Banner 1

Monday, 3 September 2018

Bocah Baru Lulus SD Nikahi Siswi SMK Nan Cantik, Segini Maharnya



BANTAENG-RADAR BOGOR,Pernikahan dini kembali terjadi di Sulawesi Selatan. Kali ini bocah baru lulus SD menikah pelajar SMK di Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng.

Bocah baru lulus SD itu bernama Reski. Bocah 13 tahun itu mempersunting kekasihnya, Sarmila yang baru duduk di bangku kelas dua SMK di Bantaeng. Si cantik Sarmila baru berusia 17 tahun.

Mahar yang dibawah oleh sang mempelai pria pun terbilang cukup besar yakni Rp56,5 juta. Pernikahan Reski dan Sarmila dilangsungkan di kediaman mempelai perempuan di Desa Bonto Marannu, Kamis, 30 Agustus 2018.

Pernikahan kedua sejoli itu pun tanpa sepengetahuan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Uluere Bantaeng.

Ayah Sarmila, Dg Pudding, mengungkapkan bahwa alasan keluarga menikahkan putri ketiganya atas permintaan anaknya sendiri. “Uang panaiknya Rp56,5 juta,” kata Pudding.

Atas pernikahan tersebut, Sarmila terpaksa putus sekolah lantaran ingin fokus mengurus rumah tangganya. “Saya mau berhenti sekolah, mau urus rumah tangga,” ucapnya.

Begitu pun suaminya, Reski, yang memilih menjadi petani untuk mencari nafkah buat istrinya. “Saya berkebun, bawang kentang dan lain-lain. Mau berhenti sekolah juga,” akunya.

Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinas PMDPPPA Bantaeng, Syamsuniar Malik menuturkan, pernikahan dini itu tak tercatat di KAU.

“Nikahnya di Bonto Marannu, tidak tercatat di KUA, pasangan tersebut atau keluarganya belum pernah melapor ke KUA,” kata Syamsuniar, Jumat (31/8/2018).

Pernikahan keduanya dilangsungkan oleh orang tua masing-masing. Orang tua tak mencatatkan pernikahan itu di KAU karena masih di bawah umur.

“Sepertinya keluarga sudah yakin kalau ke KUA pasti ditolak, sehingga orang tua nekat saja nikahkan anaknya tanpa tercatat. Kita tentu prihatin dengan kondisi ini,” tambahnya.

Apalagi kata Syamsuniar, pihaknya tidak sempat mendeteksi hingga berlangsung akad nikah. Sehingga, tidak ada pendampingan yang diberikan dari dinas. (faj/ysp)





Sumber : Radar Bogor

Related Posts:

  • Komunitas WCI, Tempatnya Pencinta Mobil Putih Sama-sama hobi menyukai mobil putih, komunitas White Car Indonesia (WCI) Regional Bogor semakin kompak. Belum lama ini, mereka merayakan ulang tahun ke-4 WCI. Keceriaan pun terlihat dari para anggota komunitas mobil yang m… Read More
  • Bakal Buat Payung Hukum Lain JAKARTA – Kompromi di sejum­lah poin antara para pengemudi tak­si online dan Kementerian Per­hubungan (Kemenhub) memang telah disepakati. Tapi, itu tidak berarti regulasi yang memicu demonstrasi kemarin (29/1) batal ditera… Read More
  • Warga Nirmala Tunggu Kajian Tanah BOGOR–Nasib ratusan pengungsi terdampak gempa di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, masih terkatung-katung. Hingga hari ketujuh mengungsi kemarin, warga masih belum mendapat kepastian soal kondisi tanah permukiman mereka y… Read More
  • Jalur R3 Terancam Ditutup BOGOR-Jalur Regional Ring Road (R3) di Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor bakal ditutup. Hal tersebut menyusul plang berisikan tulisan bahwa tak lama lagi jalan R3 akan ditutup. Seperti diketahui, pengerjaan R3 ini nyaris r… Read More
  • Ojol Ontrog Pangkalan Opang di Bogor. Ada Apa Ya? BOGOR-Ratusan ojek online (Ojol) mengontrog ojek pangkalan di Jalan Raya Cimanggu Wates, Kota Bogor, hari ini (29/1). Pemicunya, ojek dari aplikasi darling itu, berselisih paham saat melewati ojek pangkalan.Ketua Ojek Pang… Read More

0 komentar:

Post a Comment