Banner 1

Monday, 26 March 2018

Soal PJU, Atasan-Bawahan tak Kompak


Menyikapi tidak berfungsinya lampu penerangan jalan umum (PJU) sepanjang Jalan Raya Puncak, kabid dan kadis pada Dinas Perhubungan (Dishub) tidak kompak. Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor Ahmad Wahyudi menjelaskan, ada 36 titik PJU yang tak berfungsi.

Salah satu penyebabnya, terkait rencana pelimpahan kewenangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Meski demikian, pelimpahan itu baru diawali dengan pemberitahuan secara tertulis.

Selain itu, Ahmad menduga pemprov belum melaksanakan kewajibannya kepada PLN. Sehingga, untuk sementara PLN mematikan aliran listriknya terlebih dahulu.

“Berdasarkan surat yang diterima, PJU akan dilimpahkan ke Pemkab Bogor, seperti PJU di Jalan Raya Puncak, Gunung Sindur dan beberapa titik lainnya,” ujar Ahmad kepada Radar Bogor, kemarin (23/3).

Akibat persoalan tersebut, beberapa PJU baik di jalan nasional atau provinsi banyak yang tidak berfungsi. Sementara, rencana bantuan anggaran dari Kementerian Perhubungan pun sampai saat ini belum terealisasi.

Ahmad menegaskan, pemkab melalui Dishub tak mungkin mengeluarkan anggaran tanpa ada regulasi yang jelas. ”Sejak urusan PJU dilimpahkan dari ESDM ke Dishub kan belum ada perdanya. Selain itu, kami juga belum siap,” ungkapnya.

Ahmad menambahkan, ia hanya akan mengurusi PJU yang berada di wilayah Kabupaten Bogor. ”Kalau untuk yang provinsi belum ada kepastian soal pelimpahan kewenangannya,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi, petugas Pelayanan Pelanggan dan Administrasi PLN Rayon Cipayung Iskar Ridho berbicara lain. Meskipun pembayaran belum dilakukan pemerintah, kata dia, tak ada hubungannya dengan pemutusan aliran listrik.

”Apalagi itu jalan nasional, pasti kami koordinasi dulu. Bisa jadi, ada kerusakan panel di titik-titik PJU tersebut. Kami cek, pembayarannya lancar-lancar saja,” tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor Edy Wardani beralasan jika matinya PJU di kawasan Puncak sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu.


Sumber : radarbogor.id

Related Posts:

  • Kampung Tengah, Pesona yang Terabaikan Seperti namanya, Kam­pung Tengah memang berada di pusat Desa Puraseda. Ada sebelas bukit yang menge­lilinginya, yakni Bukit Peuteuy, Bukit Cekdom, Bukit Pasir Ipis, Bukit Tanjungsari, Bukit Cian­teun, Bukit Pabangbon, Buki… Read More
  • Try Out sebelum UASBN SDN Bedahan 01 di Jalan Bedahan RT 01/10, Kelurahan Pabuaran Mekar, Kecamatan Cibinong, sedang melaksanakan try out (TO). Kepala SDN Bedahan 01 Ahmad Muharom menuturkan, kegiatan ini mulai dilaksanakan 9-17 April dengan ju… Read More
  • Jatah Rastra Warga Sirnasari Dikurangi Pemerin­tah Desa Sirnasari, Kecama­tan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, terpaksa mengurangi ja­tah beras sejahtera (rastra) di se­tiap penyalurannya.Hal itu di­lakukan, agar warga miskin lainnya yang tak mendapat­kan jatah, t… Read More
  • Warga Keluhkan Pembangunan LRT Ratusan warga di tiga RW, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, mengadukan nasib tempat tinggalnya ke pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea belum lama ini (10/4). Warga meminta kepada Hotman u… Read More
  • Kades Tugu Selatan Diserang Hoax Badan Narkoti­ka Nasional (BNN) Kabupa­­ten Bogor menampik adanya pe­nangkapan Kepala Desa Tu­gu Selatan Apip Lukman (56) yang berpesta sabu pada Rabu (11/4) malam. Seperti kabar yang selama ini beredar.Menurut Kepala BNN… Read More

0 komentar:

Post a Comment