Banner 1

Tuesday, 8 May 2018

Juara 2 Lomba Hardiknas dapat Serbet, Dewan Kesenian : Merendahkan Martabat Penyair




BANTEN-RADAR BOGOR, Dewan Kesenian Banten (DKB) menyatakan keprihatinan yang mendalam atas kasus pemberian hadiah serbet dalam lomba baca puisi Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten pada, Rabu (2/5/2018).
“Kasus tersebut mendegradasi kemuliaan sastra dan merendahkan martabat penyair. Oleh karena itu, DKB meminta agar pihak penyelenggara acara dari Dindikbud Banten mau menjawab pertanyaan-pertanyaan publik yang resah atas apresiasi pemerintah kepada para pemenang lomba baca puisi,” ujar Chavchay Syaifullah, Ketua Umum DKB dalam siaran pers yang diterima redaksi pelitabanten.com pada Kamis (3/5/2018)
Menurutnya, pertanyaan-pertanyaan lumrah dari publik harus bisa dijawab dengan baik, seperti: Kenapa Dindikbud Banten memberi hadiah berupa serbet? Apa hubungan serbet dan puisi? Apa tidak ada bentuk hadiah yang lebih bermartabat dan bermanfaat bagi pemenang lomba baca puisi? Apakah hadiah serbet itu terjadi akibat ketidaksengajaan?.
Mahasiswa Ini Juara 2 Lomba Puisi Hardiknas, Hadiahnya ‘Ngeri’. Dua Buah Serbet!
DKB berharap Dindikbud Banten dapat menjelaskan kronologi kasus tersebut secara bertanggungjawab dan mencari solusi terbaik atas situasi yang memperihatinkan ini. DKB siap menjembatani pihak penyelenggara acara dengan para pemenang, serta beberapa tokoh penyair Banten yang merasa terhina dengan hadiah serbet itu.
“Sebagai bentuk keprihatinan dan apresiasi DKB kepada para pemenang lomba, DKB telah menyiapkan hadiah berupa tropi, uang, dan buku puisi. Kepada para pemenang bisa menghubungi Bapak Gito Waluyo di Sekretariat DKB,” ujar Chavchay Syaifullah. (ysp)

Sumber :Radar Bogor


Related Posts:

  • WNA di Puncak Bogor Dirazia B OGOR – Petugas Kantor Imigrasi Kota Bogor merazia Warga Negara Asing (WNA) di Kawasan Puncak, Kamis Malam (16/06/2016). Para WNA ini diduga telah melakukan pelanggaran keimigrasinya dengan memanfaatkan visa kunjungan… Read More
  • Pria Ditikam Geng Motor Usai Tarawih BOGOR – Aksi geng motor kian brutal .Rabu (15/06/2016) Dede (17) remaja asal Desa Wanaherang, Kecamatan Gunungputri menjadi korban geng motor. Remaja yang baru saja selesai salat tarawih tersebut harus, terbaring di Ru… Read More
  • Jalan di Kabupaten Bogor Rusak, Netizen : Nunggu Jokowi Jadi Bupati BOGOR – Bupati Bogor Nurhayanti lagi-lagi kena bully netizen gara-gara jalan rusak. Netizen mem-bully Bupati Bogor lantaran kesal masih ada jalan rusak di Kabupaten Bogor yang hingga saat ini belum diperbaiki, salah sa… Read More
  • Warga Hadang Truk Tambang BOGOR – Ratusan warga Kampung Legok Nyenang dan Kampung Cikolang, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, menghadang puluhan mobil dan truk saat melintasi Jalan Raya Lapan Cikoleang, Senin (13/06/2016). Namun kali ini, warg… Read More
  • Separuh Tambang di Bogor Ilegal BOGOR – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai menyiapkan ”peluru” untuk memberangus galian pasir (type C) ilegal di Kabupaten Bogor. Saat ini, ESDM sedang menyusun data untuk kemudian berkoordinasi dengan in… Read More

0 komentar:

Post a Comment