JawaPos.com – Suporter Persebaya Surabaya diimbau untuk belajar dari kesalahan yang dilakukan dirigen Aremania, Yuli Sumpil. Persebaya berharap Bonek bisa lebih menata diri dan bersikap dewasa dalam memberikan dukungan.
Sebelumnya Yuli Sumpil dijatuhi hukuman berat oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
Setelah hampir dua dekade sebagai leader, Yuli Sumpil mendapatkan
hukuman paling berat yakni dilarang masuk stadion selama Arema
bertanding.
Hukuman ini tak hanya berlaku di Stadion
Kanjuruhan, markas Arema FC. Yuli juga tak boleh hadir saat Singo Edan
melakoni pertandingan tandang di seluruh stadion di wilayah Republik
Indonesia. Hukuman ini adalah buah dari aksi provokasi Yuli kepada
pemain Persebaya yang tengah menjalani pemanasan.
"Ini menjadi pelajaran semua. Khususnya bagi
Bonek," ucap General Coordinator panitia pelaksana (panpel) pertandingan
Persebaya, Ram Surahman kepada JawaPos.com, Kamis (11/10) petang.
"Bonek harus lebih menata dan berbuat lebih baik
lagi. Sebab, bukan tidak mungkin Bonek juga akan mengalami hal serupa,"
pinta pria asal Benjeng, Gresik ini.
Ram berharap Bonek bisa menjaga tren positif yang
sudah mereka munculkan sejak beberapa tahun terakhir. Persebaya, lanjut
Ram, akan terus menjaga komunikasi dan koordinasi dengan berbagai
elemen suporter.
"Makanya kami perlu untuk terus merapatkan
barisan agar memperbaiki kualitas pertandingan kandang. Kami percaya
Bonek pasti bisa," tutup Ram.
Friday, 12 October 2018
Home »
» Bonek Diminta Belajar dari Hukuman Yang Diterima Dirigen Aremania







0 komentar:
Post a Comment