Wednesday, 5 September 2018
Home »
» Miris! Potret Kemiskinan di Kabupaten Bogor, Nenek Penghuni RTLH Ini Tagih Janji Pemerintah
Miris! Potret Kemiskinan di Kabupaten Bogor, Nenek Penghuni RTLH Ini Tagih Janji Pemerintah
BOGOR-RADAR BOGOR, Aroma khas ampas pembakaran kayu mulai semerbak ketika langkah kaki rombongan memasuki pekarangan rumah Nenek Ocoh.
Dahi penghuni Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) itu mengerut sambil menjawab salam. Aroma itupun semakin menusuk hidung.
Kerutan dahi Nenek Ocoh perlahan lenyap. Senyum renyah pun hadir ketika tau siapa yang mengunjungi rumah yang telah membesarkan anak dan cucunya itu.
Belasan tahun, Nenek Ocoh bertahan hidup di bawah garis kemiskinan. Tak ada satu kata keluhan dari buruh tani itu.
Ia bahkan terlihat sumringah ketika menyajikan air putih hangat dengan gelas kepunyaannya yang tak serupa.
Alas duduk yang telah berbusa, dinding bilik kotak-kotak dengan cat yang mengelupas, menjadi saksi perjuangan Nenek Ocah menjalani hidup penuh rasa syukur.
“Alhamdulillah tiasa emam keneh, sa ayana (masih bisa makan walau apa adanya),” kata Nenek Ocah, saat berbincang dengan radarbogor.id di RT 03/RW 08, Kampung Cijulang Bawah, Desa Sukaharja, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.
Ia lantas mengenang masa-masa bahagianya bersama sang suami tercinta, 10 tahun lalu. Nenek Ocoh memang tangguh. Tak sedikitpun ada beban dalam hidupnya. Senyumnya yang penuh arti, Nenek Ocoh terlihat bersemangat berdiskusi.
Ia lantas mempertanyakan janji pemerintah untuk memberikannya rumah layak huni.
“Jadi iraha cenah den Imah ema dibenerkeun teh? Lain kapungkur atos dipoto-poto? (Jadi kapan rumah emak diperbaiki nak? Bukan kah dulu sudah difoto-foto?),” tanya Sang Nenek.
Raut wajahnya sepintas berubah ketika ia dijelaskan oleh warga sekitar yang mengantarkan sejumlah pewarta. Ia kemudian tersenyum dan mengucapkan terima kasih.
Nenek Ocoh mencurahkan isi hatinya. Seingatnya, belum ada bantuan dari pemerintah atau kepanjangan tangannya kepada keluarganya. Kendati demikian, lagi-lagi iya mengucap rasa syukur.
Kepala Desa Sukaharja, Santoso tak menampik ada warganya yang belum kebagian rehab RTLH. Santoso siap membantu Nenek Ocoh memperoleh haknya.
“Periode anggaran kedua insya Allah cair dalam waktu dekat. Karena anggaran tidak sekaligus, insya Allah Oktober anggaran turun. Termasuk untuk rehab rumah Nenek Ocoh,” kata Santoso. (bil)
Sumber : Radar Bogor
Related Posts:
Usmar Hariman Tak Gentar Hadapi Bima Arya di Pilkada 2018, “Siapa Takut!” Pemilihan Walikota Bogor untuk periode 2018-2023 dalam Pilkada Serentak mendatang diprediksi akan berjalan panas.Termasuk dua pimpinan di Kota Bogor yaitu Bima Arya Sugiarto dan Usmar Hariman yang saat ini menjabat k… Read More
PD-PPJ Kota Bogor Bakal Relokasi Pedagang ke Plaza Sukasari Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD-PPJ) Kota Bogor akan merelokasi dan melakukan penataan Pasar Sukasari, Jalan Siliwangi, Kelurahan Sukasari atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pasar Gembrong.Relokasi tersebut san… Read More
ironis,Tiga Tahun Hanya Dijanjikan Program Rutilahu BEKASI – Program bedah Rumah Tidak Laik Huni (Rutilahu), ternyata belum sepenuhnya dirasakan oleh warga tidak mampu. Bahkan program pemerintah ini hanya menjadi impian. Hal ini yang dirasakan oleh salah seorang warga RT 0… Read More
Dewan Sayangkan Sikap Pemkab Bekasi Soal Penamaan Stadion Wibawa Mukti CIKARANG PUSAT– DPRD Kabupaten Bekasi mempertanyakan dasar hukum pemberian nama Wibawa Mukti (sebelumnya dikenal dengan Stadion Utama Kabupaten Bekasi) yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menggunakan d… Read More
Gila! Ayah Tiri di Bekasi Cabuli Anaknya Sendiri Selama Lima Tahun BEKASI – Malang betul nasib yang menimpa NS (16). Pelajar SMA kelas satu itu lima tahun menjadi korban predator seksual ayah tirinya, RS (41) di Bekasi.RS yang sehari-hari memiliki usaha air isi ulang itu mengancam korban … Read More
0 komentar:
Post a Comment