Banner 1

Parah! Pedestrian Belum Bersih dari PKL

BOGOR – Pemkot Bogor terus berbenah menjelang akan diresmikannya fasilitas pedestrian (pejalan kaki) Kebun Raya Bogor (KRB). Sejumlah SKPD dikumpulkan dalam rapat di Paseban Surawisesa Balaikota, Kamis (05/01/2017). Salah satu masalah yang menjadi sorotan Walikota Bogor Bima Arya adalah jalur pedestrian yang belum steril......

Menang di #WeLoveCities, Bogor Dinobatkan Sebagai Kota Paling Dicintai di Seluruh Dunia

BOGOR- BOGOR - Setelah melewati proses panjang, akhirnya Kota Bogor meraih kemenangan di ajang #WeLoveCities dan dinobatkan sebagai kota paling dicintai di seluruh dunia dalam ajang yang digelar World Wide Fund for Nature....

PSB Bogor Sukses Gulung Persima Majalengka

BOGOR - PSB Bogor berhasil meraih poin penuh dalam lanjutan Liga Nusantara 2016. Tidak tanggung-tanggung anak-anak Laskar Pakuan menggulung tim asal Jawa Barat lainnya, Persima Majalengka enam gol tanpa balas....

Hadapi Liga Nusantara, PSB Matangkan Persiapan

BOGOR–Skuat PSB terus mengasah kemampuannya dalam rangka persiapan menghadapi Liga Nusantara (Linus) di Depok pada 8-11 Agustus nanti. Bertempat di Stadion Padjajaran, kemarin tim kebanggaan warga Kota Bogor ini melakoni uji tanding melawan kesebelasan Ciomas....

Mantap! Atasi Pemotor Nekat, Walikota Instruksikan Patroli di Jalur Sepeda Otista

BOGOR – Aksi Mahesa Jenar (13) dan Wildan Pratama Putra (13) yang nekat memalang sepedanya di jalur sepeda Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista) yang dilewati pengguna sepeda motor jelas menampar telak Pemkot Bogor.Walikota Bima Arya bahkan mengaku greget jika melewati Jalan Otista. Jalur yang dibangun khusus untuk sepeda seringkali dikuasai sepeda motor, berbeda dengan.......

Friday, 23 December 2016

Telan Rp5 Miliar, Pemkot Sukabumi Bangun 2 Sarana Taman Hiburan dan Olahraga


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Kondisi Kota Sukabumi kian hari terus berubah. Terutama dalam pengembangan pertamanan.

Di tahun ini, Pemkot Sukabumi telah membangun sedikitnya enam taman kota. Salah satunya Taman Cikondang, yang beralamat di Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang.

Pantauan Radar Sukabumi, konsep Taman Citamiang ini cukup menarik masyarakat Kota Sukabumi untuk beristirahat, olahraga bahkan hiburan.

Berbagai fasilitas disuguhkan di taman tersebut, seperti tempat pentas seni, nonton bareng, area jogging track, tempat beristirahat berupa bangunan joglo dan air mancur.

“Alhamdulillah, setelah sepuluh tahun lamanya dalam melakukan perencanaan, akhirnya taman ini terealisasi,” ungkap Wali Kota Sukabumi, M Muraz usai meresmikan soft launching Taman Cikondang, Kamis (22/12/2016).

Nantinya, para generasi muda atau komunitas-komunitas bisa melakukan aktivitas di Taman Cikondang ini. Potensi yang mereka miliki bisa diperlihatkan dan menjadi hiburan bagi masyarakat Kota Sukabumi. Terlebih, nanti di taman ini akan disediakan panggung untuk pentas seni.

sumber : pojokjabar.com

Nonaktifkan Komentar Instagram, Netizen Ramai-ramai Unfollow Akun Oki Setiana Dewi

Oki Setiana Dewi. Foto Instagram
POJOKSATU.id, JAKARTA – Oki Setiana Dewi memutuskan untuk menonaktifkan akun Instagramnya.

Belum diketahui pasti penyebabnya, namun hal ini diduga untuk menghindari komentar negatif yang sering dialamatkan kepadanya.

Bersamaan dengan itu, netizen juga ramai-ramai memutuskan meng-unfollow akun Instagram Oki Setiana Dewi. Penyebabnya, karena mereka mengaku secara tiba-tiba menjadi follower Oki.

Pengakuan ini ramai disampaikan oleh netizen melalui akun thereal_jenk_kelin yang juga mengalami hal yang sama.

“Buka IG tau2 ada postingan si setajah halu… langsung unfol dooonnggg,” kata akun lisaparwita. “Aneh minjenk @thereal_jenk_keliin ijk jg tiba2 ngfollow setajah padahal ga pernah follow sma sekali, ywdh ijk unfollow lagi,” ujar akun rani.mardiani.

“Ayoo pada unfoll…biar si setajah liat ignya udah kosong tuh polowernyah..si icis juga..anfoll jg,” ujar akun deborapujie.

Berdasarkan penuturan beberapa netizen, hal ini dimungkinkan terjadi lantaran akun haters Oki di-hack, sejumlah follower akun tersebut secara tiba-tiba pindah menjadi follower Oki.

“Sepertinya yang sebelumnya follow akun @okisetianadew, karena akun ini dihack trus otomatis followernya jadi ngefollow akun okisetianadewi. Ga tau gimana caranya, itu kerjaan yg ahli IT. Kayak mutasi followers gitu ya min @thereal_jenk_kelin,” papar akun intanmeliala.

sumber : pojoksatu.id

Di Hari Perayaan Natal, Ahok Tetap Disidang, Tak Bisa Mudik

Gubernur DKI Basuki T Purnama alias Ahok (tengah) di Kejaksaan Agung, Kamis (1/12). Foto: dokumen JPNN.Com
POJOKSATU.id, JAKARTA – Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku tidak tidak pulang kampung atau mudik ke Manggar, Belitung Timur pada saat Natal tahun. ‎Pria yang karib disapa dengan panggilan Ahok itu akan merayakan Natal di Jakarta.

Ahok tidak pulang kampung pada saat Natal karena mesti menjalani persidangan terkait perkara dugaan penistaan agama yang menjerat dirinya. Persidangan itu dijadwalkan berlangsung pada 27 Desember mendatang.

“Natal enggak ke Belitung, tanggal 27 kan sidang,” kata Ahok di Markas Slank, Jalan Potlot III, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (22/12).

Karenanya mantan Bupati Belitung Timur itu mengaku sudah memiliki rencana pada saat Natal. “Aku mau ngabisin duren, es krim,” ucap Ahok.
‎Apakah Ahok akan menggelar open house pada saat Natal? “House gue mah open melulu kok,” ujar suami Veronica Tan dengan nada berkelakar.

sumber : pojoksatu.id

Anak Perkosa Ibu Kandung dan Keponakan, Polisi Tak Bisa Menangkap Pelaku

YB (paling kiri) saat berada di Polres Bontang terlihat kebingungan saat akan diperiksa polisi. Foto Mega Asri/Bontang Post
POJOKSATU.id, BONTANG – Seorang ibu di Bontang Barat Kalimantan Timur, YB (55) mengaku diperkosa anak kandungnya sendiri, HR (28). Kasus pemerkosaan ibu 9 anak ini telah dilaporkan ke polisi.

Selain memperkosa ibu kandung, HR juga pernah memperkosa keponakannya sendiri yang masih di bawah umur. Pemerkosaan terhadap keponakannya pernah dilaporkan adik kandung HR ke polisi. Namun polisi tak bisa memprosesnya lantaran tidak ada bukti.

Hal serupa juga terjadi ketika YB melaporkan HR ke polisi atas dugaan pemerkosaan. Polisi tidak bisa menindaklanjuti laporannya karena kurang bukti. Selain itu, YB juga mengalami gangguan kejiwaan. Diduga, YB depresi lantaran masalah yang dialami keluarganya.
Kapolres Bontang AKBP Andy Ervyn, melalui KBO Sat Reskrim Iptu Jimun mengatakan, pernyataan korban bahwa dia diperkosa anak kandungnya masih diragukan, karena korban terdiagnosis mengalami depresi.

“Keterangan ibunya sebagai korban masih diragukan karena kondisi yang kurang sehat, sehingga tidak mungkin dilanjutkan jika korbannya mengalami gangguan kejiwaan,” jelas Jimun di Polres Bontang.

Oleh karena itu, pihaknya hanya melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dissosnaker) Bontang melalui Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3), Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk mencari panti jompo non-muslim.

Terkait warga sekitar rumah YB yang merasa resah, Jimun mengimbau agar warga yang sudah mengetahui agar menghindar. “Kami tak bisa proses pelakunya karena kurang saksi,” ujarnya.

Saat diperiksa polisi, di pos penjagaan Polres Bontang, Kamis (22/12), YB didampingi Nurhayati dari tim LK3 Bontang. YB terlihat agak bingung, mengapa ia dibawa ke polisi.

YB meminta agar bisa segera pulang ke rumahnya. Mengingat saat ini dirinya tinggal di Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) sejak pengakuannya pada Minggu (11/12) lalu bahwa dia diperkosa anak kandungnya sendiri.

Dijelaskan Nurhayati, pendamping dari LK3 Bontang, pihaknya terpaksa membawa YB ke RPTC, sebab ditakutkan HR akan melakukan perzinahan terlarang lagi kepada ibunya. Selain itu HR terlihat kerap melakukan kekasaran pada ibunya.

“Kami takut, makanya kami pisahkan ibunya dan ditempatkan di RPTC,” ujar Nurhayati, seperti dilansir prokal (grup pojoksatu), Jumat (22/12/2016).

Menurut keterangan ketua RT 03 Kanaan, Yulianus Alwi, HR sering berulah yang membuat resah warga. HR sempat marah-marah dan teriak-teriak mencari ibunya, sampai merusak pagar Pos Kamling.

Dikhawatirkan, keresahan warga semakin menjadi ketika pihak kepolisian tak bisa memproses HR.

“Kami takut, kami resah, tapi polisi tak bisa proses. Karena tak punya bukti kuat. Kami takut, apa nunggu ada korban, baru bisa diproses ya,” ucap Yulianus diamini beberapa warga yang ikut mengantar YB ke kantor polisi kemarin.

Dikatakan Yulianus, HR pun pernah dilaporkan adiknya sendiri, MT (almarhumah) lantaran pelaku diduga memperkosa anak perempuan MT yang masih di bawah umur.

Namun, lagi-lagi laporan itu mentah, karena yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa. Keluarga pun akhirnya menutup diri.

“Almarhumah pernah cerita ke saya, minta agar HR dipenjara, soalnya sudah perkosa anaknya,” ujar Yulianus.

sumber : pojoksatu.id

2017, Seribu Pohon Durian Bakal Ditanam di Duser Depok

Ilustrasi Pohon Durian.
POJOKJABAR.com, DEPOK – Program penanaman Pohon Durian di Kelurahan Duren Seribu (Duser) terus berjalan. Kini sudah ada 500 pohon yang tersebar di delapan RW. Ditargetkan malah lebih dari seribu pohon akan ditanam di Kelurahan yang dikepalai Ade Ahyadi.

“Program tersebut terus kami laksanakan, setelah launching yang pertama beberapa bulan lalu. Di 2017 kami akan malaunching lagi penanaman seribu Pohon Durian di Kelurahan Duser,” ujar Ade Ahyadi, kemarin.

Bahkan menurut dia, 2017 mendatang juga terdapat perusahaan yang akan menyumbang 1.500 Pohon Durian untuk ditanam di tiap rumah yang di Kelurahan Duser.

“Rencananya memang ada sumbangan dari perusahaan, sebanyak 1500 pohon. Kemungkinan, pada 2017 hal tersebut sudah dapat terealisasi,” ungkap dia.

Pihaknya juga sedang mengembangkan varietas Durian yang nantinya dapat menjadi ciri khas Durian di Kota Depok. Jadi, Duser akan merambah pada kecirikhasan suatu daerah. Dengan begitu, diharapkan bisa meningkatkan perekonomian warga kedepannya.

“Kami sedang mengembangkan jenis Durian Matahari yang rasanya jauh lebih enak dari Durian yang biasa, dan informasi terakhir Distankan sedang melakuakn patenisasi Durian Depok,” terang dia.

Untuk mendapat varietas yang mampu bersaing dengan jenis Durian lainnya. Sosialisasi metode pelestarian beberapa jenis Durian juga gencar dilakukan pihaknya. Sosialisasi berupa pemberian metode penanaman semisal cangkok, okulasi, dan stek.

“Sebetulnya tidak hanya varietas Durian Matahari, tetapi ada montong dan Durian Lokal, dan masyarakat di Kelurahan Duser yang sebagian besar petani juga sangat paham mengenai banyak metode penanaman Durian,” tutupnya Ade.

sumber : pojokjabar.com



Karena Ekonomi, Seorang Suami Gantung Diri di Ventilasi Rumah di Desa Cisaat Cirebon

Ilustrasi Gantung Diri
POJOKJABAR.com, CIREBON – Seorang pria berinisial IBR (41), warga Desa Cisaat, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat memilih bunuh diri dengan cara gantung diri sebagai jalan akhir hidupnya. IBR ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di rumahnya, Kamis (22/12/2016).

Adalah persoalan ekonomi dan rumah tangga yang diduga kuat melatarbelakangi pria yang telah berstatus sebagai suami atau kepala rumah tangga tersebut.

Kejadian tersebut berawal sekitar pukul 07.00 WIB ketika ketika istri IBR, DAS masuk ke rumah dan melihat suaminya dalam keadaan tergantung di ventilasi udara rumahnya dengan menggunakan tali stiger warna putih. 

Istrinya kaget dan langsung berteriak minta tolong kepada Caya yang merupakan tetangganya.

Caya langsung datang dan ke rumah Ibr, dalam menurunkan Ibr yang saat itu masih dalam keadaan bernyawa. Ibr selanjutnya diletakan di lantai dan talinya dilepas, namun tidak lama kemudian langsung meninggal dunia.

Ibr merupakan warga Babakan yang tinggal bersama dengan istrinya yang merupakan warga Desa Cisaat.

“Kayaknya Ibr tidak kuat dengan persoalan rumah tangga dan ekonomi keluarganya. Ibr selanjutnya dimakamkan di desanya sendiri di Kecamatan Babakan,” kata Adnan, warga Kecamatan Babakan.

Kapolres Cirebon AKBP Risto Samudra membenarkan ada kejadi tersebut. 

Ibr saat tergantung belum meninggal dunia namun setelah diselamatkan dan dilepaskan talinya Ibr langsung menghembuskan nafas terakhirnya.

“Pihak keluarganya menolak untuk dilakukan visum dan langsung dimakamkan oleh pihak keluarga,” kata Risto.

sumber : pojokjabar.com

Liburan Akhir Tahun dengan Banyak Hadiah di The Jungle

Salah satu wahana favorit pengunjung The Jungle Waterpark.
POJOKJABAR.com, BOGOR – Menutup akhir tahun 2016 The Jungle Waterpark Bogor akan memberikan kejutan besar bagi masyarakat. 

Bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-9 berbagai event dan promo menarik akan diberikan kepada para pengunjung yang dikemas dalam tema Ninephoria.

Di musim liburan akhir tahun pada periode tanggal 17 Desember 2016 hingga 8 Januari 2017 The Jungle akan memberlakukan tiket khusus Rp. 99.000,- (dari harga normal Rp 120.000). Ini sudah termasuk fasilitas semua wahana air dan Cinema 4 Dimensi. Selain itu pengunjung juga akan mendapatkan free HTM Junglefest, mini theme park yang berlokasi 500 meter dari The Jungle Waterpark.

Tidak hanya itu dalam memeriahkan ulang tahunnya yang ke – 9 tahun ini The Jungle Waterpark Bogor juga akan menyuguhkan berbagai event menarik yaitu akan ada 9 Special Performances seperti Artist Performance yaitu Base Jam Reunion di tgl 24 Desember 2016 dan Rizky Ridho D’Academy 2 tanggal 1 Januari 2017, circus, magician, modern dance, percussion, rampak, angklung dan cosplay.

Bagi pengunjung yang datang ke The Jungle Waterpark selama periode libur akhir tahun ini juga berkesempatan meraih 9 Grand Prizes tanpa diundi seperti 2 tiket pesawat Jakarta-Singapura PP, sepeda gunung, Televisi, playstation, gadget, DVD player, kamera digital, laptop dan 9 voucher menginap Hotel Aston Bogor. 

sumber : pojokjabar.com


Duit Hilang Rp 500 Juta, Dituding Bohong, Nikita Mirzani Berang

Nikita Mirzani
POJOKSATU.id, JAKARTA – Peristiwa tak menyenangkan baru saja dialami Nikita Mirzani. Dirinya mengaku kehilangan uangnya Rp 500 juta karena diambil development lantaran KPR ditolak bank.

“Intiland development ini kejam loh, duit saya di ambil alias di potong hampir 500 jt,, krn KPR saya di tolak BANK. Dikira gue nyari duit boleh metik kli dr pohon,” tulis Nikita pada keterangan foto yang diunggah di Instagramnya.

Postingan Nikita ini langsung menuai reaksi beragam dari netizen. Ada yang turut prihatin dan memintanya bersabar, namun banyak pula yang berkomentar sinis.

Mereka menilai jika Nikita Mirzani berbohong bahkan hanya mencari sensasi.

Mendapat tanggapan negatif soal masalahnya ini, Nikita Mirzani pun berang. Ia pun membalas komentar-komentar negatif dari netizen.

“Emang ilang idiot, lbh tmpt nya di potong, ngerti ga,” jawab Nikita. “Eh klo bohong ga bakalan gue posting, pinter dikit mba,” balas Nikita untuk komentar lainnya.

sumber : pojoksatu.id

Wow! Aksi Bela Islam dan Ahok Jadi Issue Of The Year 2016

Pemandangan kawasan Monas saat aksi bela Islam jilid III, Jumat (2/12/2016).
POJOKSATU.id, JAKARTA – Sepanjang tahun 2016, dari kandidat isu terpanas lainnya: Panama Papers, Tax Amnesty, Timnas Sepakbola, serta kasus Jessica dan Kopi Beracun, akhirnya “Kasus Ahok dan Bela Islam” terpilih menjadi Top of the Top alias isu paling banyak dibicarakan sepanjang tahun 2016.

Demikianlah kesimpulan riset mendalam yang dilakukan oleh Digitroops, konsultan dan Periset Social Media. Fahd Pahdepie selaku pimpinan dan Anick HT selaku peneliti utama mengumumkannya dalam konferensi pers Kamis 22 Des 2016 hari ini.


Detail sekali frekwensi berita soal isu itu dipaparkan. Menurut Digitroops, Isu Ahok dan Bela Islam tak terlawankan karena ada 279.852.000 entri tentang kasus itu yang muncul di Google Search. Isu itu menjadi viral di Facebook selama 3 bulan. Juga ia menjadi 5. 730 berita. Serta isu itu menjadi trending topic di twitter sebanyak 30 kali.
Mengapa hasil riset ini perlu kita kupas? Dua alasan yang membuatnya penting baik dari sisi metode riset, ataupun substansi isu bagi sehatnya ruang publik.

Kita menyambut baik hadir konsultan dan periset baru: Digitroops. Ia mengkhususkan diri melakukan survei di dunia social media. Survei konvensional tatap muka sudah lazim dilakukan oleh LSI dan lembaga sejenis. Namun survei yang serius dan mengkhususkan diri pada dunia social media masih sangat kurang.

Padahal social media secara perlahan sudah mengambil alih dominasi berita dari tangan radio dan koran. Kini hanya berita TV konvensional yang masih di atas social media jika dilihat dari jumlah pemirsa/ pembacanya.

Namun jelas pula trend itu. Pemirsa TV konvensional cenderung turun. 

Pembaca berita dari social media cenderung naik. Dalam 5-10 tahun mendatang, pencari berita di social media segera mendominasi dan mengalahkan TV konvensional. Itu hanya masalah waktu saja.

Lembaga yang melakukan riset khusus di sosial media seperti Digitroops menjadi penanda zaman. Ia anak kandung revolusi internet. Membaca opini publik pada waktunya nanti adalah membaca trending topics di social media.

Memilih “Issue of the Year” secara rutin sangatlah penting. Time Magazine membuat tradisi sejak tahun 1927. Saat itu TIME memilih Charles Lindbergh selaku orang pertama the Man of the Year. Ia seorang pilot dengan teknologi pesawat yang sederhana namun berani dan berhasil menyebrangi lautan nan luas membentang.

Tradisi Man of the Year, yang kemudian berubah menjadi The Person of the Year TIME Magazine sudah berusia 90 tahun. Ia sudah menjadi ikon kultural. Setiap tahun publik dunia menanti siapa yang terpilih.

Digitroops jika berhasil melakukannya secara rutin juga akan membentuk ikon kultural. Sejarah mencatat tahun 2016 menjadi  tahun pertama.  Ahok dan Bela Islam  menjadi  topik pertama yang terpilih sebagai Issue of the Year. Yang belum kita tahu, mampukah Digitroops melakukan rutin pemilihan itu hingga akhirnya puluhan kali?

Hal lain yang menarik soal substansi isu. Mengapa kasus Ahok dan Bela Islam  menjadi isu paling hot dan paling banyak dibicarakan sepanjang tahun 2016? Apa yang terjadi dengan ruang publik Indonesia? Mengapa Isu Ahok dan Bela Islam lebih sering dibicarakan ketimbang ribuan isu lain yang juga beredar sepanjang tahun 2016?

Isu Ahok dan Bela Islam mengkombinasikan setidaknya empat “drama” dan kontroversi.

Pertama, drama girah agama. Tak bisa dipungkiri, dalam ruang publik Indonesia agama menggores batin publik sangat dalam. Namun kerukunan dan harmoni antar pendukung agama belum sebaik yang digembar-gemborkan.

Sekali tersulut tindakan yang bisa ditafsir menista agama, kesadaran publik segera berubah menjadi rumput kering. Mudah sekali massa dan grass root, bahkan kaum terpelajar langsung mengambil sikap frontal  “kita” versus “mereka.”

Kedua, drama girah agama ini diperkaya pula dengan drama pertarungan kekuasaan di pilkada. Kekuasaan di ibukota, tempat berputarnya 70 persen omzet bisnis, tempat dirumuskannya 70 persen keputusan politik penting, dengan APBD bernilai 70 trilyun rupiah per-tahun tengah diperebutkan.

Ahok dan Bela Islam fungsional mempengaruhi siapa yang kalah dan siapa yang menang. Pertarungan politik, dan manuver untuk menyerang atau mengangkat kandidat bercampur baur dengan girah agama. Isu yang sudah panas semakin terpanggang.

Ketiga, sosial media menjadi lahan yang mudah, murah, cepat dan massif yang mampu membakar isu itu dan mengamplifikasinya. Dalam dunia soc med, praktis siapa saja bisa menulis apa saja dan kapan saja. Ia bisa menulis dengan nama jelas ataupun nama alias.

Secara natural saja, social media punya kemampuan menggoreng dan merebus aneka isu. Apalagi jika dikerahkan pasukan khusus untuk mempopulerkan isu, menyerang, memukul balik, menggaungkannya.
Berita yang memang seksi akan mudah sekali dikunyah dan menyebar. Bahkan di tangan ahli, berita biasapun bisa dikemas menjadi seksi dan trending.

Keempat, civil society, organisasi massa, kumpulan akar rumput ikut pula meramaikan  pro dan kontra isu itu. Di dalam isu Ahok dan Bela Islam tersimpan banyak isu seksi lainnya. Ada isu minoritas agama. Ada isu minoritas etnik. Ada isu keberagaman. Ada pula potensi menjadikan kasus Ahok  pintu melabrak Jokowi.

Ada isu reklamasi. Ada juga  isu penggusuran. Semua jalin menjaln.

Isu Ahok dan Bela Islam segera menjadi sejenis serial telenova, opera sabun, dipenuhi gosip, namun tak kurang sisi strategis politik ekonominya.

Tak heran jika Isu Ahok dan Bela Islam mengalahkan isu lainnya dari sisi frekwensi berita dan durasi pemberitaannya. Ini isu yang pekat emosi dan sarat politik praktis.

Apa hikmah kasus Ahok dan Bela Islam? Kitapun sadar bahwa publik menganggap gubernur itu bukan sekedar clerk atau pegawai, tapi leader atau pemimpin. Suka atau tidak, itu persepsi mayoritas.

Untuk menjadi pemimpin yang berhasil, seorang gubernur, bupati, walikota atau presiden, tak cukup sukses membangun fisik kota. Ia juga harus sensitif dengan sisi manusiawi warganya.

Tak cukup ia menjadi city manager yang handal seperti  menyulap sungai kotor  menjadi bersih. Ia juga harus peka dengan keyakinan dan budaya publiknya.

Ahok sangat kuat sebagai city manager. Namun Ahok sangat lemah dan tumpul soal  emosi masyarat dan cara meresponnya.

Ucapannya yang kasar di publik awalnya menjadi khas dan kekuatannya. 

Namun melewati batas tertentu, ucapannya yang tak terkontrol itu menjadi 

lubang yang bisa menguburnya.

Itulah hikmah yang bisa kita pelajari dari terpilihnya Ahok dan Bela Islam selaku Issue of the Year 2016 oleh konsultan dan periset social media: Digitroops.

sumber : pojoksatu.id


Thursday, 22 December 2016

Gila! PKL Sempur Makin Berantakan



BOGOR – Kondisi lapangan Sempur yang ditutup total karena ada revitalisasi ternyata tidak membuat pedagang kaki lima (PKL) kehilangan konsumen. Justru belakangan, PKL semakin menjamur di kawasan tersebut. Walikota Bogor Bima Arya pun memberi ultimatum, hingga Februari 2017 nanti kawasan tersebut harus steril dari PKL.

Menurut Bima, Lapangan Sempur akan dibuka pada Februari mendatang. Namun, sebelum dibuka untuk umum, pihaknya akan meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor melakukan penertiban dan pengawasan.

“Nanti kita bentuk sistemnya agar PKL tak lagi berada di kawasan Lapangan Sempur. Dan kita akan membuka parkir khusus di Sempur agar kawasan semakin tertata,” imbunya.

Dia menambahkan,  jika ada larangan berjualan,  maka Pemkot Bogor harus menyediakan tempat khusus bagi PKL.

” Harus ada pemberdayaan PKL. Jangan hanya sekedar menertibkan PKL saja,” pungkasnya.

Tanpa Trio MSN, Barcelona Hancurkan Hercules


POJOKSATU.id, BARCELONA–Barcelona meraih kemenangan besar kala menjamu Hercules pada leg kedua babak 32 besar Copa del Rey 2016/2017, Kamis (22/12/2016) dini hari WIB. Tampil tanpa trio MSN, Barcelona hancurkan Hercules dengan skor mencolok, 7-0!

Barca pun berhak melaju ke babak 16 besar dengan keunggulan aggregat 8-1. Pada laga ini, Luis Enrique memainkan Rafinha, Paco Alcaceres dan Arda Turan sebagai pengganti Lionel Messi, Luis Suarez dan Neymar yang diistirahatkan pada laga ini.

Bermain imbang 1-1 pada leg pertama di kandang Hercules membat Barcelona tampil kesetanan di Camp Nou. Perlawanan alot pun sempat diperlihatkan Hercules pada leg kedua ini.

Namun kebuntuan serangan Barcelona akhirnya pecah pada menit 37 setelah Lucas Digne sukses memaksimalkan umpan Rafinha.

Sebelum turun minum, Ivan Rakitic membawa Barca unggul 2-0 dari titik putih.

Di babak kedua, Rafinha menambah keunggulan Barca pada menit 50 setelah menerima umpan Arda Turan. Lima menit kemudian giliran Turan mencatatkan namanya di papan skor.

Paco membuat tuan rumah semakin menjauh setelah mencetak gol kelima Barca pada laga ini. Akhirnya sepasang gol Turan pada menit 86 dan 89, sekaligus melengkapi hattrick gelandang Timnas Turki itu pada laga ini membuat Barcelona menang 7-0.

sumber : pojoksatu.id

Kerap Dituding Cari Sensari, Ariel Tatum Curhat di Twitter

Ariel Tatum. (Instagram/soupnfilm)
POJOKSATU.id, JAKARTA – Ariel Tatum nampak kesal dengan sejumlah komentar yang menudingnya kerap mencari sensasi. Lewat cuitan di akun Twitternya, Ariel mencurahkan isi hatinya.

Awal curhatannya, Ariel men-tweet, “ada perbedaan diantara “saya cari sensasi”, sama “anda cari tau lalu heboh sendiri dan mencaci saya bilang tukang cari sensasi”.

Ariel kemudian melanjutkan dengan menyebutkan sejumlah tipe manusia, diantaranya ada yang menelan bulat-bulat omongan orang, ada ibu-ibu yang memutuskan mengusik hidup orang lain.

“Anak ibu dimana? Sudah makan ta? Sini saya urusin pas Ibu lagi urusin urusan saya, ya?,” sindir Ariel pada cuitan berikutnya.

Tidak hanya itu, Ariel kembali melanjutkan postingannya dengan menyinggung soal perempuan berhijab yang memutuskan menutup auratnya namun lupa menjaga kata-kata dan prilakunya.

Meski begitu, Ariel pasrah pasalnya ia hanyalah seorang public figure. Sehingga membuat orang bebas mencacinya.

Ariel lantas meyakini bakal masih ada orang yang tidak mengerti dengan kata-kata yang diposting sebelumnya. Sehingga ia memilih untuk tidak mendengarkan komentar miring mengenai dirinya.

sumber : pojoksatu.id

BPOM Kota Bandung Bakar Produk Ilegal Senilai Rp 12,67 Miliar

Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Peni Kusumatuti Lukito bersama pejabat lainnya memusnahkan produk ilegal yang telah disita senilai 12,6 M di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (21/12/2016).
POJOKJABAR.com, BANDUNG – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Bandung memusnahkan 191.908 kemasan produk ilegal senilai Rp 12,67 miliar, di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (21/12).

Produk ilegal tersebut terdiri dari obat-obat tradisional, kosmetik, pangan dan suplemen kesehatan.

Sitaan barang ilegal tersebut merupakan akumulasi sepanjang 2016 dengan rincian 3.744 kemasan obat ilegal (palsu dan obat keras), 47.578 obat tradisional mengandung bahan berbahaya seperti sildenafil, tadalafil dan prednison, 113.692 kosmetik berbahan merkuri, 26.840 kemasan pangan ilegal berbahan formalin, borak serta pewarna tekstil dan 54 suplemen kesehatan tanpa izin resmi.

“Kami sita Rp 10,8 miliar pangan ilegal sedangkan pangan kadaluarsa senilai Rp 1,8 miliar,” jelas Kepala BPOM, Penny Kusumastuti Lukito, di Bandung, Rabu (21/12).

Penny menyebut, pangan yang berhasil disita dalam kurun waktu sejak akhir November – Desember 2016 didominasi jenis makanan biskuit dan minuman minuman ringan. Persentasenya hampir 37 persen berasal dari Negara 
Malaysia sedangkan 63 persen lagi berasal dari dalam negeri.

“Mungkin karena Malaysia berbatasan dengan Indonesia jadi memudahkan masuk melalui jalur-jalur pelabuhan tikus,” ungkapnya.

Penny menegaskan, hasil sitaan pangan ilegal dan kadaluarsa tersebut sudah di amankan untuk selanjutnya ditindaklanjuti. Menurut dia, pangan berbahaya tersebut sudah melanggar undang-undang kesehatan dan mengancam kesehatan konsumen.

“Selain berbahaya, daya saing produk-produk legal semakin sulit,” terangnya.

Penny melanjutkan, terkait sanksi yang akan diberikan pihaknya belum bisa bertindak lebih jauh. Pasalnya, hingga saat ini BPOM belum merampungkan hasil laporan tahap ke dua.

“Program pengawasan masih berlangsung hingga akhir Desember mungkin awal Januari 2017 sekaligus akumulasi dengan kasus sepanjang 2016,” ungkapnya.

Penny mengaku, tidak menutup kemungkinan sampai akhir tahun 2016 temuan pangan ilegal dan kadaluarsa akan meningkat. Hal itu berhubungan dengan permintaan konsumen kepada pasar jelang Natal dan tahun baru 2017.

“Tapi harapan kami jangan meningkat melainkan berkurang, karena itu kami terus melakukan pengawasan peredaran makanan di pasaran,” tandasnya.

Penny menegaskan, barang yang berhasil disita dan dimusnahkan merupakan barang atau produk yang tidak memenuhi ketentuan standard dan izin edar.

“Pemusnahan produk tersebut bertujuan melindungi masyarakat. Ini adalah produk berbahaya karena proses izinnya tanpa melewati evaluasi BPOM artinya belum mendapat jaminan dari aspek keamanan, mutu dan manfaat. 

Jadi wajar jika dimusnahkan,” imbuhnya.

Dikatakan Penny, selain melindungi masyarakat dari produk berbahaya pemusnahan dan penyitaan barang ilegal
bisa melindungi produk-produk dalam negeri dalam hal daya saing. “Kami setuju pelakunya diberikan sangsi secara administrasi dengan cara mencabut izin usaha atau menarik produk-produknya untuk dimusnahkan,” terangnya.

Menurut Penny, ke depannya BPOM pusat atau daerah akan terus tingkatkan kerjasama dengan kepolisian dan kejaksaan dalam menjalin kemitraan untuk menekan peredaran pruduk ilegal di pasaran.

“Termasuk kerjasama dengan pemerintah daerah karena prodok-produk ilegal atau pangan berbahan berbahaya masuk dalam pelanggaran kemanusiaan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala BPOM Bandung, Abdul Rahim, menyampaikan, hasil sitaan produk ilegal yang didapat selama periode Januari-pertengahan 

Desember 2016 pihaknya telah menindaklanjuti 24 perkara secara pro-justitia, dua perkara pada tahap II, delapan perkara pada tahap P21, dua perkara tahap P19, delapan perkara pada tahap I, dan tiga perkara sudah diterbitkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP).

“Hasil putusan persidangan terhadap pengedar obat dan makanan ilegal bervariasi, mulai dari sanksi terendah berupa percobaan 6 bulan hingga sanksi tertinggi berupa kurungan 18 bulan dan denda Rp 20 juta,” jelasnya kepada wartawan saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (21/12).

Sumber : pojokjabar.com