JawaPos.com - Bermain di markas sendiri tidak menjamin Bhayangkara FC untuk keluar sebagai pemenang. Terbukti pada Rabu (24/10), The Guardians hanya bisa bermain imbang 0-0 melawan Arema FC.
Kesulitan yang dialami Bhayangkara tidak terlepas
dari bagusnya performa yang ditunjukkan para pemain lawan. Skuad Singo
Edan mampu menahan tekanan yang dilancarkan kubu tuan rumah.
"Saya sudah bilang kepada pemain bahwa laga ini
akan sangat sulit. Mereka bermain langsung menusuk," ucap pelatih
Bhayangkara, Simon McMenemy, di Stadion PTIK, Jakarta.
"Bahkan di menit akhir jantung saya hampir copot.
Dedik Setiawan dapat menciptakan peluang emas. Dia hampir saja mencetak
gol," lanjutnya.
Namun hal tersebut dapat diredam oleh tim didikan
Simon McMenemy. Hal tersebut sontak membuat ia mengapresiasi performa
mereka semua.
"Kami bisa mengatasi hal tersebut. Kami dapat
bertahan bagus sekali. Bahkan bisa mengatasi ancaman dari Dedik dan
Makan Konate," ujarnya.
Kendati demikian hasil yang diraih kali ini belum cukup memuaskan. Sebab Bhayangkara dibuat gagal mengamankan tiga poin kandang.
"Semua pemain tahu bahwa laga melawan Arema akan
berat dan hasil ini akan memberikan kekecewaan kepada pemain. Di laga
seperti ini memang mungkin kami tidak akan membuat banyak peluang, hanya
ada tiga sampai empat peluang bagus. Satu gol saja dapat menentukkan
hasil pertandingan. Kami kurang beruntung," sesal bek Bhayangkara,
Vladimir Vujovic.
Berkat hasil ini, Bhayangkara naik ke posisi tiga
klasemen. Mereka memiliki 43 poin, unggul delapan angka dari Arema di
urutan 11.
Thursday, 25 October 2018
Home »
» Arema Imbangi Bhayangkara, Simon: Jantung Saya Mau Copot!
0 komentar:
Post a Comment