Thursday, 8 February 2018
Home »
» Keluhkan Buruknya Jalan Semeru
Keluhkan Buruknya Jalan Semeru
BOGOR–RADAR BOGOR, Para pengendara yang melintas di Jalan Raya Semeru, Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, mengeluhkan kondisi jalan yang buruk. Mereka pun meminta agar Pemerintah Kota Bogor segera memperbaiki jalan tersebut.
Salah seorang pengendara, Saefullah (33) mengaku sering melintas di jalur tersebut. Warga Desa Cograk, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor ini merasakan ketidaknyamanan saat melalui jalur berlubang dan rusak. “Kalau lewat jalan itu (Semeru, red) seperti di daerah perkampungan, karena jalannya buruk,” kata Saefullah kepada Radar Bogor.
Menurutnya, perbaikan jalan harus dilakukan demi kenyamanan juga menjamin keselamatan selama berkendara. “Bisa saja lubang itu menelan korban. Karena selain berlubang, banyak kerikil kecil yang membuat jalan licin,” tukasnya.
Pengendara lainnya, Abdul Jabbar merasakan hal serupa. Warga Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, itu mengatakan sejak 2015 tidak pernah ada perbaikan serius. “Jadinya (kondisi, red) jalan terus seperti itu,” kata Abdul.
Menurutnya, perbaikan jalan harusnya sudah dilakukan. Mengingat, jalur tersebut cukup padat dan menjadi akses utama bagi warga Bogor maupun luar Bogor yang hendak mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit Kota Bogor.
“Aneh, bukannya diperbaiki malah dibuat polisi tidur. Jalan sudah rusak ditambah polisi tidur jadi semakin membuat tidak nyaman pengendara,” katanya.
Abdul berharap, Pemerintah Kota Bogor lebih serius melakukan pembangunan. Dia bahkan menduga adanya anggaran yang tak tersalurkan lantaran tidak pernah ada kegiatan pemeliharaan jalan. “Jangan-jangan sudah dianggarkan tapi tidak dikerjakan. Kalau seperti itu, harus ada penindakan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Herman Rusli mengatakan bahwa perbaikan jalan bulan ini terkendala cuaca.
Sebab, kata dia, akan sia-sia jika tambal sulam aspal dilakukan pada musim hujan. Karena hasilnya tidak akan maksimal. “Kami tidak bisa bertindak apa-apa karena cuacanya hujan terus,” jelasnya ketika dikonfirmasi.
Khusus di Jalan Semeru, menurutnya, kerusakan bukan hanya akibat guyuran air hujan. Melainkan karena terkikis air yang menggenang di jalan yang banyak tanggulnya.
Padahal, pihaknya tidak merasa membuat tanggul. “Yang di Semeru ada semacam polisi tidur, yang membuat air menggenang di situ. Makanya, kondisinya jadi seperti itu,” terangnya.
Maka itu, nantinya setelah diperbaiki, ia berharap tidak ada warga yang sengaja membuat tanggul untuk membuat pelan laju kendaraan. Sebab, dikhawatirkan jika dibuat tanggul akan membuat jalan tersebut cepat rusak kembali.
Selain terhambat cuaca, pihaknya juga belum mendapatkan informasi terkait kapan mulai bisa menggunakan anggaran tahun ini dari Pemkot Bogor. Yang pasti, menurutnya, semua jalan rusak di wilayah Kota Bogor masuk dalam prioritas Bidang Pemeliharaan Jalan Dinas PUPR Kota Bogor.(azi/fik/d)
sumber :Radar Bogor
Related Posts:
Ungkap Kasus Pembunuhan Alumni IPB, Polisi Terus Gali Informasi Saksi Kunci CIANJUR-RADAR BOGOR, Kepolisian masih mendalami peristiwa pembunuhan Amelia Ulfah Supandi (22), alumni D3 IPB yang jasadnya ditemukan di Sukabumi pada Senin (22/7) lalu itu. Polres Sukabumi Kota pun kini teng… Read More
Sempat Dikira Sampah, Tas Milik Alumni IPB yang Tewas di Sukabumi Ada di Selokan CIANJUR-RADAR BOGOR, tas milik almarhumah alumni IPB, Amelia Ulfah Supandi (22) ditemukan warga di Kampung Pasitulang RT04/RW10 Desa Gekbrong, Kecamatan Gekbrong. Sebenarnya, tas berwarna merah tua itu sudah ditem… Read More
Gempa 5,2 SR Guncang Banten, Terasa Hingga Bogor BANTEN-RADAR BOGOR, Gempa bumi berkekuatan 5,2 SR mengguncang Banten pada Minggu (28/7/2019) sekitar pukul 21.25 WIB Gempa berada di 59 kilometer barat daya Bayah, Provinsi Banten dengan kedalaman 10 kilometer. BM… Read More
Nekat Jualan Ganja di Kampus, Dua Mahasiswa Diciduk Polisi JAKARTA-RADAR BOGOR, Peredaran narkotika semakin memprihatinkan. Sebab lokasi seperti universitas yang seharusnya difungsikan sebagai tempat belajar mengajar mulai dimasuki oleh oknum-oknum nakal penjual narkoba. H… Read More
Satpol PP Tangkap Belasan Pelajar Pembawa Sajam, Satunya Perempuan! DEPOK-RADAR BOGOR, Satpol PP Kota Depok menciduk 12 pelajar yang bolos di wilayah Sawangan-Bojongsari, Senin (29/7/2019). Dua di antaranya adalah pelajar laki-laki dan perempuan yang ketahuan membawa senjata tajam … Read More
0 komentar:
Post a Comment