Banner 1

Monday, 26 March 2018

Macet 5 Kilometer di Jalan Raya Parung, Ini Penyebabnya


Satu unit truk tronton bernopol B 1940 UIT yang dikemudikan Mayudin (53) terperosok di jalan Raya Parung-Kemang Bogor, tepatnya tak jauh dari sekolah Dwiwarna, Sabtu (24/3/2018).

Akibat kejadian tersebut kemacetan panjang lebih dari 5 kilometer tak terhindarkan. Sebab, badan tronton sepanjang 14 meter menutup penuh satu ruas jalan menuju Parung.

Warga Setia Damai, Kecamatan Parung, Fajri (35) yang melintas di lokasi kejadian mengaku harus menempuh waktu lebih sejam dari Lebak Wangi sampai Jabon akibat terjebak macet.

“Ya, macetnya panjang banget. Mobil nyaris tidak bergerak. Satu jam harus menunggu antrean. Padahal, di ruas ini jarang terjadi kemacetan,” katanya sambil tercengang melihat badan truk yang membentang cukup panjang.

Pengemudi truk, Mahyudin (51) mengaku tidak mengetahui ada tanah bekas galian saat hendak parkir masuk ke gudang barang.
MACET: Petugas Polsek Parung, mengatur kendaraan yang terjebak kemacetan akibat truk terperosok di bekas galian, Sabtu (24/3/2018).

“Kejadiannya pukul 04.00 dini hari tadi. Jadi pas saya mau parkir mundur untuk masuk ke gudang, saya kaget ternyata kontur tanah ini ada bekas galian yang tidak padat. Jadilah ban truk belakang sebelah kiri masuk tanah. Truk tidak bisa maju dan mundur. Truk miring menutup jalan,” katanya kepada Radar Bogor di lokasi kejadian, Sabtu (24/3/2018).

Mengetahui kemacetan mulai memanjang, petugas Polsek Parung langsung cepat tanggap mengurai kemacetan dengan skema buka tutup dan contra flow sejak Sabtu dini hari tadi. Akhirnya pukul 08:45 truk berhasil dievakuasi dan arus lalu lintas kembali normal.


Sumber : radarbogor.id

Related Posts:

  • Hari Ini Pasar Nanggung Diresmikan Masyarakat di Kecamatan Nanggung kini tak perlu jauh untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Sebab, PD Pasar Togaha akan meres­mikan penggunaan Pasar Nang­gung, Senin (5/3) hari ini.Pasar yang dibangun menggunakan dana … Read More
  • Diabaikan, Jalur Puncak II Merana Mandeknya pembangunan jalur Puncak II yang digagas lima tahun silam membuat kondisinya saat ini mengkhawatirkan.Jalan yang digadang-gadang menjadi solusi pemecah kepadatan kendaraan di Jalur Puncak I semakin rusak dan tak … Read More
  • Jembatan Ditambal Pakai Pelat Kapal Terputusnya akses menuju Kecamatan Rumpin akibat jembatan ambles, membuat pengusaha tambang kelimpungan. Musababnya, truk-truk mereka tak bisa beroperasi karena tak ada jalur lain menuju wilayah tambang di Rumpin.Hal ini m… Read More
  • Buruh Serabutan Idap Tumor Ganas Hanya bisa pasrah dan bersandar pada doa. Itulah yang kini dialami Ruminah (41) warga Kampung Dungus Biuk RT 03/ 05, Desa Babakan, Kecamatan Tenjo, yang diduga mengidap penyakit tumor ganas akut di bagian payudara sebelah … Read More
  • Selangkah Lagi Masjid Jadi Kebanggaan Pembangunan Masjid Raya Kecamatan Sukamakmur, yakni Masjid Al Anshoriyah memasuki tahap akhir. Masjid yang diharapkan menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat Sukamakmur ini, pembangunannya sudah mencapai 98 persen. Rencanan… Read More

0 komentar:

Post a Comment