Monday, 27 November 2017
Gudang Mebel di Kota Bandung Ludes Terbakar, Anak Pemilik Tewas Terpanggang
BANDUNG – Gudang Mebel di Jalan Industri Barat RT 004 RW 004 Kelurahan Husein Sastranegara, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung memakan korban meninggal dunia. Korban diketahui bernama Felix Suwandi (27), yang merupakan anak dari pemilik gudang.
Kapolsek Cicendo Kompol Edy Kusmawan membenarkan, adanya penemuan korban tewas dalam kebakaran gudang mebel tersebut. “Ada korban tewas, namanya Felix,” kata Edy di lokasi kebakaran, Sabtu (25/11/17).
Sementara Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo saat meninjau lokasi kebakaran, Felix diduga tengah terlelap tidur hingga tidak bisa menyelamatkan diri saat si jago merah membakar gudang meubeul tersebut.
Petugas yang menemukan jasad korban, kemudian membawanya ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk dilakukan identifikasi jenazah. “Korban dibawa ke rumah sakit Sartika Asih untuk identifikasi,” kata dia.
Saat ini, petugas kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran di gudang mebel tersebut. Saat olah kejadian perkara, petugas pun menemukan senjata api jenis revolver beserta amunisi yang sudah meledak.
“Senjata beserta amunisi masih dalam penyelidikan,” kata Hendro. Ia mengatakan, musibah kebakaran itu sendiri terjadi pada pukul 04.00 WIB, 20 unit kendaraan pemadam kebakaran meluncur menuju lokasi.
Sekitar pukul 08.00 WIB, api pun berhasil dipadamkan petugas. Sekitar pukul 10.15 WIB petugas mengevakuasi potongan tubuh korban dari lokasi kebakaran. Sementara itu, terlihat seorang wanita berambut panjang yang tengah terduduk menangis sedu di depan pintu mobil yang terbuka.
“Itu ibu Linda, ibu dari Felix sepupu saya,” kata Martin, kakak sepupu korban di lokasi kebakaran. Dia membenarkan bahwa korban yang tewas dalam kebakaran gudang tersebut adalah sepupunya.
“Benar yang meninggal itu sepupu saya, Felix, korban (adalah) anak dari salah satu pemilik gudang,” katanya seraya menjelaskan bahwa ada dua orang yang memiliki gudang tersebut.
Korban memang sering menginap di gudang tersebut, lantaran dipercaya mengurusi gudang. “Felix memang suka jaga di sini, dia diberikan kepercayaan karena ayahnya kan suka pergi keluar kota, makanya dia yang mengelola gudang,” jelasnya.
Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Polri Sartika Asih untuk dilakukan identifiksi jenazah. “Dibawa ke Sartika Asih, katanya mau di Identifikasi,” jelasnya.
Menurut Martin, gudang mebel itu awalnya merupakan pabrik pembuatan kecap, namun pada tahun 1972 dibeli oleh keluarga korban dan dijadikan Gudang Mebel.
“Tahun 1950 an itu masih pabrik kecap, tapi dibeli oleh keluarga pada tahun 1972,” katanya. Kini gudang mebel dengan luas 1100 m2 tersebut luluh lantah dilahap si jago merah. Sekitar 20 kendaraan pemadam diterjunkan Dinas Penanggulangan dan Pencegahan Kebakaran Kota Bandung.
(RBD/apt/pojokjabar)
Sumber:pojoksatu.id
Related Posts:
Nahas! Diduga Berniat Mencuri, Seorang Pria di Kab. Bandung Tewas Tersengat ListrikNahas! Diduga Berniat Mencuri, Seorang Pria di Kab. Bandung Tewas Tersengat Listrik KABUPATEN BANDUNG – Sebagian warga Desa Lampegan, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung dikejutkan dengan sesosok mayat yang diduga akan melakukan pencurian disekitar Gedung Olahraga (GOR) sekitar pukul 05.30 sore, Selas… Read More
Dituntut Bersaing Secara Sehat, Transportasi Konvensional Harus Inovatif BANDUNG – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat, Agung Suryamal angkat bicara ihwal regulasi transportasi online yang masih diperdebatkan baik di pusat maupun di daerah. Agung menilai, jika dibiarkan berlarut… Read More
Tiga Irigasi di Kabupaten Bandung Barat Rawan Jebol BANDUNG BARAT – Tiga irigasi di Kabupaten Bandung Barat rawan terjadinya longsor di musim hujan. Ketiganya mulai dari Irigasi Cidadap di Desa Gununghalu Kecamatan Gununghalu, Irigasi Pasir Angin di Desa Sumurbandung Kecama… Read More
Kampung KB Se-Jawa Barat Gelorakan Program BKKBN BANDUNG – Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jabar Sukaryo Teguh Santoso mengatakan, jika berbicara tentang keluarga berencana kini sudah mengalami pergeseran.Tidak hanya berbicara… Read More
Revitalisasi Trotoar, Pemerintah Kota Bandung Gelontorkan Anggaran Rp 170 Miliar BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung terus menggenjot pengerjaan revitalisasi trotoar. Hal ini demi mewujudkan Kota Bandung yang ramah terhadap pejalan kaki tidak terkecuali orang dengan disabilitas.Berdasarkan data Dinas Pek… Read More
0 komentar:
Post a Comment