BOGOR–RADAR BOGOR,Programnya harus membawa ompreng sama botol minum, kemudian anak dibiasakan sebelum keluar untuk istirahat.
“Mereka makan bersama di kelas, agar tidak jajan di luar. Jadi makan
bersama-sama terlebih dahulu,” kata Kepala SDN Tegallega 2, Euis Narni
Sudariyah.
“Lalu di sini tidak menyediakan tempat sampah. Karena membiasakan
anak-anak untuk tidak boleh ada sampah di sekolah. Jadi anak-anak jajan
di luar tetap harus memakai ompreng. Nanti setelah selesai dicuci di
tempat cuci piring,” ujarnya.
Ia menambahkan, tadinya memang banyak tempat sampah, namun kebijakan
sekolah memang ingin seperti itu, untuk tidak menyediakan lagi tempat
sampah.
“Agar sampah tidak ada. Dan memang benar, sampah tidak terlihat di
sekolah ini. Jadi untuk anak-anak yang piket pasti membawa kantong
plastik,” tukasnya.







0 komentar:
Post a Comment