BOGOR-RADAR BOGOR, Warga Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, hingga kini masih bertahan di pengungsian akibat gempa bumi yang melanda wilayah itu beberapa hari lalu.
Mereka masih menempati tenda darurat yang dibangun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor. Pasalnya, hingga kini gempa susulan diperkirakan masih akan terjadi.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Tony Agus Wijaya menjelaskan, berdasarkan data yang ada, gempa yang terjadi beberapa hari lalu di kawasan Nanggung, Kabupaten Bogor, diprediksi akan terjadi lagi.
“Secara umum masih berpotensi terjadi gempa dengan kekuatan Magnitudo kecil di sekitar sesar lokal Kluster Bogor dengan Magnitudo 2,0 hingga 4,0 yang sebagian bisa dirasakan manusia, tetapi tidak berdampak merusak,” ujarnya seperti dikutif dari Warta Kota, Senin (26/8/2019).
Tony mengatakan, gempa yang terjadi di kawasan Nanggung adalah gempa Tektonik. Gempa ini disebabkan aktivitas pergerakan lapisan batuan kulit bumi, yaitu di Sesar Lokal Kluster Bogor. Ini tidak berhubungan langsung dengan aktivitas vulkanik Gunung Salak.
“Gempa yang terjadi adalah gempa kekuatan kecil, dengan Magnitudo 2,0 hingga 4,0. Di kedalaman 2 Km hingga 23 Km dibawah permukaan tanah.” terangnya.
Sebelumnya Bupati Bogor, Ade Yasin sudah meninjau lokasi yang terdampak gempa bumi di Kampung Citalahap, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung.
“Hari ini saya lagi di pengungsian korban gempa bumi yang secara keseluruhan di desa Malasari itu ada 172 KK dan yang lokasi di sini ada 70 KK,” kata Bupati Bogor Ade Yasin kepada wartawan Radar Bogor, kemarin.(pin/wrt)
0 komentar:
Post a Comment