Home »
» Sindikat Pedagang Miras Oplosan Maut di Gunungputri Dibekuk Petugas
GUNUNGPUTRI-RADAR BOGOR, Dua orang sindikat
pendagang miras oplosan berhasil dibekuk jajaran Polsek Gunungputri, di
Jalan Raya Cicada, Desa Cicadas, Kecamatan Gunungputri, Minggu
(17/2/2019) malam. Dalam penangkapan tersebut, polisi juga menyita bahan
baku pembuat miras dalam derigen.
“Dua pelaku yang ditangkap berinisial AM (33) dan YS (44),” ujar Kapolsek Gunungputri, Kompol Yudi Kusyadi, kepada Radar Bogor.
Yudi mengatakan, saat ini Unit Kriminal Polsek Gunungsindur masih
melakukan penyelidikin mengenai peredaran miras maut tersebut. Termasuk
penjualannya yang diduga hingga wilayah Cileungsi.
“Berbahaya atau tidak kami tetap melakukan penyelidikan. Untuk
masalah miras ini kami tidak main-main, ada program untuk operasi miras
terutama oplosan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perundang-Undangan Satpol PP Kabupaten
Bogor, Agus Ridho mengatakan institusinya siap bersinergis untuk
mengusut pernjualan miras di bumi Tegar Beriman. Tidak hanya sanksi
pidana, Agus menegaskan, jual beli miras ini juga melanggar Perda
Ketertiban Umum. Pelakunya bisa dikenakan hukuman penjara dan denda
maksimal Rp50 juta.
“Satpol PP Kabupaten Bogor rutin melakukan operasi Nongol Babat
(Nobat), menjadi program 100 hari Bupati Bogor Ade Yasin dan Wakil
Bupati Iwan Setiawan, seperti pada 14 Februari lalu kami menyita ratusan
ribu botol miras,” bebernya.
Tokoh masyarakat Gunungputri Cicasar, Wawan Ramdani turut mengutuk
keras jual beli miras di wilayah. Ia menilai perlu ada keterlibatan
semua unsur dalam menyikapi serius persoalan miras. Mulai dari
kepemudaan, tokoh masyarakat dan kelembagaan desa, juga
komunitas-komunitas.
“Kita harus bisa bersinergi dengan aparat penegak hukum untuk
pengawasan terhadap peredaran miras. Jangan mudah mengeluarkan ijin,
mulai dari ijin lingkungan dan seterusnya,” kata dia. (don)
Related Posts:
Tren Kemenangan Terhenti, Arsenal Dipaksa Pungut 1 Poin
JawaPos.com - Arsenal gagal menorehkan kemenangan
ke-12 secara beruntun. Meriam London harus puas ditahan imbang Crystal
Palace di Selhurst Park Stadium, Minggu (28/10) malam.
… Read More
Indra Sjafri Ternyata Dilarang Mainkan Todd Ferre, Ini Alasannya
JawaPos.com - Kondisi Timnas U-19 Indonesia sebelum
menghadapi Jepang U-19 ternyata menghadapi banyak ujian. Egy Maulana
Vikri masih cedera sehingga urung dimainkan. Situasi makin berat karena
Indra Sjafri dilarang memai… Read More
Indonesia Kalah, Indra Sjafri: Kami Tidak Tertinggal dari Jepang!
JawaPos.com - Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri tetap bangga meski tim asuhannya takluk 0-2 dari Jepang U-19.
Hasil di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (28/10)
tersebut seraya mengagalkan ambisi I… Read More
Mengaku Terkejut, Pelatih Jepang Nilai Indonesia Bisa Jadi Macan Asia
JawaPos.com - Pelatih Jepang U-19, Masanaga
Kageyama, mengaku kaget dengan permainan yand ditampilan para penggawa
Timnas U-19 Indonesia. Dia yakin, Indonesia akan jadi raksasa Asia suatu
saat nanti.
… Read More
Jepang U-19: Sepertinya Ada yang Berdoa Agar Hujan Besar
JawaPos.com - Pelatih Timnas U-19 Jepang, Masanaga Kageyama menganggap pertandingan melawan Timnas U-19 Indonesia
di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Minggu (20/10) berjalan
sangat berat. Terlebih pertandingan ters… Read More
0 komentar:
Post a Comment