Wednesday, 22 November 2017
Home »
metropolitan
» Contra Flow Jalan Sholeh Iskandar Berlaku 24 Jam
Contra Flow Jalan Sholeh Iskandar Berlaku 24 Jam
Pengaturan lalu lintas kendaraan melawan arah atau contra flow di Jalan Sholeh Iskandar (Sholis) akan diberlakukan 24 jam. Sebelumnya contra flow masih berlaku tenttif atau di waktu-waktu tertentu saja.
Menurut Project Manajer PT Wika, Ali Afandi, pihaknya sudah berusaha agar contra flow tidak berlaku 24 jam. Namun, proses pemasangan erection box pada proyek Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) seksi IIB itu harus dikebut sesuai dengan target yang diperikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Sampai saat ini masih tetap 24 jam kita terapkan contra flow,” ucapnya.
Dia menuturkan, pemberlakuan contra flow terpaksa dilakukan untuk pemasangan erection box yang tak lagi menggunakan alat launcher gantry (LG) seperti sebelumnya.
”Kita menggunakan cara Shoring, yaitu dengan ditopang beberapa rangka baja. Kalau zona 1 sama zona 2 pakai LG. Zona yang sekarang dikerjakan ini merupakan irisan dari zona 1 dan 2 yang posisinya berada di tengah-tengah,” jelasnya.
Penggunaan metode Shoring merupakan pilihan terakhir. Pasalnya, jika tetap memaksakan menggunakan LG, harus menunggu masa pemasangannya selama satu bulan. Sedangkan, pembangunan Tol BORR Seksi IIB ditarget rampung 100 hari lebih cepat, yakni pada Maret 2018 mendatang.
”Shoring itu rangka baja yang dari bawah, terus diangkat pake crane. Kalau pakai itu waktunya tidak akan cukup. Kalaupun dipaksain baru bisa berjalan di akhir Desember,” kata Ali.
Walhasil metode tersebut akan mengubah alur lalu lintas Sholis. Itu lantaran rangka baja yang digunakan untuk menopang beton-beton bakal memakan sebagian badan jalan “Karena, rangka baja yang digunakan untuk menopang beton-beton itu akan menggunakan sebagian badan jalan,” tuturnya.
Pantauan Radar Bogor, kemarin siang contra flow, membuat gerak laju kendaraan menjadi terbatas dan menimbulkan kondisi arus lalu lintas yang cukup padat. Arus lalu lintas tidak hanya di dominasi kendaraan berukuran kecil, tapi terlihat juga kendaraan berukuran besar ikut melintas.
Pada sistem Contra Flow, tidak terdapat seorang pun petugas kepolisian yang berjaga guna memberikan pengamanan serta kondusifitas dalam berkendara.
sumber:pojoksatu.id
Related Posts:
Awas! Jangan sampai Salah Naik Angkot BOGOR – Setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meluncurkan program rerouting (perubahan trayek, red) angkot beberapa bulan lalu, hari ini Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor langsung mengefektifkan 30 trayek tersebut.Hal… Read More
Tindak Tegas Pelaku Pungli di Kabupaten Bogor! BOGOR – Tak puas dengan unjuk rasa di kantor desa. Senin (8/5), puluhan warga Desa Karehkel, Kecamatan Leuwiliang mendatangi Kompek Tegar Beriman. Aksi tersebut dilakukan terkait dengan dugaan pungli dalam program sistem i… Read More
Mantan Petinju Nasional Asal Kota Bogor Rico Maspaitela Meninggal Dunia, Sakit Apa? Mantan petinju nasional asal Kota Bogor, Rico Maspaitela, tutup usia, Minggu dini hari (1/10/2017).Rico sempat mengharumkan Kota Bogor hingga ke kancah internasional dan kemudian menjadi pelatih tinju profesional.Ric… Read More
Komunitas Mural Kota Bogor, Protes Bahaya Rokok Lewat Mural BOGOR – 10 papan putih bersih berukuran besar berdiri tegak di Taman Ekspresi, kemarin (28/9). Namun perlahan, papan-papan itu berubah penuh warna. Menjadi media gambar tangan-tangan terampil dari sekelompok anak muda, Kom… Read More
Kasat Lantas Polres Bogor Selamatkan Biker Cantik Saat Terjatuh di Puncak, Simak Kondisinya di Video Ini Bikers wanita ini tiba-tiba saja terjatuh dari sepeda motor maticnya saat melakukan konvoi melewati kawasan Puncak Bogor.Peristiwa yang terjadi pada pukul 14.00 WIB, Minggu (1/10/2017) ini terjadi saat konvoi klub motor ma… Read More
0 komentar:
Post a Comment