Banner 1

Parah! Pedestrian Belum Bersih dari PKL

BOGOR – Pemkot Bogor terus berbenah menjelang akan diresmikannya fasilitas pedestrian (pejalan kaki) Kebun Raya Bogor (KRB). Sejumlah SKPD dikumpulkan dalam rapat di Paseban Surawisesa Balaikota, Kamis (05/01/2017). Salah satu masalah yang menjadi sorotan Walikota Bogor Bima Arya adalah jalur pedestrian yang belum steril......

Menang di #WeLoveCities, Bogor Dinobatkan Sebagai Kota Paling Dicintai di Seluruh Dunia

BOGOR- BOGOR - Setelah melewati proses panjang, akhirnya Kota Bogor meraih kemenangan di ajang #WeLoveCities dan dinobatkan sebagai kota paling dicintai di seluruh dunia dalam ajang yang digelar World Wide Fund for Nature....

PSB Bogor Sukses Gulung Persima Majalengka

BOGOR - PSB Bogor berhasil meraih poin penuh dalam lanjutan Liga Nusantara 2016. Tidak tanggung-tanggung anak-anak Laskar Pakuan menggulung tim asal Jawa Barat lainnya, Persima Majalengka enam gol tanpa balas....

Hadapi Liga Nusantara, PSB Matangkan Persiapan

BOGOR–Skuat PSB terus mengasah kemampuannya dalam rangka persiapan menghadapi Liga Nusantara (Linus) di Depok pada 8-11 Agustus nanti. Bertempat di Stadion Padjajaran, kemarin tim kebanggaan warga Kota Bogor ini melakoni uji tanding melawan kesebelasan Ciomas....

Mantap! Atasi Pemotor Nekat, Walikota Instruksikan Patroli di Jalur Sepeda Otista

BOGOR – Aksi Mahesa Jenar (13) dan Wildan Pratama Putra (13) yang nekat memalang sepedanya di jalur sepeda Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista) yang dilewati pengguna sepeda motor jelas menampar telak Pemkot Bogor.Walikota Bima Arya bahkan mengaku greget jika melewati Jalan Otista. Jalur yang dibangun khusus untuk sepeda seringkali dikuasai sepeda motor, berbeda dengan.......

Thursday, 22 December 2016

BPOM Kota Bandung Bakar Produk Ilegal Senilai Rp 12,67 Miliar

Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Peni Kusumatuti Lukito bersama pejabat lainnya memusnahkan produk ilegal yang telah disita senilai 12,6 M di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (21/12/2016).
POJOKJABAR.com, BANDUNG – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Bandung memusnahkan 191.908 kemasan produk ilegal senilai Rp 12,67 miliar, di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (21/12).

Produk ilegal tersebut terdiri dari obat-obat tradisional, kosmetik, pangan dan suplemen kesehatan.

Sitaan barang ilegal tersebut merupakan akumulasi sepanjang 2016 dengan rincian 3.744 kemasan obat ilegal (palsu dan obat keras), 47.578 obat tradisional mengandung bahan berbahaya seperti sildenafil, tadalafil dan prednison, 113.692 kosmetik berbahan merkuri, 26.840 kemasan pangan ilegal berbahan formalin, borak serta pewarna tekstil dan 54 suplemen kesehatan tanpa izin resmi.

“Kami sita Rp 10,8 miliar pangan ilegal sedangkan pangan kadaluarsa senilai Rp 1,8 miliar,” jelas Kepala BPOM, Penny Kusumastuti Lukito, di Bandung, Rabu (21/12).

Penny menyebut, pangan yang berhasil disita dalam kurun waktu sejak akhir November – Desember 2016 didominasi jenis makanan biskuit dan minuman minuman ringan. Persentasenya hampir 37 persen berasal dari Negara 
Malaysia sedangkan 63 persen lagi berasal dari dalam negeri.

“Mungkin karena Malaysia berbatasan dengan Indonesia jadi memudahkan masuk melalui jalur-jalur pelabuhan tikus,” ungkapnya.

Penny menegaskan, hasil sitaan pangan ilegal dan kadaluarsa tersebut sudah di amankan untuk selanjutnya ditindaklanjuti. Menurut dia, pangan berbahaya tersebut sudah melanggar undang-undang kesehatan dan mengancam kesehatan konsumen.

“Selain berbahaya, daya saing produk-produk legal semakin sulit,” terangnya.

Penny melanjutkan, terkait sanksi yang akan diberikan pihaknya belum bisa bertindak lebih jauh. Pasalnya, hingga saat ini BPOM belum merampungkan hasil laporan tahap ke dua.

“Program pengawasan masih berlangsung hingga akhir Desember mungkin awal Januari 2017 sekaligus akumulasi dengan kasus sepanjang 2016,” ungkapnya.

Penny mengaku, tidak menutup kemungkinan sampai akhir tahun 2016 temuan pangan ilegal dan kadaluarsa akan meningkat. Hal itu berhubungan dengan permintaan konsumen kepada pasar jelang Natal dan tahun baru 2017.

“Tapi harapan kami jangan meningkat melainkan berkurang, karena itu kami terus melakukan pengawasan peredaran makanan di pasaran,” tandasnya.

Penny menegaskan, barang yang berhasil disita dan dimusnahkan merupakan barang atau produk yang tidak memenuhi ketentuan standard dan izin edar.

“Pemusnahan produk tersebut bertujuan melindungi masyarakat. Ini adalah produk berbahaya karena proses izinnya tanpa melewati evaluasi BPOM artinya belum mendapat jaminan dari aspek keamanan, mutu dan manfaat. 

Jadi wajar jika dimusnahkan,” imbuhnya.

Dikatakan Penny, selain melindungi masyarakat dari produk berbahaya pemusnahan dan penyitaan barang ilegal
bisa melindungi produk-produk dalam negeri dalam hal daya saing. “Kami setuju pelakunya diberikan sangsi secara administrasi dengan cara mencabut izin usaha atau menarik produk-produknya untuk dimusnahkan,” terangnya.

Menurut Penny, ke depannya BPOM pusat atau daerah akan terus tingkatkan kerjasama dengan kepolisian dan kejaksaan dalam menjalin kemitraan untuk menekan peredaran pruduk ilegal di pasaran.

“Termasuk kerjasama dengan pemerintah daerah karena prodok-produk ilegal atau pangan berbahan berbahaya masuk dalam pelanggaran kemanusiaan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala BPOM Bandung, Abdul Rahim, menyampaikan, hasil sitaan produk ilegal yang didapat selama periode Januari-pertengahan 

Desember 2016 pihaknya telah menindaklanjuti 24 perkara secara pro-justitia, dua perkara pada tahap II, delapan perkara pada tahap P21, dua perkara tahap P19, delapan perkara pada tahap I, dan tiga perkara sudah diterbitkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP).

“Hasil putusan persidangan terhadap pengedar obat dan makanan ilegal bervariasi, mulai dari sanksi terendah berupa percobaan 6 bulan hingga sanksi tertinggi berupa kurungan 18 bulan dan denda Rp 20 juta,” jelasnya kepada wartawan saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (21/12).

Sumber : pojokjabar.com




Gara-gara Ini, Aksi Penculikan Anak di Bekasi Gagal Terjadi

GAGAL DICULIK: Fahmi Yanwar (berkaos kutang) saat diantar petugas ke rumahnya di RT 02/01, Mustikasari, Mustikajaya setelah sempat diculik di Jalan Raya Mustikasari, Rabu (21/12/2016) kemarin.
POJOKJABAR.com, MUSTIKAJAYA – Aksi penculikan kembali terjadi di Kota Bekasi. Beruntung, korban Fahmi Yanwar, siswa SMPN 36 Kota Bekasi dilepaskan lagi karena menangis dan berteriak saat dibonceng sepeda motor pelaku.

Peristiwa penculikan itu terjadi Rabu (21/12/2016) kemarin sekira pukul 10.30. Korban akhirnya dilepas dua pria misterius berkendara motor di tengah jalan, di kawasan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya.

Kejadian berawal saat Fahmi bersama rekannya mengendarai sepeda motor untuk membeli token listrik. Saat melintas di Jalan Raya Mustikasari, tiba-tiba motor Fahmi dipepet dua pria tak dikenal. Salah satu pelaku berteriak meminta Fahmi memberhentikan sepeda motornya. Setelah berhenti, Fahmi dituduh melempar kaca mobil milik pelaku hingga pecah. 

Lalu dipaksa naik sepeda motor pelaku dan duduk di tengah.

“Saya mau beli token listrik sama teman naik motor. Pas di jalan ada orang naik motor juga nyuruh berhenti. Saya dituduh ngelemparin kaca mobil dia (pelaku). Terus saya dipaksa naik pelaku. Sementara teman saya ditinggal begitu saja di pinggir jalan,” ungkap Fahmi.

Fahmi melanjutkan, karena ketakutan saat dibawa pelaku, dirinya langsung menangis dan berteriak sekeras-kerasnya sehingga membuat kedua pelaku panik. Diduga karena takut aksinya diketahui warga, Fahmi pun diturunkan di tengah jalan. Lalu pelaku kabur ke arah Bantargebang.

Warga yang kebetulan melintas di lokasi melihat Fahmi yang sedang menangis di pingir jalan, lalu Fahmi menceritakan kejadian yang baru saja dialaminya. Warga yang iba melihat Fahmi, mengantar pulang ke rumahnya di RT 02/01, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya.

Ayah Fahmi, Suwarso merasa lega anaknya berhasil menyelamatkan diri dari kedua pelaku penculikan. Pihaknya juga berharap pihak kepolisian mengusut tuntas kejadian yang menimpa anak lelakinya.

“Alhamdullilah anak saya selamat, tapi saya berharap polisi dapat mengusut tuntas kejadian ini. Agar tidak terjadi lagi kepada orang lain,” ujar Suwarso.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut berdatangan ke rumah Fahmi. Mereka menjadi khawatir anak-anak mereka jadi korban penculikan saat di luar rumah. Seorang warga Lili (40) mengatakan kejadian percobaan penculikan ini harus ditanggapi serius pihak kepolisian. Agar pelaku segera ditangkap.

Pasalnya, bila kejadian Fahmi tidak segera ditindaklanjuti maka pelaku yang masih bebas berkeliaran akan melakukan aksinya kembali.

“Kita sebagai orang tua yang punya anak jadi takut kalau anak kita ke luar rumah. Polisi harus usut tuntas kejadian ini, kalau dibiarkan pelaku akan melakukan aksinya kembali. Ini yang membuat kita resah, merasa nggak aman sekarang ini,” pungkasnya.

sumber : pojokjabar.com

Jadi Ibu, Maia Estianty Tetap Ucapkan Selamat Hari Ibu

Maia Estianty. Foto Instagram
POJOKSATU.id, JAKARTA – Tepat hari ini (22/12/2016), masyarakat Indonesia merayakan momen spesial, yakni Hari Ibu.

Ucapan selamat Hari Ibu mulai ramai dicuitkan oleh netizen, termasuk sejumlah selebriti diantaranya Maia Estianty.

Meski berstatus ibu tiga anak, Maia tetap mengucapkan selamat Hari Ibu kepada ibu-ibu di seluruh dunia lewat akun Twitternya.

“Selamat hari Ibu, buat emak2 di seluruh dunia, yang janda maupun yang masih nikah….!!!!,” tulis Maia.

Cuitan Maia ini pun tak lepas dari komentar netizen untuk memberikan ucapan yang sama kepada Maia.

Namun begitu ada juga yang berkomentar dengan nada menggoda Maia.

“Selamat hari ibu juga mba Maia,” kata akun @cellyshally. “Tambahin bun…biar komplit…..yg nikah resmi maupun yg nikah sirih,” kata ‏@Ririenswan.

sumber : pojoksatu.id

5 Pelanggaran Demam Telolet Berdasarkan Aturan Lalu Lintas, “Klakson Harus Pikirkan Orang Lain”

Demam Telolet
POJOKSATU.id, JAKARTA  – Demam Om Telolet Om mewabah di media sosial. Fenomena ini pun mendapat perhatian Polri.

Kabid Pembinaan dan Penegakkan Hukum Korlantas Polri Kombes Chrysnanda Dwi Laksana mengimbau kepada sopir bus untuk berhenti menggunakan klakson “telolet”. Sebab, dampak dari klakson tersebut, berpotensi menyebabkan kecelakaan.

“Pakai klakson boleh tidak? Boleh. Kalau berlebihan boleh enggak? Enggak boleh. Ketika berlalu lintas apakah kita tidak memikirkan orang lain tidak? Memikirkan kan. Artinya apa? Ketika kita berlalu lintas, kita memikirkan orang lain,” kata Chrysnanda, Rabu (21/12).

Menurut Chrysnanda, demam “telolet” ini menimbulkan hal yang kontraproduktif. Selain itu, penggunaan klakson “telolet” tidak ada dalam aturan lalu lintas.‎

“Polisi dalam menegakkan hukum itu, satu untuk mencegah agar tidak terjadi kemacetan. Kedua, memberikan pelayanan dan perlindungan kepada pengendara lainnya. Ketiga, budaya tertib lalu lintas. Keempat, supaya ada kebahagian. Kelima ini bagian dari edukasi,” lanjut Chrysnanda.

Sementara itu, dia juga mengimbau agar masyarakat cerdas dalam berperilaku. Sebab, tindakan meminta klakson “telolet” di jalan raya, rawan kecelakaan.

“Berlalu lintas itu begini, kita harus peka dan peduli kepada pengguna lainnya. Kita juga harus peduli akan keselamatan diri kita dan orang lain,” tandas dia.

sumber : pojoksatu.id

Alhamdulillah…Aiptu Sutisna yang Dicakar Dora Dihadiai Naik Haji Gratis

Dora Natalia minta maaf kepada Aiptu Sutisna/facebook
POJOKSATU.id, JAKARTA – Akibat sikapnya yang sabar, Aiptu Sutisna mendapat berkah. Dia adalah polantas yang dicaci dan dimaki serta dicakar oleh Dora Natalia Singarimbun. Puja-puji masyarakat diberikan pada anggota Ditlantas Polda Metro Jaya ini. Bahkan, dia mendapat hadiah naik haji gratis

“Tadi yang bersangkutan memang dipanggil oleh Dubes Arab Saudi, mau diberi penghargaan berupa hadiah naik haji gratis,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Rabu (21/12).

Hadiah itu diberikan oleh Dubes Arab Saudi Osama bin Al Mohammed Al-Shuaibi di kantornya di Jalan Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, sore tadi.

Argo mengatakan, penghargaan  diberikan Dubes Arab Saudi atas sikapnya yang humanis ketika berhadapan dengan Dora. Pihak Kedubes Arab Saudi pun menilai patut memberikan hadiah tersebut kepada Sutisna.

“Mungkin kedubes lihat dedikasinya dengan sabar begitu. Pertimbangannya yah kedubes yang tahu kenapa,” tambah dia.

Selain Sutisna, Dubes Arab Saudi memberikan haji gratis itu kepada istri Sutisna. “Berdua sama istrinya,” pungkasnya.

Insiden pencakaran Dora terhadap Sutisna menjadi viral di media sosial. 

Sutisna tidak melawan ketika Dora memaki dan ‘menyerang’ hingga seragam Sutisna terlepas kancing dan tanda kepangakatannya itu.

Atas kinerjanya yang dinilai humanis dan tidak arogan itu, Sutisna mendapatkan penghargaan dari Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan.

sumber : pojoksatu.id

Foto-Foto Dahsyat Banjir Bima Tenggelamkan Kota, Jembatan Desa Terputus, Penerbangan Ditunda

Banjir yang terjadi di Bima, Rabu (21/1/22016), tenggelamkan kota.
POJOKSATU.id, BIMA – Banjir bandang yang melanda Bima dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) membuat Kota Bima seperti kota mati. Pasalnya akibat bencana alam itu, ribuan rumah terendam banjir dan penerbangan ditunda.

Banjir bandang yang terjadi di Bima dimulai saat hujan deras terus menerus yang terjadi secara merata, Rabu (21/12/2016).

Hal itu diungkapkan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya kepada redaksi.
“Di Kota Bima, setidaknya lima kecamatan terendam banjir setinggi 1-2 meter. Meliputi Rasanae, Rasanae Timur, Rasanae Barat dan Punda. 

Kemudian juga merendam lima kecamatan lainnya setinggi dua meter. 

Masing-masing wilayah Lewirato, Sadia, Jati Wangi, Melayu, Pena Na’e. 

Masyarakat dievakuasi, tahanan di LP Kota Bima juga dievakuasi karena terendam banjir,” ucap Sutopo.

Sebanyak 25 rumah rusak berat, lima rumah hanyut, tiga rumah rusak sedang, dan sebuah jembatan negara putus.

Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Bima dan Sumbawa, kata Sutopo, terus melakukan evakuasi warga. Evakuasi dilakukan bersama TNI, Polri, SAR, Tagana, PMI, SKPD, relawan dan masyarakat.

“Pelayanan kesehatan diberikan bagi warga. Kebutuhan mendesak perahu karet, permakanan, selimut, tenda, air bersih, obat-obatan, makanan bayi dan lainnya. BPBD masih melakukan pendataan,” pungkas Sutopo.

Berikut foto-foto banjir Bima yang dihimpun redaksi Pojoksatu.id dari berbagai sumber.

Banjir yang terjadi di Bima, Rabu (21/1/22016), tenggelamkan kota.


Banjir yang terjadi di Bima, Rabu (21/1/22016), tenggelamkan kota.


Banjir yang terjadi di Bima, Rabu (21/1/22016), tenggelamkan kota.
Banjir yang terjadi di Bima, Rabu (21/1/22016), tenggelamkan kota.

Banjir yang terjadi di Bima, Rabu (21/1/22016), tenggelamkan kota.
Banjir yang terjadi di Bima, Rabu (21/1/22016), tenggelamkan kota.
Banjir yang terjadi di Bima, Rabu (21/1/22016), tenggelamkan kota.
Banjir yang terjadi di Bima, Rabu (21/1/22016), tenggelamkan kota.
sumber : pojoksatu.id

Wednesday, 21 December 2016

Niat Banget! Om Telolet Om Muncul di Akun Media Sosial Artis Korea

G-dragonPOJOKSATU.id, JAKARTA – Om Telolet Om berhasil membuat bingung sejumlah selebriti tidak hanya tanah air tapi musisi dan artis luar negeri.
Setelah sejumlah Dj ternama ikut mencuitkan kalimat Om Telolet Om, netizen Indonesia kini menyesara idola mereka yang merupakan artis Korea.
Di akun media sosial milik artis Korea, seperti G-Dragon, TOP, Chanyeol EXO, Baekhyun EXO, Yoona SNSD, akun resmi Black Pink, kolom komentarnya dipenuhi oleh kalimat Om Telolet Om.
Nampaknya, netizen Indonesia ingin agar idola mereka mengikuti tantangan tersebut.

G-Dragon. Foto Instagram
Dan saking ramainya Om Telolet Om, personel boyband asuhan JYP Entertainment, GOT7, BamBam mencuitkan tentang telolet. Lewat akun Twitternya @BamBam1A meminta followernya untuk menjelaskan apa yang dimaksud dengan Om Telolet Om.

Baekhyun EXO
“Can someone tell me What is “OM TELOLET OM” mean? (Bisakah seseorang menjelaskan kepadaku apa itu “Om Telolet Om”?),” tanyanya.
Tak ayal, postingan ini pun langsung dibalas oleh penggemar BamBam menjelaskan apa yang dimaksud dengan apa yang ditanyakannya itu, termasuk lewat postingan video.

Bangga! Pahlawan Asal Tasikmalaya Terpampang pada Uang Rupiah Baru


POJOKJABAR.com, TASIKMALAYA – Bank Indonesia (BI) meluncurkan uang rupiah emisi 2016, kemarin (19/12/2016). Pahlawan asal Tasikmalaya H Ir Djuanda Kartawidjaja resmi tertera pada uang pecahan Rp 50 ribu.

Pada uang kertas pecahan Rp50 ribu, di sebalik gambar Ir H Djuanda terdapat gambar penari legong dan Taman Nasional Pulau Komodo. Adapun pe-launching-an uang emisi 2016, diputar di kanal Youtube uang baru tersebut serentak di seluruh kantor BI di seluruh penjuru negeri.

Peluncuran uang emisi baru, baik uang pecahan kertas maupun koin secara serentak ini merupakan pertama kalinya dilakukan Bank Indonesia.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya Wahyu Purnama menjelaskan masyarakat yang ingin menukarkan uang lama dengan emisi yang baru ini, kata Wahyu, tidak perlu datang ke kantor BI. Karena uang emisi baru itu akan langsung diedarkan melalui bank-bank seluruh Indoensia termasuk di wilayah Priangan Timur.

“Bisa langsung ke Bank saja,” terangnya saat dihubungi Jawa Pos kemarin.

Sementara, Manager Unit Pengelolaan Uang Rupiah Bambang Joko menjelaskan uang emsisi baru ini sudah bisa dipergunakan di masyarakat. 

Sebelum peluncuran bentuk dan design uang masih dinilai rahasia sampai peluncuran resmi dilakukan.

“Saya saja belum tahu pasti bentuknya seperti apa sebelum peluncuran tadi,” terangnya.

Setelah peluncuran kemarin, di kantor BI Tasikmalaya sejumlah warga mulai menukarkan uang lama dengan emisi baru. Salah satunya dari Sukarindik Kecamatan Indihiang Yogi Priyanto (33) yang menukarkan uang lama dengan 1 paket emisi baru dengan jumlah total Rp 200 ribu. “Mau nuker uang rusak, katanya ada uang baru ya sudah sekalian,” tuturnya.

Yogi menilai uang baru ini sangat berbeda dengan emisi sebelumnya karena biasanya tidak banyak berubah baik dari segi design begitu juga dengan warnanya sehingga menurutnya mirip mainan. Namun karena belum banyak beredar di masyarakat, dia rencananya akan menyimpannya terlebih dahulu sebagai koleksi. “Mau disimpan, nggak akan dibelanjakan dulu,” akunya.

sumber : pojokjabar.com



Kakak Beradik di Bandung Keroyok Seorang Pemuda Hingga Tewas

Ilustrasi Pengeroyokan.
POJOKJABAR.com, KABUPATEN BANDUNG – Widan, warga Desa Majakerta, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung tewas dibunuh kakak beradik, Ge dan Fe di Kampung Sukamanah RT 03/RW 09 Desa Sukamanah, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, Senin (19/12/2016) sekitar pukul 15.00 WIB.

Sebelumnya, korban dan Ge dan Fe, warga Desa Sukamanah ini sempat terlibat perselisihan di tempat kejadian perkara. Perselisihan itu dipicu kejadian pada dua pekan silam. Saat itu korban sempat terlibat keributan dengan Ge. Melihat Ge terlibat keributan dengan Widan, Fe sebagai kakak Ge turut membantunya.

Akibat keributan yang terjadi di antara mereka itu, Widan mengalami luka serius pada sekujur tubuhnya karena sabetan benda tajam yang dibawa oleh pelaku. Diantaranya, korban mengalami luka serius pada bagian tangan kirinya hampir putus.

Selain itu, telinga kirinya pun nyaris putus dan dua jari tangan kiri pun hampir putus. Lebih parah lagi, korban mengalami luka mengangga pada bagian perut dan wajah. Korban pun tewas di tempat kejadian.

Kapolsek Paseh, AKP Mohamad Noer mengatakan, menurut keterangan saksi Ahmad Muslih (37) yang tengah bekerja menggulung benang di sebuah pabrik kain di Kampung Sukamanah RT 03 RW 06, tiba-tiba mendengar teriakan seorang perempuan meminta tolong sekira pukul 15.00 WIB, Senin (19/12/2016).

Ahmad kemudian menuju keluar dan di lokasi kejadian ia melihat seorang pria tengah dikeroyok oleh kedua orang pelaku dengan menggunakan senjata tajam.

“Saksi Ahmad segera melerai perkelahian tersebut, bahkan sampai saksi ini terluka pada jari tengah dan telunjuk tangan kanannya, karena berusaha menahan amukan kedua orang pelaku ini. Namun pelaku terus menyerang korban hingga terkapar dan keduanya pergi meninggalkan tempat kejadian,” kata Ahmad, Selasa (20/12/2016).

Setelah kedua pelaku meninggalkan lokasi kejadian, kata Ahmad, kemudian saksi segera memberitahu warga lainnya serta menghubungi pihak Kepolisian. Setelah melakukan pengamanan TKP, dan melakukan olah TKP oleh tim Identifikasi Polres Bandung, kemudian jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih Kota Bandung, untuk dilakukan autopsi.

“Untuk kedua orang pelaku yang identitasnya telah kami kantongi ini masih kami buru. Selain itu, motif dari pengeroyokan hingga menyebabkan tewasnya korban ini juga belum diketahui,”ujarnya.

Untuk menghindari aksi balas dendam dari keluarga korban, dengan mencari-cari pelaku dan kepada keluarganya, lanjut Ahmad, pihaknya sengaja mengamankan keluarga korban. Yakni dengan memberikan penjagaan di sekitar rumah korban.

“Setelah dilakukan autopsi, jenazah korban telah dimakamkan oleh keluarga. Saya mengimbau agar pihak keluarga, teman dan warga lainnya agar tetap tenang, jangan terpancing emosi dengan melakukan aksi balas dendam. Sebaiknya serahkan semuanya kepada kami penegak hukum, jangan main hakim sendiri,” tandasnya.

sumber : pojokjabar.com

MUI Berharap Fatwa Larangan Penggunaan Atribut Non Muslim Jadi UU

Pertemuan Kapolri dan Pimpinan GNPF MUI di Kantor MUI.
POJOKSATU.id, JAKARTA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) berharap fatwa pelarangan penggunaan atribut non muslim jadi aturan hukum positif. Bahkan, kalau bisa setingkat undang-undang.

“Kami berharap aturan penggunaan atribut ini dijadikan aturan atau bahkan undang-undang, supaya menjaga tidak konflik, jadi ada aturan main,” ucap Ketua Umum MUI Ma’ruf Amin, Selasa (20/12).

Ma’ruf yakin, dengan meningkatkan fatwa MUI menjadi aturan hukum positif, maka nantinya ada aspek yuridis. Sehingga seluruh umat dapat terlindungi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sementara itu menanggapi kekhawatiran sebagian pihak, fatwa berpotensi menimbulkan konflik, Ma’ruf dengan tegas membantah.

Menurutnya, konflik justru timbul ketika fatwa yang sebenarnya ditujukan bagi umat Islam, ditanggapi oleh pihak lain.

“Fatwa ini tidak berpotensi polemik, sebab ditujukan untuk umat Islam. Tidak ada potensi terjadi konflik. Sebetulnya agamanya (non muslim,red) tidak terganggu, cuma mungkin kemeriahannya (perayaan hari keagamaan non muslim,red) terganggu, karena memaksa umat Islam mengunakan atribut itu. Jadi intinya, persoalan sebenarnya bukan terkait fatwa, namun respons terhadap terbitnya fatwa yang kemudian ditanggapi tidak pada tempatnya,” katanya.

sumber : pojoksatu.id

Tuesday, 20 December 2016

Warga Siap-Siap! Uang Baru Sebentar Lagi Masuk Bogor



JAKARTA-Masyarakat Indonesia mulai kemarin (19/12) sudah bisa menggunakan pecahan uang tunai emisi terbaru.  Uang dengan desain anyar itu diluncurkan Presiden Joko Widodo di Gedung Bank Indonesia (BI). 

Ada tujuh uang kertas dan empat uang logam baru yang diluncurkan. Seluruhnya memajang gambar pahlawan yang berbeda dibandingkan emisi sebelumnya, dan diklaim paling aman.

Pada emisi kali ini, untuk kali pertama seluruh desain uang berganti bersamaan. Uang baru yang diluncurkan terdiri atas uang kertas pecahan Rp100 ribu, Rp50 ribu, Rp20 ribu, Rp10 ribu, Rp5 ribu, Rp2 ribu, dan Rp1 ribu. Sedangkan uang logam terdiri atas pecahan Rp1.000, Rp500, Rp200, dan Rp100. Hanya satu yang masih dipertahankan, yakni gambar duet Proklamator Soekarno-Hatta di pecahan Rp100 ribu. 

Namun, dalam pecahan tersebut, Soekarno-Hatta dipasang dengan wajah tersenyum dan memperlihatkan gigi. Selebihnya adalah pahlawan yang berbeda. Yakni Ir H Djuanda Kartawidjaja, Dr G. S. S. J. Ratulangi, Frans Kaisiepo, K. H. Idham Khalid, M. Hoesni Thamrin, dan Tjut Meutia. Pada uang logam, nama-nama dan gambar pahlawan yang tercantum yakni Mr I Gusti Ketut Pudja, Letjen TNI T. B. Simatupang, Dr Tjipto Mangoenkoesoemo dan, Prof Dr Ir Herman Johannes.

Pada desain kali ini, warna yang digunakan lebih cerah. Model pewarnaannya mirip beberapa mata uang asing seperti euro atau dolar Singapura. Berbeda dengan emisi sebelumnya yang cenderung tajam. Begitu pula dengan tulisan, kali ini ada frasa Negara Kesatuan Republik Indonesia di seluruh uang, setelah sebelumnya hanya ada di nominal Rp100 ribu. Tanda tangan Menkeu pun ada di seluruh nominal. Jokowi menjelaskan, penggunaan gambar pahlawan, tari Nusantara, dan pemandangan alam Indonesia merupakan bagian kampanye budaya dan karakter bangsa.

Karena itu, dia mengajak masyarakat untuk selalu menggunakan rupiah dalam setiap transaksi di Indonesia. Aturan mengenai hal itu sudah ada. Juga menyimpan tabungan dalam bentuk rupiah. ''Penting saya sampaikan, kalau kita cinta rupiah, kita tidak membuat dan menyebar gosip aneh dan kabar bohong tentang rupiah,'' ujarnya.

Dia juga meminta unsur pengamanan rupiah terus diperkuat demi mencegah pemalsuan. "Teknologi pengamanan yang digunakan oleh negara jangan sampai kalah dengan para pemalsu rupiah,'' lanjut mantan walikota Solo itu. Dia juga meminta ketersediaan rupiah harus terjaga hingga kawasan terpencil.

Pencantuman gambar pahlawan itu sesuai dengan Keputusan Presiden No 31/2016 tanggal 5 September 2016 tentang Penetapan Gambar Pahlawan Nasional sebagai Gambar Utama Pada Bagian Depan Uang Rupiah Kertas dan Rupiah Logam NKRI. Selanjutnya, landasan hukum mengenai pemberlakuan, pengeluaran, dan pengedaran uang rupiah tahun emisi 2016 diatur melalui 18 peraturan BI (PBI).

Senada dengan Presiden, Gubernur BI Agus D W Martowardojo mengatakan, penggunaan gambar-gambar para pahlawan itu untuk menumbuhkan semangat patriotisme pada masyarakat. Dia berpesan agar kualitas uang rupiah perlu dirawat dengan baik. Bukan hanya oleh bank sentral, namun juga oleh masyarakat yang memiliki uang tersebut. 

Uang kertas yang diedarkan BI berbahan dasar kertas khusus dari serat kelapa. Sedangkan uang logamnya terbuat dari nickel plated steel dan aluminium. Agus memaparkan, ada 9 hingga 12 pengaman pada uang kertas yang diedarkan. Unsur pengaman itu ada yang dengan mudah dapat diketahui oleh masyarakat, ada pula yang hanya bisa dikatahui oleh spesialis. "Tapi, bentuk pengaman yang paling sederhana untuk disosialisasikan kepada masyarakat yaitu dilihat, diraba, diterawang," ujar Agus.

Mantan Menteri Keuangan itu menambahkan, uang rupiah tahun emisi 2016 termasuk yang paling baik di dunia. Sebab, jumlah pengamannya berlapis-lapis, mulai dari warna, benang, bagian ultravioletnya, juga teknik cetak khusus atau rectoverso-nya. Agus meyakinkan bahwa uang baru tahun emisi 2016 ini tidak akan mudah dipalsukan.

Masyarakat sudah bisa menukarkan uangnya dengan uang baru tersebut di 33 kantor perwakilan BI di berbagai provinsi. Agus memprediksi, distribusi uang baru itu membutuhkan waktu tiga bulan untuk sampai ke pelosok daerah. "Tapi, uang yang lama masih berlaku setidaknya sampai ada keputusan peredarannya dihentikan. (Setelah) itu keputusan diambil, baru 10 tahun kemudian dicabut (peredaran uangnya). Sekarang belum ada rencana mencabut uang yang sudah beredar," jelas Agus. 

Sementara itu, Sri Parwati, cucu kedua Dr Tjipto Mangoenkoesoemo, mengungkapkan rasa apresiasinya atas pencantuman tokoh pergerakan nasional tersebut dalam uang rupiah terbaru. Wajah anggota Tiga Serangkai itu tercetak di uang logam nominal Rp200. ''Kami terima kasih karena negara masih ingat pada Dr Tjipto,''ujar perempuan 77 tahun itu.

Keluarga Dr Tjipto dihubungi Bank Indonesia Maret lalu untuk dimintai izin pencantuman wajah karib Ki Hadjar Dewantara itu di uang terbaru. ''Waktu itu kami bersyukur, karena diberi kehormatan ini,'' timpal cicit Dr Tjipto, Hanifditya, yang kemarin mendampingi Parwati. Hanif berharap pencantuman wajah para pahlawan di mata uang bisa mengingatkan bahwa Indonesia bisa berdiri seperti saat ini juga tidak lepas dari jasa pahlawan. ''Tetap dijaga uangnya, juga koin-koinnya,'' tambah Parwati.

Di bagian lain, walaupun Bogor cukup dekat dengan Jakarta, uang baru NKRI belum bisa didapatkan di Bogor. Sejumlah pimpinan cabang bank mengaku baru akan menerima uang baru tersebut, secara bertahap sepekan ke depan.

"Tidak langsung ada di Bogor, ada selang waktu lah," ungkap Branch Area Bank Mandiri Syariah (BSM), Iman.

Berapa lamanya, tidak dapat dipastikan. Hal senada diungkapkan pimpinan cabang Bank BRI Dewi Sartika, Edi Prawaskito. "Kami belum dapat. Diharapkan secepatnya kami sudah terima uang NKRI yang baru," terang Edi. 

Ia berharap minggu depan sudah menerima uang NKRI yang baru, hingga dapat memenuhi permintaan masyarakat sebagai nasabah BRI. Hal senada juga diungkapkan MNC Bank, Yudi yang mengaku belum menerima uang baru

Jokowi Balas Aksi Ormas Habib Rizieq, “Jangan Ragu Tindak Tegas Upaya Melawan Hukum”


POJOKSATU.id, JAKARTA – Instruksi tegas dilontarkan Presiden Jokowi kepada aparat penegak hukum untuk menindak ormas yang membuat resah masyarakat.

Instruksi itu disampaikan Jokowi dalam akun jejaring sosial Twitter pribadinya, @jokowi.

“Aparat hukum jangan ragu menindak tegas ormas yg melawan hukum dan meresahkan masyarakat,” kicau Jokowi yang diakhiri dengan tanda Jkw, Senin (19/12) malam.

Pernyataan Jokowi ini dikicaukan saat tengah marak aksi sweeping salah satu ormas di pusat perbelanjaan di Surabaya. Mereka melakukan sweeping atribut Natal, seperti kalung salib dan topi santa. Kelompok ini melakukan sweeping setelah fatwa MUI soal haram atribut non muslim dikeluarkan.

Sekadar informasi, MUI mengharamkan pengunaan atribut non-muslim bagi karyawan muslim, termasuk mengajak atau memerintahkan penggunaan atribut keagamaan non-muslim termasuk haram. Fatwa itu dikeluarkan MUI untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai hukum menggunakan atribut keagamaan non-muslim.

Keputusan MUI Nomor 56 Tahun 2016 dikeluarkan pada 14 Desember 2016. Salah satu pertimbangannya adalah adanya pemilik usaha seperti hotel, super market, departemen store, restoran dan lainnya bahkan kantor pemerintah mengharuskan karyawannya termasuk yang muslim untuk menggunakan atribut keagamaan non-muslim.

Dengan pertimbangan tersebut, MUI mengeluarkan fatwa mengenai pengenaan atribut non muslim. MUI juga meminta umat Islam agar memilih jenis usaha yang baik dan halal, serta tidak memperoduksi, memberikan atau memperjual belikan atribut keagamaan non muslim.

sumber : pojoksatu.id

Catatan Gol dan Rekor Messi Sepanjang 2016


POJOKSATU.id, BARCELONA–Tahun 2016 akan segera berakhir. Sejumlah pemain melakoni tahun ini dengan catatan mentereng, salah satunya superstar Barcelona, Lionel Messi. Berikut ulasan kaleidoskop 2016 untuk catatan gol dan rekor Messi di level klub.

Lionel Messi mengawali tahun 2016 dengan mencetak dua gol ke gawang Espanyol, pada 6 Januari 2016. Debry Catalan di Camp Nou dalam laga 16 besar leg pertama Copa del Rey itu, Barca menang 4-1.

Lima hari kemudian, Messi memenangkan FIFA Ballon d’Or untuk kelima kalinya, atau yang terbanyak dari pemain manapun di dunia sepanjang.

Di awal Februari Messi mencetak hattrick dalam kemenangan 7-0 Barcelona atas Valencia di leg pertama Copa del Rey semifinal di Camp Nou. Dari laga tersebut La Pulga mencetak gol ke-500 sepanjang karirnya termasuk di kompetisi junior.

Pertandingan liga berikutnya di Camp Nou, kemenangan 6-1 melawan Celta Vigo, Messi dibantu Suárez dari tendangan penalti. Beberapa orang melihatnya sebagai “sentuhan jenius”, sementara yang lain mengkritik karena dianggap tidak menghormati lawan. Namun, para pemain dan pelatih Celta tidak mempersoalkan. Malah menyatakan: “Sangat menghormati para penyerang Barca”.

Gol penalti Messi itu dibandingkan dengan ikon Barca Johan Cruyff pada tahun 1982, yang pada Februari lalu sedang berjuang melawan kanker paru-paru. Makanya banyak penggemar menilai penalti itu merupakan penghormatan kepada sang legenda. Cruyff sendiri sangat senang dengan gol Messi itu dan menilai gol tersebut legal dan menghibur.

sumber : pojoksatu.id