Jakarta - Warga negara Jepang, Jiro Inao (48), ditemukan bunuh diri di rumahnya di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (22/3) kemarin. Di hari yang sama, salah satu manajer JKT48 yang juga bernama Jiro Inao dikabarkan meninggal dunia.
Sejumlah fans JKT48 tampak mengucapkan bela sungkawa di sosial media, pada Rabu (22/3/2017) pagi. Akun @rendyrenaldi misalnya, dia mengucapkan terima kasih atas jasa Jiro di JKT48 selama ini.
Ada lagi akun @dtg208 yang mendoakan Jiro agar tenang di alam sana. "Semoga kau tenang di alam sana! Manager JKT48 Jiro Inao," tulisnya, Rabu (22/3).
Hits Record melalui akun Twitternya juga mengucapkan ucapan bela sungkawa atas meninggalnya Jiro Inao atau Jiro San. "Turut berduka cita kepada Jiro Inao bagian dari keluarga @officialJKT48 beserta sanak saudara keluarga yang ditinggalkan. Tuhan berkati," tulisnya.
Belum ada keterangan dari manajemen JKT48 maupun polisi terkait apakah Jiro Inao manajer JKT48 adalah orang yang sama dengan yang melakukan bunuh diri.
Berdasarkan keterangan dari Kasubag Humas Polres Tangerang Selatan, AKP H Mansuri, korban bunuh diri, Jiro Inao, pertama kali ditemukan menjelang pukul 18.00 WIB oleh istri dan pembantunya pada Selasa (21/3) kemarin.
"Hari Selasa tanggal 21 Maret 2017, telah terjadi bunuh diri. Korban atas nama Inao Jiro, WN Jepang, melakukan bunuh diri di kamar mandi," kata Mansuri.
Menurut keterangan pembantunya, Jiro terakhir kali terlihat usai menjemput anaknya sekitar pukul 15.00 WIB. Anak Jiro, Zh, sempat memanggil-manggil korban sekitar pukul 17.00 WIB namun tak ada jawaban.
IstriJiro bersama dua orang petugas keamanansetempatlangsungmembawaJirokeRSPremierBintaro. "Namun korban tidak tertolong dan meninggal dunia,"jelasMansuri.
Sejumlah fans JKT48 tampak mengucapkan bela sungkawa di sosial media, pada Rabu (22/3/2017) pagi. Akun @rendyrenaldi misalnya, dia mengucapkan terima kasih atas jasa Jiro di JKT48 selama ini.
Ada lagi akun @dtg208 yang mendoakan Jiro agar tenang di alam sana. "Semoga kau tenang di alam sana! Manager JKT48 Jiro Inao," tulisnya, Rabu (22/3).
Hits Record melalui akun Twitternya juga mengucapkan ucapan bela sungkawa atas meninggalnya Jiro Inao atau Jiro San. "Turut berduka cita kepada Jiro Inao bagian dari keluarga @officialJKT48 beserta sanak saudara keluarga yang ditinggalkan. Tuhan berkati," tulisnya.
Belum ada keterangan dari manajemen JKT48 maupun polisi terkait apakah Jiro Inao manajer JKT48 adalah orang yang sama dengan yang melakukan bunuh diri.
Berdasarkan keterangan dari Kasubag Humas Polres Tangerang Selatan, AKP H Mansuri, korban bunuh diri, Jiro Inao, pertama kali ditemukan menjelang pukul 18.00 WIB oleh istri dan pembantunya pada Selasa (21/3) kemarin.
"Hari Selasa tanggal 21 Maret 2017, telah terjadi bunuh diri. Korban atas nama Inao Jiro, WN Jepang, melakukan bunuh diri di kamar mandi," kata Mansuri.
Menurut keterangan pembantunya, Jiro terakhir kali terlihat usai menjemput anaknya sekitar pukul 15.00 WIB. Anak Jiro, Zh, sempat memanggil-manggil korban sekitar pukul 17.00 WIB namun tak ada jawaban.
IstriJiro bersama dua orang petugas keamanansetempatlangsungmembawaJirokeRSPremierBintaro. "Namun korban tidak tertolong dan meninggal dunia,"jelasMansuri.
sumber(detik.com)
0 komentar:
Post a Comment