BOGOR – Banyak yang percaya bahwa mimpi itu hanyalah bunga tidur yang tidak mungkin menjadi kenyataan.
Namun tidak bagi AG (34) warga Cilendek, Bogor Barat. Dia tega menceraikan istrinya SN (30) karena hanya gara-gara mimpi.Kejadian itu terjadi April 2015 lalu, ketika tiba-tiba AG mengambil keputusan yang tidak diharapkan SN.
“ Entah apa yang terjadi pada AG, tiba-tiba ia menalak saya. Dia bilang jika saya tetap dengannya maka akan terjadi malapetaka besar di keluarga kami,” ujar SN ketika ditemui di Kantor Pengadilan Agama, Bogor Kamis(02/02/2017).
Padahal Ia dan suaminya AG sudah menjalin hubungan bahkan sejak masih kuliah di Institut Pertanian Bogor (IPB).
Ia mengaku, perceraian dirinya dilatarbelakangi hal aneh. Di awali dari perubahan dadakan AG yang membuat SN sering tak nyaman.
“Dia sering mengkaitkan sesuatu dengan tuhan dengan tidak wajar. Seperti dia sering bermimpi menjadi wali ditunjuk untuk mengawal presiden,” terangnya.(ent)
Namun tidak bagi AG (34) warga Cilendek, Bogor Barat. Dia tega menceraikan istrinya SN (30) karena hanya gara-gara mimpi.Kejadian itu terjadi April 2015 lalu, ketika tiba-tiba AG mengambil keputusan yang tidak diharapkan SN.
“ Entah apa yang terjadi pada AG, tiba-tiba ia menalak saya. Dia bilang jika saya tetap dengannya maka akan terjadi malapetaka besar di keluarga kami,” ujar SN ketika ditemui di Kantor Pengadilan Agama, Bogor Kamis(02/02/2017).
Padahal Ia dan suaminya AG sudah menjalin hubungan bahkan sejak masih kuliah di Institut Pertanian Bogor (IPB).
Ia mengaku, perceraian dirinya dilatarbelakangi hal aneh. Di awali dari perubahan dadakan AG yang membuat SN sering tak nyaman.
“Dia sering mengkaitkan sesuatu dengan tuhan dengan tidak wajar. Seperti dia sering bermimpi menjadi wali ditunjuk untuk mengawal presiden,” terangnya.(ent)
0 komentar:
Post a Comment