Wednesday, 9 May 2018
Home »
» Motor Listrik Mulai Mengaspal
Motor Listrik Mulai Mengaspal
BOGOR–RADAR BOGOR,Pemerintah melalui PLN terus menggalakkan penggunaan motor listrik. Banyak kelebihan yang ditawarkan melalui penggunaan kendaraan roda dua berbahan bakar listrik tersebut. Salah satunya, hemat biaya bahan bakar.
Manajer Bidang KHA PLN Distributor Jabar, Heri Zulkarnain mengatakan, biaya penggunaan motor berbahan bakar listrik jauh lebih murah daripada motor berbahan bakar minyak. “Jauh lebih murah, dicas 3 kWh jarak tempuh bisa sampai 70 km. Jadi, 3 kwh harganya Rp3.000–Rp5.000 untuk 70 km. Coba bayangkan kalau pakai kendaraan biasa, itu mungkin sudah Rp20.000 untuk sekitar tiga liter minyak,” ujarnya.
Untuk mendukung hal tersebut, sebanyak 24 stasiun penyedia listrik umum (SPLU) untuk kendaraan bertenaga listrik telah tersedia di Kota Bogor. Sehingga, warga yang sudah memiliki motor listrik tidak perlu khawatir saat kendaraannya kehabisan baterai.
”Jadi, motor listrik ini memiliki masa depan yang cerah. Dengan pengunaannya, masyarakat akan sadar dengan efisiensi pengunaan energi yang murah dan ramah lingkungan,” bebernya.
Sementara itu, untuk menyediakan motor listrik, PLN bekerja sama dengan produsen motor listrik, Viar.
Marketing Manager Viar Bogor, Haryadi menjelaskan, program motor listrik bersama PLN ini, untuk mendukung program green energy di wilayah Kota Bogor. Sekaligus mengajak masyarakat untuk meningkatkan penggunaan energi yang ramah lingkungan.
Ke depan, motor dan mobil listrik menjadi tren seiring langkanya bahan bakar minyak (BBM).
“Kami juga sudah mulai memperkenalkan motor listrik kepada masyarakat Sidoarjo. Kendaraan ini bisa dipakai di dalam kota untuk berbagai keperluan,” katanya.
Menurut Haryadi, kekuatan baterai sepeda motor listrik keluaran terbaru ini bisa dipakai hingga sejauh 60–70 kilometer. Karena itu, bisa dipakai untuk berbagai keperluan seperti ke pasar, sekolah, kampus, atau tempat kerja. Jika sudah drop, baterai bisa dicas lagi dengan mudah.
Informasi yang diperoleh Radar Bogor, baterai lithium-ion yang dipakai motor listrik memiliki daya tahan lebih lama dibandingkan baterai SLA (Sealed Lead Acid) yang biasa digunakan motor konvensional.
Masa pakai baterai lithium-ion bisa mencapai 800–1.000 cycle (pengisian) atau empat tahun. Yang jadi masalah, harga baterai motor listrik memang tidak murah. Sang pemilik harus merogoh kocek hingga Rp17,15 juta untuk memiliki motor listrik.
“Memang terbilang mahal karena kendaraan listrik di Indonesia tak seramai Eropa. Namun pada 2025, Indonesia wajib memiliki kendaraan listrik sebanyak 2,5 juta. Jika tidak, konsekuensinya Indonesia akan dikecam dunia,” ucapnya.(don/c)
Sumber : Radar Bogor
Related Posts:
Menpora: Kalau Ada Nyanyian Kebencian, TV Langsung Sensor! JawaPos.com - Pemerintah akhirnya ambil tindakan menyusul tewasnya Haringga Sirla, anggota The Jakmania (suporter Persija Jakarta) yang dikeroyok oleh oknum Bobotoh (suporter Persib Bandung) beberapa waktu lalu. Lewat Ke… Read More
Australia Yakin Timnas U-16 Indonesia Bisa Berangkat ke Piala Dunia JawaPos.com – Pelatih Timnas U-16 Australia, Trevor Morgan sangat terkesima dengan permainan Tim Nasional U-16 Indonesia. Morgan yakin skuad asuhan Fakhri Husaini bisa melangkah jauh hingga ke ajang Piala Dunia. … Read More
Galian Tanah Balekembang Dikeluhkan Warga JONGGOL-RADAR BOGOR ,Aktivitas pengerukan tanah merah di Kampung Malimping, Desa Balekambang, Kecamatan Jonggol, dikeluhkan warga. Sebab, sejak jalanan di Kampung Malimping dilalui truk pengangkut tanah, akses warga … Read More
Warga Kampung Dukut Temukan Mayat Penuh Luka Sayat, Begini Kondisinya TANJUNGSARI–RADAR BOGOR,Warga Kampung Dukut, Desa Sirnasari mendadak geger dengan penemuan sesosok mayat, kemarin. Mayat laki-laki ini diduga korban pembunuhan karena ditemukan penuh luka benda tajam. “Awalnya ada warga… Read More
Disdik Kota Akan Luncurkan Bus Sekolah, Segini Anggaran Biayanya BOGOR-RADAR BOGOR,Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor yang sudah melakukan pengadaan bus sekolah melalui e–Katalog, yang anggarannya mencapai Rp1,5 miliar untuk dua unit bus. Hal itu, diungkapkan, Pelaksana Program Bus … Read More
0 komentar:
Post a Comment