Banner 1

Wednesday, 25 September 2019

Butuh 22.200 Titik, Dishub Kabupaten Bogor Kewalahan Pasang JPU


CIBINONG-RADAR BOGOR, Masyarakat di Kabupaten Bogor masih saja mengeluhkan perihal minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU).
Menurut data Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Kabupaten Bogor masih membutuhkan PJU di 22.200 titik. Kekurangan itu menyebabkan beberapa ruas jalan masih gelap.
Kepala Seksi Prasarana Dishub Kabupaten Bogor Ade Habib mengaku kewalahan memasang PJU. Selain luasnya wilayah, juga minimnya anggaran. Sehingga masih banyak ruas jalan yang belum terpasang PJU. Walaupun sudah pernah mendapatkan hibah pada 2018 sebanyak 900 PJU dan tahun ini mengajukan lagi 900 PJU Tenaga Surya (TS), tetap saja masih kurang.
Sampai saat ini, pengajuan 900 PJU TS masih belum terealisasi karena baru selesai lelang di Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTK). Sehingga untuk tahun depan, ia mengaku Pemkab Bogor akan mengajukan kembali sebanyak 2.000 PJU TS yang akan disebar di 40 kecamatan, khusus untuk jalan desa.
Ade menuturkan, banyak yang mengajukan bahkan sudah dibahas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Untuk itu, pihaknya menyiasati dengan cara mengambil dana CSR dari perusahaan yang ada di tiap kecamatan. ”Sebenarnya tahun lalu ada 1.200 titik. Hanya terjadi kegagalan dalam proses lelang. Untuk 2019 belum, karena kami menunggu perintah dari pusat,” ungkapnya.
Namun, nyatanya hingga kini Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor masih kesulitan mengumpulkan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) dari para investor perumahan di Kabupaten Bogor.
Kepala Bidang PSU DPKPP Asep Sulalman mengatakan, sampai awal September, baru enam PSU yang diserahkan pihak pengembang. Sedangkan pada tahun lalu hanya ada 161 pengembang yang menyerahkan PSU dari total 716 perumahaan yang ada di Kabupaten Bogor.
Asep menjelaskan, minimnya PSU yang diserahkan pihak pengembang dikarenakan pola pikir para pengembang yang masih tidak mau bertanggung jawab atas kewajibannya menyerahkan PSU yang seharusnya menjadi aset Pemkab Bogor. “Kita juga kesulitan ya untuk mengurusi masalah ini, karena kita hanya memverifikasi dan menerima saja. Tapi kan ini juga menjadi catatan bagi kami,” katanya.
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan, kehadiran PJU adalah titik penting bagi keberlangsungan masyarakat di Kabupaten Bogor. Sebab, di lokasi yang minim penerangan biasanya akan meningkat terjadinya tindak kriminal dan kecelakaan lalu lintas.
Terkait jalur menuju lokasi wisata juga harus menjadi prioritas untuk dipasangnya PJU agar wisatawan merasa aman dan nyaman. “Saya imbau masyarakat ikut merawat dan mengawasi PJU yang sudah ada. Tapi kita juga akan terus berusaha menambah PJU setiap tahunnya,” tandasnya.(ipe)

Related Posts:

  • PLN Area Depok Pasang SPLU bagi Pedagang DEPOK – PLN Area Depok berencana akan memasang Stasiun penyedia Pengisian Listrik Umum (SPLU) di lima rayon. Pemasangan ini merupakan produk baru dari PLN dan perdana, dan akan dikoordinasikan dengan pemerintah kota (pemko… Read More
  • DKPPP Kota Depok Gelar Pasar Tani Dipadu Bazar Ramadan DEPOK – Pasar Tani program Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Depok, bulan ini bakal berbeda. Rencananya, Pasar Tani akan dipadukan dengan kegiatan Bazar Ramadan, hasil bekerjasama dengan Kementerian Ke… Read More
  • Pekan Pancasila, Polresta Depok Kembali Bagikan Takjil DEPOK – Akhir pekan lalu, Sabtu (3/6), jajaran Polresta Depok kembali turun ke jalan. Tepatnya di simpang Jalan Margonda – Jalan Juanda.Mereka kembali membagikan makanan ringan berbuka puasa (takjil) kepada pengendara yang… Read More
  • 174 Pelaku LGBT di Kota Depok Kena HIV DEPOK – Bagi pelaku Lesbian, Gay, Bisexual dan Transgender (LGBT), saat memadu kasih tentu tak memikirkan risiko yang ditanggungnya.Bahayanya, di Kota Depok ada data terbaru akibat hubungan sesama jenis tersebut. Dari hubu… Read More
  • Perjalanan Hidup Walikota Depok Dibukukan DEPOK – Bedah Buku Mohammad Idris dengan judul Pengabdian Tiada Henti dilaksanakan di Masjid Assalam, Tapos, minggu (4/6).  Dalam acara bedah buku tersebut, Walikota Depok, Mohammad Idris menjadi pembicara utama. Buku… Read More

0 komentar:

Post a Comment