Home »
» Tawuran Pelajar di Leuwiliang, Sekolah Serahkan Sepenuhnya Proses Hukum ke Polisi
BOGOR-RADAR BOGOR, Aksi tawuran yang melibatkan
pelajar SMK Pelita di dareah Karehkel, tak jauh dari Terminal
Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Selasa (22/1/2019) sore disayangkan
masyarakat.
Menanggapi aksi tawuran tersebut, Wakil Kepala SMK Pelita, Ahmad
Sihotang mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada
pihak kepolisian.
“Untuk kasus hukumnya kami serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” ujarnya ketika dikonfirmasi radarbogor.id, Rabu (23/1/2019) malam.
Dia menegaskan, kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tidak
terpengaruh dengan aksi tawuran tersebut. “KBM tetap berjalan normal,”
terangnya.
Dia pun membantah terkait pemberitaan adanya aksi balasan yang
dilakukan siswa SMK Pelita, Rabu (23/1/2019). Sebab, saat itu siswanya
sedang menghadiri acara pemakaman rekannya yang meninggal dunia.
“Itu bukan aksi balasan. Kebetulan saat acara pemakaman, banyak siswa
kami yang hadir dan mereka ramai di jalan. Agar tidak menggangu arus
lalu lintas, mereka disuruh ngumpul ke pinggir jalan,” tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, aksi tawuran pelajar yang melibatkan
dua SMK swasta di Leuwiliang ini telah menyebabkan salah seorang pelajar
meninggal dunia akibat terkena sabetan senjata tajam.(pin)
0 komentar:
Post a Comment