BOGOR – Belakangan, tidak hanya narkotika yang diminati anak-anak muda, kali ini mereka mulai merebah obat analgesik seperti Tramadol dan TX (Trihexyphidyl).
Kedua obat keras itu depat dengan mudah ditemui kalangan remaja. Harga yang murah membuat kedua obat ini banyak disalahgunakan.WHY (18), salah seorang pelajar SMK di Kecamatan Gunungputri mengaku, biasa mengkonsumsi obat tramadol sebagai doping sebelum mengikut pelajaran. Menurutnya, obat ini bisa membuatnya tentram.
Maraknya penyalahgunaan obat keras ini membuat petugas bertindak. Kemarin, Babinsa Desa Wanaherang, Serma Dedi Mulyadi bersama beberapa perwakilan desa melakukan sidak ke beberapa toko obat dan apotik di Desa Wanaherang.
Meski tidak ditemukan obat sejenis, namun para penjual mengaku sering didatangi anak-anak muda yang ingin membeli obat pereda nyeri itu.
“Syukur setelah di cek di wilayah saya tidak ada yang menjual,” ujar Dedi kepada Radar Bogor, usai melakukan sidak, Rabu(01/02/2017).(ent)
Kedua obat keras itu depat dengan mudah ditemui kalangan remaja. Harga yang murah membuat kedua obat ini banyak disalahgunakan.WHY (18), salah seorang pelajar SMK di Kecamatan Gunungputri mengaku, biasa mengkonsumsi obat tramadol sebagai doping sebelum mengikut pelajaran. Menurutnya, obat ini bisa membuatnya tentram.
Maraknya penyalahgunaan obat keras ini membuat petugas bertindak. Kemarin, Babinsa Desa Wanaherang, Serma Dedi Mulyadi bersama beberapa perwakilan desa melakukan sidak ke beberapa toko obat dan apotik di Desa Wanaherang.
Meski tidak ditemukan obat sejenis, namun para penjual mengaku sering didatangi anak-anak muda yang ingin membeli obat pereda nyeri itu.
“Syukur setelah di cek di wilayah saya tidak ada yang menjual,” ujar Dedi kepada Radar Bogor, usai melakukan sidak, Rabu(01/02/2017).(ent)







0 komentar:
Post a Comment