Banner 1

Tuesday, 13 March 2018

Situ Cibinong Masuk Front City


Sejauh mata memandang, Situ Pemda Ci­binong terlihat kumuh tak te­rurus. Airnya hitam pekat, sampah tampak di segala sisi. Sekalipun ada larangan un­tuk tidak memancing, namun masih ada saja warga yang mencoba peruntungan di situ itu.

Soal ini, Kasi Perencanaan Irigasi dan Sumber Daya Air pada Dinas Perumahan dan Pemukiman Rakyat (PUPR) Kabupaten Bogor, Sugismanto pun tak menampik kondisi tersebut. Padahal posisinya tepat berada di lingkungan Pemkab Bogor.

”Sejak beberapa tahun terakhir situ selalu  dipenuhi sampah-sampah yang dibuang masyarakat,” ungkapnya.

Sugismanto melanjutkan, bahwasannya pengelolaan Situ Pemda Cibinong merupakan tanggung jawab Pemkab Bogor, namun tidak ada anggaran khusus untuk memelihara kebersihan situ itu sendiri.

”Iya sebetulnya Pemkab Bogor yang bertanggung jawab, hanya kemarin-kemarin itu tidak ada anggaran khusus,” ujarnya.

Dikatakannya, sejak awal tahun  pihaknya telah berencana untuk mengelola situ tersebut menggunakan anggaran khusus.

”Dalam waktu dekat kami mau bersihkan sampah-sampah di situ, kami akan uruk sampah yang ada di situ yang luasnya sekitar enam hektare,” tukasnya.

Sementara itu, Kasubid Tata Ruang dan Pemukiman Bappedalitbang, Tika Effendi me­ngatakan, Situ Pemda Cibinong tidak akan dibiarkan begitu saja. Menurutnya, situ tersebut masuk rancangan Situ Front City, dengan terlebih dahulu mem­bangun Taman Situ Cibinong Plaza.

”Untuk situ nanti tahap kedua. Jadi, sebenarnya, de­sain ini terus sampai ke sam­ping rumah dinas wakil bupati. Cuma ka­rena keter­batasan angga­ran dari peme­rintah pusat, ini kan yang buat pusat. Untuk taman Rp4,8 miliar, kalau keseluru­­­­han dihitung Rp13 miliar,” bebernya.

Tika  berharap, Situ Pemda Cibinong bisa dibangun tahun ini. Namun karena dari pemerintah pusat fokus pada Asian Games, alhasil tahun ini tidak mendapatkan gelontoran dana segar.

”Tahun depan akan kami perjuangkan di tahap dua. Nanti ada taman sekaligus dek yang menjorok ke situ. Mimpi­nya bisa ada urban step. Nanti akan memanjang, ada air man­cur juga,” pungkasnya.


Sumber : radarbogor.id

Related Posts:

  • KASKUS bekerja sama dengan teman-teman komunitas regional mengadakan program KASKUS Peduli, sebuah gerakan sosial donor darah yang diikuti Kaskuser (pengguna KASKUS) di seluruh Indonesia. Didukung Palang Merah Indonesia (P… Read More
  • Angkot Plat Hitam Tumbuh Subur di Kabupaten Bogor BOGOR – Memiliki rute perkampungan yang banyak, membuat bisnis tranportasi pedesaan tumbuh subur. Tak heran jika keberadaan angkutan plat hitam mendominasi di jalur barat Kabuapten Bogor tersebut.Tercatat ada lebih dari 18… Read More
  • Beban Berat, Puncak Zona Merah Longsor Longsor hebat yang melanda kawasan Puncak awal Februari lalu seyogianya menjadi pembelajaran bagi pemerintah. Jalur ini sudah tak sekokoh dulu. Rasa waswas akan ancaman longsor selalu menghampiri saat melewati akses penghu… Read More
  • Ubah Citra Macet Cibubur Integrasi properti dengan transportasi massal menjadi aspek penting bagi setiap pengembang real estate. Penggabungan ini dinamakan transit oriented development (TOD).Kawasan TOD nantinya akan terdiri dari beberapa bangunan… Read More
  • Bau Kandang Ayam Bikin Resah Unit Satpol PP Kecamatan Cijeruk merespons keluhan warga terkait aroma tak sedap yang datang dari kandang ayam di Kampung Pasir Eurih RT 02/07, Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk. Meski pemilik sudah didatangi, namun belum a… Read More

0 komentar:

Post a Comment