Friday, 29 September 2017
Home »
» Pohon Tumbang Timpa Pemotor
Pohon Tumbang Timpa Pemotor
BOGOR–Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Bogor kemarin (27/9). Akibatnya, sejumlah pohon tumbang di beberapa titik. Salah satunya di Jalan Jalak Harupat atau tepatnya di seberang pagar Istana Bogor.
Pohon setinggi 25 meter itu tumbang sekitar pukul 13.45. Saksi mata di lokasi, Letu Suharja mengatakan, pohon jenis Kiara Payung Pinisium itu tumbang saat hujan mulai reda. Saat kejadian lalu lintas di Jalan Jalak Harupat sedang tidak padat. Sehingga, pohon tumbang hanya menimpa satu kendaraan roda empat jenis Hiluex dan kendaraan roda dua jenis Honda Beat.
Meski pengendara mobil berpelat nomor F 8336 AP itu selamat, kondisi mobilnya ringsek karena tertimpa batang pohon, terutama bagian atapnya. Sementara, pengendara sepeda motor berpelat B 6043 EZK, Edwar Mulhari (31) mengalami luka-luka di bagian mulut. Sedangkan, wanita yang diboncengnya, Fatimah (25) selamat meski kini mengalami shock berat.
Pasca kejadian, keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit PMI yang berlokasi tak jauh dari TKP. Sementara, kendaraan sepeda motornya yang tidak mengalami kerusakan terlalu parah diamankan oleh petugas yang berjaga di tempat kejadian perkara. “Langsung dibawa ke RS PMI. Motornya sementara ditinggal di sini dulu,” ujar anggota Komando Rayon Militer (Koramil) Bogor Tengah tersebut.
Kasi Pembangunan Taman pada Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Devi Librianti yang berada di lokasi menjelaskan, korban yang tertimpa pohon bisa melakukan klaim asuransi ke kantornya. “Ada asuransi pohon, jadi, untuk korban yang masuk RS PMI itu bisa mengajukan klaim ke pertamanan,” jelasnya.
Tak hanya itu, kendaraan yang terdampak atas musibah tumbangnya pohon juga bisa diklaim menggunakan asuransi pohon. Namun, dirinya belum mendalami soal perhitungan asuransi yang dikeluarkan. “Dilihat dulu kondisinya seperti apa. Untuk kendaraan juga bisa,” kata Devi.
Ia menerangkan, pohon dengan diameter 60 sentimeter dan tinggi 25 meter itu usianya memang relatif masih muda, yakni sekitar 50 sampai 60 tahun. Tapi, letaknya dengan kondisi kemiringan sekitar lima derajat yang dirasa menjadi penyebab tumbangnya pohon tersebut.
“Kalau saya lihat dari kondisi akar, kemiringan tajuk, jadi kemiringan pohonnya sudah 5 derajat lebih. Kemungkinan juga pas penanaman tidak dari bibit, jadi, akar tunggang tidak terlalu ke dalam,” paparnya.
Kondisi fisik pohon itu pun dianggap masih sehat. Maka, hingga sekarang pohon tersebut belum memiliki kartu tanda pohon (KTP) yang mengkategorikan pohon-pohon di Kota Bogor berdasarkan tingkat rawan tumbangnya. “Kemungkinan pohon ini belum ada tandanya. Karena di sini bukan kawasan yang rawan tumbang, usianya pun relatif muda,” tandasnya.(rp1/c)
Related Posts:
Rawan Kecelakaan dan Begal, Jalan Lingkar Klapanungal Bogor Butuh PJU Jalan Raya Lingkar Klapanungal membutuhkan sarana penerangan jalan (PJU) yang mumpuni. Sebab, tikungan tajam dan sedikitnya jumlah pemukiman penduduk menjadi lahan basah bagi para pelaku kejahatan. Di sepanjang jalan tak … Read More
Longsor di Jalan CBL Kian Parah, Pemkab Bekasi Sengaja Tutup Mata? CIBITUNG – Penyebab amblesnya (longsor) Jalan Cikarang Bekasi Laut (CBL) diduga akibat truk atau kendaraan bertonase besar para pengembang perumahan yang melintas di wilayah tersebut.“Amblesnya jalan yang ada di Kampung K… Read More
Walikota Depok: Hari Kesaktian Pancasila Momentum Introspeksi DEPOK – Memperingati Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober, Kota Depok mempusatkan di Lapangan Balaikota Depok, Jalan Margonda Raya, Senin (2/10/17).Walikota Depok, Mohammad Idris memimpin upacara. Upacara diisi pembacaan Pa… Read More
Kekosongan Nakhoda, Pelatih Kepala PABBSI Ambil Alih Kepengurusan BEKASI – Kekosongan nakhoda Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Kabupaten Bekasi, membuat pelatih kepala PABBSI, Supeni, mengambil alih posisi pimpinan jelang Babak Kualifikasi (BK) P… Read More
BPJS Kesehatan Kota Depok Sambangi P2WKSS DEPOK – RW15, Kelurahan/Kecamatan Pancoranmas yang menjadi lokasi program P2WKSS memang menjadi sasaran bantuan dari berbagai instansi dan lembaga pemerintahan.Sabtu (30/9/17), giliran BPJS Kesehatan Kota Depok yang menyam… Read More
0 komentar:
Post a Comment