POJOKJABAR.id, CIREBON – Dalam rangka memperingati
Hari Batik Nasional, sebanyak 40 pelajar SMP 11 Kota Cirebon dan SMP
Terbuka mengikuti pelatihan belajar membatik tulis chanting, Minggu
(2/10/2016). Hal ini diselenggarakan Batik Mahkota yang juga sedang
merayakan HUT ke-5 nya.
Owner Batik Mahkota, Ari Muktiono mengatakan, membatik merupakan
tradisi masyarakat Indonesia yang harus dilestarikan. Terlebih, batik
sudah menjadi warisan budaya dunia.
Sehingga perlu bagi generasi muda untuk mempelajari dan membudayakan
membatik. Mereka tidak hanya bisa memakai batik, akan tetapi juga bisa
menjadi para pembatik andal.
“Tentu saja kita berharap para pelajar dapat membatik untuk bekal mereka ke depan,” ucapnya.
Selain mengajak belajar membatik, Batik Mahkota juga memberikan
hadiah bagi hasil karya para siswa. Salah satu unsur penilaian adalah
tarikan yang rapi dan tidak terlalu tebal.
Kepala SMPN 11 Kota Cirebon, Sumiyati mengatakan, dengan peringatan
Hari Batik Nasional dan HUT ke-5 Batik Mahkota, diharapkan batik
nasional, khususnya batik Cirebon, bisa tambah maju. Bersaing dengan
produk-produk fashion dari luar negeri.
Menurutnya, adanya kegiatan ini, bisa menjadi salah satu upaya untuk
melestarikan batik. Terlebih batik sebagai warisan dunia, sudah
seharusnya dilestarikan.
“Maka dari itu, penting bagi pelajar dan generasi muda untuk diajak mengenali batik, dan belajar cara membatik,” tukasnya.
Sumiyati berharap, ke depan, pengalaman ini bisa menjadi bekal ke untuk mengembangkan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Nurmusliha, siswa kelas VIII SMPN 11 Kota Cirebon,
mengaku senang bisa belajar batik saat Hari Batik Nasional. Baginya,
membuat batik tulis merupakan pengalaman pertamanya.
Meski demikian, perempuan asal Majasem ini mampu meraih hasil karya
terbaik dari 40 siswa yang hadir. “Senang rasanya bisa belajar membatik.
Jadi, bisa mengenali budaya dan tradisi bangsa sendiri,” ucapnya.
Dalam kegiatan belajar membatik tersebut, karya para pelajar tersebut
dinilai. Hasil membatik yang bagus akan mendapatkan hadiah dan trofi.
(izo/pojokjabar).
sumber:
pojok jabar

Sehingga perlu bagi generasi muda untuk mempelajari dan membudayakan
membatik. Mereka tidak hanya bisa memakai batik, akan tetapi juga bisa
menjadi para pembatik andal