Banner 1

Wednesday, 7 March 2018

Jalan Raya Cileungsi Terendam Lagi


Banjir kembali menyapa wilayah timur Kabupaten Bogor. Hujan deras dini hari kemarin (5/3) membuat sejumlah lokasi tergenang. Salah satunya di Jalan Raya Transyogi, tepatnya di bawah flyover Cileungsi hingga depan Pasar Cileungsi. Tinggi genangan sekitar 10–30 cm. Kondisi ini selalu terjadi ketika hujan turun.

Buruknya infrastruktur jalan dan drainase dinilai sebagai pe­nye­babnya. “Kami juga bi­ngu­ng kenapa setiap hujan pasti banjir. Walaupun hanya sebentar,” ujar tokoh masya­rakat Cileungsi, Muyawan (45) kepada Radar Bogor, kemarin (5/3).

Selain infrastruktur yang sudah tidak bagus, menurutnya, genangan juga diakibatkan banyaknya drainase dan selokan yang tersumbat sampah. Hal itu diperparah dengan perilaku masyarakat yang masih sengaja membuang sampah di saluran air. “Setiap pagi selalu ada sampah. Ini menyumbat. Sehingga, kalau hujan deras sebentar saja pasti banjir,” imbuhnya.

Ia berharap agar UPTD Kebersihan di wilayahnya dapat meng­angkut sampah-sam­pah liar yang selalu menyum­bat aliran drainase di Jalan Raya Cileungsi. “Kalau terus dibiarkan, malah makin parah,” ucapnya.

Keluhan serupa diungkap­kan pengemudi ojek online Andika (28). Dia mengatakan, setiap kali hujan jalan ini selalu banjir, dan hal ini sudah lama selalu terjadi. “Dari tahun ke tahun, kalau musim hujan jalan ini selalu banjir. Sejak saya belum menjadi ojek online pun (jalan) memang sering banjir,” katanya.

Menurut dia, sudah lama drainase tersebut tak tersentuh perbaikan. Padahal, efeknya sudah sangat jelas menyebabkan banjir. Bahkan, genangan air yang terjadi sangat mengganggu arus lalu lintas. Apalagi, kata Andika, bagi orang-orang yang meng­gantungkan hidupnya pada­ sepeda motor untuk mencari nafkah seperti dirinya. Pasalnya, dirinya harus merogoh kocek lebih dalam karena motornya mogok terendam banjir.

“Jelas kami sangat me­ngeluhkan hal ini, karena biaya servis motor itu lumayan mahal,” tuturnya.


Sumber : radarbogor.id

0 komentar:

Post a Comment