Banner 1

Parah! Pedestrian Belum Bersih dari PKL

BOGOR – Pemkot Bogor terus berbenah menjelang akan diresmikannya fasilitas pedestrian (pejalan kaki) Kebun Raya Bogor (KRB). Sejumlah SKPD dikumpulkan dalam rapat di Paseban Surawisesa Balaikota, Kamis (05/01/2017). Salah satu masalah yang menjadi sorotan Walikota Bogor Bima Arya adalah jalur pedestrian yang belum steril......

Menang di #WeLoveCities, Bogor Dinobatkan Sebagai Kota Paling Dicintai di Seluruh Dunia

BOGOR- BOGOR - Setelah melewati proses panjang, akhirnya Kota Bogor meraih kemenangan di ajang #WeLoveCities dan dinobatkan sebagai kota paling dicintai di seluruh dunia dalam ajang yang digelar World Wide Fund for Nature....

PSB Bogor Sukses Gulung Persima Majalengka

BOGOR - PSB Bogor berhasil meraih poin penuh dalam lanjutan Liga Nusantara 2016. Tidak tanggung-tanggung anak-anak Laskar Pakuan menggulung tim asal Jawa Barat lainnya, Persima Majalengka enam gol tanpa balas....

Hadapi Liga Nusantara, PSB Matangkan Persiapan

BOGOR–Skuat PSB terus mengasah kemampuannya dalam rangka persiapan menghadapi Liga Nusantara (Linus) di Depok pada 8-11 Agustus nanti. Bertempat di Stadion Padjajaran, kemarin tim kebanggaan warga Kota Bogor ini melakoni uji tanding melawan kesebelasan Ciomas....

Mantap! Atasi Pemotor Nekat, Walikota Instruksikan Patroli di Jalur Sepeda Otista

BOGOR – Aksi Mahesa Jenar (13) dan Wildan Pratama Putra (13) yang nekat memalang sepedanya di jalur sepeda Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista) yang dilewati pengguna sepeda motor jelas menampar telak Pemkot Bogor.Walikota Bima Arya bahkan mengaku greget jika melewati Jalan Otista. Jalur yang dibangun khusus untuk sepeda seringkali dikuasai sepeda motor, berbeda dengan.......

Tuesday, 4 October 2016

Diikuti 700 Peserta Lomba, Para Kicau Mania Ngumpul di Pasar Segar Depok


POJOKJABAR.com, DEPOK – Kicauan merdu dari pita suara burung terdengar di Pasar Segar. Tidak hanya satu, tapi puluhan burung yang bernyanyi, bersahut-sahutan di dalam sangkar yang digantang tinggi.

Sementara, beberapa orang yang membawa kertas dan pulpen, tampak serius mengamati satu per satu burung. Mereka fokus mendengarkan suara kicauan hewan jenis unggas tersebut.

Begitu sudah kelar di satu sangkar, mereka kembali mengalihkan perhatian ke sangkar lainnya, kemudian mencatat untuk menilai burung yang berkicau berdasarkan indikator yang sudah ditentukan sebelumnya.

Mereka adalah para juri yang sedang mengamati dalam lomba kicau burung yang berlangsung di Pasar Segar garapan Event Organizer Laskar Enterprise.
Penyelenggara kegiatan sekaligus perwakilan EO Laskar Enterprise, Haris Fadillah, mengatakan, tujuan diadakan lomba ini adalah meningkatkan tali silaturahmi antar pecinta burung yang ada di Depok.

“Ini ajang untuk mengumpulkan seluruh kicau mania di Depok. Banyak manfaat yang bisa diambil di sini, karena tidak hanya hobi dan mencintai hewan, tetapi dapat menambah teman dan hal ini juga dapat menjauhi kejahatan. Artinya orang akan menjauhi kriminalitas,” kata Haris.

Tidak hanya satu jenis burung yang dipertandingkan dalam kompetisi tersebut, tetapi sebanyak 22 jenis burung yang dilombakan. Bahkan, panitia mencatar, sedikitnya ada 600 orang yang ikut dalam lomba tersebut.

“Tercatat ada sekitar 600-700 orang yang ikut lomba. Hadiah seperti doorprize kemudian piala tropi kami siapkan untuk pemenang,” ujar Haris.

sumber :  pojok jabar

Forki Kota Depok Siapkan 37 Atlet di Ajang Internasional Karate Championship 2016


POJOKJABAR.com, DEPOK – Dalam gelaran Internasional Karate Championship 2016, Forki Kota Depok mengirimkan 37 atlet untuk berlaga di ajang yang diadakan pada 8-9 Oktober 2016 di Gor POPKI Cibubur, Jakarta.

Kompetisi karate tersebut, selalu diikuti oleh karateka terbaik se-Indonesia  Wakil Ketua FORKI Kota Depok, Jean Ellizabeth Rotty mengatakan, meski dari segi persiapan yang menjadi persyaratan dari panitia tidak terlalu rumit.
Tetapi, latihan fisik yang rutin menjadi salah satu hal yang harus dilakukan untuk pendataan atlet yang akan didaftarkan.

“Untuk persiapan masih tetap latihan fisik seperti bias. Hanya saja, di hari ke dua latihan ini (kemarin, red), kami sedang persiapkan dokumen atlet yang akan kami bawa dalam kejuaraan,“ ucapnya.

Lebih lanjut Jean mengatakan, untuk di kejuaraan kali ini tidak cukup rumit untuk mempersiapaka atletnya. Karena, dari segi mental pertandingan semuanya sudah siap untuk berlaga.

sumber : pojok jabar

Pemkot Depok Mulai Ajukan Empat Raperda



POJOKJABAR.com, DEPOK – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BPPD) DPRD Kota Depok, saat ini sedang intens melakukan kunjungan kerja lints wilayah.

Mereka ingin membahs program Peraturan Daerah (Perda) 2017. Belum lama ini, mereka menggelar kunjungan ke Bogor.
Pada kunjungan tersebut, ada enam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang dibahas. Diantaranya, empat dari pihak eksekutif atau Pemkot Depok dan dua legislatif.
“Ada ajuan empat Raperda dari eksekutif dan dua inisiatif dari legislatif. Jadi Properda 2017 ada enam yang sudah masuk di BPPD,” tutur Anggota BPPD DPRD Kota Depok, Rienova Serry Donie kepada Radar Depok, Senin (03/10/2016).

Politisi Gerindra ini bertutur, adapun empat Raperda yang diajukan pemerintah, yakni Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok soal Raperda sistem kesehatan, Badan Aset dan Perpustakaan tentang penyelengaraan dan pengelohana minat baca, BPMK mengenai kota ramah lansia.

Dan selanjutnya, Dinas Pendidikan tentang revisi atau perubahan perda Nomor 8 Tahun 2010, tentang penyelengaraan pendidikan di Kota Depok.

sumber : pojok jabar

Pilkada DKI Diprediski Bakal Dua Putaran!



POJOKJABAR.com, DEPOK – Direktur Developing Countries Studies Center (DCSC), Zaenal A. Budiyono memprediski bahwa Pilgub DKI Jakarta 2017 akan berlangsung dua putaran. Ini karena ketatnya persaingan antara ketiga pasangan calon.

“Saya yakin 70 persen Pilgub DKI Jakarta dua putaran. Sangat sulit satu putaran,” kata Zaenal kepada Radar Depok, Senin (03/10/2016).

Sebab, kata dia, politik di Indonesia tidak bisa lepas dari politikus senior. Diantaranya, Megawati Soekarno Putri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Prabowo Subianto.

Lebih lanjut, ia menilai jika Pilkada DKI memang kental sekali aroma Pilpresnya. Sudah terlihat berbagai simbol-simbol politik. Misalkan, saat SBY mendampingi Agus Yudhoyono di Monas. Bisa terlihat ini bentuk back up penuh.

“Selain juga ketika Presiden Joko Widodo yang meninjau proyek MRT bersama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Dan ada lagi, sikap Prabowo yang memaafkan sikap Anies Baswedan sewaktu Pilpres lalu. Ini kekuatan lama merebutkan Jakarta,” paparnya.

sumber : pojok jabar

Dua Pria Korban Pembunuhan di Kota Depok Ternyata Tewas Usai Minum Kopi Beracun!


POJOKJABAR.com, DEPOK – Pascapenangkapan terduga pelaku pembunuhan, Anton dan R di wilayah Lampung Timur, polisi kemudian menggeledah kediaman Anton di RW21 Kelurahan Mekarjaya Kecamatan Sukmajaya, Senin (03/10/2016).

Di tempat tersebut, ditemukan sejumlah barang berbau mistis. Seperti keris, jimat bertuliskan arab, dan keris kecil (semar mesem).

Penggeledahan ini terkait pengembangan kasus pembunuhan yang menewaskan Shendy Eko Budianto (27) dan Ahmad Sanusi (20) di Kecamatan Limo. Tidak hanya itu, polisi juga menemukan emas batangan palsu. Kuat dugaan tewasnya Shendy dan Sanusi akibat praktik perdukunan.

“Saat ini, keterkaitan dua korban itu dengan perdukunan masih dikembangkan,” ungkap Kapolresta Depok, Kombes Harry Kurniawan kepada Radar Depok, Senin (03/10/2016).

Namun lanjut Harry, Anton memang memiliki padepokan dengan jumlah pengikut sangat banyak. Padepokan ini aktif pula di jejaring media sosial (Medsos).

“Di kediamannya (Anton) anggota memang menemukan berbagai barang metafisika,” lanjut Harry.

Ihwal ditemukannya emas batangan, tambah dia, pihaknya masih berupaya meneliti keaslian emas tersebut. Selain juga, apakah emas itu dipakai tersangka untuk melakukan tindak penipuan. Semisal penggandaan emas.

sumber: pojok jabar

Yah… Gawat! Kota Depok Dikepung BTS Tak Berizin




POJOKJABAR.com, DEPOK – Sadar atau tidak, di Kota Depok kini menjamur Base Transciever Station (BTS). Menara BTS inilah yang digunakan untuk menyebarkan sinyal ponsel.

Namun kadangkali lokasi berdirinya BTS inilah yang menjadi masalah. Paling sering menjulang di tengah pemukiman padat penduduk. Warga pun khawatir jika menara ini akan memberi dampak negatif bagi kehidupan.

Berikut Radar Depok menghadirkan laporan tentang BTS di Depok. Sejak 2004, warga yang bermukim di RT01/01, Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Cimanggis mengaku resah.

Ini karena ditengah-tengah pemukiman, menjulan tinggi menara BTS. Acapkali menara ini memberi dampak langsung. Beberapa kasus ialah rusaknya perkkas elekronik warga.

Kuat dugaan, akibat sinyal tinggi yang dikeluarkan oleh menara. Terlebih saat hujan deras terjadi. Sekali waktu, pernah ada petir menyambar menara, yang kemudian berdampak ke rumah warga.

“Saya pernah lihat petir menyambar tower sampai petirnya itu ke bawah. Karena posisi menaranya di depan rumah, kilatnya terlihat, bikin saya kaget dan takut,” kata warga RT01/01, Solihin, yang rumahnya hanya berjarak lima meter dari BTS.

Ia pun merasakan jika kondisi kesehatan mulai ikut terganggu.
“Badan lemas dan kepala pusing. Pokoknya badan nggak enakan gitu. Beda sebelum ada tower ini,” katanya.

sumber : pojok jabar

Ini Dia Makam Mbah Sake, Dikenal Sebagai Pembuka Kawasan Citeureup Bogor



POJOKJABAR.com, BOGOR – Makam penyebar agama Islam di Citeureup masih terawat dan sering dikunjungi pejiarah.

Syarifudin Shoheh atau biasa yang dikenal oleh warga tersebut dengan sebutan eyang atau mbah Sake, dimakamkan di kampung Nangka RT 02/01, Desa Karangasem Timur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Belum diketahui asal mula nama Sake, Namun perjuangan Raden Sake dalam menyebarkan agama Islam di kawasan Citeureup sudah menyebar luas hingga ke Provinsi Banten.

Menurut salah satu warga Desa Citeureup yang kerap ziarah di Makam Mbah Sake, Muslih Jaman mengatakan Raden Sake merupakan keturunan kerajaan di Banten.

“Raden Sake itu asalnya dari wilayah Banten, beliau datang ke kawasan Citeureup untuk menyebarkan agama Islam,” kata Muslih.

Saat menuju Citeurep Nama Mbah Sake memang sudah tidak asing lagi. Lantaran, warga Citeurep sangat kagum dan menghargai jasa Raden Sake dalam menyebarkan agama Islam di Citeureup.

“Kalau orang sini emang sudah enggak asing, sudah pada tau tentang Raden Sake, bahkan orang Banten sendiri kalau ziarah aja ke sini,” ujarnya.

sumber :pojok jabar

Rayakan HUT TNI ke-71, Panglima Tonton Seni Budaya Wayang di TIM


Jakarta - Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan merayakan hari jadinya yang ke-71 pada 5 Oktober 2016. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo merayakannya dengan menggelar pagelaran budaya wayang orang di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat.

Usai acara tersebut, Gatot menyebut bahwa kegiatan itu dilakukan di semua komando utama (kotama). Namun kegiatannya beragam dan melibatkan masyarakat disesuaikan dengan tema TNI yaitu 'Bersama Rakyat, TNI Kuat, Hebat, dan Profesional'.

"Ini di antara lain, TNI melakukan kegiatan dan ini dilakukan di semua kotama, bentuknya bukan wayang, ada yang kulit, ada yang tarian, ada drama kolosal. Di tiap-tiap kotama dan dilakukan bersama-sama dengan masyarakat," kata Gatot di TIM, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (2/10/2016).

Gatot mengatakan saat ulang tahun TNI di tahun 2015, suguhan alat utama sistem pertahanan (alutsista) dipertontonkan. Sedangkan, untuk ulang tahun TNI tahun ini Gatot menyebut kegiatan yang melibatkan masyarakat lebih diutamakan.

"Dan selanjutnya sesuai dengan visi presiden yaitu kita lanjutkan bangsa yang berkepribadian berkebudayaan maka TNI beserta masyarakat, ada budayawan, ada artis, ada anak-anak, ada pemuda. Bersama TNI melaksanakan wayang orang dengan judul Sata Kurawa," kata Gatot.

Gatot menyebut pagelaran wayang orang bertajuk Sata Kurawa dimaksudkan agar kehidupan gotong royong terus menjadi budaya Indonesia.

"Tujuannya adalah bangsa ini bangsa yang hidup dengan cara gotong royong, silakan cari bahasa gotong royong di bahasa lain, tidak ada. Karena bangsa ini adalah bangsa yang mempunyai aliran darah gen patriot. Karena kita dari Sabang sampai Merauke mempunyai tarian perang khas tiap suku dan mempunyai senjata. Maka harus kita kembalikan lagi budaya gotong royong ini untuk mengembalikan bangsa ini," ucapnya.

Tentang cerita Sata Kurawa, Gatot menyebut pemilihan cerita itu menarik dari sisi perdamaian yang harus diwujudkan untuk menghindari peperangan.

"Sata Kurawa ini ceritanya menarik berawal dari karena sakit hati serorang wanita menimbulkan dendam, kemudian bertekad untuk membunuh semua keturunan dari orang yang dia dicintai tapi tidak bisa dia miliki. Dan kemudian dari itu penuh dengan tipu daya. Perang memang penuh dengan siasat tapi yang jelas menyebabkan dendam ini perang Baratayuda, perang yang besar-besaran antara Kurawa dengan Pandawa. Dan akhirnya yang hidup hanya sedikit. Yang akhirnya perang yang menang maupun kalah pasti menderita, dan mengalami kerugian yang berkepanjangan. Untuk itu kita perlu mewujudkan perdamaian agar tidak terjadi perang dan prajurit berperang hanya untuk negara," jelas Gatot.
(dhn/dhn).

sumber: jakarta 

Berwisata ke Curug Bidadari Sentul Paradise Park Bogor


Curug bidadari di Sentul Paradise Park Bogor bisa menjadi alternatif buat rekan-rekan yang tinggal di daerah Jabotabek dan ingin berlibur, tanpa harus jauh-jauh keluar kota.

Lokasinya yang tidak terlalu jauh, cukup mudah untuk dijangkau. Cocok untuk tujuan wisata singkat.Lokasi curug bidadari terdapat di desa Bojong koneng, Bogor. Awalnya, air terjun ini bernama Curug bojong koneng. Tapi setelah dikelola oleh sentul paradise park, berganti nama menjadi curug bidadari. Air terjun ini jadi tujuan wisata di sentul yang bisa anda nikmati.

jam Buka curug bidadari: Weekdays dari pukul 08.00 – 17.00. Hari Weekend atau akhir pekan dari pukul 07.30 – 18.30 . Harga tiket masuk ke curug bidadari terhitung cukup mahal jika dibandingkan tempat wisata lain. Untuk weekdays dipungut biaya Rp 25.000/orang. Dan untuk weekend tarifnya Rp 40.000/orang. Untuk mobil Rp 10.000, dan motor Rp 4000.

Lokasi curug bidadari Sentul Bogor bisa anda capai cukup  mudah. Silahkan keluar dari pintu tol sentul selatan,lalu belok kiri. terus ikuti sampai menemukan simpangan jalan yang serong ke kiri. Anda akan melewati perumahan di sekitar sentul dan akhirnya melewati jalan desa. Perjalanan dari pintu tol sentul selatan kurang lebih 50 menit.

Di area air terjun, anda bisa bermain air di beberapa kolam yang sudah tertata. Selain itu juga terdapat arena hiburan lain seperti flying fox, bermain perahu, penyewaan pelampung donat,dan lain-lain. Anda pun bisa menggunakan saung yang disewakan bagi pengunjung yang ingin berteduh.

Curug bidadari cukup tinggi, dan mempunyai volume air cukup besar. Suasana sekitar Sentul paradise park yang memang masih asri membuat arena air terjun ini terasa sejuk dan nyaman. Anda bisa bermain air dengan puas disini. Jika membawa anak, bisa juga bermain di kolam khusus yang disediakan untuk anak-anak.

sumber: curug bidadari

Dua Atlet Judo Bekasi Raih Emas pada PON 2016



POJOKJABAR.com, BEKASI – Tiga atlet Kota Bekasi di kontingen Jawa Barat, berhasil menorehkan prestasi di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 Jawa Barat, Kamis (15/9/2016) kemarin.

Prestasi gemilang ditorehkan atlet Judo, Tiara Artha Garthia kelas -70 kilogram. Tiara meraih emas usai menaklukan atlet Jawa Timur, Windawati di partai final.

Satu medali emas lagi disumbangkan atlet Judo Kota Bekasi di kelas +78 kilogram atas nama R Raisa Puspita.

”Hari ini (kemarin) ada lima medali emas diraih Jawa Barat di cabang olahraga Judo. Dua di antaranya diraih atlet asal Kota Bekasi, besok atlet kita masih ada yang akan menjalani pertandingan,” terang Ketua Pengcab Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kota Bekasi Memet Muhamad.

Total ada tujuh atlet Judo Kota Bekasi yang bergabung dengan kontingen Jawa Barat serta satu pelatih. Peluang medali masih bisa diraih para atlet yang berjuang di Porda 2014 lalu ini.

Di cabang olahraga Dayung, Nurmeni (23) berhasil mengoleksi medali perak di nomor Kayak Slalom putri.

Nurmeni gagal meraih medali emas setelah sempat terpelanting saat melakukan start memutar pada salah satu hambatan slalom.

Namun, atlet yang juga Mahasiswi Jurusan Olahraga Universitas Islam 45 ini masih memiliki kans medali emas di nomor Kano Kanadian yang masih dalam tahap penyisihan hingga hari ini Jumat (16/9/2016) di venue Cipule Karawang.


Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kota Bekasi, Ade Ruqbi menilai kesempatan meraih medali emas masih terbuka di cabang olahraga Dayung.

Nurmeni salah satu atlet yang diproyeksikan meraih medali emas di Cano Canadian putri.

”Ini salah satu langkah positif setelah persiapan panjang yang dilakukan PODSI Kota Bekasi hampir 22 tahun, kita berharap tren positif di Porda bisa diukir pula di PON ini,” terang Ade.

Lima atlet PODSI Kota Bekasi masuk dalam skuad Dayung PON diberbagai nomor, baik kategori indidivu maupun kelompok.

”Dengan proses pembinaan ini Insya Allah medali emas bisa diraih atlet dayung Kota Bekasi, raihan medali perak kemarin menjadi motivas atlet lainnya,” tandasnya.

Sementara, Ketua KONI Kota Bekasi, Abdul Rosyad Irwan yang turut memantau jalannya olahraga multievent tersebut memberikan apresiasi dengan raihan sementara kontingen Jawa Barat yang turut di ukir atlet Kota Bekasi.

”Alhamdulillah ini awal yang baik, atlet Kota Bekasi bisa berperan banyak di Jawa Barat dengan medali yang diraih. Kita berharap ini menjadi awal pemacu semangat bagi puluhan atlet Kota Bekasi yang bergabung di PON, dan atlet PON Jawa Barat secara keseluruhan, untuk turut mewujudkan target Jabar kahiji,” tandasnya. (one)

sumber: pojok jabar

Pemuda Bogor Ini SMS Bupati Purwakarta Minta Bantuan Operasi Adiknya, Jawabannya Mengejutkan



POJOKJABAR.com, BOGOR – Saripudin (20) pemuda asal Kampung Cigaracak Desa Cariu Kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor nekat menghubungi Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi melalui layanan SMS Center 08121297775.

Kenekatan yang dia lakukan ini dilatarbelakangi oleh rasa bingung karena adik Saripudin, Feri Wijaya (14) harus dioperasi karena penyakit usus buntu di Rumah Sakit Permata Jonggol.

Saat dikonformasi, Sarip begitu dia disapa, mengetahui nomor SMS Center milik Bupati yang selalu mengenakan pakaian khas Sunda tersebut dari halaman resmi Fanpage Facebook ‘Kang Dedi Mulyadi’ miliknya. Isi sms yang berisi permintaan tolong pelunasan biaya operasi untuk adiknya tersebut akhirnya dia kirimkan malam tadi Minggu (2/10).

“Saya dapat nomor Pak Dedi dari Fanpage-nya. Mau minta tolong saja untuk biaya operasi adik saya. BPJS tidak bisa menanggung seluruh biaya operasi, ada selisih yang tidak mampu saya bayar,” ungkap Sarip saat ditemui.

Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai buruh tani tersebut telah lama menjadi tulang punggung keluarga, dia membiayai kebutuhan ibu dan kedua adiknya setelah ayahnya meninggal dunia beberapa waktu yang lalu. Keluh kesah kehidupannya sehari-hari ini pun sempat dia kemukakan dalam pertemuan dengan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi malam itu juga.

“Iya cuma bisa jadi buruh tani untuk bisa hidup sehari-hari. Kakak saya kan sudah berkeluarga, jadi saya jadi tulang punggung untuk mereka, biaya hidup kedua adik dan ibu saya ditanggung oleh saya karena bapak sudah lama meninggal,” keluh Sarip.

 Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi kemudian merespon keluhan Sarip tersebut tak lama setelah menerima SMS Center yang sekaligus terkoneksi langsung dengan Handphone pribadinya. Dedi pun sempat mengungkapkan isi obrolannya dengan pemuda tersebut.

“Tadi memang ada keluhan, biaya operasi Rp11 Juta hanya bisa ditangani oleh BPJS sebesar Rp 7 Juta. Ada selisih Rp4 Juta yang harus dibayarkan. Siap kami bantu plus bekal Rp2 Juta untuk Sarip selama menemani adiknya di Rumah Sakit”. Kata Dedi.

Selain diberi bantuan berupa uang tunai, Sarip pun akan diberi bantuan berupa hewan ternak domba oleh Dedi. Meski bukan warga Purwakarta, Dedi mengaku tidak mempersoalkan keluhan Sarip karena hal tersebut dilakukannya dalam rangka memikul tanggul jawab sebagai keluarga.

“Saya tambahin tiga ekor domba dan dua ekor ayam. Gak jadi soal, yang penting kita niat membantu meskipun Sarip bukan warga Purwakarta. Meminta tolong itu salah satu bentuk tanggung jawab sebagai keluarga kalau kita tidak mampu. Gak ada salahnya. Kasihan kan sehari-hari jadi buruh tani, kuli di penggilingan padi dan kuli memanggung batu,” pungkas Bupati yang akrab disapa Kang Dedi tersebut.
(kan/pojokjabar.com).

sumber: pojok jabar

Resmikan Sekolah Buddha, Ridwan Kamil Sebut Dirinya Wali Kota untuk Semua Umat Beragama


BANDUNG, KOMPAS.com
- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil beserta Pembimbing Masyarakat Budha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Eko Supeno meresmikan gedung pendidikan Bodhi Sinar Terang Bandung dan Cetiya Bodhi Sinar Terang Bandung di Jalan Jenderal Sudirman No. 478-480 Bandung, Minggu (2/10/2016) kemarin. Kegiatan itu sempat ia unggah melalui akun instagramnya @ridwankamil.
"Meresmikan sekolah dan tempat ibadah umat Budha Bandung 'BodhiSinar Terang' di Jln Sudirman. Semoga tempat ini melahirkan manusia cerdas, baik hati, mencintai kemanusiaan dan bermanfaat untuk bangsa dan negara," tulis Ridwan dalam keterangan fotonya.

Postingan itu pun memicu ragam komentar dari netizen. Namun, pria yang akrab disapa Emil itu langsung memberi penjelasan perihal kegiatannya tersebut.

"Ada yang tanya kenapa yang begini di-posting? Karena ini agenda kedinasan wali kota dan saya secara sumpah adalah wali kota yang menjadi bapak dari semua umat beragama," jelas Emil dalam postingan-nya.

sumber: bandung, kompas.com

Berjasa pada Negara, Kodim Cirebon Bedah Rumah Veteran dalam Rangka HUT TNI



POJOKJABAR.id, CIREBON – Dalam rangka menyambut HUT TNI ke-71, Kodim 0620/Kabupaten Cirebon melakukan kegiatan bedah rumah milik para veteran yang berjasa memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Dandim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf Irwan Budiana kepada Radar Cirebon (Pojokjabar.id grup) mengatakan, kegiatan bedah rumah ini sebenarnya dilaksanakan seluruh kodim se-Kodam III Siliwangi.

 Menurut Irwan, sebanyak 4 unit rumah milik veteran dibedah dengan alokasi anggaran masing-masing sekitar Rp 40 juta. Kegiatan bedah rumah itu bekerja sama dengan BUMN dalam rangka menyambut HUT TNI ke-71 tahun 2016.

Rumah yang dibedah itu milik Tuban di Kecamatan Losari. Kemudian milik ibu Neni warga Kasugengan Kidul, Kecamatan Depok. Berikutnya milik Samiun warga Desa Bojong Wetan, Kecamatan Jamblang. Lalu milik Sadi warga Desa Semplo, Kecamatan Palimanan.

“Program bedah rumah ini dimaksudkan untuk memberi penghargaan kepada para pejuang kemerdekaan. Para veteran tersebut berjuang di zamannya tanpa kenal pamrih dan imbalan demi kemerdekaan bangsa. Menyambut HUT TNI ke-71 momen yang tepat bagi kita mengapresiasi para veteran dengan membantu dalam program bedah rumah ini,” ujarnya.

Dirinya berharap, dengan program tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk melanjutkan perjuangan para veteran demi keutuhan NKRI.
(RC/izo/pojokjabar).

sumber: pojok jabar