satu temannya. Kedua wanita ini dicekoki Miras yang telah dioplos dengan supplemen,” ujar Jerry Said kepada Radar Sukabumi.

Akibat perbuatannya lanjut Jerry, pihak kepolisian mengenakan pasal 89 ayat 2 junto ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang penghapusan UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau pasal 300 ayat 1 ke 2e, (3) dan pasal 359 KUHP kepada kedua tersangka.

“Ancam hukumannya minimal 2 tahun dan maksimal 10 tahun penjara dan denda Rp200 juta,” singkatnya.

Sementara itu, salah satu tersangka URS mengaku tidak mengajak korban untuk meminum miras. Menurutnya, korban datang sendiri ke tempatnya di Kampung Ciawi RT 18/06 Desa Cimahi Kecamatan Cantayan.

“Awalnya kami cuma bertiga, tak lama datanglah korban. Kami saat itu minum bersama dan tidak tahu kalau korban masih di bawah umur,” aku URS yang diamini Okem.

URS menceritakan, saat minum, korban nampak biasa saja. Dia tidak mencurigai bahwa korban akan tidak sadarkan diri.

Keduanya mengaku korban meninggal pada Sabtu (01/04/2017) malam lalu.

“Biasa saja, normal. Kami juga baru tahu kalau Fit meninggal pada malam minggunya,” singkatnya.
(ren)

sumber:POJOKJABAR.com,

Related Posts:

0 komentar:

Post a Comment