Thursday, 7 September 2017
Home »
» Pemuda Tamansari ogah Wirausaha
Pemuda Tamansari ogah Wirausaha
TAMANSARI–Generasi muda desa kian meninggalkan kegiatan wirausaha. Untuk membangkitkannya, Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 42 dan 43 Univeritas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor mengadakan seminar bertemakan Pemuda Sukses Mulia di aula kelas SMK Informatika Bina Generasi (IBG), kemarin (5/9).
Hadir sebagai pembicara pemilik Jasko, Ahmad Nuzul Hidayat, yang menyampaikan pentingnya membangun karakter jiwa kewirausahaan sejak muda.
”Potensi di Tamansari harus diselamatkan generasi muda. Pasalnya, saat ini para pemuda meninggalkan warisan usaha orang tuanya. Mereka lebih memilih bekerja, sehingga ini peran kita semua membangun jiwa kewirausahaan,” terangnya, kemarin (5/9).
Seminar semakin menarik saat diisi Berry Kurniawan dari Sekolah Motivator Indonesia. Pria yang aktif di Baznas itu menilai Kabupaten Bogor wilayah selatan memiliki potensi bagus. Sehingga perlu menumbuhkan kesadaran akan wirausaha.
”Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran. Sukses belum tentu bahagia. Sehingga perlu membangun alam bawah sadar dan alam sadar dengan motivasi.
”Banyak lulusan perguruan tinggi yang tidak menanamkan mimpi (wirausaha), sehingga ketika lulus hanya berpikir untuk bekerja. Banyak ahli dalam teori banyak yang rapuh, tetapi tidak punya kemampuan mewujudkan cita-cita dan bahagia,” tukasnya.
Related Posts:
Kepedulian Devi Mendirikan Rumah Baca Berbagi tak melulu soal uang atau barang, bisa juga lewat ilmu. Kita bisa memanfaatkan apa saja yang dimiliki agar bisa bemanfaat untuk orang lain termasuk pembelajaran bagi anak agar bisa selalu peduli dengan lingkungan s… Read More
RTH Publik Terkendala Lahan CIBUBUR-Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengusung program terkait pengadaan ruang terbuka hijau (RTH) publik di setiap kecamatan maupun kelurahan. Sehingga, sebagian kawasan perkotaan seperti Kecamatan Cimanggis yang cukup … Read More
Peralihan Pengelola tak Pengaruhi Layanan CILEUNGSI–Terminal tipe B di Kabupaten Bogor telah diambil alih tingkat Provinsi Jawa Barat sejak 1 Januari 2018. Di antaranya, Terminal Cileungsi dan Leuwiliang. Hal itu berdasarkan Undang-Undang 23/2014 tentang Pemerinta… Read More
Batu Bara Bisa Jadi Acuan Tarif Listrik JAKARTA–Selama ini pemerintah mendasarkan pada harga minyak mentah Indonesia (ICP) untuk menghitung tarif dasar listrik. Padahal, mayoritas pembangkit akan menggunakan bahan bakar batu bara. Pemerintah tengah mengkaji per… Read More
Kades dan Staf ’Ngaprak’ Bareng CARINGIN–Pemerintah Desa Cimande, Kecamatan Caringin, punya cara tersendiri menampung aspirasi warganya. Yaitu lewat ‘Ngaprak’. Program yang dijalankan setahun sekali ini, memiliki arti dan makna tersendiri di dalamnya.Kep… Read More
0 komentar:
Post a Comment