Tuesday, 20 March 2018
Home »
Berita Utama
» Ganjil Genap di Jagorawi segera Diberlakukan
Ganjil Genap di Jagorawi segera Diberlakukan
JAKARTA–RADAR BOGOR,Untuk mengurangi kemacetan di perkotaan, Kementerian Perhubungan akan memberlakukan aturan ganji genap di tol Jagorawi dan Tangerang. Sebelumnya, aturan diberlakukan di Bekasi mulai Senin lalu (12/3).
Khusus untuk tol Jagorawi, nantinya hanya akan diterapkan satu pola saja. Yakni, pembuatan jalur khusus bus. Mengenai aturan ganjil genap dan pembatasan truk, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa aturan ini tidak diterapkan karena jumlah truk yang melintas di tol ini sedikit.
“Paling lama dua minggu lama akan diterapkan di tol Jagorawi,” katanya di Mega City Mall Bekasi, Jawa Barat, Minggu (18/2).
Sedangkan untuk Tangerang, Budi mengungkapkan bahwa butuh waktu lebih lama untuk mengurangi kepadatan lalu lintas. Hal ini, masih akan dibicarakan lebih lanjut dengan stakeholder terkait.
Langkah itu, merupakan upaya mengurangi kepadatan lalu lintas di perkotaan. Sebelumnya, di Bekasi, ada tiga pola yang diberlakukan. Yaitu aturan pembatasan jumlah truk, sistem ganjil-genap di gerbang tol (GT) Bekasi Barat dan Bekasi Timur, dan jalur khusus bus.
Selain itu, ada tiga pola yang dilakukan para pengendara dalam mengurangi kemacetan. Pola ini, perubahan moda ke transportasi bus, perubahan waktu keberangkatan pengendara, dan inisiatif pengemudi dalam mengambil rute lain.
Senada dengan Budi, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Desi Arryani juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya, pemberlakuan pola tersebut membuat jumlah volume lalu lintas kendaraan di Bekasi turun 36 persen.
“Jadi, yang disebut penurunan itu adalah penurunan masuk ke GT Bekasi Barat 1, Bekasi Barat 2, dan Bekasi Timur. Kenapa penurunan? Karena pengendara berangkat lebih cepat. Ada yang dari pukul 04.00-05.00 WIB dan 05.00- 06.00 WIB, dari sebelumnya yang jam 06.00-09.00 WIB.
Kedua, dia pindah jalur ke Tambun, Cikunir 1, dan Cikunir 2. Jadi ada perubahan rute. Ketiga, yang pindah ke moda transportasi bus,” pungkasnya.
sumber: radarbogor.id
Related Posts:
Belajar Sejarah di Jalanan Sydney Di Sydney, sejarah kota dan Australia ditampilkan sejujur mungkin di berbagai sudut dan dalam beragam bentuk. Setidaknya bisa memancing keingintahuan lebih lanjut.Tatang Mahardika, SydneyDI gang sempit yang menurun itu, ya… Read More
Tersangka Cakada Lain Harus Diumumkan JAKARTA–RADAR BOGOR,Dukungan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan kembali calon kepala daerah (cakada) yang diduga bermasalah terus berdatangan. Salah satunya dari mantan pimpinan KPK Abraham Samad. Dia berh… Read More
Truk Belum Boleh Melintas BOGOR–RADAR BOGOR,Pascalongsor beberapa waktu lalu, arus lalu lintas di kawasan Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, kembali padat, kemarin (17/3). Truk dan bus bahkan belum boleh melintas.Pantauan Radar Bogor, bany… Read More
Gandakan 1.480 Kartu ATM JAKARTA–RADAR BOGOR,Penyidikan polisi atas aksi skimming ATM oleh sindikat internasional terus bergulir. Hingga kemarin, polisi mendalami adanya tersangka lain, selain lima orang yang telah ”digulung”.Kabidhumas Polda Metr… Read More
Polisi Buru Penyebar Hoax Telur Palsu JAKARTA–RADAR BOGOR,Teka-teki di balik telur silikon yang beredar di media sosial terjawab sudah. Satgas Pangan menegaskan isu telur palsu di sejumlah daerah itu tidaklah benar. Kini polisi memburu pelaku yang menyebarkan … Read More
0 komentar:
Post a Comment