BOGOR-RADAR BOGOR,Kasus anak hilang kembali
berulang. Kali ini, menimpa siswa SD Islam Ibnu Hajar. R (7) siswa
kelas 1 tak kunjung pulang ke rumah lantaran diculik. Si penculik
meminta tebusan Rp200 juta.
Raut sedih campur haru terpancar pada wajah Irma. Kegelisahannya
terobati setelah anaknya, R kembali dalam pelukannya. Setelah hilang
selama delapan jam, R berhasil diselamatkan. Meski demikian, Irma tampak
masih syok ketika ditemui di Mapolresta Bogor Kota tadi malam.
Dia tidak bisa berkata banyak, selain menjelaskan bahwa anaknya diduga diculik oleh mantan sopir pribadi keluarganya yang sudah bekerja selama tiga tahun. “Tapi sudah setahun gak kerja lagi di saya,” ujarnya kepada Radar Bogor.
Proses penyelamatan R ternyata cukup pelik. Polisi harus bekerja
ekstra agar bisa menjebak pelaku. Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota
Kompol Didik Purwanto menuturkan, kejadian itu bermula ketika pelaku S
(33) menelpon sopir mobil jemputan sekolah, sekitar pukul 14.00 WIB.
Pelaku berdalih bahwa dia disuruh keluarga R untuk menjemput korban karena ada acara kejutan ulang tahun untuk korban dan meminta sopir jemputan sekolah tidak memberitahu siapapun. Baca selengkapnya di Epaper Radar Bogor hari ini(ran/don/cr3/d)
Sumber : Radar Bogor
Dia tidak bisa berkata banyak, selain menjelaskan bahwa anaknya diduga diculik oleh mantan sopir pribadi keluarganya yang sudah bekerja selama tiga tahun. “Tapi sudah setahun gak kerja lagi di saya,” ujarnya kepada Radar Bogor.
Pelaku berdalih bahwa dia disuruh keluarga R untuk menjemput korban karena ada acara kejutan ulang tahun untuk korban dan meminta sopir jemputan sekolah tidak memberitahu siapapun. Baca selengkapnya di Epaper Radar Bogor hari ini(ran/don/cr3/d)
Sumber : Radar Bogor
0 komentar:
Post a Comment