Banner 1

Wednesday, 16 January 2019

Ini Data dan Fakta 7 Kecamatan Bakal Calon DOB Kabupaten Bogor Timur


CIBINONG-RADAR BOGOR, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, rupanya sudah siap melepaskan wilayah Bogor Timur, yang selama ini menjadi penyumbang terbesar pendapatan asli daerah (PAD).
Sebab, beberapa kecamatan di wilayah Bogor Timur merupakan kawasan industri. Di antaranya Kecamatan Gunungputri, Cileungsi, dan Klapanunggal.
Kesiapan Pemkab Bogor melepas lumbung industri terbesar di Bumi Tegar Beriman tersebut, ditandai dengan direstuinya pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Bogor Timur pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2005-2025.
Restu Bupati Ade Yasin yang disampaikan dalam sidang paripurna pada Jumat (11/1) itu seolah menegaskan bahwa Pemkab Bogor siap kehilangan potensi PAD dari wilayah timur Kabupaten Bogor.
Ade tak menampik bahwa pendapatan daerah dari Kecamatan-Kecamatan yang ada di wilayah timur tidaklah kecil. Potensi pendapatan itu berasal dari sektor industri, pertanian, perkebunan dan lain-lain.
“PAD pasti ada (yang hilang, red). Ini semua untuk masyarakat adil dan merata. Di sana lebih banyak industri, pertanian, dan perkebunan,” ujarnya kepada Radar Bogor usai sidang.
Berikut data dan fakta 7 kecamatan bakal calon DOB Kabupaten Bogor Timur:
1. Kecamatan Gunungputri
IPM : 80,35
AHH : 76,60 tahun
HLS : 13,05 tahun
RLS : 10,11 tahun
2. Kecamatan Klapanunggal
IPM : 68,96
AHH : 72,12 tahun
HLS : 11,77 tahun
RLS : 7,05 tahun
3. Kecamatan Cileungsi
IPM : 73,31
AHH : 73,66 tahun
HLS : 12,26 tahun
‌RLS : 9,31
tahun
4. Kecamatan Jonggol
IPM : 64,94
AHH : 70,99 tahun
HLS : 11,25 tahun
RLS : 7,10 tahun
5. Kecamatan Tanjungsari
IPM : 56,39
AHH : 68,01 tahun
HLS : 10,11 tahun
RLS : 5,34 tahun
6. Kecamatan Cariu
IPM : 58,94
AHH : 70,24 tahun
HLS : 11,38 tahun
RLS : 5,56 tahun
7. Kecamatan Sukamakmur
IPM : 51,51
AHH : 61,92 tahun
HLS : 9,52 tahun
RLS : 4,12 tahun
*) Keterangan
-IPM : Indeks Pembangunan Manusia
-AHH : Angka Harapan Hidup
-HLS : Harapan Lama Sekolah
-RLS : Rata-rata Lama Sekolah
(fik/c)

Related Posts:

0 komentar:

Post a Comment