BOGOR – Kesabaran warga Villa Nusa Indah II,
Gunungputri, Kabupaten Bogor sudah habis. Kemarin, sejumlah perwakilan
warga mendatangi Kecamatan Jati Asih Kota Bekasi untuk menyampaikan
keinginan 16 ribu warga Villa Nusa Indah untuk bergabung dengan Bekasi.
“Ini merupakan langkah awal kami bahwa kami siap dinaungi Kota
Bekasi,” ujar Ketua aksi M Kelik Daryono. Warga kata dia, merasa
dianaktirikan oleh Pemkab Bogor.
Itu berkaca pada kejadian banjir pada 21 April 2016 lalu. Warga
perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Bekasi mendapat perhatian luar biasa
dari pemerintah daerahnya.
Sedangkan mereka boro-boro mendapat bantuan, warga malah dibiarkan 12
hari mengurusi banjir. Padahal, dua perumahan itu hanya dipisahkan
jembatan, yang di bawahnya terdapat Kali Cikeas.
“Atas dasar itulah, kami meminta agar wilayahnya dipindahkan secara administratif ke wilayah Pemerintah Kota Bekasi,” tegasnya.
Dia memaparkan persoalan ini tidak hanya sebatas masalah banjir.
Infrastruktur di sepanjang Jalan Bojongkulur yang mengarah ke Kota
Wisata atau Kota Bekasi kerap rusak (ent)
Thursday, 19 May 2016
Dukungan ‘Migrasi’ Warga Vila Nusa Indah Kabupaten Bogor Kian Menguat
Related Posts:
9 Lokalisasi Prostitusi Beroperasi, Warga Tonjong Bogor MurkaBOGOR – Resah gelisah serta murka mendera perasaan warga Kampung Jati PWRI, Desa Tonjong, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Perasaan itu muncul seiring kembali beroperasinya sembilan tempat hiburan malam … Read More
Macet… Jalur Puncak Bogor Picu Stres Akut BOGOR – Kemacetan di jalur Puncak semakin krodit. Diperparah dengan kondisi jalan alternatif yang amburadul. Hal ini berdampak horizontal dan vertikal pada kunjungan wisata di Kabupaten Bogor . kemacetan di jalur … Read More
Proyek Gedung Dispenda Kota Bogor Harus Selesai Tepat Waktu BOGOR – Proyek pembangunan Gedung Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Bogor tahap dua diminta bisa diselesaikan tepat waktu. Hal ini diungkapkan Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman, saat melakukan inspeksi mendadak (s… Read More
Alhamdulillah, Harga Bawang di Bogor Akhirniya Turun Lagi BOGOR – Beberapa harga bahan pokok makanan di Bogor mengalami penurunan cukup signifikan. Dari pantauan Radar Bogor di sebagian pasar tradisional, harga bawang merah mengalami penurunan hingga Rp8.000 perkilogram. Seb… Read More
Kasihan, Tiga Kelas Sekolah di Kabupaten Bogor Ini Terancam Ambruk BOGOR – Kondisi bangunan SDN Lebakwangi, Kecamatan Parung memprihatinkan. Seperti terlihat, kemarin, tiga ruang kelas diperkirakan bakal ambruk. Plafon yang menahan atap bangunan turun beberapa sentimeter. Hal ini membu… Read More
0 komentar:
Post a Comment