CILEUNGSI-RADAR BOGOR, Kebekaran yang menghanguskan salah satu rumah di Perumahan Metlend, Desa Cipenjo, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Minggu (4/8/2019) lalu, nyaris saja merenggut nyawa Winoto.
Saat itu, bapak satu anak ini berusaha memadamkan api ketika petugas pemadam kebakaran belum tiba di lokasi. Winoto bersama warga lainnya berusaha memadamkan api yang tengah membakar rumah.
Tampa dikomando, Winoto naik ke atap salah satu rumah di samping yang terbakar. Berbekal nyali besar, dengan alat pemadam api ringan di tangan, Winoto mencoba memadamkan api agar tidak menjalar ke rumah-rumah yang ada di sekitarnya.
Naas, aksi hiroiknya ini berbuah petaka. Sesaat setelah memadamkan api dan merubuhkan beberapa genteng, Winoto terjatuh dan luka di kepala serta patah tulang.
“Saya putuskan naik ke atap agar api tidak melebar ke rumah lainnya. Sebab, pemadam saat itu belum datang,” ujar pria 33 tahun itu kepada Radar Bogor, Rabu (7/8/2019).
Saat di atap rumah, kata Winoto, ia kehilangan keseimbangan kemudian terjatuh. “Gak lama dari sana saya lepas kendali, kemudiam terjatuh,” tuturnya.
Akibatnya Winoto mendapat delapan jahitan di kepala. Karena luka yang diderita Winoto terlalu parah, akhirnya dibawa ke RS Marry Cileungsi. “Saya tahu-tahu sudah di rumah sakit,” akunya.(cr1/c)
0 komentar:
Post a Comment