Banner 1

Friday, 18 January 2019

Anggota DPR RI Ini Minta Bupati Bogor Cek Langsung Kondisi Jalur Tambang


PARUNGPANJANG – RADAR BOGOR, Anggota DPR RI, Anton Suranto menyoroti persoalan jalur tambang yang ada di  Kecamatan Rumpin, Gunungsindur dan Rumpin yang hingga kini masih terus berpolemik.
“Kalau Perbub Bogor tentang pembatasan jam operasional bagi truk angkutan tambang malah menghambat, apa solusinya ? Buat  jalan baru, bikin jembatan atau jangan cuma bikin keruh,” ujarnya dengan nada heran.
Anton menegaskan, harus segera ada solusinya agar  jalur tambang tidak berlarut-larut yang akhinrya masyarakat menjadi korban.
“Salah satu penyebab kemacetan ini adanya truk pengangkut tambang terparkir di badan jalan. Bupati harus datang ke sini mengecek kondisi sebenarnya,” kata politis Partai Demokrat ini.
Lebih lanjut ia menuturkan, cepat atau lambat polemik jalan tambang harus segera mungkin dicarikan solusinya. Karena, setiap hari dampaknya kemacetan yang panjang membuat aktivitas masyarakat pasti terganggu.
“Seperti di pusat. Kalau pemerintahan bagus, ya kami dukung. Tapi kalau ada yang tidak benar, wajib dikoreksi,” tuturnya.
Hal ini juga membuat Badan Pengelola Trans­portasi Jabodetabek (BPTJ), kembali melakukan peninjauan jalur tambang.
“Saya perlu mendengar aspirasi warga, karena kebijakan tidak selesai di meja rapat. Selama ini perubahan jam operasional berdampak k emana-mana,””kata Kepala BPTJ , Bambang Prihartono..
Ia juga menjelaskan, pihaknya sudah melakukan rapat kembali untuk mendengar aspirasi masyarakat. Perubahan jam operasional berdampak luas dan sudah mengarah ke masalah sosial.
“Para transpoter dan quarry sepakat, yaitu pagi dan sore untuk jam operasional  angkutan tambang. Makanya saya sampaikan ke Bupati Tangerang terkait ini yang memang sudah ada perbupnya,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu warga Desa Kabasiran, Kecamatan Parungpanjang, Mulyana (37) mengaku, kondisi lalu lintas semakin parah akibat pemberlakuan jam operasional. Sebab, truk yang akan di Tangerang maupun sebaliknya pasti melalui Parungpanjang.
“Bukan hanya perekonomian saja terganggu. Imbas kemacetan dari truk tambang menimbulkan dampak kesehatan. Salah satunya penyakit ISPA,”ucapnya. (nal/c)

Related Posts:

  • Truk kelebihan muatan hingga terguling CIBINONG–Kelebihan muatan, truk pengangkut baja ringan terguling di Tanjakan Rajibta, Jalan Raya Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, kemarin (16/1).Kepala Unit Laka Lantas Polres Bogor Iptu Asep Saepudin mengatakan, truk Mi… Read More
  • Arsenal Senasib seperti Timnas LONDON–Arsenal mengalami nasib sial serupa Timnas Indonesia. Bertan­dang ke markas Bourne­mouth, Stadion Vitality, Minggu (14/1), Arsenal dipaksa takluk 1-2 meski sempat unggul lebih dahulu. Sama hal ketika Timnas Indonesi… Read More
  • Deadline LHKPN 20 Januari BOGOR–Di penghujung pekan ini, seluruh bakal pasangan calon kepala daerah (paslon kada) wajib melengkapi berkas-berkas laporan hasil kekayaan pejabat negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hingga kini, m… Read More
  • Pemda Harus Punya Tim Ahli LETAK kesalahan dalam pembangunan mezanin Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) baru akan diketahui setelah proses investigasi. Namun, pada dasarnya, pembangunan struktur mezanin memiliki tata cara yang harus benar-benar diper… Read More
  • Sanchez Pilih MU LIVERPOOL–Liverpool maju untuk bersaing dalam perburuan tanda tangan striker Arsenal Alexis Sanchez pada jendela transfer pemain Januari musim dingin ini.Seperti dilansir The Mirror, The Reds siap mengganggu persaingan sen… Read More

0 komentar:

Post a Comment