Banner 1

Parah! Pedestrian Belum Bersih dari PKL

BOGOR – Pemkot Bogor terus berbenah menjelang akan diresmikannya fasilitas pedestrian (pejalan kaki) Kebun Raya Bogor (KRB). Sejumlah SKPD dikumpulkan dalam rapat di Paseban Surawisesa Balaikota, Kamis (05/01/2017). Salah satu masalah yang menjadi sorotan Walikota Bogor Bima Arya adalah jalur pedestrian yang belum steril......

Menang di #WeLoveCities, Bogor Dinobatkan Sebagai Kota Paling Dicintai di Seluruh Dunia

BOGOR- BOGOR - Setelah melewati proses panjang, akhirnya Kota Bogor meraih kemenangan di ajang #WeLoveCities dan dinobatkan sebagai kota paling dicintai di seluruh dunia dalam ajang yang digelar World Wide Fund for Nature....

PSB Bogor Sukses Gulung Persima Majalengka

BOGOR - PSB Bogor berhasil meraih poin penuh dalam lanjutan Liga Nusantara 2016. Tidak tanggung-tanggung anak-anak Laskar Pakuan menggulung tim asal Jawa Barat lainnya, Persima Majalengka enam gol tanpa balas....

Hadapi Liga Nusantara, PSB Matangkan Persiapan

BOGOR–Skuat PSB terus mengasah kemampuannya dalam rangka persiapan menghadapi Liga Nusantara (Linus) di Depok pada 8-11 Agustus nanti. Bertempat di Stadion Padjajaran, kemarin tim kebanggaan warga Kota Bogor ini melakoni uji tanding melawan kesebelasan Ciomas....

Mantap! Atasi Pemotor Nekat, Walikota Instruksikan Patroli di Jalur Sepeda Otista

BOGOR – Aksi Mahesa Jenar (13) dan Wildan Pratama Putra (13) yang nekat memalang sepedanya di jalur sepeda Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista) yang dilewati pengguna sepeda motor jelas menampar telak Pemkot Bogor.Walikota Bima Arya bahkan mengaku greget jika melewati Jalan Otista. Jalur yang dibangun khusus untuk sepeda seringkali dikuasai sepeda motor, berbeda dengan.......

Monday, 9 January 2017

Bupati Katingan Kepergok Tidur Bareng Istri Polisi, tapi Tak Ada yang Berani Lengserkan? Ternyata….

Bupati Katingan Ahmad Yantenglie
POJOKSATU.id, KATINGAN – Bupati Katingan Ahmad Yantenglie kepergok sedang tidur bareng dengan seorang istri anggota polisi. Polisi pun segera mengamankan Bupati Katingan sesaat setelah suami Farida Yeni wanita yang ditiduri Bupati Katingan melaporkannya pada polisi.

Sontak saja kelakuan Bupati Katingan menjadi pembicaraan hangat di tengah-tengah publik.

Bukan itu saja, Bupati Katingan pun selain akan menghadapi sanksi pidana terkait tindakannya yang diduga melakukan perzinahan, Bupati Katingan juga bakal dimakzulkan dari kursi bupati.

Seberapa kuat kekuasaan Bupati Katingan menghadapi tekanan publik yang menuntutnya lengser dari kursi bupati?

Ketua DPD KNPI Kabupaten Katingan Edy Ruswandi berpendapat bahwa kasus perzinahan itu tidak bisa dijadikan dasar untuk pemakzulan terhadap Bupati Katingan.

Dia menilai pasal yang disangkakan oleh penyidik sudah jelas yakni pasal 284 KUHP tentang perzinahan.

“Penyidik sudah menetapkan pasal 284 dengan ancaman 9 bulan penjara dan tidak menahan yang bersangkutan dan mengenakan wajib lapor. 

Artinya beliau masih bisa menjalankan roda pemerintahan. Kecuali beliau tersangka kasus narkoba atau korupsi yang ancaman 4 tahun keatas beliau akan ditahan dan dapat dimakzulkan. Apalagi dasar pemakzulan hanya atas dasar demo sekelompok orang,” sebutnya.

“Marilah kita bijak menyikapi persoalan ini dan saat ini Polisi sudah bekerja . Namun roda pemerintahan harus tetap berjalan dan Bupati dapat bekerja kembali. Dan jadikan ini sebuah pelajaran untuk beliau dan kita semua. Dan kehilafan pribadi ini tidak ada hubungannya dengan prestasi beliau sebagai Bupati. Kami sebagai pemuda menyambut baik kebijakan beliau tentang pembangunan di bidang kepemudaan,” terangnya.

Sebelumnya menyikapi tuntutan massa, Ketua DPRD Kabupaten Katingan Ignatius Mantir L Nussa menegaskan, dewan pasti akan merespon apa yang disampaikan warga. Bahkan dia berjanji akan melakukan rapat internal di lembaga DPRD Kabupaten Katingan.

Namun dia meminta waktu selama dua hari untuk membahas masalah ini. 

“Sebab ada aturan, kita tidak bisa bekerja di hari libur. Kebetulan dua hari kedepan ini hari libur. Nanti pada hari Senin kita akan segera membahas masalah ini. Kita akan mengambil langkah, sesuai dengan peraturan perundang-undangan terkait hal ini,” janji Mantir.

Di depan massa pengunjuk rasa, politikus PDI Perjuangan ini menyampaikan bahwa dirinya juga sangat kecewa dan malu atas kejadian itu. Bahkan dia ingin, kejadian seperti ini tidak terulang.

“Biar ini menjadi yang pertama dan terakhir. Untuk itu saya juga mengajak kita semua mengawasi proses hukum yang sedang berjalan dan kami secara kelembagaan pasti memproses sesuai aturan yang berlaku,” ucapnya.

Sementara, anggota DPRD Kabupaten Katingan H Fahmi Fauzi Shut menambahkan, supaya seluruh masyarakat Katingan tenang dulu sambil mengawal proses hukum yang sedang berjalan.

Namun, lanjutnya, roda pemerintahan harus tetap berjalan. Dia ingatkan jangan sampai ada masyarakat membuat tindakan sendiri-sendiri dalam persoalan ini.

“Sebab apabila pada saat ini secara sah menurut hukum dan menyakinkan semua pihak, maka DPRD Katingan akan menggelar paripurna dalam rangka penyelesaian persoalan ini,” tandasnya.

sumber : pojoksatu.id

Di Rapat Akbar Gerindra, Rachmawati Dibawa Paksa Tim Medis Lantaran…

Rachmawati Soekarnoputri menggunakan kursi roda dikawal polisi.
POJOKSATU.id, JAKARTA – Rachmawati Soekarnoputri semakin populer pasca kesandung kasus dugaan makar.
 
Buktinya disela acara rapat akbar kader Partai Gerindra di Hall JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat,  Minggu (8/1), putri mantan Proklamator RI Soekarno itu diserbu kader dan simpatisan Partai Gerindra.

Suami Rachmawati dan tim medis pribadi pun dibuat kewalahan. Dia terpaksa menghentikan aksi selfie dengan membawa Rachmawati secara paksa keluar dari tempat acara.  Hal itu terpaksa dilakukan untuk mencegah terganggunya kesehatan Rachmawati.

“Penyerbuan” itu terjadi pada saat acara hiburan dibuka.  Sebelumnya, sekitar 8 ribu kader dan massa simpatisan partai besutan Prabowo Subianto ini dengan tertib mengikuti tahapan acara. Sedangkan tamu undangan, termasuk Rachmawati duduk di kursi tamu undangan VIP, di barisan depan.

Setelah Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menyampaikan pidato, acara hiburan dimulai.  Prabowo dan elit partai seperti Ketua DPD  Gerindra DKI Jakarta M Taufik di atas panggung bernyanyi.  Puluhan Satgas Partai Gerindra mendekati panggung dan kemudian membentuk format barikade.

Massa dan simpatisan kemudian berhamburan ke depan panggung. Selain bernyanyi mereka juga mengabadikan Prabowo dan elit Partai Gerindra dengan ponsel mereka masing-masing.

Momentum itu juga tak disia-siakan oleh ratusan kader dan simpatisan Partai Gerindra untuk mendekati Rachmawati. Mereka kemudian berebut untuk foto bersama dengan Rahmawati baik secara perorangan maupun beramai-ramai.

Rachmawati dengan senang hati memenuhi permintaan mereka dengan senyum.  Belasan kali foto bersama itu diladeninya. Sementara  puluhan lainnya masih antre.

Nah, ketika Ketua Yayasan Pendidikan Soekarno ini melayani permintaan foto beramai-ramai, seorang kader Partai Gerindra meminta kepada penggemar Rachmawati untuk tidak mengerubutinya secara beramai-ramai.

“Tolong Ibu Rahma dikasih space (ruang),” kata lelaki tersebut. Maksudnya sangat jelas, agar sirkulasi udara tidak menganggu Rachmawati yang dikhawatirkan mengurangi oksigen yang dibutuhnya.

Namun permintaan dia tidak digubris. Mereka tetap saja mengerubutinya. 

Dan yang minta foto bersama tidak kunjung berhenti membuat suami 
Rachmawati,  Beni dan perawat pribadi mulai was-was. Termasuk seorang jurnalis.

Melihat gelagat tak bagus terhadap kesehatan Rachmawati,  dia meminta kepada lelaki kekar berpakaian batik coklat yang memegang kursi roda untuk membawa Rachmawati keluar. Kader Partai Gerindra yang berkali-kali meminta agar Rachmawati diberi ruang pun meminta hal yang sama.

Suami Rachmawati, Beni sigap.  Dia langsung berdiri dari kursinya dan berdirk di depan Rachmawati sembari membentangkan kedua tangannya untuk menghadang sejumlah orang yang ingin foto bersama dengan Rachmawati.

“Maaf. Cukup ya,” kata Beni dan meminta kepada Rachmawati untuk duduk di kursi roda.  Seorang lelaki berpeci mengambil alih kursi roda.  Setelah Rachmawati duduk,  lelaki itu mendorong kursi  roda.  Beni berada di samping Rachmawati.

Dengan susah payah mereka berhasil menembus kerumunan massa yang kebetulan menumpuk di pintu keluar untuk menyaksikan secara dekat Prabowo Subianto.

sumber : pojoksatu.id


Keren… Ini Dia Destinasi Wisata Alam Terbaru di Bogor

DESTINASI BARU: Pengunjung berfoto selfie dengan latar belakang Curug Ciparay yang indah, Jumat (06/01/2017). FOTO : Jaenal / Radar Bogor.
POJOKJABAR.com, BOGOR – Wilayah barat di Kabupaten Bogor menjadi salah satu primadona pariwisata bagi pengunjung Bogor maupun luar daerah.

Salah satu destinasi terbaru adalah Curug Ciparay yang berada di Kampung Menir, Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan.

Terletak di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun kawasan Curug Ciparay dan Gunung Menir jadi destinasi wisata.
Jarak menuju lokasi tersebut, sekitar satu kilometer dari pemukiman warga. 
Akses untuk menuju ke sana hanya dengan berjalan kaki.

Fasilitas yang tersedia saat ini baru ada satu tempat penginapan di kawasan Curug Ciparay dan Gunung Menir. Tempat itu diberi nama Bambu House.

Ada 13 kamar tersedia dengan tarif menginap Rp75 ribu untuk dua orang dan Rp50 ribu untuk satu orang per malam.

Lokasi tempat penginapan berada di antara pemukiman warga yang masih sedikit.  Untuk masuk area Curug Ciparay dipungut biaya Rp5.000 per orang oleh pengurus RW.

Uang yang terkumpul digunakan untuk memperbaiki infrastruktur.

Salah seorang pengunjung, Sandi Dasrulloh (28) mengatakan, dirinya memang sering berkunjung sekaligus tracking dengan teman-temannya.

Sebab, curug tersebut menjadi destinasi wisata yang bagus dengan harga murah meriah.

“Meskipun aksesnya harus jalan kaki, tapi sekitar perjalan pemandangan sangat bagus. Bahkan harga tiket masuk pun cukup murah meriah,”ujarnya.

Sementara itu, Pengurus Wisata Curug Ciparay, Suherman (47) menuturkan, setiap pengunjung hanya dikenai biaya sangat murah. 

Bahkan, pihaknya menyediakan penginapan dengan tarif relatif terjangkau.

“Uang yang terkumpul biasanya dipakai untuk perbaikan infrastruktur wisata. Kalau setiap hari tidak banyak yang datang, tapi kalau weekend dan hari libur panjang bisa membludak sekitar 50 sampai 100 orang,”katanya.

sumber : pojokjabar.com



Sunday, 8 January 2017

Pipa Tergerus, PDAM Panen Komplain



BOGOR-Kebocoran pipa transmisi di Kampung Tengek, Desa Cimandehilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor sudah diperbaiki. Namun, pasokan air PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor belum maksimal karena masih menunggu normalisasi.

Direktur Teknik (Dirtek) PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Ade Syaban Maulana menerangkan, perbaikan pipa dilakukan mulai Kamis (5/1) sejak pukul 15.00 hingga 21.00. 

Lebih lanjut ia mengatakan, penyambungan pipa sepanjang dua meter tersebut dilakukan dengan polaclain. "Besok (hari ini, red) kemungkinan stabil. Dari pagi banyak yang komplain mencapai 120 orang dari total 14 ribu pelanggan," kata Ade.
Menurutnya, lima truk tangki pengangkut air diterjunkan dengan kapasitas empat ribu liter per truk. "Satu truk empat kali balik memberikan bantuan air kepada masyarakat," sahutnya.

Ia menjelaskan, ada beberapa wilayah yang sudah normal. "Kawasan Tajur ke bawah sudah normal. Hanya daerah Sindangrasa dan Wangun yang belum. Tapi, Harjasari belum normal sekitar 20 persen lagi. Memang yang membuat lama itu mengeluarkan udara dari pipa itu saja," tandasnya.

Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman menegaskan, kedaru­ratan sudah selesai kurang dari 12 jam. Stabilitas air akan benar-benar normal pada tiga hingga empat hari ke depan. 

Usmar menegaskan, PDAM harus terus memantau pasokan air bagi masyarakat yang terkena imbas. "Jadi, upaya-upaya yang kami dorong adalah apa yang menjadi SOP PDAM. Membantu stok air ke warga dan meminta bantuan dinas-dinas teknis lain kaitan dengan angkutan tangki-nya. Misalkan ke bidang pertamanan," tegasnya.

Sebelumnya, jaringan pipa air milik PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor bocor akibat terkena alat berat (ekskavator) di proyek jalan tol Bocimi tepatnya Kampung Tengek, Desa Cimandehilir, Kecamatan Caringin. Direksi PDAM Tirta Pakuan meminta ganti rugi dengan adanya peristiwa tersebut.

Dikonfirmasi, Pimpinan Proyek (Pimpro) Tol Bocimi dari Trans Jabar Tol, Joko Susilo mengatakan, peristiwa tersebut terjadi akibat kesalahan kontraktor. Ia juga membenarkan bahwa PDAM meminta ganti rugi soal itu.

"Semua tanggung jawabnya ada di kontraktor. Tapi kontraktor melimpahkan lagi kepada sub, karena sub-nya yang kena sebenarnya. Nominal ganti rugi sendiri belum tahu, PDAM belum menyampaikan," bebernya.

Saturday, 7 January 2017

Mubazir! Proyek Tol BORR Pohon di Sholis Babat Habis



BOGOR – Proyek Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) tahap II B, mulai dikerjakan. Banyak yang harus dikorbankan untuk pembangunan sepanjang 2,65 Kilometer yang dimulai dari Kedung Badak itu.

Selain kemacetan arus kendaraan, hingga kemarin ratusan pohon di sepanjang Jalan Sholeh Iskandar mulai ditebang.
Akibatnya, hawa panas, gersang, serta penuh debu seketika amat terasa di lajur tersebut. Hal tersebut, dikeluhkan berbagai lapisan masyarakat.

“Sudah jalan macet, ditambah semua pohon ditebang pasti tambah panas,” keluh Irawan (34) salah satu pengendara motor, Jumat (06/01/2017).

PNS yang sehari-hari melintas di jalur tersebut berharap, agar tak semua pohon ditebang.

“Mubazir juga, sebaiknya pohon dipindah ke daerah lain. Apalagi, pohon itu dibeli menggunakan uang rakyat,” katanya.



Aktifis Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), Mustaqim Dahlan mengatakan, lebih baik jika diameter dari pohon tersebut diukur terlebih dahulu dan lebih baik dipindah daripada ditebang.

Luar Biasa! Air Mancur Terbesar di Asia Tenggara Ada di Purwakarta


Indonesia kini memiliki air mancur terbesar se-Asia Tenggara, letaknya di Taman Air Sri Baduga, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Air mancur yang sekaligus merupakan salah satu ikon pariwisata Indonesia ini diresmikan pada 6 Januari 2017 oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya, bersama-sama dengan Bupati Purwakarta, Dedi Mulaydi.

Dengan diresmikannya air mancur ini, Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, ingin membuktikan bahwa Taman Air Sri Baduga tidak kalah cantik dibandingkan dengan Wings of Time yang dimiliki oleh Singapura.

Megahnya Taman Air Sri Baduga ditandai dengan ribuan air mancur yang mengelilingi patung Prabu Kian Santang, Putra Prabu Siliwangi, juga dikenal sebagai Sri Baduga, maharaja paling terkenal yang pernah memerintah Kerajaan Padjajaran kuno. Di sini, Prabu Kian Santang digambarkan duduk bersila di atas bunga lotus raksasa. Air mancur di sekelilingnya tentu sangat indah dilengkapi dengan cahaya berbagai warna.Terlebih, air mancur ini dibangun di tengah danau yang sangat ikonik di Purwakarta yaitu Danau Ditu Buleud.

Air mancur ini merupakan bagian dari pengembangan daerah wisata Situ Buleud yang konstruksinya dimulai sejak 2013. Tahap pertama peresmiannya dimulai pada 2014, diikuti tahap kedua pada 2015. Dalam jangka panjang, akan ada 9 tahap pembangunan dan setiap tahapnya fokus pada fitur-fitur unik serta berbeda dioperasikan oleh teknologi paling modern.

Pengunjung bisa menikmati atraksi air terjun pada hari Sabtu dan Minggu mulai 19.30-22.00. Atraksi diadakan tiga kali pada rentang waktu tersebut, dengan durasi 25 menit pada setiap atraksi. Tidak dipungut biaya sama sekali untuk menikmatinya.

Untuk menuju Taman Air Sri Baduga, dibutuhkan waktu 2 jam dari Jakarta melalui jalan tol. Kabupaten Purwakarta sendiri kini tengah berkembang menjadi salah satu tujuan wisata. Alamnya yang bagus didukung oleh budaya Sunda yang masih sangat kental.

Friday, 6 January 2017

Parah! Pedestrian Belum Bersih dari PKL


BOGOR – Pemkot Bogor terus berbenah menjelang akan diresmikannya fasilitas pedestrian (pejalan kaki) Kebun Raya Bogor (KRB).

Sejumlah SKPD dikumpulkan dalam rapat di Paseban Surawisesa Balaikota, Kamis (05/01/2017).

 Salah satu masalah yang menjadi sorotan Walikota Bogor Bima Arya adalah jalur pedestrian yang belum steril. Sebab, banyak sepeda motor yang melaju di jalur khusus pejalan kaki tersebut.

Bahkan, tidak sedikit yang menggunakannya sebagai lahan parkir dan PKL.

Bima menuturkan, ada tiga target yang ingin dicapai pada peresmian nanti. Antara lain, sebagai sarana sosialisasi kepada masyarakat.

Lalu, menyosialisasikan fasilitas pedestrian menjadi salah satu destinasi wisata Bogor ke tingkat nasional.

“Diharapkan, masyarakat dari luar Kota Bogor merasa tertarik dan ingin merasakan sensasi lari di seputaran KRB,” papar Bima. 
Kemudian, lanjut Bima, peresmian nanti diharapkan menjadi momentun atau kampanye tertib berlalu lintas.

Pada peresmian itu pihaknya akan mengampanyekan bagaimana memuliakan pejalan kaki, menggunakan jalur pesepeda, dan menghormati sesama pengguna jalan.(ent)

Thursday, 5 January 2017

Pimpin Rapat Kabinet, Presiden Jokowi Ajak Menteri Makan Tauge Goreng


BOGOR - Presiden Joko Widodo  memimpin sidang kabinet paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Bogor, , Rabu (4/1). Sidang kabinet akan diikuti seluruh menteri dan kepala lembaga Kabinet Kerja.

Sidang kabinet dilaksanakan sekitar pukul 9 pagi. Sidang kabinet paripurna membahas atau mengangkat topik program dan kegiatan tahun 2017. 

"Karena dari pertemuan ini akan disusul dengan satu pertemuan langsung dipimpin oleh presiden dalam sidang paripurna untuk membahas berbagai masalah yang dihadapi oleh pemerintah dalam menghadapi tahun 2017," tutur Wiranto dalam jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam.

Menariknya dalam sidang paripurna kali ini presiden mengajak para menterinya makan makanan yang biasa dijajakan pedagang kaki lima sepanjang Rumah Sakit Salak dan Sukasari. Beragam makanan seperti seperti nasi goreng , tauge goreng, dan sate menjadi menu makan siang. Para pedagang tersebut bahkan diajak oleh mantan walikota Solo ini menjejerkan dagangannya di halaman istana.

Tidak hanya itu, Presiden Jokowi bahkan memposting foto para pedagang di akun Twitter  dan Instagram miliknya . (ent)

Wednesday, 4 January 2017

Mantap! Atasi Pemotor Nekat, Walikota Instruksikan Patroli di Jalur Sepeda Otista


BOGOR – Aksi Mahesa Jenar (13) dan Wildan Pratama Putra (13) yang nekat memalang sepedanya di jalur sepeda Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista) yang dilewati pengguna sepeda motor jelas menampar telak Pemkot Bogor.Walikota Bima Arya bahkan mengaku greget jika melewati Jalan Otista. Jalur yang dibangun khusus untuk sepeda seringkali dikuasai sepeda motor, berbeda dengan mobil yang cenderung tidak berani.
“Mereka (Mahesa dan Wildan) berdiri dari siang hingga sore. Ini membuktikan bahwa warga haus akan ketertiban lalu lintas. Tentunya menjadi PR bagi kita, sindira seolah-olah anak kecil itu ingin berteriak kemana Dishub, kemana Satpol PP, kemana Polisi? kira-kira begitu,” ujar Bima .
Karenanya, dia telah meminta Dinas Perhubungan untuk menertibkan kendaraan yang menggunakan jalur sepeda. Tetapi ada kalanya memang Dishub tidak selalu ada.
Pun ia amat paham dengan reaksi anak-anak tersebut. Dan mudah-mudahan peristiwa ini menjadi pemicu baik Muspida maupun Pospam Terpadu yang baru saja diresmikan.

Tuesday, 3 January 2017

Dihadang Sepeda, Pemotor Dibuat Malu Dua Bocah Bogor


BOGOR - Pelajaran hidup dapat di ambi dari mana saja termasuk dari dua bocah asal Kota Hujan ini. Keduanya nekat memblokir para pengendara motor yang melaju di jalur khusus sepeda pedestrian Kebun Raya Bogor (KRB) di Jalan Otista, Senin (02/01/2017).
Adalah Mahesa Jenar (13) dan Wildan Pratama Putra (13).  Keduanya  memalangkan sepeda miliknya di jalur sepeda untuk menghadang laju pengendara sepeda motor yang melanggar itu.
Beberapa pengendara pun terlihat menghindar.  Bahkan, ada beberapa yang protes, mulai dengan memelototi keduanya hingga adu argumen, namun mereka tetap tak gentar.
“Banyak yang protes dari tadi juga, tapi kami enggak takut kok, kan enggak salah, mereka yang ngelewatin jalur sepeda,” ujar Wildan kepada wartawan koran ini.
Aksi Wildan dan Mahesa  ini, mengingatkan kita akan aksi  bocah pemberani  Daffa Faros Oktoviarto asal Semarang yang juga mencegat pesepeda motor yang melewati trotoar di wilayahnya.

Monday, 2 January 2017

Warga Bogor Bersiap! Walikota Bakal Beritahu Jadwal Bus Uncal


BOGOR - Bus Uncal (Unforgettable City tour at Lovable City) Wisata Kota yang Tak Terlupakan di Kota Tercinta) yang diluncurkan menjelang malam pergantian tahun baru di Tugu Kujang, (31/12/2016) rencananya akan jadi andalan pariwisata Kota Bogor.



Melalui akun Instagramnya, Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto berjanji secepatnya memberitahukan kepada warga Bogor jadwal keberangkatan bus yang juga diambil dari bahasa Sunda binatang Rusa.



Di tangan Bima Arya sendiri Kota Bogor dipercantik dengan sejumlah taman seperti Taman Heulang, Taman Corat-Coret, dan terbaru Taman Sempur. Ia pun berjanji akan merenovasi total Stadion Pajajaran. (ent)


Bus Uncal, Kendaraan Wisata Keliling Bogor Siap Tambah


BOGOR – Beroperasinya bus khusus pariwisata, alias bus Uncal bakal menambah spirit baru dalam dunia pariwisata Kota Hujan. Rencananya, setiap tahun akan ada dua bus anyar yang disiapkan pemkot. Kepala Bagian Perekonomian, Tri Irijanto mengatakan, setelah diluncurkan, bus ini bisa digunakan warga maupun wisatawan Kota Bogor.
Sebelum beroperasi secara penuh, segala sesuatu yang berhubungan dengan izin operasi dan dokumentasi kelengkapan operasional dipastikan sudah beres.
“Agar tidak ada masalah yang menghambat operasional bus ini,” katanya.
Nantinya bus ini akan menempuh rute yang melewati destinasi wisata di Kota Bogor. Sedangkan Uncal merupakan nama   bus yang dihasilkan dari sayembara yang dimenangkan Muhammad Gandara Malis, warga Cipaku Kota Bogor.
“Banyak yang mengusulkan nama uncal, tapi hanya dia yang memiliki makna berkaitan dengan Kota Bogor sebagai Loveable City,” lanjut Tri.
Sejatinya, pengadaan bus pariwisata yang dinamai Uncal ini merupakan hibah dari Bank BJB Kota Bogor yang bekerjasama dengan Koperasi Karyawan Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) Kota Bogor.

Puluhan Karyawan X-One Korban Kapal Terbakar di Pulau Seribu


BOGOR – Selain keluarga Eli, puluhan karyawan Bogor X-One Lounge Club Bogor juga menjadi korban kapal nahas tersebut. Dari informasi yang dihimpun Radar Bogor, General Manager X-One, Jeksen Wilhelmus, tewas dalam peristiwa itu. Mereka ke Pulau Tidung untuk menghabiskan malam Tahun Baru.
Hingga saat ini, pihak X-One belum ada yang bisa dikonfirmasi. Sekuriti X-One, Bejo, mengaku tak mengetahui jenazah bos-nya akan dibawa kemana. Akan tetapi, informasi yang didapat dari rekan-rekan almarhum, jenazah sudah diurus oleh keluarga di Jakarta.
“Belum jelas mau dibawa kemana. Infonya, almarhum mau dibawa ke Jakarta tempat istrinya, kalau di Bogor dia ngontrak. Udah diurusin sama keluarganya yang di sana,” timpal seorang karyawan X-One.
“Acara akhir tahunan gitu. Tadi berangkat pagi pake bus sama mobil pribadi. Karyawan sama rekan,” tandasnya. (ent)