Banner 1

Parah! Pedestrian Belum Bersih dari PKL

BOGOR – Pemkot Bogor terus berbenah menjelang akan diresmikannya fasilitas pedestrian (pejalan kaki) Kebun Raya Bogor (KRB). Sejumlah SKPD dikumpulkan dalam rapat di Paseban Surawisesa Balaikota, Kamis (05/01/2017). Salah satu masalah yang menjadi sorotan Walikota Bogor Bima Arya adalah jalur pedestrian yang belum steril......

Menang di #WeLoveCities, Bogor Dinobatkan Sebagai Kota Paling Dicintai di Seluruh Dunia

BOGOR- BOGOR - Setelah melewati proses panjang, akhirnya Kota Bogor meraih kemenangan di ajang #WeLoveCities dan dinobatkan sebagai kota paling dicintai di seluruh dunia dalam ajang yang digelar World Wide Fund for Nature....

PSB Bogor Sukses Gulung Persima Majalengka

BOGOR - PSB Bogor berhasil meraih poin penuh dalam lanjutan Liga Nusantara 2016. Tidak tanggung-tanggung anak-anak Laskar Pakuan menggulung tim asal Jawa Barat lainnya, Persima Majalengka enam gol tanpa balas....

Hadapi Liga Nusantara, PSB Matangkan Persiapan

BOGOR–Skuat PSB terus mengasah kemampuannya dalam rangka persiapan menghadapi Liga Nusantara (Linus) di Depok pada 8-11 Agustus nanti. Bertempat di Stadion Padjajaran, kemarin tim kebanggaan warga Kota Bogor ini melakoni uji tanding melawan kesebelasan Ciomas....

Mantap! Atasi Pemotor Nekat, Walikota Instruksikan Patroli di Jalur Sepeda Otista

BOGOR – Aksi Mahesa Jenar (13) dan Wildan Pratama Putra (13) yang nekat memalang sepedanya di jalur sepeda Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista) yang dilewati pengguna sepeda motor jelas menampar telak Pemkot Bogor.Walikota Bima Arya bahkan mengaku greget jika melewati Jalan Otista. Jalur yang dibangun khusus untuk sepeda seringkali dikuasai sepeda motor, berbeda dengan.......

Friday, 2 March 2018

Jamin Inden Wuling Cortez tak LamaWuling Motors resmi membuka pemesanan produk terbarunya, Cortez. Bahkan, bisa dilihat langsung di diler resmi di Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor. Branch Manager Wuling Bogor, Lina Ichwan mengatakan, saat ini unit Cortez sudah dibanderol dengan harga resmi. Untuk Cortez 1.8C GMT dijual Rp220 juta, 1.8L LUX+GMT Rp226 juta. Sedangkan, tipe lain 1.8C I-AMT Rp230 juta, 1.8C LUX+I-AMT Rp235 juta, dan 1.8L LUX+ I-AMT Rp266 juta. “Inden tak lama. Hanya hitungan minggu,” ucapnya kepada Radar Bogor, kemarin. Menurutnya, Cortez menjadi pilihan baru masyarakat yang ingin memiliki produk di segmen premium MPV. Ia mengklaim, Wuling Cortez hadir untuk memberikan dan melengkapi pengalaman konsumen jadi istimewa. “Mobil ini menggunakan mesin berkapasitas 1.800 cc, dengan tenaga 129 HP pada 5.600 rpm,” katanya. Ia menegaskan, Wuling Cortez menonjol di kelasnya dengan fitur berlimpah. Anatara lain, anti-lock braking system (ABS), electronic brake force distribution (EBD), brake assist (BA), automatic vehicle holding (AVH), hill hold control (HHC), airbag, hingga tombol pengendali fungsi audio. Cortez juga dapat menerima panggilan telepon via Bluetooth di kemudi, serta sunroof dan fitur-fitur lainnya. Varian Wuling Cortez, Wuling Cortez 1.8 C M/T 6-percepatan, 1.8 C AMT, 1.8 C Lux+ AMT, 1.8 L Lux+ M/T 6-percepatan dan 1.8 L Lux+ AMT.Wuling Motors resmi membuka pemesanan produk terbarunya, Cortez. Bahkan, bisa dilihat langsung di diler resmi di Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor. Branch Manager Wuling Bogor, Lina Ichwan mengatakan, saat ini unit Cortez sudah dibanderol dengan harga resmi. Untuk Cortez 1.8C GMT dijual Rp220 juta, 1.8L LUX+GMT Rp226 juta. Sedangkan, tipe lain 1.8C I-AMT Rp230 juta, 1.8C LUX+I-AMT Rp235 juta, dan 1.8L LUX+ I-AMT Rp266 juta. “Inden tak lama. Hanya hitungan minggu,” ucapnya kepada Radar Bogor, kemarin. Menurutnya, Cortez menjadi pilihan baru masyarakat yang ingin memiliki produk di segmen premium MPV. Ia mengklaim, Wuling Cortez hadir untuk memberikan dan melengkapi pengalaman konsumen jadi istimewa. “Mobil ini menggunakan mesin berkapasitas 1.800 cc, dengan tenaga 129 HP pada 5.600 rpm,” katanya. Ia menegaskan, Wuling Cortez menonjol di kelasnya dengan fitur berlimpah. Anatara lain, anti-lock braking system (ABS), electronic brake force distribution (EBD), brake assist (BA), automatic vehicle holding (AVH), hill hold control (HHC), airbag, hingga tombol pengendali fungsi audio. Cortez juga dapat menerima panggilan telepon via Bluetooth di kemudi, serta sunroof dan fitur-fitur lainnya. Varian Wuling Cortez, Wuling Cortez 1.8 C M/T 6-percepatan, 1.8 C AMT, 1.8 C Lux+ AMT, 1.8 L Lux+ M/T 6-percepatan dan 1.8 L Lux+ AMT.Wuling Motors resmi membuka pemesanan produk terbarunya, Cortez. Bahkan, bisa dilihat langsung di diler resmi di Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor. Branch Manager Wuling Bogor, Lina Ichwan mengatakan, saat ini unit Cortez sudah dibanderol dengan harga resmi. Untuk Cortez 1.8C GMT dijual Rp220 juta, 1.8L LUX+GMT Rp226 juta. Sedangkan, tipe lain 1.8C I-AMT Rp230 juta, 1.8C LUX+I-AMT Rp235 juta, dan 1.8L LUX+ I-AMT Rp266 juta. “Inden tak lama. Hanya hitungan minggu,” ucapnya kepada Radar Bogor, kemarin. Menurutnya, Cortez menjadi pilihan baru masyarakat yang ingin memiliki produk di segmen premium MPV. Ia mengklaim, Wuling Cortez hadir untuk memberikan dan melengkapi pengalaman konsumen jadi istimewa. “Mobil ini menggunakan mesin berkapasitas 1.800 cc, dengan tenaga 129 HP pada 5.600 rpm,” katanya. Ia menegaskan, Wuling Cortez menonjol di kelasnya dengan fitur berlimpah. Anatara lain, anti-lock braking system (ABS), electronic brake force distribution (EBD), brake assist (BA), automatic vehicle holding (AVH), hill hold control (HHC), airbag, hingga tombol pengendali fungsi audio. Cortez juga dapat menerima panggilan telepon via Bluetooth di kemudi, serta sunroof dan fitur-fitur lainnya. Varian Wuling Cortez, Wuling Cortez 1.8 C M/T 6-percepatan, 1.8 C AMT, 1.8 C Lux+ AMT, 1.8 L Lux+ M/T 6-percepatan dan 1.8 L Lux+ AMT.


Wuling Motors resmi membuka pemesanan produk terbarunya, Cortez. Bahkan, bisa dilihat langsung di diler resmi di Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor.

Branch Manager Wuling Bogor, Lina Ichwan mengatakan, saat ini unit Cortez sudah dibanderol dengan harga resmi. Untuk Cortez 1.8C GMT dijual Rp220 juta, 1.8L LUX+GMT Rp226 juta. Sedangkan, tipe lain 1.8C I-AMT Rp230 juta, 1.8C LUX+I-AMT Rp235 juta, dan 1.8L LUX+ I-AMT Rp266 juta.

“Inden tak lama. Hanya hitungan minggu,” ucapnya kepada Radar Bogor, kemarin.

Menurutnya, Cortez menjadi pilihan baru masyarakat yang ingin memiliki produk di segmen premium MPV. Ia mengklaim, Wuling Cortez hadir untuk memberikan dan melengkapi pengalaman konsumen jadi istimewa. “Mobil ini menggunakan mesin berkapasitas 1.800 cc, dengan tenaga 129 HP pada 5.600 rpm,” katanya.

Ia menegaskan, Wuling Cortez menonjol di kelasnya dengan fitur berlimpah. Anatara lain, anti-lock braking system (ABS), electronic brake force distribution (EBD), brake assist (BA), automatic vehicle holding (AVH), hill hold control (HHC), airbag, hingga tombol pengendali fungsi audio.

Cortez juga dapat menerima panggilan telepon via Bluetooth di kemudi, serta sunroof dan fitur-fitur lainnya. Varian Wuling Cortez, Wuling Cortez 1.8 C M/T 6-percepatan, 1.8 C AMT, 1.8 C Lux+ AMT, 1.8 L Lux+ M/T 6-percepatan dan 1.8 L Lux+ AMT.Wuling Motors resmi membuka pemesanan produk terbarunya, Cortez. Bahkan, bisa dilihat langsung di diler resmi di Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor.

Branch Manager Wuling Bogor, Lina Ichwan mengatakan, saat ini unit Cortez sudah dibanderol dengan harga resmi. Untuk Cortez 1.8C GMT dijual Rp220 juta, 1.8L LUX+GMT Rp226 juta. Sedangkan, tipe lain 1.8C I-AMT Rp230 juta, 1.8C LUX+I-AMT Rp235 juta, dan 1.8L LUX+ I-AMT Rp266 juta.

“Inden tak lama. Hanya hitungan minggu,” ucapnya kepada Radar Bogor, kemarin.

Menurutnya, Cortez menjadi pilihan baru masyarakat yang ingin memiliki produk di segmen premium MPV. Ia mengklaim, Wuling Cortez hadir untuk memberikan dan melengkapi pengalaman konsumen jadi istimewa. “Mobil ini menggunakan mesin berkapasitas 1.800 cc, dengan tenaga 129 HP pada 5.600 rpm,” katanya.

Ia menegaskan, Wuling Cortez menonjol di kelasnya dengan fitur berlimpah. Anatara lain, anti-lock braking system (ABS), electronic brake force distribution (EBD), brake assist (BA), automatic vehicle holding (AVH), hill hold control (HHC), airbag, hingga tombol pengendali fungsi audio.

Cortez juga dapat menerima panggilan telepon via Bluetooth di kemudi, serta sunroof dan fitur-fitur lainnya. Varian Wuling Cortez, Wuling Cortez 1.8 C M/T 6-percepatan, 1.8 C AMT, 1.8 C Lux+ AMT, 1.8 L Lux+ M/T 6-percepatan dan 1.8 L Lux+ AMT.Wuling Motors resmi membuka pemesanan produk terbarunya, Cortez. Bahkan, bisa dilihat langsung di diler resmi di Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor.

Branch Manager Wuling Bogor, Lina Ichwan mengatakan, saat ini unit Cortez sudah dibanderol dengan harga resmi. Untuk Cortez 1.8C GMT dijual Rp220 juta, 1.8L LUX+GMT Rp226 juta. Sedangkan, tipe lain 1.8C I-AMT Rp230 juta, 1.8C LUX+I-AMT Rp235 juta, dan 1.8L LUX+ I-AMT Rp266 juta.

“Inden tak lama. Hanya hitungan minggu,” ucapnya kepada Radar Bogor, kemarin.

Menurutnya, Cortez menjadi pilihan baru masyarakat yang ingin memiliki produk di segmen premium MPV. Ia mengklaim, Wuling Cortez hadir untuk memberikan dan melengkapi pengalaman konsumen jadi istimewa. “Mobil ini menggunakan mesin berkapasitas 1.800 cc, dengan tenaga 129 HP pada 5.600 rpm,” katanya.

Ia menegaskan, Wuling Cortez menonjol di kelasnya dengan fitur berlimpah. Anatara lain, anti-lock braking system (ABS), electronic brake force distribution (EBD), brake assist (BA), automatic vehicle holding (AVH), hill hold control (HHC), airbag, hingga tombol pengendali fungsi audio.

Cortez juga dapat menerima panggilan telepon via Bluetooth di kemudi, serta sunroof dan fitur-fitur lainnya. Varian Wuling Cortez, Wuling Cortez 1.8 C M/T 6-percepatan, 1.8 C AMT, 1.8 C Lux+ AMT, 1.8 L Lux+ M/T 6-percepatan dan 1.8 L Lux+ AMT.


Sunber : radarbogor.id

Geber Penataan Kawasan Puncak, Segel 15 Vila dan 362 Ha Lahan


BOGOR–RADAR BOGOR,Pemerintah menggeber penataan kawasan Puncak. Ke­marin (1/3) Kementerian Ling­­kungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel 15 bangunan vila liar di Kecamatan Mega­­men­dung dan Babakanmadang, Kabu­­paten Bogor.

Tak hanya itu, KLHK juga me­nyegel lahan seluas 362 hektare di kawasan hutan lindung Resort Pemangku Hutan (RPH) Cipayung, Megamendung.

”Penyegelan ini dilakukan berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Cibinong No.133/Pdt.G/2009/PN.Cbn juncto Putusan Pengadilan Tinggi Bandung No.396/Pdt/2010 juncto Putusan Mahkamah Agung RI No.1635 K/Pdt yang telah berkekuatan hukum tetap,’’ beber Dirjen Penegakan Hukum LHK, Rasio Ridho Sani, di lokasi penyegelan di Blok Cisadon, kawasan Perhutani, Mega­mendung, kemarin.

Penyegelan dilakukan dengan pemasangan plang petunjuk bahwa area tersebut masuk dalam kawasan hutan yang dikelola Perum Perhutani. Sebelum dilakukan penyegelan, kata Rasio Ridho, pihak PN Cibinong telah melakukan peneguran terhadap pihak yang secara ilegal menguasai lahan tersebut.


sumber: radarbogor.id

Pelajar Rentan Terkena Narkoba


Pencegahan terhadap penggunaan dan peredaran narkoba terus disosialisasikan, terutama di kalangan pelajar. Narkoba menjadi salah satu hal penting yang harus disetop sejak dini. Terlebih, mereka merupakan sasaran empuk para pebisnis barang haram tersebut.

Narasumber Forum Komunikasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor, Rizki Aulia Firmansyah menjelaskan, usia pelajar merupakan masa-masa yang berpotensi dalam penggunaan narkoba.

Untuk itu, para pelajar wajib diberikan pengetahuan tentang penyalahgunaan narkotika, dasar narkotika, peredaran, dan pecandu narkotika. Terutama, gambaran mengenai bagaimana kondisi pemakainya yang begitu miris.

”Kami kasih lihat kenyataan ketika memakai narkoba hasilnya seperti apa, realitanya seperti apa. Bukan menakut-nakuti, namun sebagai gambaran. Mereka akan merekam dalam memorinya bahwa narkoba itu berbahaya,” kata Rizki kepada Radar Bogor, kemarin (27/2).

Sambung dia, menurut pengamatan BNNK, peredaran narkoba di kalangan pelajar sudah mulai meluas. Apalagi, di zaman yang serbaburuk dalam pergaulan ini, peredaran tersebut akan terasa lebih mudah.

”Pasar mereka jadi lebih banyak. Makanya harus dimulai dari hal-hal sosialisasi seperti ini, baru kami ambil tindakan,” sebutnya.

Di tempat yang sama, Pelaksana Bidang Pelayanan Pemuda pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Rudi Andriyanto mengatakan, pihaknya terus mematangkan program P4GN. Hal ini dilakukan sebagai proses penyadaran terhadap bahaya narkoba.

”Tidak hanya SMA atau SMK, namun pelajar secara umum. Sekarang kan sudah bisa dilihat lewat sosmed atau yang lainnya, namun kita tetap lakukan sosialisasi. Dispora lakukan refresh bahwa peran pemerintah peduli dengan pemuda sebagai generasi penerus,” tambahnya.

Sementara, Kepala SMA PGRI Ciawi Ahmad Junaedi menambahkan, guru dan kepala sekolah adalah elemen terdekat yang intens berinteraksi dengan anak muridnya.Pencegahan terhadap penggunaan dan peredaran narkoba terus disosialisasikan, terutama di kalangan pelajar. Narkoba menjadi salah satu hal penting yang harus disetop sejak dini. Terlebih, mereka merupakan sasaran empuk para pebisnis barang haram tersebut.

Narasumber Forum Komunikasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor, Rizki Aulia Firmansyah menjelaskan, usia pelajar merupakan masa-masa yang berpotensi dalam penggunaan narkoba.

Untuk itu, para pelajar wajib diberikan pengetahuan tentang penyalahgunaan narkotika, dasar narkotika, peredaran, dan pecandu narkotika. Terutama, gambaran mengenai bagaimana kondisi pemakainya yang begitu miris.

”Kami kasih lihat kenyataan ketika memakai narkoba hasilnya seperti apa, realitanya seperti apa. Bukan menakut-nakuti, namun sebagai gambaran. Mereka akan merekam dalam memorinya bahwa narkoba itu berbahaya,” kata Rizki kepada Radar Bogor, kemarin (27/2).

Sambung dia, menurut pengamatan BNNK, peredaran narkoba di kalangan pelajar sudah mulai meluas. Apalagi, di zaman yang serbaburuk dalam pergaulan ini, peredaran tersebut akan terasa lebih mudah.

”Pasar mereka jadi lebih banyak. Makanya harus dimulai dari hal-hal sosialisasi seperti ini, baru kami ambil tindakan,” sebutnya.

Di tempat yang sama, Pelaksana Bidang Pelayanan Pemuda pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Rudi Andriyanto mengatakan, pihaknya terus mematangkan program P4GN. Hal ini dilakukan sebagai proses penyadaran terhadap bahaya narkoba.

”Tidak hanya SMA atau SMK, namun pelajar secara umum. Sekarang kan sudah bisa dilihat lewat sosmed atau yang lainnya, namun kita tetap lakukan sosialisasi. Dispora lakukan refresh bahwa peran pemerintah peduli dengan pemuda sebagai generasi penerus,” tambahnya.

Sementara, Kepala SMA PGRI Ciawi Ahmad Junaedi menambahkan, guru dan kepala sekolah adalah elemen terdekat yang intens berinteraksi dengan anak muridnya.


Sumber : radarbogor.id

Pasangan Rindu Unggul dalam Elektabilitas


BANDUNG–RADAR BOGOR,Elektabilitas (keterpilihan) pasangan Ridwan Ka­mil dan Uu Ruzhanul Ulum (Rindu), sebagai calon gu­ber­nur Jawa Barat 2018–2023 ma­sih unggul dalam survei yang digelar Lembaga Survei Indo Baro­­meter pada akhir Januari lalu.

Pasangan Rindu menggungguli tiga pasangan kandidat cagub/cawagub lainnya yang akan bertarung dalam Pilgub Jabar 27 Juni mendatang.

Menurut peneliti Indo Baro­meter, Asep Saepudin, survei yang dilakukan lembaganya bertujuan untuk melihat sisi elekta­­­bilitas dan popularitas setiap pasangan calon yang akan bertarung dalam Pilgub Jabar 2018. “Terkait elektabilitasnya, posisi yang paling tinggi ditempati oleh pasangan Rindu, kemudian disusul pasangan 2DM,” kata Asep.

Dalam survei yang digelar di Provinsi Jawa Barat sejak 20–23 Januari 2018 dengan margin error lebih kurang 3,46 persen, diperoleh hasil elektabilitas tertinggi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat pada Januari 2018 ditempati oleh pasangan Rindu yakni sebesar 44,8 persen. Kemudian disusul oleh pasangan Dua DM atau Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi yakni sebesar 27,9 persen.

Di urutan ketiga elektabilitas pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan sebesar satu persen, dan elektabilitas posisi juru kunci ditempati oleh pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu sebesar 0,9 persen.

Rendahnya elektabilitas pasangan nomor urut 2 TB Hasanuddin-Anton Charliyan serta pasangan nomor urut 3 Sudrajat-Ahmad Syaikhu, menurut Asep, karena secara pengenalan dan faktor kesukaan masih di bawah pasangan Rindu dan 2DM, sehingga elektabilitasnya pun masih terbatas.

Dijelaskan Asep, survei pada akhir Januari 2018 ini, merupakan survei keempat yang dilakukan oleh Indo Barometer terkait dinamika di Pilgub Jawa Barat 2018.

Temuan lainnya pada survei kali ini, kata Asep, adalah terkait tingkat pengenalan calon di Pilgub Jabar 2018. Hasilnya, tingkat pengenalan calon tertinggi diraih oleh Deddy Mizwar sebesar 97,1 persen, disusul M Ridwan Kamil sebesar 88,8 persen, lalu Dedi Mulyadi sebesar 67 persen, dan Uu Ruzhanul Ulum sebesar 43,9 persen.

Sedangkan untuk tingkat pengenalan calon terendah, lanjut dia, adalah TB Hasanuddin sebesar 10,6 persen, kemudian Sudrajat 11,1 persen, Anton Charliyan sebesar 15,5 persen, dan Ahmad Syaikhu sebesar 18,6 persen. “Kami melihat hal ini wajar karena Sudrajat dan TB Hasanuddin baru menjadi calon di Pilgub Jawa Barat,”
kata dia.

Hasil survei yang digelar Indo Barometer relatif tidak jauh berbeda dengan hasil survei oleh lembaga survei Cyrus Network yang melakukan survei di bulan yang sama. Berdasarkan survei yang digelar Cyrus Network, pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum memiliki elektabilitas tertinggi dengan 45,9 persen. Sementara
pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi mengekor di peringkat kedua dengan elektabilitas 40,9 persen.

Berbeda dengan Indo Barometer, survei Cyrus Network menempatkan pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu berada di peringkat ketiga dengan 5 persen, dan pasangan yang diusung PDIP, TB Hasanuddin-Anton Charliyan menempati posisi terbawah dengan elektabilitas 2,5 persen. Dalam survei yang digelar Cyrus, sebanyak 5,2 persen responden belum memutuskan dan 0,5 persen tidak menjawab.

Managing Director Cyrus Network, Eko Dafid Alfianto, menjelaskan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum unggul dalam elektabilitas, salah satunya disumbang popularitas Ridwan Kamil di media sosial. “Kita melihat pengguna medsos dengan tabulasi beberapa kategori, paling besar ada di wilayah di mana Ridwan Kamil suaranya cukup besar di sana,” ujar Eko saat memberikan paparan di Menteng, Jakarta Pusat, pada awal Februari 2018 lalu.

Selain itu, menurut Eko, salah satunya disumbang karena Ridwan Kamil juga selama ini cukup mendapatkan exposure dan liputan dari media. “Bahkan dalam Pilkada Jakarta pun namanya muncul. Jadi, di saat calon lain belum dibicarakan, RK sudah dibicarakan,” lanjutnya.

Namun, meski menempati peringkat pertama elektabilitas, dari segi popularitas, pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum masih kalah dari pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi. Pasangan Deddy-Dedi memiliki popularitas tertinggi dengan 98,5 persen.

Sementara pasangan Ridwan-Uu memiliki popularitas sebesar 81,3 persen. Pasangan Sudrajat-Syaikhu berada di peringkat ketiga popularitas dengan 28,4 persen. Sementara pasangan Tb Hasanuddin-Anton Charliyan memiliki popularitas terendah dengan 25,3 persen.

Survei melibatkan 1.000 responden yang tersebar di 27 kabupaten/kota di Jabar. Metodologi yang digunakan multistage random sampling dengan margin of error 3,1 persen. Indeks kepercayaan sebesar 95 persen.


sumber: radarbogor.id

Polisi Juga Peduli Lingkungan


Unsur tripika yang terdiri dari sipil, kepolisian, dan militer melaksanakan kerja bakti di Kampung Manggis, Desa Dramaga, Kecamatan Dramaga, belum lama ini.

Kapolsek Dramaga AKP Achmad Budi Santoso me­ngatakan, kegiatan tersebut adalah simbol harmonisasi dan wujud kepedulian terhadap lingkungan.Unsur tripika yang terdiri dari sipil, kepolisian, dan militer melaksanakan kerja bakti di Kampung Manggis, Desa Dramaga, Kecamatan Dramaga, belum lama ini.

Kapolsek Dramaga AKP Achmad Budi Santoso me­ngatakan, kegiatan tersebut adalah simbol harmonisasi dan wujud kepedulian terhadap lingkungan.Unsur tripika yang terdiri dari sipil, kepolisian, dan militer melaksanakan kerja bakti di Kampung Manggis, Desa Dramaga, Kecamatan Dramaga, belum lama ini.

Kapolsek Dramaga AKP Achmad Budi Santoso me­ngatakan, kegiatan tersebut adalah simbol harmonisasi dan wujud kepedulian terhadap lingkungan.

Menurutnya, sebagai pengayom masyarakat, polisi bukan hanya memiliki peran menjaga ketertiban dan keamanan saja.

”Secara moral kami juga ingin mengajak masyarakat agar berperilaku peduli lingkungan. Termasuk tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, urusan menjaga lingkungan bukan hanya peran satu instansi. ”Perlu sinergitas berbagai pihak, termasuk kepolisian untuk mewujudkan Indonesia bebas sampah” katanya.

Melalui aksi kerja bakti yang diikuti sekitar 50 lebih warga Desa Dramaga, ia berharap agar masyarakat tergugah hati­nya untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di Dramaga.


Sumber : radarbogor.id

Abraham Ajak Generasi Muda Tidak Korupsi sejak Dini


MAKASSAR-RADAR BOGOR,Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengajak  generasi muda untuk menumbuhkembangkan nilai-nilai integritas dalam diri masing-masing. Caranya dengan mencegah diri sendiri dan orang lain tidak melakukan korupsi sejak dini.

“Bangsa dan negara ini tidak dibangun di atas prilaku korupsi, melainkan dibangun di atas kejujuran dan nilai-nilai integritas. Generasi muda wajib menumbuhkembangkan nilai-nilai ini karena merekalah yang akan menerima estafet kepe­mimpinan bangsa dan negara,” kata Abraham, Rabu (28/2).

Abraham mengingatkan hal ini terkait akan hadirnya ia selaku pembicara kunci di acara Indonesia Future Leaders Conference (IFLC) di Makassar, Sulawesi Selatan. Acara dengan tema “Sinergi dan Kolaborasi dalam Membangun Negeri” ini rencananya dilaksanakan pada Kamis hingga Sabtu, (1–3 /3) di Balai Sidang 45, Jalan Urip Sumohardjo Km 4, Makassar, mulai pukul 09.00 WITA.

Dalam sesi khusus Abraham akan memberi motivasi kepada generasi muda calon pemimpin bangsa bagaimana memper­­siapkan diri dari sisi mental maupun moral. Dari sisi mental, kata Abraham, terkait harus kuatnya pemimpin muda menahan godaan dalam bentuk pemberian gratifikasi, komisi, yang ujung-ujungnya korupsi.

“Dari sisi moral, bagaimana generasi muda wajib memegang agama, keyakinan, dan etika yang selalu mengajarkan kebaikan,” kata Abraham.

Moralitas dan etika ini, menurut Abraham, pada gilirannya merupakan modal penting untuk membendung setiap pemimpin muda atau calon pemimpin di masa mendatang dari setiap prilaku koruptif.

“Saya akan memberi motivasi sekaligus hal-hal praktis tentang bagaimana generasi muda memiliki integritas terutama menyiapkan diri menahan godaan dan korupsi,” janji Abraham.

IFLC merupakan kegiatan pelatihan kepemimpinan tingkat nasional yang dirancang untuk mendorong sikap keberanian sese­­orang, meningkatkan kualitas kepemimpinan, mening­katkan motivasi, meningkatkan kemampuan kerjasama dan kepekaan sosial.

Acara kali ini mengangkat enam isu krusial yaitu lingkungan, pendidikan, kemiskinan, kesehatan, gender dan ekonomi, dengan masin masing pembicara yang menguasai bidangnya. Indonesia Future Leaders (IFL) sendiri merupakan  organisasi pemuda nonprofit yang kegiatannya fokus kepada pemberdayaan  pemuda dan kerelawanan sosial.
Pegiat organisasi ini berke­yakinan, memajukan Indonesia bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemuda.

IFL hadir sebagai wadah gagasan serta kendaraan dalam merealisasikan aksi nyata untuk Indonesia.

Kegiatan kali ini yang menghadirkan Abraham Samad dilatarbelakangi kondisi permasalahan bangsa yang akan menghadapi tantangan Bonus Demografi 2030, yang membutuhkan solusi paling efektif.


sumber: radarbogor.id

FO Cipinang Lontar Kurangi Kemacetan


Flyover (FO) Cipinang Lontar, Jakarta Timur, mulai diuji coba kemarin (28/2). Setelah masa uji coba, akan dilakukan evaluasi sebelum dioperasionalkan secara permanen.

”Kami uji coba dulu seminggu hingga tiga minggu. Jika tak ada kendala maka akan dipermanenkan. Operasional Flyover Cipinang Lontar ini untuk keamanan dan kenyamanan pengendara,” kata Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Yusmada Faizal di lokasi, Selasa (27/2).

Pembangunan FO Cipinang Lontar memakan waktu sekitar 12 bulan. Panjang flyover ini yakni 550 meter dengan lebar jalan 13 meter, dan menghubungkan Jalan Bekasi Timur dan Jalan Raya Bekasi. Dengan adanya flyover ini, nantinya kendaraan tidak lagi melewati perlintasan kereta api

Sementara, Kasi Lalu Lintas Sudin Perhubungan Jakarta Timur, Andreas Eman menambahkan, untuk kelancaran lalu lintas, pihaknya mengerahkan 15 personel. Mereka bergabung dengan aparat kepolisian untuk memandu kendaraan yang akan melintas di atas flyover.

Diperkirakan, jika sudah dioperasikan permanen, flyover ini bisa mengurangi kemacetan lalu lintas sekitar 40 persen di sekitarnya.

”Karena masih uji coba maka kami akan terus pantau perkembangannya. Rambu-rambu pengatur lalu lintas sudah kami pasang agar pengendara mengetahui,” kata Andreas Eman.

Selain itu, pihaknya juga melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik yang bersinggungan dengan flyover. Namun untuk sementara, perlintasan rel kereta api belum ditutup. Karena harus dibahas terlebih dahulu dengan pihak terkait.


Sumber : radarbogor.id

RS di Bogor Dibidik Perusahaan AS


BOGOR–RADAR BOGOR,Peralatan rumah sakit (RS) yang tidak lengkap sering membuat masyarakat memilih berobat ke luar negeri. Untuk itu, perusahaan asal Amerika Serikat, Stern Resource (SR) Group menjajaki kerja sama ke beberapa RS di Kota Bogor. Salah satunya, RS Marzoeki Mahdi (RSMM).

CEO SR Group, Carl E. Bolch, mengatakan bahwa Indonesia merupakan tempat yang tepat untuk berinvestasi. Sebagai perusahaan yang konsen di bidang kesehatan, ia menyayangkan beberapa problem RS di Indonesia yang fasilitasnya belum maksimal. Sehingga, tak jarang masyarakat Indonesia perlu ke negera tetangga, yakni Singapura ataupun Malaysia, hanya untuk berobat.

“Kerja sama yang sedang kami upayakan untuk terwujud, salah satunya dengan RS Marzoeki Mahdi, untuk mewujudkan kualitas pelayanan kesehatan lokal yang baik,” jelasnya saat didampingi oleh CEO lainnya Hartadinata Harianto serta Business Development Manager SR Group, Jeevano Firdaus Tadjoedin di RSMM, kemarin (27/2).

Kota Bogor, kata dia, merupakan salah satu kota yang menjadi bidikan SR Group untuk dijajaki kerja sama di bidang kesehatan. Beberapa hari ke depan, ia akan lanjut berkeliling RS untuk mendapatkan garis besar terkait kebutuhan fasilitas kesehatan di Indonesia.

“Cita-cita besarnya, kami ingin kerja sama dengan 100 fasilitas kesehatan. Agar nantinya, tidak perlu repot-repot ke luar negeri, untuk mendapatkan penanganan medis,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Dirut RSMM, Bambang Eko, mengaku ada beberapa kekurangan di RS yang dipimpinnya. Ia berharap jika kerja sama itu dilanjutkan, ada penyelesaian terkait beberapa kekurangan itu.

“Yang ditawarkan di antaranya bidang sarana prasarana medik, yang memang tidak ada di sini, bisa mereka fasilitasi dengan metode kerja sama,” ungkapnya.

Menurutnya, RSMM pun perlu membangun jaringan informasi teknologi (IT), yang terintegrasi untuk seluruh pelayanan medik di RS. Sebenarnya, menurut dia, banyak yang bisa difasili­tasi, tetapi ada beberapa yang masuk prioritas.

“Tentu dengan seizin Kementerian Kesehatan dan Kementerian Keuangan, dan akan kami laporkan (pertemuan ini). Sebab, RS ini kan milik Kemenkes,” kata Bambang.


sumber: radarbogor.id

Ekspansi pem­biayaan dan peningkatan fee based memberi kontribusi terbesar dalam perolehan laba bersih BNI Syariah sepanjang 2017 yang tercatat sebesar Rp306,68 miliar. Capaian ini naik 10,6 persen dibanding perolehan laba bersih tahun 2016 yang tercatat sebesar Rp277,37 miliar.

“Naiknya laba bersih  ditopang oleh ekspansi pembiayaan, peningkatan fee based, dan rasio dana murah yang optimal,” uar Plt Dirut BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (27/2).

Sepanjang 2017, aset BNI Syariah tumbuh 23 persen menjadi Rp34,82 triliun dari posisi aset 2016 sebesar Rp28,3 triliun. Dari sisi bisnis, BNI Syariah telah menyalur­kan pembiayaan sebesar Rp23,60 triliun atau naik 15,14 per­sen sejalan dengan pertumbu­han industri sebesar 15,16 persen.

Komposisi pembiayaan tahun 2017 disumbang oleh segmen konsumer sebesar Rp12,16 triliun (51,5 persen), diikuti segmen kecil dan menengah sebesar Rp5,13 triliun (21,7 persen), segmen komersial Rp4,53 triliun (19,2 persen), segmen mikro Rp1,40 triliun (5,9 persen), dan Hasanah Card Rp371,62 miliar (1,7 persen).

Selain pembiayaan, peng­himpunan dana pihak ketiga mencapai Rp29,38 triliun atau naik 21,2 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan industri sebesar 19,8 persen dengan jumlah nasabah sebesar 2,5 juta. Komposisi dana pihak ketiga tersebut didominasi oleh dana murah (giro dan tabungan) yang mencapai 51,60 persen.

Firman mengatakan keper­cayaan atas kinerja BNI Syariah telah diwujudkan BNI selaku induk usaha dengan melakukan penambahan modal di tahun 2017 sebesar Rp1 triliun.

Suntikan modal tersebut bertujuan untuk meningkatkan rasio permodalan BNI Syariah menjadi 20,14 persen, me­nopang pertumbuhan bisnis pembiayaan serta untuk pe­ngembangan infrastruktur IT termasuk digital banking.

Lebih lanjut Firman men­jelaskan bahwa BNI Syariah sebagai Hasanah Banking Partner, berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia, utamnya dari sisi pengelolaan keuangan syariah.

“Kami optimistis berbagai pendekatan digital dan customer engagement yang telah dila­kukan akan perluasan customer based perbankan syariah ke depannya,” pungkasnya.


Sumber : radarbogor.id

Perkuat Bisnis, Alisa Khadijah Nobar


BOGOR-RADAR BOGOR, Sebagai bagian dari Ikatan Cendekiawan Muslim (ICMI), Asosiasi Muslimah Pengusaha Indonesia (Alisa Khadijah) melakukan berbagai kegiatan. Seperti kemarin(28/2), mereka nonton bareng film Bunda, Cinta 2 Kodi.

Ketua Umum Orwisus Alisha Khadijah, Tience, mengatakan nobar film dilakukan karena beberapa hal. Di antaranya, sebagai media dan cara memperkuat silaturahmi serta komunikasi pengurus dengan anggota maupun sesama anggota.

“Pastinya menjadi spirit dan motivasi anggota untuk bangkit dan maju,” ujar Tience.

Tak hanya itu, kata Tience, nobar juga bertujuan mempererat hubungan sesama anggota agar usaha dan bisnis yang dijalankan lebih maju dan berkembang.

“Sekaligus menguatkan kapasitas anggota. Juga agar keluarga tetap harmonis,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan tim kerja nobar, Wita. Menurut dia, melalui nobar, anggota Alisa Khadijah bisa belajar lebih serius dalam mengembangkan usaha.

“Membuka inspirasi anggota untuk lebih baik,” Wita.

Sebab, menurut dia, film tersebut menceritakan perjuangan seorang wanita dalam menjalankan bisnis. Sementara itu, saat ini Orwisus Bogor berjumlah kurang lebih 300 anggota.

Mencakup wilayah Kota dan Kabupaten Bogor, Cianjur, Sukabumi, Depok, dan Bekasi.


sumber: radarbogor.id

Penyaluran Biaya Tumbuh 15,75 Persen


Tak dapat di­mungkiri, perekonomian dan keuangan syariah memiliki masa depan yang cerah. Bahkan, berpotensi menjadi mesin ekonomi nasional.

Hal itu dikemukakan Direktur Bank BJB Syariah, Indra Fala­tehan. Menurutnya, Indonesia sebagai negara muslim menjadi pasar yang potensial bagi industri perbankan syariah.

“Indonesia memiliki potensi besar karena meningkatnya kesadaran masyarakat untuk beragama terutama muslim. Industri keuangan syariah semakin hari akan semakin baik. Namun secara market share, ini yang menjadi masalah karena kami melawan sesuatu yang bergerak,” ujarnya.

Saat ini, geliat ekonomi syariah di Indonesia memper­lihatkan tren positif. Hal itu dilihat dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mencatat hingga akhir 2017, penyaluran biaya perbankan syariah tumbuh mencapai 15,75 persen secara tahunan.

Hal itu bisa dilihat dari pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) mencapai 20,54 persen. Bahkan, dari sisi aset, perbankan syariah menunjukkan pening­katan yang cukup signifikan yakni mencapai 19,79 persen. Angka tersebut berada di atas tingkat pertumbuhan aset perbankan konvensional yang hanya sebesar 11,20 persen.

Sebaliknya secara garis besar, perkembangan ekonomi syariah di Indonesia belum sesuai dengan harapan dan potensi yang ada. Hal tersebut tecermin dari market share keuangan syariah Indonesia yang masih relatif kecil, yakni hanya ber­kisar 5 persen.

Angka tersebut berada jauh di bawah negara mayoritas muslim lainnya, seperti Uni Emirat Arab dengan 19,6 persen, Malaysia yang mencapai 23,8 persen serta Arab Saudi 51,1 persen.

Bicara mayoritas, Indonesia sendiri merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia. Artinya, pemeluk Islam di Indonesia mewakili nyaris 11 persen dari total populasi muslim dunia. Sebuah potensi yang seharusnya dapat mening­katkan laju pertumbuhan ekonomi syariah nasional.

Maka dari itu, Indra menga­takan, salah satu upaya yang perlu dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi syariah adalah melakukan konversi antara perbankan syariah dengan konvensional.

Perlu diketahui, pendirian Bank BJB Syariah diawali dengan pembentukan Divisi/Unit Usaha Syariah oleh PT Bank Pemba­ngunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk pada 20 Mei 2000. Hal itu bertujuan untuk meme­nuhi kebutuhan masyarakat Jawa Barat yang mulai tumbuh keinginannya untuk menggu­nakan jasa perbankan syariah pada saat itu.


Sumber : radarbogor.id

Warga Digegerkan Mobil Misterius


BOGOR-RADAR BOGOR,Sebuah mobil misterius tak bertuan, Mitsubishi Xpander berplat nomor D 1159 TXY keluaran 2017 akhir, membuat geger warga pelataran parkir ruko, jalan Sudirman nomor 27, Bogor Tengah, Kota Bogor.  Mobil ditemukan dalam keadan kosong itu, didatangi kepolisian dan petugas deler.

Menurut keterangan pemilik ruko Aji (47),   mobil berwarna putih tersebut sudah terparkir di depan ruko miliknya sejak Minggu (25/2/2018). Di hari pertama, mobil masih teronggok tak bergerak dari posisi semula. Setelah hari kedua, ia berusaha mengintip namun tidak ada orang.

“Mobil kok masih belum keluar-keluar saya intip ke dalam takutnya ada yang meninggal kan di dalamnya,” katanya kepada Radar Bogor, Rabu (28/2/2018).

Aji pun mengecek plat nomor dan menemulan keganjilan di mobil itu. Setelah diperiksa, plat nomor habis tahun 2019. Sedangkan mobil itu baru dilauncing pada November 2017 yang seharusnya habis tahun 2023.

“Tidak sinkron gitu saya curiga. Saya telpon pak Wakapolres AKBP Rantau (yang merupakan pelanggannya). Saya ngadu pak ini ada mobil mencurigakan dan saya ceritakan semua,” kata Aji yang berprofesi sebagai tukang soto lamongan ini.

Saksi mata lainnya, seorang juru parkir, Hardi (45), mengatakan, mobil tersebut ada sejak Minggu pagi. Namun dirinya tidak mengetahui orang yang datang memarkirkan mobil tersebut. “Saya waktu minggu pagi lihat ada pertama kali tapi ini kok ga pindah-pindah saya pikir punya Napak Aji. Karena dekat situ. Tapi Pak Aji malah nanya saya, saya enggak tahu,” tuturnya.

Untuk memasikan isi mobil, Kepolisian Bogor Tengah, dan Satlantas Polresta Bogor Kota dibantu diler Mitsubishi. Montir membantu membuka dengan mengunakan alat khusus melalui sela jendela. Setelah diperiska, di dalam mobil tidak ditemukan benda berbahaya.

Terkait pelaporan mobil Mitstubisi Xpander, Kasatlantas Polresta Bogor Kota, Kompol Bramastyo Priaji, mengatakan bahwa dari keterangan yang dihimpun sudah berada di lokasi empat malam sejak minggu.

“Kami berserta jajaran polsek bogor tengah mengecek,” ujarnya kepada Radar Bogor.

Setelah plat nomor dicek, lanjut Bram, ditemukam ketidaksesuaian dan tidak terdata. Untuk mendalami kasus penemuan ini, kendaraan misterius itu diamankan ke Mapolsek Bogor Tengah.

“Warga sekitar tidak ada yang mengetahui kepemilikannya dan cukup meresahkam warga. Sehingga kendaraan kami amankan dan saat ini kasus ini masih dalam penyelidikan,” tungkas Bram.


sumber: radarbogor.id

Target Dana Haji Rp150 Triliun


Bank penerima setoran biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPS BPIH) tahun ini, berbeda dengan 2014. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kini mengelom­pokkan dalam enam kategori untuk periode 2018–2021.

Kepala Badan Pelaksana BPKH, Anggito Abimanyu men­je­las­kan, pihaknya mene­tapkan 31 BUS dan UUS yang terbagi menjadi 23 BPS BPIH penerimaan, 3 BPS BPIH operasional, 7 BPS BPIH likuiditas, 27 BPS BPIH penempatan, 6 BPS BPIH nilai manfaat, dan 11 BPS BPIH mitra manfaat.

Lebih lanjut ia mengatakan, BPS BPIH yang terpilih harus memenuhi syarat kesehatan bank, TI dan memiliki layanan akun virtual, pengembangan produk, permodalan, jumlah jamaah, dan kemampuan manajemen kas.

“Kami mengapresiasi du­ku­ngan BRI, Bank Mandiri, dan BNI yang memperluas layanan syariah untuk jamaah haji dan bersinergi dengan anak-anak usaha syariahnya,” katanya.

Februari ini, kata dia, seluruh pengelolaan keuangan haji di BPS BPIH sudah dipindahkan dari Kementerian Agama ke BPKH. Ia menargetkan, jumlah pendaftar baru 550 ribu orang, dana kelolaan akumulatif Rp110 triliun, tingkat imbal hasil 6–7 persen dengan tingkat risiko investasi rendah hingga medium, nilai manfaat netto Rp6 triliun, dan layanan keuangan syariah di 5.000 gerai.

Per Desember 2017, jumlah pendaftar bari mencapai 595 ribu orang, jumlah tambahan dana yang masuk Rp14,8 triliun, dan dana haji akumulatif mencapai Rp102,7 triliun.

”Pada 2022 target kami dana haji bisa sampai Rp150 triliun dan bisa ikut menggerakkan ekonomi lewat perbankan syariah. Karena itu, kami minta bank syariah tidak hanya menerima tapi juga mengelola dan menempatkan sebagai investasi juga,’’ ungkap Anggito usai acara penetapan BPS BPIH di Jakarta, Rabu (28/2).

Anggota Badan Pelaksana BPKH, Benny Witjaksono menambahkan, target imbal hasil investasi netto yang BPKH targetkan sebesar 5,6 persen pada 2018 ini dari sebelumnya 4,9 persen. Kalau itu ter­ca­­pai, sudah ada perbaikan imbal hasil sehingga imbal hasil bruto diharapkan bisa di sekitar 6-7 persen. Persoalannya, imbal hasil deposito masih di bawah harapan.


Sumber : radarbogor.id