JawaPos.com - Arema FC mengakui telat panas sehingga kalah 1-2 dari tuan rumah PSM Makassar
di Stadion Andi Mattalatta, Minggu (14/10) sore WIB. Asisten pelatih
Singo Edan, Kuncoro mengatakan seluruh pemain telah bekerja keras
sepanjang pertandingan.
Kekalahan dinilai Kuncoro bukan karena anak
asuhnya tidak bermain disiplin. Hanya saja kurang beruntungnya tim untuk
memanfaatkan peluang.
"Mereka (PSM) tim kuat, kami tahu itu. Babak
pertama kami coba tahan mereka tapi tetap kecolongan. Kami balas, mereka
tidak lama balas lagi," kata Kuncoro dalam jumpa pers usai
pertandingan.
Tampil tertekan sepanjang pertandingan dinilai
Kuncoro tak membuat anak asuhnya panik. Baginya, kekalahan tersebut
menjadi motivasi sekaligus bahan evaluasi agar di pertandingan
selanjutnya Arema FC bisa mendapatkan hasil yang baik.
"Intinya kami sudah kerja keras. Terpenting kami sudah tampil lumayan bagus," ujarnya.
Berbeda dengan asisten pelatih, pemain Singo Edan
Muhammad Rafli menilai seluruh pemain terlambat panas. "Kami kecolongan
menit awal. Mungkin kurang panas, jadi pas pertandingan jadi telat
panas," ucapnya.
Rafli menambahkan kekuatan tim justru baru mulai
muncul di pertengahan babak kedua. "Jadi kami telat panas dan pemain
berusaha semaksimal mungkin, meski gagal," imbuhnya.
Kekalahan itu membuat Arema FC gagal memperbaiki
posisi di klasemen sementara. Hingga pekan ke 25, Arema FC masih berada
di posisi papan tengah.







0 komentar:
Post a Comment