BOGOR–RADAR BOGOR,Bukan pekerjaan mudah mengajarkan
anak agar terbiasa membuang sampah pada tempatnya. Terlebih harus
memilah mana sampah organik dan anorganik dan sampah B 3. Namun, ada
cara yang terbilang unik dilakukan SDN Bangka 3.
Dikatakan Kepala SDN Bangka 3, Suyarsih, setiap kali anak-anak
mengikuti jam-jam olahraga selalu diputarkan lagu Jangan Membuang Sampah
Sembarangan. Memberikan pemahaman Jangan Membuang Sampah Sembarangan
melalui media yang menyenangkan.
“Sudah dari awal tahun ajaran baru ada lagu-lagu seperti itu. Nah di
saat anak-anak olahraga, guru kelas itu kebagian tugas piket. Tugasnya
sederhana, memastikan tidak tamu yang tidak diundang masuk ke sekolah,”
katanya.
Suyarsih juga mengatakan, untuk urusan menjaga lingkungan, sekolah
yang dihuni oleh 696 siswa ini sudah tidak perlu lagi diragukan.
Terlihat dari terjaganya apotek hidup di sisi kiri sekolah, juga taman
vertikal di dekat lapangan.
“Kami memanfaatkan tiap ruang yang ada. Karena lahannya minim, agar
tetap asri dan nyaman, dibuatlah taman vertikal. Setiap hari selalu
dirawat, minimal disiram oleh warga sekolah, termasuk anak-anak,”
bebernya.
Lebih lanjut Suyarsih menjelaskan, kebiasaan positif lainnya yang
mulai diterapkan sesuai instruksi Dinas Pendidikan, adalah dengan siswa
yang diwajibkan membawa tempat makan dan minum sendiri dari rumah.
Kebiasaan tersebut pun diakui Suyarsih berdampak pada berkurangnya
volume sampah yang dihasilkan SDN Bangka 3.
“SDN Bangka 3 juga kan ditetapkan sebagai Sekolah Dasar Bersih dan
Sehat (SDBS) juga Sekolah Layak Anak. Pencirinya apa, di sekeliling
tempat anak beraktivitas dipastikan tidak ada benda-benda yang
berbahaya, mereka dibuat aman. Lingkungan juga harus bersih, meski untuk
kelas 1,2, dan 3 itu masih perlu waktu mengajarkan membuang sampah
sesuai jenisnya,” tandasnya.







0 komentar:
Post a Comment